cover
Contact Name
Muh. Nasir
Contact Email
perahubima@gmail.com
Phone
+6285253506723
Journal Mail Official
perahubima@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pemuda No. 65 RT.003 RW.001 Kel. Penataoi Kec. Mpunda, Kota Bima, NTB
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
ISSN : 28305744     EISSN : 28305558     DOI : https://doi.org/10.55784/jkj
Core Subject : Health,
JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa, merupakan jurnal open source, dengan fokus pada rumpun ilmu kesehatan termasuk ranah preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif yang menerbitkan artikel hasil penelitian asli maupun artikel hasil tinjauan pustaka, mencakup: Penelitian medis dan klinis, Penelitian kesehatan masyarakat (manajemen dan kebijakan kesehatan, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, epidemiologi, maupun kesehatan lingkungan dan kesehatan kerja), Penelitian manajemen kebidanan atau yang terkait dengan kebijakan maupun upaya preventif dan promotif, Penelitian manajemen keperawatan atau yang terkait dengan keperawatan lingkungan dengan upaya promosi kesehatan. Terbit dua kali setahun yaitu Juni dan Desember
Articles 382 Documents
Penerapan Teori Betty Neuman dalam Asuhan Keperawatan Anak yang Mengalami Hospitalisasi di Rumah Sakit Mersilia, Wina; Nursanti, Irna
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 1 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss1.2292

Abstract

Model Sistem Neuman menekankan pendekatan holistik dan strategi pencegahan terhadap stresor yang memengaruhi kondisi klien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Model Sistem Neuman dalam pemberian asuhan keperawatan pada seorang anak dengan luka robek di kepala yang menjalani perawatan di rumah sakit. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus yang melibatkan An. F, seorang anak perempuan berusia lima tahun yang dirawat di unit gawat darurat dan ruang bedah di sebuah rumah sakit di Jakarta. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan orang tua, serta peninjauan rekam medis selama periode perawatan 3×24 jam. Instrumen yang digunakan meliputi lembar pengkajian berdasarkan lima variabel teori Neuman, identifikasi stresor, serta standar keperawatan Indonesia yaitu SDKI, SLKI, dan SIKI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi An. F dipengaruhi oleh stresor intrapersonal seperti rasa nyeri dan ketakutan. Stresor interpersonal berasal dari kecemasan orang tua, sedangkan stresor ekstrapersonal berkaitan dengan keterbatasan finansial. Proses keperawatan difokuskan pada pencegahan primer, sekunder, dan tersier untuk mengurangi dampak stresor tersebut. Intervensi yang diberikan meliputi penurunan kecemasan, manajemen nyeri, dukungan emosional, serta bantuan dalam pengambilan keputusan terkait penggunaan jaminan kesehatan BPJS. Hasil yang diperoleh menunjukkan penurunan tingkat kecemasan, berkurangnya tingkat nyeri, serta peningkatan kemampuan keluarga dalam mengatasi masalah. Model Sistem Neuman terbukti bermanfaat dalam menangani aspek fisik, emosional, sosial, dan spiritual secara bersamaan, sehingga menjadi pedoman praktik yang tepat untuk kasus yang melibatkan respons fisik dan psikologis terhadap stresor.
Faktor Risiko dan Luaran Klinis Hiperglikemia pada Anak dengan Leukemia Limfoblastik Akut Selama Fase Induksi Kemoterapi: Tinjauan Naratif Hartaman Putra, Hisyam; Luthfi, Mishbakhul; Ad-Dimasyqi, Naravitto; Delfina Andreza, Tasya; Djumain , Rahmadina
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 1 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss1.2319

