cover
Contact Name
Muh. Nasir
Contact Email
perahubima@gmail.com
Phone
+6285253506723
Journal Mail Official
perahubima@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pemuda No. 65 RT.003 RW.001 Kel. Penataoi Kec. Mpunda, Kota Bima, NTB
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
ISSN : 28305744     EISSN : 28305558     DOI : https://doi.org/10.55784/jkj
Core Subject : Health,
JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa, merupakan jurnal open source, dengan fokus pada rumpun ilmu kesehatan termasuk ranah preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif yang menerbitkan artikel hasil penelitian asli maupun artikel hasil tinjauan pustaka, mencakup: Penelitian medis dan klinis, Penelitian kesehatan masyarakat (manajemen dan kebijakan kesehatan, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, epidemiologi, maupun kesehatan lingkungan dan kesehatan kerja), Penelitian manajemen kebidanan atau yang terkait dengan kebijakan maupun upaya preventif dan promotif, Penelitian manajemen keperawatan atau yang terkait dengan keperawatan lingkungan dengan upaya promosi kesehatan. Terbit dua kali setahun yaitu Juni dan Desember
Articles 382 Documents
Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Hipertensi di Puskesmas Wanaherang dan Tinjauannya Menurut Perspektif Islam Nurhaliza, Erisan; Armellia, Linda; Syam, Edward; Hidayat, Roni
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 1 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss1.2517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan hipertensi pada laki-laki dan perempuan usia produktif dalam rentang usia 35-55 tahun dan tinjauannya menurut pandangan Islam. Penelitian ini dilakukan dengan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini berjumlah 150 orang yang ditentukan dengan teknik purposive sampling melalui rumus Lemeshow. Pengukuran aktivitas fisik dilakukan sebanyak tiga kali dengan selang waktu 1-2 menit menggunakan latihan aktivitas fisik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik memiliki peran penting dalam pengendalian tekanan darah pada responden usia 35–55 tahun di Puskesmas Desa Wanaherang. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value < 0,05, sehingga hipotesis nol (H0) ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik dengan tekanan darah sistolik dan diastolik pada pasien hipertensi. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan aktivitas fisik sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi.
Hubungan Kebiasaan Merokok dengan Kejadian Hipertensi di Puskesmas Desa Wanaherang dan Tinjauannya Menurut Padangan Islam Aulia, Dina; Armelia, Linda; Syam, Edward; Hidayat, Roni
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 1 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss1.2518

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penyakit hipertensi dengan kebiasaan merokok pada laki-laki berusia 35-55 tahun di Puskesmas Gunung Putri, Desa Wanaherang. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan cross-sectional, dengan sampel sebanyak 150 orang yang dipilih menggunakan rumus Lemeshow. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil analisis menunjukkan kebiasaan merokok merupakan salah satu faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada laki-laki usia 35–55 tahun. Berdasarkan hasil uji statistik Chi-Square diperoleh nilai Pearson Chi-Square sebesar 8,653 dengan derajat kebebasan (df) = 1 dan nilai signifikansi (p-value) = 0,003. Nilai p tersebut lebih kecil dari α = 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara variabel yang diteliti dengan kejadian hipertensi pada responden penelitian ini. Responden yang memiliki kebiasaan merokok cenderung menunjukkan tekanan darah yang lebih tinggi dibandingkan dengan responden yang tidak merokok. Responden dengan intensitas merokok yang lebih tinggi, baik dari segi jumlah batang rokok per hari maupun lamanya kebiasaan merokok, cenderung memiliki tingkat tekanan darah yang lebih tinggi. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kebiasaan merokok memiliki kaitan erat dengan hipertensi pada laki-laki usia produktif.