cover
Contact Name
Yoga Religia
Contact Email
yogareligia93@gmail.com
Phone
+6281399560881
Journal Mail Official
info@lenteranusa.id
Editorial Address
Waterfront Estates, Cluster Uptown, Jl. South Uptown I - Uptown Sanctuary, Kab. Bekasi, Jawa Barat
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran
ISSN : -     EISSN : 29877903     DOI : https://doi.org/10.59422/lmp.v1i01
Core Subject : Economy,
Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran, diterbitkan oleh Lentera Ilmu Nusantara. Jurnal Lentera Managemen Pemasaran mewadahi publikasi hasil Penelitian bidang ilmu Manajemen Pemasaran yang dilaksanakan oleh Dosen-Dosen sebagai bentuk manifestasi Tri Darma Perguruan Tinggi. Jurnal Lentera Managemen Pemasaran merupakan jurnal elektronik yang dikelola secara profesional dengan menggunakan Open Jurnal System, diterbitkan 2 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Mei, dan November.
Articles 54 Documents
Persepsi Harga dan Strategi Promosi dalam Meningkatkan Keputusan Pembelian Konsumen pada Distro Pocket 22 Tasikmalaya Akmal Maulana; Herdiyanti Herdiyanti
Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran Vol. 4 No. 01 (2026): Mei 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmp.v4i01.1241

Abstract

Industri fashion di Indonesia terus mengalami perkembangan yang signifikan, khususnya di sektor toko distribusi lokal (distro), yang semakin bersaing melalui strategi penetapan harga dan aktivitas promosi. Studi ini bertujuan untuk menganalisis peran persepsi harga dan promosi dalam memengaruhi keputusan pembelian konsumen di Distro Pocket 22 Tasikmalaya. Urgensi penelitian ini didasarkan pada data penjualan yang berfluktuasi dari tahun 2022–2024, yang menunjukkan perlunya strategi pemasaran yang efektif untuk mempertahankan minat beli konsumen di tengah kondisi pasar yang semakin kompetitif. Selain itu, artikel ini memberikan kontribusi secara teoritis dengan memperkuat studi empiris mengenai perilaku konsumen di industri fashion lokal dan secara praktis dengan memberikan rekomendasi bagi pelaku bisnis dalam mengembangkan strategi penetapan harga dan promosi yang efektif. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi terdiri dari konsumen Distro Pocket 22 Tasikmalaya, sedangkan sampel ditentukan menggunakan purposive sampling yang melibatkan 70 responden. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan perangkat lunak SPSS. Instrumen penelitian diuji melalui uji validitas dan reliabilitas, sementara uji asumsi klasik meliputi uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi harga dan promosi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, baik secara parsial maupun simultan. Konsumen cenderung membuat keputusan pembelian ketika harga dianggap terjangkau dan sesuai dengan kualitas produk, didukung oleh aktivitas promosi yang menarik. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi penetapan harga dan promosi memainkan peran penting dalam meningkatkan keputusan pembelian konsumen di sektor bisnis fashion lokal.
Ketika Self-Service Kurang Berarti: Peran Penggunaan dalam Membentuk Kepuasan Konsumen Yuni Lailatul Fitriah; Febri Eka Pradani
Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran Vol. 4 No. 01 (2026): Mei 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmp.v4i01.1247

Abstract

Transformasi digital mendorong restoran di Indonesia mengadopsi self-service technology (SST). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh SST terhadap kepuasan konsumen Mie Gacoan serta mengidentifikasi faktor yang memengaruhi efektivitas penggunaannya. Pendekatan mixed method dengan desain sequential explanatory digunakan, menggabungkan regresi linier sederhana (96 responden) dan wawancara semi-terstruktur (10 informan). Hasil menunjukkan SST berkontribusi positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen , dengan nilai . Analisis kualitatif mengungkap hambatan utama berupa keterbatasan pengetahuan, rendahnya persepsi manfaat dan kemudahan, serta kebutuhan edukasi konsumen. Penelitian ini memperkaya kajian SST pada industri kuliner Indonesia melalui pendekatan mixed method, sekaligus memberikan implikasi praktis bagi pengelola restoran berbasis layanan mandiri.
Loyalitas Pengguna Grab dalam Persaingan Transportasi Online: Peran Strategi Promosi Digital dan Kepercayaan di Kabupaten Tasikmalaya Rivan Faiz; Herdiyanti Herdiyanti
Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran Vol. 4 No. 01 (2026): Mei 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmp.v4i01.1250