Abstract

Hiperglikemia merupakan komplikasi metabolik yang sering terjadi selama fase induksi kemoterapi pada anak dengan Leukemia Limfoblastik Akut (LLA), yang terutama berkaitan dengan efek diabetogenik kortikosteroid dan asparaginase. Pemahaman mengenai faktor-faktor yang memengaruhinya penting untuk deteksi dini, pencegahan komplikasi, dan optimalisasi luaran terapi. Tinjauan ini merupakan narrative review yang merangkum bukti dari uji klinis dan studi observasional pada pasien anak (0–18 tahun) dengan LLA selama fase induksi. Pencarian literatur dilakukan melalui PubMed, Scopus, Ovid, Wiley, dan Google Scholar menggunakan kata kunci terkait LLA, terapi induksi, hiperglikemia, dan faktor risiko. Artikel full-text yang melaporkan kejadian atau faktor penentu hiperglikemia diikutsertakan dalam analisis. Sebanyak sembilan studi memenuhi kriteria inklusi, dengan prevalensi hiperglikemia yang dilaporkan berkisar antara 7% hingga 52%. Faktor risiko yang paling menonjol adalah usia >10 tahun, terutama pada masa pubertas akibat resistensi insulin fisiologis. Faktor lain yang turut berkontribusi meliputi overweight atau obesitas, riwayat keluarga diabetes melitus, serta Down syndrome. Faktor terkait terapi, khususnya penggunaan kortikosteroid dan native L-asparaginase, juga berhubungan dengan peningkatan risiko. Hiperglikemia dikaitkan dengan peningkatan angka infeksi dan luaran terapi yang lebih buruk. Oleh karena itu, identifikasi dini pasien berisiko tinggi serta pemantauan glukosa yang lebih ketat penting dilakukan untuk meningkatkan luaran klinis.
Peran Literasi Herbal Dalam Membentuk Perilaku Konsumen: Studi Pembelian Jamu Godok di Kedai Jampi Zarisma Mudik, Edo; Etikasari, Ria; Besan, Emma Jayanti
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 1 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss1.2323

Abstract

Penggunaan obat herbal dan jamu godok terus meningkat, tetapi keputusan pembelian konsumen sering tidak didasari pengetahuan yang memadai mengenai manfaat, keamanan, serta penggunaannya. Kondisi ini dapat menimbulkan penggunaan yang tidak tepat sehingga diperlukan pemahaman mengenai peran pengetahuan dalam mempengaruhi pembelian. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan tentang herbal dengan keputusan konsumen dalam membeli jamu godok di Kedai Jampi Zarisma. Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross sectional dan teknik accidental sampling pada 272 responden. Data diperoleh melalui kuesioner yang menilai pengetahuan herbal dan keputusan pembelian, kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Mayoritas responden adalah perempuan (61,8%), berusia 31–40 tahun (44,9%), berpendidikan SMK (39%), dan bekerja sebagai ibu rumah tangga (41,5%). Sumber informasi utama tentang jamu berasal dari keluarga (45,6%), dengan jenis jamu yang paling banyak dikonsumsi adalah jamu asam urat (26,5%). Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif sedang dan signifikan antara tingkat pengetahuan herbal dengan keputusan pembelian jamu godok (p = 0,001; r = 0,464), yang berarti semakin tinggi pengetahuan konsumen tentang herbal, semakin baik keputusan pembelian yang diambil.
Efektivitas Problem Based Learning terhadap Reflective Learning Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hafizh, Muhammad Ikhlashul; Permatasari, Tissa Octavira; Meidianawaty, Vivi
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 1 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss1.2381

Abstract

Kemampuan refleksi diri berperan penting dalam membantu mahasiswa menilai dan mengembangkan proses belajar secara berkelanjutan. Model pembelajaran problem based learning mendorong kolaborasi melalui diskusi kelompok sehingga mahasiswa aktif berkomunikasi dan memecahkan masalah secara sistematis. Dalam konteks ini, refleksi diri menjadi bagian penting agar mahasiswa mampu mengidentifikasi capaian pembelajaran yang sudah baik serta aspek yang masih perlu diperbaiki. Penelitian ini bertujuan menilai efektivitas problem based learning terhadap reflective learning mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati. Penelitian berjenis analitik dengan pendekatan bivariat ini melibatkan 262 mahasiswa yang dipilih melalui stratified random sampling. Data primer dikumpulkan menggunakan instrumen untuk mengukur efektivitas PBL dan tingkat refleksi diri. Hasil menunjukkan sebagian besar mahasiswa berada pada kategori efektivitas PBL tinggi sebesar 66,4 % dan sedang sebesar 33,6%. Tingkat refleksi diri paling banyak berada pada indikator cukup sebesar 48,5 persen, diikuti indikator maksimal 35,5 %, sebagian 13 %, dan terbatas 3,1 %. Penelitian ini membuktikan adanya hubungan bermakna antara efektivitas PBL dan reflective learning dengan kekuatan hubungan lemah dan arah positif.
Analisis Faktor Internal Yang Berhubungan Dengan Pencegahan Risiko Kecelakaan Kerja Pekerja Perusahaan UPT Balai Yasa Surabaya Ibrahim, Luthfi Maulana; Astuti, Dwi
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 1 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss1.2382

