cover
Contact Name
Wico J Tarigan
Contact Email
usi.tekniksipil@gmail.com
Phone
+6282267625828
Journal Mail Official
usi.tekniksipil@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Simalungun Jl Sisingamangaraja Pematangsiantar
Location
Kota pematangsiantar,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Santeksipil (Edisi Elektronik)
Published by Universitas Simalungun
ISSN : 22525580     EISSN : 23026626     DOI : https://doi.org/10.36985/jsl
Core Subject : Engineering,
Jurnal Santeksipil merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Simalungun yang berisikan tentang artikel ilmiah Teknik Sipil. Hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ini diharapkan dapat menambah khasanah pengetahuan di bidang Teknik Sipil serta menjadikan sarana bagi para profesional baik dari dunia usaha, pendidikan, ataupun peneliti untuk menyebarluaskan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang Teknik Sipil melalui publikasi hasil penelitian
Articles 48 Documents
ANALISA KERUSAKAN BANGUNAN AKIBAT GEMPA (Studi Kasus kerusakan Bank Aceh di Kota Sigli akibat gempa pada tahun 2010) Ade Kurnia Harahap; Virgo E Purba; Edoardo David Nainggolan
Jurnal Santeksipil Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Santeksipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jsl.v2i1.475

Abstract

Gempa merupakan suatu bencana alam yang sering kali menimbulkan banyak kerusakan pada konstruksi bangunan. Untuk mengurangi dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa, perlu dilakukan analisa mengenai kerusakan kontruksi bangunan yang terjadi. Salah satu bangunan yang dianalisa adalah bangunan Bank Aceh di kota Sigli. Analisa yang digunakan adalah analisa metode pengujian terhadap mutu komponen beton. Penelitian ini dikerjakan dengan metode studi literatur yang bersifat pengumpulan data akurat dari beberapa sumber yang telah melakukan penelitian dari lapangan. Data sekunder diperoleh dari jurnal – jurnal ilmiah penelitian sejenis dan laporan audit kerusakan Bank Aceh cabang Sigli. Jenis Kerusakan yang terjadi lebih disebabkan karena getaran yang menimbulkan kerusakan komponen struktur bangunan. Pengujian mutu beton pada beberapa elemen struktur bangunan dengan menggunakan alat uji “concrete hammer test” type N/NR. Hasil uji mutu beton merupakan data pengujian yang diambil secara acak pada bangunan Gedung. Hasil ini bukan merupakan acuan utama untuk menentukan mutu beton secara keseluruhan bangunan
ANALISA PERBANDINGAN PERHITUNGAN RAB MENGGUNAKAN METODE SNI DAN BOW PADA REHABILITASI TOTAL PUSKESMAS SIGOMPUL Ira Modifa; Melki Pardosi
Jurnal Santeksipil Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Santeksipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jsl.v2i1.476

Abstract

Rencana Anggaran Biaya (RAB) Proyek mempunyai fungsi dan manfaat lebih lanjut dalam hal mengendalikan sumber daya material, tenaga kerja, peralatan dan waktu pelaksanaan proyek sehingga pelaksanaan kegiatan proyek yang dilakukan akan mempunyai nilai efisiensi dan efektivitas. Untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kegiatan suatu proyek diperlukan suatu sarana dasar perhitungan harga satuan terhadap volume suatu pekerjaan yang dalam hal ini dilakukan dengan menggunakan analisa SNI dan BOW. Penelitian ini untuk membuktikan metode Analisa pehitungan apa yang paling efektif dari sisi Analisa biaya yaitu antara Analisa metode BOW atau Analisa SNI. Faktor – faktor yang menjadi objek penelitian bersifat kontekstual dan tidak dapat dijadikan acuan pada seluruh proyek konstruksi. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data primer dan sekunder yaitu dengan cara observasi langsung dan data sekunder diperoleh dari tinjauan pustaka dan dokumentasi yang dipakukan dalam proses pelaksanaan proyek Rehab Total Puskesmas Sigompul Kec. Lintongnihuta yang dilakukan dengan menggunakan perbandingan metode analisa BOW dan SNI. Hasil perhitungan masing-masing analisa rencana anggaran biaya yang ada didapat perbandingan rencana anggaran biaya antara metode BOW dan SNI. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa metode analisa anggaran biaya yang paling ekonomis digunakan ada Metode SNI karena dari hasil perhitungan dengan diperoleh hasil metode BOW sebesar Rp. 2.016.531.169,46 dan metode SNI sebesar Rp. 1.777.267.370,58
PERENCANAAN JALAN DAN ANGGARAN BIAYA SESUAI SPESIFIKASI UMUM TAHUN 2018 PADA RUAS JALAN SIMPANG TIGA – TAMBUN REA KABUPATEN SIMALUNGUN Novdin Sianturi; Dermina Damanik; Hendra Munthe
Jurnal Santeksipil Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Santeksipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jsl.v2i1.477

