cover
Contact Name
Yoga Religia
Contact Email
yogareligia93@gmail.com
Phone
+6281399560881
Journal Mail Official
info@lenteranusa.id
Editorial Address
Waterfront Estates, Cluster Uptown, Jl. South Uptown I - Uptown Sanctuary, Kab. Bekasi, Jawa Barat
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran
ISSN : -     EISSN : 29877903     DOI : https://doi.org/10.59422/lmp.v1i01
Core Subject : Economy,
Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran, diterbitkan oleh Lentera Ilmu Nusantara. Jurnal Lentera Managemen Pemasaran mewadahi publikasi hasil Penelitian bidang ilmu Manajemen Pemasaran yang dilaksanakan oleh Dosen-Dosen sebagai bentuk manifestasi Tri Darma Perguruan Tinggi. Jurnal Lentera Managemen Pemasaran merupakan jurnal elektronik yang dikelola secara profesional dengan menggunakan Open Jurnal System, diterbitkan 2 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Mei, dan November.
Articles 72 Documents
Employees' Perceptions of Fairness and Ethical Implications of Artificial Intelligence Algorithms in Global Performance Assessment Agus Supriyanto
Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran Vol. 3 No. 02 (2025): November 2025
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmp.v3i02.1307

Abstract

The massive adoption of Artificial Intelligence (AI) in algorithmic management within multinational corporations has triggered a radical transformation in the landscape of International Human Resource Management (IHRM). This qualitative-exploratory study aims to investigate professional employees’ perceptions of the ethical and fairness dimensions of AI-based performance appraisal systems. Primary data were collected through online semi-structured in-depth interviews with white-collar professionals selected using purposive sampling techniques. The interview transcripts were subsequently analyzed using Braun and Clarke’s Thematic Analysis approach, supported by ATLAS.ti software to ensure systematic coding and the validity of findings. The results reveal that algorithmic autonomy systematically undermines the core pillars of organizational justice. The “black-box” nature of AI systems weakens procedural justice, data reductionism neglects qualitative contributions and compromises distributive justice, while the absence of empathy erodes interactional justice. This ethical crisis manifests in the form of workplace dehumanization through hyper-surveillance and diminished employee autonomy, contributing to phenomena such as quiet quitting and the emergence of algorithmic resistance. The study recommends a critical transition toward Human-Centric AI Management through the implementation of Human-in-the-Loop (HITL) principles to restore human dignity and ethical considerations within the global workplace.
Pengaruh Brand Ambassador Dinda Hauw Terhadap Kesadaran Merek Dan Keputusan Pembelian Produk Lozy Hijab Gita Ayu Pertiwi; Rendra Widyatama
Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran Vol. 4 No. 01 (2026): Mei 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmp.v4i01.1324

Abstract

Persaingan industri fashion muslim mendorong perusahaan memanfaatkan brand ambassador untuk meningkatkan kesadaran merek dan keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Dinda Hauw sebagai brand ambassador terhadap kesadaran merek dan keputusan pembelian produk Lozy Hijab. Penelitian ini menggunakan Teori Stimulus-Organism-Response (S-O-R) sebagai landasan konseptual. Dengan pendekatan kuantitatif eksplanatif, data dikumpulkan melalui kuesioner daring terhadap 165 responden yang mengetahui Dinda Hauw sebagai brand ambassador dan mengenal produk Lozy Hijab, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand ambassador Dinda Hauw berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesadaran merek (52,0%) dan keputusan pembelian (35,0%). Temuan ini menunjukkan pentingnya pemilihan brand ambassador yang sesuai dengan target pasar untuk meningkatkan efektivitas komunikasi pemasaran. Namun, hasil penelitian ini terutama berlaku pada responden perempuan muda yang mengenal Dinda Hauw dan Lozy Hijab.
Humanizing AI-Driven Human Resource Management through Islamic Work Ethics in the E-Commerce Industry Agus Supriyanto
Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran Vol. 2 No. 02 (2024): November 2024
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmp.v2i02.1327