Abstract

Dalam era persaingan transportasi online yang semakin ketat, perusahaan dituntut untuk mampu mempertahankan loyalitas pengguna melalui strategi promosi digital dan peningkatan kepercayaan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi promosi digital dan kepercayaan terhadap loyalitas pengguna aplikasi Grab di Kabupaten Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden pengguna aplikasi Grab di Kabupaten Tasikmalaya. Teknik analisis data menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji F, uji t, dan koefisien determinasi (R²) dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi promosi digital dan kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pengguna aplikasi Grab. Secara parsial, strategi promosi digital memiliki nilai t-hitung sebesar 3,325 dengan signifikansi 0,001, sedangkan kepercayaan memiliki nilai t-hitung sebesar 4,540 dengan signifikansi 0,000. Variabel kepercayaan terbukti menjadi faktor yang lebih dominan dalam memengaruhi loyalitas pengguna. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan dengan nilai F-hitung sebesar 55,489 dan mampu menjelaskan loyalitas pengguna sebesar 53,4%. Temuan ini mengindikasikan bahwa Grab perlu tidak hanya memperkuat strategi promosi digital, tetapi juga menjaga kepercayaan pengguna melalui keamanan transaksi, konsistensi kualitas layanan, dan peningkatan kredibilitas platform guna meningkatkan loyalitas pengguna secara berkelanjutan.
Pembelian Ramah Lingkungan pada Konsumen Ritel Modern: Peran Kontrol Perilaku Nilai Fungsional Kualitas dan Pelabelan Ramah Lingkungan Agustam Jufri; Rahmad Solling Hamid; Altri Wahida
Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran Vol. 4 No. 01 (2026): Mei 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmp.v4i01.1268

Abstract

Meningkatnya perhatian terhadap isu lingkungan mendorong perubahan perilaku konsumen menuju pembelian ramah lingkungan. Namun, kesenjangan antara niat dan perilaku aktual masih menjadi tantangan, khususnya pada sektor ritel menengah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kontrol perilaku yang dirasakan, nilai fungsional kualitas, dan pelabelan ramah lingkungan terhadap perilaku pembelian ramah lingkungan pada konsumen Alfamidi Super. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Data penelitian dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 150 responden yang ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Pengolahan dan analisis data mencakup uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linear berganda yang diolah menggunakan program SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa kontrol perilaku yang dirasakan, nilai fungsional kualitas, dan pelabelan ramah lingkungan masing-masing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pembelian ramah lingkungan. Selain itu, secara bersama-sama ketiga variabel independen tersebut juga menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap perilaku pembelian ramah lingkungan. Temuan ini menunjukkan bahwa kemudahan akses serta kemampuan konsumen, manfaat dan kualitas produk, serta kejelasan dan tingkat kepercayaan terhadap label ramah lingkungan berperan penting dalam mendorong perilaku konsumsi yang berorientasi pada lingkungan. Penelitian ini memberikan kontribusi secara teoretis dalam memperkaya kajian mengenai perilaku konsumen ramah lingkungan serta memberikan implikasi praktis bagi pengelola ritel dalam merumuskan strategi pemasaran yang berkelanjutan.
Dinamika Keputusan Pembelian Buah Segar: Peran Moderasi Label Halal pada Persepsi Harga dan Kualitas Produk Susilo Talidobel; Fauzan Hamdani; Mochamad Arief Rizki Mauladi; M. Chothibul Umam Assa’ady; Putri Amalia Wardi
Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran Vol. 4 No. 01 (2026): Mei 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmp.v4i01.1277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan persepsi harga terhadap keputusan pembelian buah segar pada ritel modern di Kota Mataram dengan label halal sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah konsumen ritel modern di Kota Mataram yang pernah membeli buah segar dalam enam bulan terakhir. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert 5 poin. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai koefisien sebesar 0,581 dan p-value 0,000. Persepsi harga juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai koefisien sebesar 0,277 dan p-value 0,002. Selain itu, label halal terbukti mampu memoderasi secara positif hubungan antara persepsi harga dan keputusan pembelian dengan nilai koefisien sebesar 0,183 dan p-value 0,038. Sebaliknya, label halal memoderasi secara negatif hubungan antara kualitas produk dan keputusan pembelian dengan nilai koefisien sebesar -0,224 dan p-value 0,033. Temuan ini menunjukkan bahwa label halal berperan sebagai quasi moderator yang dapat memperkuat maupun memperlemah hubungan antar variabel. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa ritel modern perlu memperhatikan kualitas produk, penetapan harga yang sesuai, serta pentingnya label halal dalam meningkatkan keputusan pembelian konsumen terhadap buah segar.
Fear of Missing Out (FOMO) Marketing dan Impulse Buying pada Flash Sale Shoppee: Peran Mediasi Kepercayaan Konsumen di Tasikmalaya shinta Amalia; Herdiyanti Herdiyanti
Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran Vol. 4 No. 01 (2026): Mei 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmp.v4i01.1278