Abstract

Perencanaan suatu bangunan harus sesuai dengan bentuk dan dapat bermanfaat dalam penggunaannya, serta besar biaya sesuai dengan perhitungan awal. Rencana Anggaran Biaya (RAB) adalah Perhitungan banyaknya biaya yang diperlukan untuk bahan, alat dan upah, serta biaya-biaya lain yang berhubungan dengan pelaksanaan pekerjaan atau proyek tersebut (Dr. Ir. Tri Joko, M.Si,kendari 2018). Langkah yang dilakukan untuk perencanaan jalan serta menghitung rencana anggaran biaya adalah mengidentifikasi setiap item pekerjaan yang ada dalam proyek yang sedang di hitung. Dalam penelitian ini penulis melakukan perhitungan rencana anggaran biaya dengan analisa harga satuan pekerjaan (AHSP) Bidang Bina Marga No.28/PRT/M/2018. Dan melakukan perhitungan perencanaan perkerasan jalan menggunakan metode perkerasan lentur dengan analisa komponen. Perencanaan Jalan ini bertujuan merencanakan pembangunan peningkatan jalan dan untuk mengetahui tebal lapis perkerasan jalan serta menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang dibutuhkan pada proyek peningkatan ruas jalan Sta. 1600 – 3250 Simpang Tiga – Tambun Rea Kabupaten Simalungun.
ANALISA KETEBALAN AGREGAT KELAS B DAN KELAS A PADA KONTRAK REHABILITAS REKONTRUKSI PAKET KISARAN – SIMPANG KAWAT KM 157 + 600 - 158 + 100 (STUDI KASUS JALAN NASIONAL KISARAN-SIMPANG KAWAT) Deardo S Saragih; Ira Modifa Tarigan; Andi Sahputra Pandiangan
Jurnal Santeksipil Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Santeksipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jsl.v2i1.478

Abstract

Jalan merupakan salah satu prasarana penghubung darat yang berperan penting dalam kehidupan manusia. Salah satunya mendukung adanya perpindahan atau mobilisasi dari satu tempat ke tempat lainnya. Dalam pembangunannya jalan memerlukan biaya yang banyak. Oleh karena itu diperlukan perencanaan yang baik dan sesuai standar agar mendapatkan hasil efektif, efisien dan ekonomis.. Penelitian ini membandingkan paket. Perbandingan umur jalan difokuskan pada hasil pengamatan dilapangan dengan paket yang sudah I selesaikan pada tahun sebelumnya dengan kondisi saat ini, juga biaya konstruksi jalan difokuskan pada biaya lapis perkerasan sepanjang 2 km. Dari hasil analisis yang telah dilakukan perbedaan dari segi metode pelaksanaan antara pekerjaan perkerasan lentur dan pekerjaan perkerasan kaku terdapat pada pengerjaan pemadatan, pada perkerasan lentur pemadatan dilakukan dengan 3 tahap (pemadatan awal, pemadatan antara dan pemadatan akhir), sedangkan pada perkerasan kaku pemadatan dilakukan dengan 1 tahap (dengan alat getar vibrator). Untuk pengerjaan perkerasan lentur tidak memakai bekisting, sedangkan perkerasan kaku memerlukan bekisting. Pada perkerasan lentur tidak memerlukan umur tunggu konstruksi, sedangkan pada perkerasan kaku memerlukan umur tunggu konstruksi (umur beton ± 28 hari)
PERENCANAAN PERHITUNGAN ANGGARAN BIAYA BIDANG BINA MARGA PENDUKUNG SPESIFIKASI TAHUN 2018 PADA PEMBANGUNAN RUAS JALAN SIMPANG MARIHAT – GERAK TANI KECAMATAN SIANTAR KABUPATEN SIMALUNGUN Asril Nizar; Ira Modifa; Nawarta Purba
Jurnal Santeksipil Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Santeksipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jsl.v2i1.479