Abstract

The development of Artificial Intelligence (AI) has driven significant changes in human resource management practices within the e-commerce industry. Through algorithmic management systems, companies utilize AI to monitor, evaluate, and control employee performance in real time to enhance operational efficiency. However, the implementation of such systems has also raised various concerns regarding fairness, employee autonomy, and workplace well-being. This study aims to explore how Islamic Work Ethics (IWE) shape the responses of Muslim employees toward AI-driven management systems in the e-commerce industry in Kudus Regency, Central Java, Indonesia. This research employed a descriptive qualitative approach with a case study design. A total of 15 participants were selected through purposive sampling, consisting of five logistics couriers, five warehouse operational staff members, and five customer service representatives. Data were collected through semi-structured in-depth interviews and document analysis and were subsequently analyzed using thematic analysis. The findings revealed three major themes. First, the value of amanah (trustworthiness) encourages employees to remain honest and responsible despite being subjected to intensive digital surveillance. Second, the principle of ‘adl (justice) serves as the foundation for criticism of automated evaluation systems, which are perceived as not fully reflecting fairness because they overlook the contextual realities of work. Third, the values of ihsan (excellence) and ta’awun (mutual assistance) help employees cope with algorithm-based performance pressures by maintaining work quality and strengthening solidarity among workers. This study concludes that Islamic Work Ethics function as a moral foundation capable of humanizing the implementation of AI in the workplace. The integration of AI technologies with ethical values is essential for creating human resource management systems that are not only efficient but also fair, inclusive, and sustainable.
Brand Trust sebagai Mekanisme Intervening antara Brand Image, Kualitas Sistem, dan Purchase Intention Smartphone Samsung Joko Suhariyanto; Anggit Dian Permana
Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran Vol. 4 No. 01 (2026): Mei 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmp.v4i01.1329

Abstract

Perkembangan industri smartphone premium di Indonesia menunjukkan persaingan yang semakin ketat, khususnya pada produk Samsung yang memiliki brand positioning kuat serta dikenal melalui kualitas sistem yang tinggi. Dalam menghadapi persaingan tersebut, perusahaan perlu memahami faktor-faktor yang dapat memengaruhi purchase intention konsumen. Brand image dan system quality menjadi faktor penting yang berpotensi meningkatkan brand trust konsumen, yang selanjutnya dapat mendorong purchase intention terhadap produk Samsung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand image dan system quality terhadap purchase intention dengan brand trust sebagai variabel intervening pada konsumen HP Samsung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan instrumen kuesioner yang disebarkan kepada 105 responden menggunakan teknik non-probability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Square (PLS-SEM) menggunakan software SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand image dan system quality berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand trust dan purchase intention. Selain itu, brand trust berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention serta terbukti memediasi secara parsial hubungan antara brand image dan system quality terhadap purchase intention. Temuan ini menunjukkan bahwa kepercayaan konsumen merupakan mekanisme penting yang memperkuat pengaruh citra merek dan kualitas sistem terhadap niat beli. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan bukti empiris mengenai peran strategis brand trust dalam meningkatkan purchase intention pada industri smartphone premium, sekaligus memberikan implikasi bagi Samsung untuk memperkuat citra merek dan kualitas sistem guna membangun kepercayaan konsumen dan meningkatkan minat beli.
Viral Marketing, Online Customer Review Terhadap dan Keputusan Pembelian Produk Skincare Pada Tiktok Shop Iis Farhatus Salamah; Isyana Rahayu
Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran Vol. 4 No. 01 (2026): Mei 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmp.v4i01.1294

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana keputusan pelanggan Generasi Z dalam membeli produk perawatan kulit di toko-toko TikTok di Kabupaten Tasikmalaya dipengaruhi oleh ulasan pelanggan daring dan pemasaran viral. Meningkatnya penggunaan media sosial sebagai alat pemasaran digital telah mengubah perilaku konsumen saat melakukan pembelian. Meningkatnya penggunaan media sosial sebagai alat pemasaran digital berdampak pada keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini mengkaji Generasi Z sebagai kelompok konsumen yang aktif menggunakan TikTok Shop dengan menggabungkan pemasaran viral dan ulasan pelanggan daring. Penelitian ini menggunakan metode survei secara kuantitatif. Pengguna TikTok Shop Generasi Z di Tasikmalaya menjadi populasi dalam penelitian ini. Untuk mendapatkan sampel sebanyak sekitar 150 responden, digunakan teknik sampling purposif. Validitas, reliabilitas, regresi linier berganda, uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi merupakan bagian dari metodologi analisis data. Berdasarkan hasil penelitian, ulasan pelanggan daring memiliki dampak positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai signifikansi sebesar 0,007, pemasaran viral memiliki dampak positif dan signifikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,030, dan kedua variabel tersebut secara bersamaan memiliki dampak signifikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Temuan ini menunjukkan bahwa pelaku bisnis skincare di TikTok Shop perlu memperkuat strategi viral marketing melalui konten yang menarik, mudah dibagikan, dan mengikuti tren, serta mendorong konsumen untuk memberikan ulasan yang jujur dan kredibel guna meningkatkan kepercayaan dan keputusan pembelian Generasi Z.
Instagram-Based Promotional Strategy and Digital Brand Visibility at Gunsas Resto Silfia Silfia; Khitara Aldilla Chandra
Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran Vol. 4 No. 01 (2026): Mei 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmp.v4i01.1305