Abstract

Pertumbuhan perdagangan online di Indonesia mendorong munculnya berbagai cara pemasaran digital yang menggunakan pengaruh psikologis konsumen, salah satunya adalah program flash sale di platform Shoppee. Meskipun kepercayaan konsumen dianggap penting dalam pengambilan keputusan belanja online, penelitian yang secara khusus menguji peran kepercayaan sebagai mediasi antara pemasaran FOMO dan belanja impulsif masih sangat terbatas, terutama di Kota Tasikmalaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pemasaran yang menggunakan rasa takut ketinggalan dapat mempengaruhi pembelian yang tidak direncanakan, dengan kepercayaan konsumen sebagai faktor penghubung, pada pengguna program flash sale Shoppee di Kota Tasikmalaya. Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif dengan cara survei kepada 120 orang yang tinggal di Kota Tasikmalaya, berusia antara 17 hingga 40 tahun, dan yang sudah pernah ikut program flash sale Shopee. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dan dianalisis dengan metode Partial Least Square Structural Equation Modeling menggunakan aplikasi SmartPLS. Penelitian menunjukkan bahwa pemasaran yang menggunakan rasa takut tertinggal memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian yang tidak direncanakan, dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,441 dan nilai probabilitas 0,000. Pemasaran yang menggunakan rasa takut untuk membuat orang merasa tertinggal juga memiliki dampak yang positif dan signifikan pada kepercayaan konsumen. Ini terlihat dari koefisien jalur yang sebesar 0,563 dan nilai probabilitas yang mencapai 0,000. Namun, kepercayaan konsumen tidak terbukti berperan penting dalam menghubungkan pengaruh pemasaran yang menggunakan rasa takut ketinggalan terhadap pembelian yang tidak direncanakan, dengan nilai probabilitas sebesar 0,860 yang lebih tinggi dari batas signifikansi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah strategi pemasaran yang menciptakan rasa urgensi melalui penawaran terbatas dapat langsung mendorong konsumen untuk melakukan pembelian secara spontan. Selain itu, strategi ini juga dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap platform. Namun, kepercayaan ini belum cukup kuat untuk menghubungkan tekanan psikologis dengan tindakan pembelian yang tidak direncanakan.
Strategi Digital Marketing Terintegrasi Berbasis Multi-Channel pada Hotel Operator and Management Service: Studi Kasus Salak Hospitality Vinda Ramadhani; Rici Tri Harpin Pranata
Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran Vol. 4 No. 01 (2026): Mei 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmp.v4i01.1287

Abstract

Kemajuan teknologi mendorong sektor hospitality beralih ke strategi digital marketing berbasis multi-channel yang terintegrasi demi pemasaran yang lebih adaptif, efektif, dan menjangkau audiens luas. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis strategi digital marketing multi-channel yang diterapkan oleh Salak Hospitality sebagai perusahaan penyedia layanan pengelolaan dan operasional hotel. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus partisipatoris. Data diperoleh melalui observasi partisipatif selama kegiatan praktik kerja lapangan, wawancara semi-terstruktur, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Salak Hospitality memanfaatkan berbagai platform digital, seperti media sosial, website, Google Business, WhatsApp Bisnis, paid advertising, dan pengelolaan Online Travel Agent sebagai bagian dari strategi pemasaran yang terintegrasi. Implementasi strategi tersebut dilakukan melalui distribusi ulang konten, integrasi antarsaluran, penggunaan ajakan tindakan pada konten digital, penguatan identitas merek, serta pemusatan inquiry pelanggan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi berbagai platform digital mampu mendukung efektivitas dari kegiatan komunikasi dan pemasaran Salak Hospitality sebagai perusahaan operator hotel dalam sistem pengelolaan beberapa hotel yang dijalankannya secara bersamaan. Meskipun demikian, penerapannya masih mengalami fase trial and error akibat keterbatasan sumber daya manusia dan proses evaluasi yang belum dilakukan secara merata pada seluruh platform digital. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi kajian pemasaran digital di sektor hospitality, khususnya dalam mengoptimalkan strategi multi-channel pada konteks perusahaan hotel operator yang mengelola beberapa properti secara simultan.
Pemasaran Jasa Religi di Era Digital: Kepercayaan, Media Sosial, dan Layanan Haji-Umrah Al Bayt Kudus Wahyu Khoiruz Zaman
Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran Vol. 2 No. 02 (2024): November 2024
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmp.v2i02.1289