Abstract

Perencanaan suatu bangunan harus sesuai dengan bentuk dan dapat bermanfaat dalam pengunaannya, serta besar biaya sesuai dengan perhitungan awal. Recana Anggaran Biaya adalah Perkiraan nilai uang dari suatu kegaiatan (Proyek) yang telah memperhitungkan gambar - gambar bestek serta rencana kerja, daftar upah, daftar harga bahan, buku analisis, daftar susunan rencana biaya, serta daftar jumlah tiap jenis pekerjaan (J.A. MUKOMOKO – Buku Dasar Penyusunan Anggaran Biaya Bangunan 1987). Langkah yang dilakukan untuk perencanaan jalan serta menghitung Rencana Anggaran Biaya adalah mengidentifikasi setiap item pekerjaan yang ada di dalam proyek yang sedang dihitung. Dalam penelitian ini penulis melakukan perhitungan Rencana Anggaran Biaya dengan metode Bina Marga dengan memakai Spesifikasi Umum Tahun 2018. Karakteristik ruas jalan yang ada didominasi oleh pekerjaan lanjutan dan rekonstruksi, sehingga dalam pelaksanaan di perlukan suatu analisis terhadap kondisi jalan sebelum nya. Hal ini di mungkinkan karena karakteristik perkerasan yang ada tidak akan sama dengan karakteristik perkerasan ruas jalan yang akan direncanakan. Dalam melakukan tahap lanjutan khususnya dalam perancanaan ruas jalan sangat diperlukan kordinasi dengan instansi terkait, khususnya tim teknis Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Simalungun.
PERHITUNGAN RENCANA ANGGARAN BIAYA PROYEK REKONSTRUKSI JALAN SALAON TONGATONGA-SALAON DOLOK KECAMATAN RONGGUR NIHUTA Ira Modifa; M Ade Kurnia Harahap; Olievia J Marpaung
Jurnal Santeksipil Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Santeksipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jsl.v3i1.525

Abstract

Pembangunan yang semakin meningkat di Indonesia menyebabkan semakin meruncingnya persaingan dalam industri konstruksi. Perusahaan pengembang juga semakin selektif dalam menunjuk kontraktor. Perusahaan pengembang akan memilih kontraktor yang mampu menyelesaikan proyek pembangunan dengan mutu yang baik, waktu penyelesaian yang sesuai dengan schedule, serta cost yang ditimbulkan relatif kecil/ realistis. Salah satu faktor yang dipertimbangkan oleh pengguna jasa adalah harga penawaran (cost estimate). Oleh karena itu, kontraktor dalam menentukan harga penawaran (cost estimate) harus realistis sehingga dapat sesuai dengan pengguna jasa. Kesepakatan harga antara harga yang diajukan oleh pengguna jasa dan kontraktor tersebut disebut dengan nilai kontrak. Setelah adanya persetujuan kontrak antara kontraktor dan pengguna jasa, kontraktor menyusun Rancangan Anggaran Biaya (RAB) yang merupakan target cost kontraktor untuk kepentingan intern kontraktor. RAB yang disusun oleh kontraktor jumlahnya tidak melebihi nilai kontrak yang telah ditentukan sebelumnya, karena selisih antara nilai kontrak dengan RAB merupakan ekspetasi laba yang akan diterima oleh kontraktor. Untuk itu, penyusunan RAB sangat bergantung pada besarnya nilai kontrak. Untuk membuktikan bahwa besarnya nilai kontrak yang didasarkan cost estimate memiliki pengaruh terhadap besarnya Rancangan Anggaran Biaya (RAB), maka peneliti merasa perlu melakukan penelitian. Peneliti melakukan penelitian ini pada CV. ”NIRMAYANTO GROUP” yang merupakan salah satu perusahaan konstruksi di Sumatera Utara. Berdasarkan hasil pengujian analisis regresi dan analisis koefisien determinasi yang telah dilakukan oleh penulis, diketahui bahwa besarnya nilai kontrak yang didasari cost estimate memliki pengaruh yang signifikan terhadap besarnya Rancangan Anggaran Biaya
RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB) REKONSTRUKSI JALAN LUMBAN PANDE-TANJUNGAN KECAMATAN PALIPI (DID) M Ade Kurnia Harahap; Ira Modifa; Sandytia F Situmorang
Jurnal Santeksipil Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Santeksipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jsl.v3i1.526