Abstract

The increasing competition in the culinary industry requires restaurants to manage digital promotion through measurable and audience-oriented strategies. This study aims to examine Instagram promotional content effectiveness as an indicator of digital brand visibility and early-stage digital brand awareness at Gunsas Resto. A descriptive quantitative approach with a case study design was applied. The study used secondary data from Instagram performance reports of Gunsas Resto and Gunsas Duren, covering posts published from January 2025 to May 2026. After data cleaning, 117 valid Instagram posts were analyzed using social media analytics indicators, including views, likes, saves or reposts, shares, direct messages, comments, profile visits, follower growth, and engagement rate. This study does not directly measure consumer brand recall or brand recognition; instead, it uses Instagram analytics indicators as proxies for digital exposure, audience response, and early signals of brand awareness. The findings show that the analyzed content generated 126,908 views and 7,339 interactions, with a weighted engagement rate of 5.78%. Gunsas Duren achieved stronger performance than Gunsas Resto, indicating that product-focused content generated higher digital exposure and audience response. Reels produced the highest average views, while photo-based content generated the highest weighted engagement rate. These results indicate that short-form video is effective for expanding reach, whereas product-oriented visual content is more effective in strengthening engagement. Practically, this study helps Gunsas Resto develop a more measurable Instagram strategy by aligning content formats with promotional objectives and using analytics to evaluate content performance regularly.
Pengaruh Orientasi Pasar dan Kemampuan Kewirausahaan terhadap Inovasi Produk serta Implikasinya terhadap Kinerja UMKM di Kabupaten Samosir Diva Agripina Marpaung; Santi Agustina Manalu
Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran Vol. 4 No. 01 (2026): Mei 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmp.v4i01.1312

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian daerah, khususnya di Kabupaten Samosir yang merupakan kawasan strategis pariwisata Danau Toba. Karakteristik Samosir sebagai destinasi pariwisata prioritas menciptakan dinamika pasar yang berbeda dibandingkan daerah lain, sehingga diperlukan kajian mengenai faktor-faktor yang memengaruhi inovasi produk dan kinerja UMKM pada konteks tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh orientasi pasar dan kemampuan kewirausahaan terhadap inovasi produk serta pengaruh inovasi produk terhadap kinerja UMKM di Kabupaten Samosir. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 pelaku UMKM yang bergerak pada sektor kuliner, perdagangan, kerajinan, jasa, dan usaha lainnya di Kabupaten Samosir, dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria pelaku UMKM yang aktif menjalankan usahanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orientasi pasar tidak berpengaruh signifikan terhadap inovasi produk. Sebaliknya, kemampuan kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap inovasi produk, serta inovasi produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan kewirausahaan menjadi faktor penting dalam mendorong terciptanya inovasi produk yang pada akhirnya dapat meningkatkan kinerja UMKM. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa penguatan kapasitas kewirausahaan dan pengembangan inovasi produk perlu menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan daya saing dan kinerja UMKM di Kabupaten Samosir sebagai kawasan pariwisata Danau Toba.
Niat Beli Gen Z di Era Digital: Peran Social Media Marketing, Ulasan Pelanggan Online, Brand Love, dan FOMO Affandy Ibrahim; Rahmad Solling Hamid; I Ketut Patra
Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran Vol. 4 No. 01 (2026): Mei 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmp.v4i01.1314

