cover
Contact Name
Syari Fitri Budia Rizki
Contact Email
d3.kebidanan_lgs@poltekkesaceh.ac.id
Phone
+628116708806
Journal Mail Official
d3.kebidanan_lgs@poltekkesaceh.ac.id
Editorial Address
Jl. Islamic Center Desa Paya Bujok Beuramoe Kecamatan Langsa Barat Kota Langsa, Aceh 24375 Telp/Fax : 0651 46126 / 0651 46121 Website: https://kebidanan.poltekkesaceh.ac.id/ E-mail : d3.kebidanan_lgs@poltekkesaceh.ac.id
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Femina Jurnal Ilmiah Kebidanan
ISSN : 28092694     EISSN : 2829761x     DOI : https://doi.org/10.30867/femina
Core Subject : Health,
FJK menerima manuskrip dari hasil penelitian bidang keilmuan kebidanan, yang meliputi: kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, bayi dan balita, masa remaja, Keluarga Berencana (KB), klimakterium, komunitas kebidanan, pendidikan kebidanan dan terapi komplementer dalam kebidanan.
Articles 43 Documents
The Peran menopause dalam perkembangan diabetes mellitus tipe 2: tinjauan literatur Nora Veri; Magfirah Magfirah; Lia Lajuna; Halimatussakdiah Halimatussakdiah; Lina Lina; Lili Kartika Sari Harahap
Femina: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 6 No. 1 (2026): JUNI
Publisher : Program Studi D3 Kebidanan Langsa, Polteknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/femina.v6i1.1343

Abstract

Menopause merupakan fase fisiologis yang ditandai dengan berhentinya fungsi ovarium dan penurunan kadar estrogen secara permanen. Kondisi ini menyebabkan berbagai perubahan metabolik yang dapat meningkatkan risiko terjadinya diabetes melitus tipe 2 (DM tipe 2). Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran menopause dalam perkembangan DM tipe 2 berdasarkan bukti ilmiah terkini. Metode yang digunakan adalah refleksi literatur terhadap berbagai artikel ilmiah yang membahas hubungan menopause dengan gangguan metabolisme glukosa dan resistensi insulin. Hasil kajian menunjukkan bahwa menopause berkontribusi terhadap peningkatan risiko DM tipe 2 melalui beberapa mekanisme utama, yaitu hipoestrogenisme, akumulasi lemak viseral, peningkatan stres oksidatif, dan inflamasi kronis derajat rendah. Menopause merupakan faktor risiko penting dalam perkembangan DM tipe 2 melalui interaksi kompleks antara perubahan hormonal, metabolik, oksidatif, dan inflamasi. Pemahaman terhadap mekanisme tersebut diperlukan untuk mendukung upaya pencegahan dan pengelolaan DM tipe 2 pada wanita menopause.
The Phytotherapy pada infeksi saluran kemih dalam kehamilan: sebuah tinjauan literatur Abdurrahman; Cut Mutiah; Nora Veri; Alchalidi Alchalidi; Idwar Idwar
Femina: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 6 No. 1 (2026): JUNI
Publisher : Program Studi D3 Kebidanan Langsa, Polteknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/femina.v6i1.1344

Abstract

Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang sering terjadi dan berhubungan dengan peningkatan risiko morbiditas ibu maupun janin. Terapi berbasis herbal (phytotherapy) dipertimbangkan sebagai alternatif atau terapi komplementer yang relatif lebih aman. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi, mekanisme kerja, serta keamanan berbagai tanaman herbal dalam pencegahan dan pengelolaan ISK pada ibu hamil. Penelusuran literatur dilakukan melalui basis data PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, dan ProQuest dengan kata kunci “phytotherapy”, “herbal therapy”, “urinary tract infection”, dan “pregnancy”. Artik yang dipublikasikan antara tahun 2015–2025, berbahasa Inggris atau Indonesia, dan relevan dengan topik ditinjau secara naratif. Beberapa herbal yang teridentifikasi memiliki potensi dalam pencegahan maupun terapi ISK, antara lain cranberry, bawang putih, kemangi, restharrow root, teh Jawa, goldenrod herb, kulit delima, daun timi, minyak oregano, serta kurkumin. Mekanisme utama meliputi efek antibakteri, antiinflamasi, dan diuretik. Phytotherapy berpotensi menjadi terapi komplementer yang mendukung pencegahan dan pengelolaan ISK dalam kehamilan
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Risiko Diabetes Melitus pada Remaja di Desa Karang Anyar Cut Yuniwati; Fithriany Fithriany; Emilda Emilda; Anda Syahputra; Fazdria Fazdria
Femina: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 6 No. 1 (2026): JUNI
Publisher : Program Studi D3 Kebidanan Langsa, Polteknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/femina.v6i1.1378

Abstract

Latar belakang: Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat, termasuk pada kelompok remaja. Perubahan pola hidup, peningkatan prevalensi obesitas, rendahnya aktivitas fisik, dan faktor genetik menjadi faktor yang dapat meningkatkan risiko diabetes melitus pada usia remaja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan risiko diabetes melitus pada remaja di Desa Karang Anyar. Metode: Jenis penelitian ini analitik menggunakan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan di Desa Karang Anyar dengan jumlah sampel sebanyak 79 remaja usia 12–18 tahun yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan pengukuran antropometri. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 95% (α=0,05). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki risiko diabetes rendah (67,1%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara IMT dengan risiko diabetes melitus (p=0,001), aktivitas fisik dengan risiko diabetes melitus (p=0,004), serta riwayat keluarga diabetes dengan risiko diabetes melitus (p=0,001). Kesimpulan: Indeks massa tubuh, aktivitas fisik, dan riwayat keluarga diabetes berhubungan signifikan dengan risiko diabetes melitus pada remaja di Desa Karang Anyar. Remaja dengan status overweight/obesitas, aktivitas fisik kurang, dan memiliki riwayat keluarga diabetes cenderung memiliki risiko diabetes yang lebih tinggi