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong biro perjalanan haji dan umrah untuk mengelola strategi pemasaran yang tidak hanya berorientasi pada promosi, tetapi juga pada pembentukan kepercayaan calon jemaah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pemasaran jasa religi berbasis digital pada Al Bayt Tours Kudus, khususnya dalam penggunaan media sosial dan pembentukan kepercayaan calon jemaah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui observasi lapangan, dokumentasi, penelusuran konten media sosial, dan kajian literatur yang relevan dengan pemasaran digital, pemasaran jasa, media sosial, dan kepercayaan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al Bayt Tours Kudus memanfaatkan Instagram, WhatsApp, Facebook, TikTok, YouTube, dan website sebagai kanal pemasaran layanan haji dan umrah. Instagram menjadi kanal yang paling aktif digunakan melalui unggahan rutin, sedangkan platform lain berfungsi sebagai media pendukung komunikasi dan promosi. Pengelolaan konten dilakukan melalui proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Konten yang dipublikasikan mencakup informasi paket, jadwal keberangkatan, fasilitas, edukasi ibadah, dokumentasi manasik, testimoni jemaah, legalitas, dan transparansi harga. Kepercayaan dibangun melalui bukti layanan, pengalaman jemaah, pelayanan personal, word of mouth, dan relasi komunitas keagamaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemasaran jasa religi di Al Bayt Tours Kudus berjalan sebagai model pemasaran digital berbasis kepercayaan yang memadukan media sosial, pelayanan personal, reputasi, dan jaringan komunitas.
Strategi Optimalisasi Konten Video dalam Membangun Engagement Audiens TikTok @purela.id Mahliqa Fatimah; Rici Tri Harpin Pranata
Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran Vol. 4 No. 01 (2026): Mei 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmp.v4i01.1290

Abstract

Platform TikTok kini menjadi salah satu media sosial yang banyak digunakan brand untuk membangun kedekatan dengan audiens lewat konten video berdurasi pendek. PT Purela Sinari Abadi menggunakan akun @purela.id sebagai ruang untuk mempromosikan dan mengedukasi target audiens mengenai produk yang ditawarkan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana strategi optimalisasi konten video di TikTok dapat mendorong engagement audiens pada akun @purela.id. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang melibatkan observasi, wawancara, partisipasi aktif, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan engagement dicapai melalui perencanaan konten berbasis tren TikTok, penerapan storytelling, penggunaan hook di awal video, pemilihan audio yang sedang tren, evaluasi data analytics, dan konsistensi dalam jadwal unggahan. Rangkaian strategi tersebut terbukti mampu mendorong interaksi audiens yang tercermin dari views, likes, comments, shares, dan saves. Konten edukatif yang disajikan secara ringan, relevan, dan sesuai dengan cara berkomunikasi audiens TikTok dinilai lebih berhasil dalam menjaga perhatian penonton hingga akhir video. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi komunikasi digital yang tepat dan kreativitas dalam produksi video memiliki peran nyata dalam membangun engagement konten TikTok sebuah brand. Temuan penelitian ini memberikan kontribusi pada kajian komunikasi pemasaran digital dengan menunjukkan pentingnya integrasi kreativitas konten dan pemanfaatan data analytics dalam optimalisasi pengelolaan akun TikTok @purela.id.
Strategi Komunikasi Nicole’s River Park Dalam Membangun Brand Awareness Melalui TikTok Rifa Nuralifah; Rici Tri Harpin Pranata
Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran Vol. 4 No. 01 (2026): Mei 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmp.v4i01.1291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi digital Nicole’s River Park dalam membangun brand awareness di TikTok. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menggambarkan proses perencanaan konten, pengelolaan konten yang menjadi informasi untuk audiens, serta interaksi yang dilakukan melalui TikTok. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi secara langsung dan studi literatur. Data diperoleh dari tim media sosial Nicole’s River Park dan pengunjung yang mengetahui destinasi melalui TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi digital yang dilakukan melalui konten visual, penggunaan ciri khas destinasi wisata, konsistensi unggahan, serta interaksi dengan audiens mampu membangun brand awareness pada tingkat brand recognition dan brand recall. Konten yang dipublikasikan melalui TikTok juga berhasil menarik perhatian audiens dan membantu penyebaran informasi secara luas. Dengan demikian, penggunaan dan pengoptimalan sosial media TikTok memiliki peran penting dalam menjaga eksistensi dan memperkuat posisi merek Nicole’s River Park di tengah persaingan industri pariwisata digital. Penelitian ini juga memberikan gambaran praktis mengenai strategi komunikasi TikTok bagi destinasi wisata dalam membangun brand recognition dan brand recall.