Abstract

Perkembangan platform social commerce, khususnya TikTok Shop, telah mengubah perilaku pembelian Generasi Z yang semakin dipengaruhi oleh faktor digital dan psikologis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh social media marketing, ulasan pelanggan online, brand love, dan fear of missing out (FOMO) terhadap niat beli konsumen Generasi Z pada TikTok Shop di Kota Palopo. Kajian terdahulu umumnya masih berfokus pada faktor-faktor rasional, seperti aktivitas pemasaran digital dan ulasan pelanggan online, sedangkan integrasi faktor emosional (brand love) dan tekanan sosial digital (FOMO) dalam satu model penelitian pada konteks TikTok Shop masih relatif terbatas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Data diperoleh melalui kuesioner kepada 250 responden Generasi Z yang aktif menggunakan TikTok Shop dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda berbasis SPSS untuk menguji pengaruh parsial dan simultan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa social media marketing, ulasan pelanggan online, brand love, dan FOMO secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli konsumen. Secara simultan, keempat variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap niat beli Generasi Z pada TikTok Shop. Temuan ini menunjukkan bahwa niat beli dalam konteks social commerce tidak hanya dipengaruhi oleh strategi pemasaran digital, tetapi juga oleh faktor emosional dan tekanan sosial. Penelitian ini memperkaya literatur pemasaran digital dengan mengintegrasikan faktor pemasaran dan faktor psikologis dalam menjelaskan niat beli Generasi Z pada konteks TikTok Shop di wilayah non-metropolitan. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pelaku usaha dalam merancang strategi pemasaran yang lebih efektif bagi Generasi Z.
Analisis Peran Eco Automated Messages Berbasis Generative AI Terhadap Purchase Intention Konsumen: Perspektif Signaling Theory Meylisa Situmeang; Samuel Hasudungan Tampubolon
Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran Vol. 4 No. 01 (2026): Mei 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmp.v4i01.1318

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan generatif dalam pemasaran digital mendorong perusahaan semakin banyak menggunakan sistem otomatis untuk menyampaikan pesan keberlanjutan kepada konsumen. Namun, praktik tersebut juga memunculkan risiko meningkatnya skeptisisme konsumen dan kecurigaan terhadap praktik greenwashing (greenwashing suspicion), terutama ketika pesan yang disampaikan dianggap kurang autentik atau tidak didukung oleh informasi yang kredibel. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh jenis pesan terhadap kepercayaan konsumen, peran kecurigaan terhadap praktik greenwashing sebagai variabel mediasi, peran persepsi sensitivitas kecerdasan buatan sebagai variabel moderasi, serta pengaruh kepercayaan terhadap niat beli dalam ekosistem ritel digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen faktorial 2 × 2 yang melibatkan 222 responden yang aktif berbelanja daring. Data dianalisis menggunakan PROCESS Macro Model 7 dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis pesan berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan, tetapi tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kecurigaan terhadap praktik greenwashing. Sebaliknya, kecurigaan terhadap praktik greenwashing berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kepercayaan, sedangkan persepsi sensitivitas kecerdasan buatan terbukti memoderasi secara signifikan hubungan antara jenis pesan dan kecurigaan terhadap praktik greenwashing. Selain itu, kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli konsumen. Temuan ini mengindikasikan bahwa komunikasi pemasaran berbasis kecerdasan buatan perlu dirancang secara relevan, transparan, dan kredibel untuk meminimalkan skeptisisme serta kecurigaan terhadap praktik greenwashing, sehingga mampu membangun kepercayaan dan meningkatkan niat beli konsumen.
Pengaruh Entrepreneurial Orientation terhadap Kinerja UMKM Kuliner melalui Orientasi Pasar, Inovasi Produk, dan Keunggulan Bersaing Fibri Monica Sibuea; Santi Agustina Manalu
Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran Vol. 4 No. 01 (2026): Mei 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmp.v4i01.1322

Abstract

UMKM kuliner di Kabupaten Toba menghadapi persaingan usaha, perubahan preferensi konsumen, dan tuntutan menciptakan nilai pembeda sebagai bagian dari kawasan wisata Danau Toba. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh entrepreneurial orientation terhadap kinerja UMKM kuliner melalui orientasi pasar, inovasi produk, dan keunggulan bersaing, serta menguji peran social capital dalam membentuk entrepreneurial orientation. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan 160 pelaku UMKM kuliner yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert tujuh poin dan dianalisis dengan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares melalui SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa social capital berpengaruh positif terhadap entrepreneurial orientation. Entrepreneurial orientation berpengaruh positif terhadap orientasi pasar, inovasi produk, keunggulan bersaing, dan kinerja UMKM. Inovasi produk dan keunggulan bersaing berpengaruh positif terhadap kinerja UMKM, sedangkan orientasi pasar tidak berpengaruh signifikan secara langsung. Model penelitian menjelaskan 64,0% variasi kinerja UMKM. Penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja UMKM kuliner Kabupaten Toba lebih kuat dicapai ketika orientasi kewirausahaan diterjemahkan menjadi inovasi produk dan keunggulan bersaing yang dirasakan konsumen. Kontribusi penelitian terletak pada integrasi social capital sebagai anteseden dalam kerangka Resource-Based View pada konteks UMKM kuliner kawasan pariwisata.