Abstract

Padatnya jumlah penduduk bersamaan dengan banyaknya pengguna kendaraan di jalan raya mengakibatkan ruas jalan sering mengalami kerusakan. Hal ini tentunya menjadi perhatian khusus, sehingga perlu adanya perbaikan dengan cara perancangan dan modifikasi untuk kelancaraan dan keamanan berlalu-lintas. Ruas Jalan Lumban Pande – Tanjungan merupakan salah satu contoh ruas jalan yang memerlukan perhatian. Berkategori kelas jalan kolektor IIIA, pembangunan ruas jalan ini menggunakan jenis perkerasan flexibale pavement dengan bentang jalan 3m Dengan adanya perencanaan yang matang dari segi teknis dapat membantu merealisasikan pembangunan jalan tersebut, salah satunya adalah perencanaan anggaran biaya. Dalam merencanakan anggaran biaya perlu adanya analisis yang tepat, sehingga tidak terjadi over budget pada saat pelaksanaan. Analisis dilakukan dengan mengurai beberapa aspek sehingga dapat menemukan harga yang sesuai baik itu harga bahan, upah tenaga, peralatan dan overhead yang digunakan pada saat pekerjaan konstruksi dilaksanakan. Selain itu dalam pelaksanaannya kegiatan lelang pekerjaan juga berperan penting sehingga pada saat proses lelang selesai mendapatkan kontraktor yang mumpuni baik dari segi kualitas pekerjaan maupun finansial. Data penelitian didapatkan dari hasil survey pada lokasi tersebut dan dari kontraktor pelaksana pekerjaan juga dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Samosir. Dalam pelaksanaan proses lelang pekerjaan ini berpedoman pada Perpres no.16 tahun 2018 pasal 44 ayat 2. Tanggal dimulainya lelang ini sejak 20 September 2021 hingga penandatanganan kontrak pada tanggal 21 November 2021 dan yang ditunjuk sebagai pemenang adalah CV. TRUST dengan harga penawaran sebesar Rp. 791.451.000,00.-
ANALISIS PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) PADA PROYEK PEMBANGUNAN RUANG SENTRA PELAYANAN KEPOLISIAN TERPADU (SPKT) KABUPATEN SIMALUNGUN KECAMATAN RAYA Ira Modifa; Wahyu Purnomo; M Ade Kurnia Harahap
Jurnal Santeksipil Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Santeksipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jsl.v3i1.527

Abstract

Tingginya urgensi K3 pada sektor konstruksi di Indonesia membuktikan bahwa Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dapat menjadi acuan yang mengatur berbagai kegiatan didalamnya, serta mengelola K3 secara sistematis dan komprehensif dalam suatu sistem manajemen yang utuh sebagai upaya pencegahan kecelakaan kerja. Penilaian SMK3 pada Proyek Pembangunan Ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kab. Simalungun Kec. Raya bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat penerapan SMK3 yang dilaksanakan, faktor apa saja yang menjadi pengaruh terhadap pemenuhan penerapan SMK3 dan selanjutnya memberikan respon sebagai upaya melakukan tindakan perbaikan/improvement. Berdasarkan dari hasil Audit dan analisis yang terdiri dari 166 kriteria (Tingkat Lanjutan) penilaian sebagaimana tercanum dalam PP No.50 Tahun 2012 Tentang SMK3, telah diketahui jumlah kriteria terpenuhi/sesuai yaitu 149 kriteria dengan nilai persentase penerapan sebesar 89,76% dan terdapat 17 Kriteria tidak terpenuhi/tidak sesuai yaitu dengan nilai persentase sebasar 10,24% (Kategori Minor). Hasil tersbut termasuk dalam kategori tingkat penilaian penerapan (Memuasakan). Penerapan SMK3 pada proyek Pembangunan Ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kab. Simalungun Kec. Raya yang dilaksanakan oleh CV. JOVITA PERDANA ini telah sesuai dan mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku
PENINGKATAN JALAN MENGGUNAKAN PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT) PADA RUAS JALAN PROVINSI PARSOBURAN – BTS. LABUHAN BATU UTARA KAB. TOBA Deardo Samuel Saragih; Virgo E Purba; Raidon Sipayung
Jurnal Santeksipil Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Santeksipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jsl.v3i1.528

Abstract

Ruas Jalan Parsoburan-Bts Labuhan Batu Utara merupakan bagian dari sistem transportasi sebagai pelayanan sarana infrastruktur bagi dampak pertumbuhan jumlah penduduk. Guna memenuhi kebutuhan tersebut perencanaan perkerasan baru diperlukan untuk melayani kebutuhan lalu lintas di masa yang akan datang. Perkerasan kaku adalah suatu susunan konstruksi perkerasan dimana sebagai lapisan atas dipergunakan pelat beton, yang terletak di atas pondasi atau langsung diatas tanah dasar (Bina Marga, 2003). Konsep dari perencanaan perkerasan kaku (beton semen) cara Bina Marga direncanakan terhadap konfigurasi beban sumbu yang mengakibatkan tegangan terbesar pada pelat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tebal lapis perkerasan kaku yang dibutuhkan, dan mengetahui biaya pembangunan perkerasan kaku pasa ruas jalan provinsi parsoburan – bts labuhan batu utara kaupaten Toba. Pengumpulan data dilakukan dengan melalui survey data lalu lintas harian pada jalur terseut dan nilai CBR dari Kementrian Pekerjaan Umum. Data yang diperoleh digunakan untuk menghitung tebal perkerasan kaku dengan Metode Bina Marga 2003 adalah 24 cm dengan biaya Rp. 22.225.770.000,- dan tulangan berdiamet 16 mm dengan jarak 500 mm
ANALISIS MANAJEMEN WAKTU KONSTRUKSI PADA PROYEK PEMBANGUNAN 2 GEDUNG NURSE STATION COVID-19 Novdin M Sianturi; Ira Modifa; Krisna Deavid
Jurnal Santeksipil Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Santeksipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jsl.v3i1.529

Abstract

Manajemen Konstruksi merupakan salah satu ilmu yang sangat penting dan perlu menguasai dalam menjalankan suatu proyek. Salah satu bagian dari manajemen proyek itu sendiri adalah waktu pengelolaan. Sistem manajemen waktu merupakan salah satu penentu keberhasilan kontraktor dalam mengelola proyek terutama dari segi waktu. Pekerjaan yang sesuai pengaturan jadwal dapat meminimalisir kendala yang mungkin terjadi dalam pelaksanaan proyek. Dalam setiap penjadwalan harus memperhatikan urutan pekerjaan masing-masing agar pengalaman terpisah diperlukan untuk perencana. Salah satu bagian penting dari manajemen waktu itu sendiri adalah pengukuran prestasi kerja. Hal ini dilakukan agar pelaksana dapat mengetahui berapa berat pekerjaan yang telah diselesaikan berdasarkan Jadwal Waktu. Diperoleh Metode Nilai Menjadi salah satu pilihan sebagai indikator dalam mengukur kemajuan pekerjaan yang dilakukan di Gedung Nurse Satation Covid-19. Penggunaan Earned Value dapat dilihat dari progres pekerjaan proyek yang dilaksanakan dan dapat diprediksi penyelesaiannya waktu proyek pembangunan 2 Gedung Nurse Station Covid – 19