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan faktor internal pekerja dengan upaya pencegahan risiko kecelakaan kerja di UPT Balai Yasa Surabaya. Faktor internal yang dikaji meliputi tingkat pendidikan, usia, pengetahuan K3, pengalaman kerja, dan motivasi kerja. Desain penelitian kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dan sampel 158 pekerja lapangan yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara faktor internal dan upaya pencegahan risiko kecelakaan kerja (p > 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa perilaku pencegahan lebih dipengaruhi oleh sistem manajemen K3, budaya keselamatan, pengawasan, serta penerapan SOP dan penggunaan APD yang ketat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan sistem dan budaya K3 perlu terus dipertahankan untuk menjaga keselamatan kerja.
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Calon Pengantin dalam Melaksanakan Imunisasi TT di Puskesmas Driyorejo Aushaf, Nasywa Fitria; Setyowati, Dewi; Umiastuti, Pirlina; Anis, Wahyul
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 1 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss1.2396

Abstract

Tetanus Toxoid (TT) immunization in the bride-to-be is an important effort to prevent tetanus in mothers and babies. However, TT immunization coverage at WUS in Gresik Regency in 2023 is only 83.2%, still below the target of 90%. This condition is influenced by various factors. This study was conducted with the aim of analyzing factors related to the compliance of the bride-to-be in carrying out TT immunization in the working area of the Driyorejo Gresik Health Center. The method used was observational with a cross sectional design. The number of respondents was 64 brides-to-be who met the inclusion criteria, namely aged 15-49 years and visited the Driyorejo Gresik Health Center in the period of June-August 2025. Data analysis uses chi-square test and fisher exact test if they do not meet the requirements of chi square test. The results of the bivariate analysis of the knowledge level p=0.348, the support of the prospective husband p=0.021, work p=0.322, the role of health workers p=0.014, and the attitude of p=0.081 towards the compliance of the bride-to-be in carrying out the completeness of TT immunization. Based on these results, there is a significant relationship between the support factor of the prospective husband and the role of health workers on the compliance of the bride-to-be in carrying out TT immunization. There was no significant relationship between knowledge, work, and attitude factors towards the bride-to-be's compliance in carrying out TT immunization at the Driyorejo Gresik Health Center.
Perbandingan Kejadian Pneumonia Gram Negatif pada Lansia dan Dewasa Muda Rawat Inap di RSUD dr. Saiful Anwar: Studi Cross-Sectional Ramadhan, Andhika Firnanda; Sutandhio, Silvia; Darmadi, Epriyanto Tri; Wihanto, Laura; Tanudjaja, George Nicolaus
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 1 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss1.2397

Abstract

Pneumonia menjadi masalah kesehatan yang serius pada kelompok usia lanjut karena berkontribusi besar terhadap angka kesakitan dan kematian di rumah sakit. Lansia memiliki risiko lebih tinggi mengalami infeksi saluran pernapasan akibat penurunan fungsi sistem imun, berkurangnya elastisitas paru, serta adanya penyakit penyerta. Kondisi ini membuat respon tubuh terhadap infeksi menjadi lebih lemah. Kasus pneumonia akibat bakteri Gram negatif seperti Klebsiella pneumoniae, Pseudomonas aeruginosa, dan Escherichia coli semakin sering ditemukan dan memiliki tingkat resistensi antibiotik yang tinggi sehingga menyulitkan penatalaksanaan klinis. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan usia lanjut dengan kejadian pneumonia yang disebabkan oleh bakteri Gram negatif di RSUD dr. Saiful Anwar Malang. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang dan memanfaatkan data sekunder rekam medis pasien pneumonia periode Januari 2023 hingga Mei 2024. Sebanyak 74 pasien memenuhi kriteria dan dibagi menjadi kelompok dewasa muda usia 19 sampai 59 tahun serta kelompok lanjut usia usia 60 tahun ke atas. Hasil analisis menunjukkan proporsi pneumonia Gram negatif jauh lebih tinggi pada kelompok lansia dibandingkan dewasa muda dengan Uji Chi-Square menunjukkan hubungan yang bermakna secara statistik p = 0.000 (p <0.05) dengan nilai odds ratio yang tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa usia lanjut merupakan faktor risiko penting terhadap pneumonia Gram negatif dan menegaskan perlunya pencegahan infeksi serta penggunaan antibiotik yang rasional pada pasien lansia di rumah sakit.
Hubungan Konsumsi Makanan Tinggi Purin dan Kebiasaan Minum Teh terhadap Kadar Asam Urat Pada Lansia Mustafa, Cintya Bella; Adi, Omry Tri Asmara
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 1 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss1.2403

Abstract

Hiperurisemia merupakan kondisi peningkatan kadar asam urat dalam darah yang sering terjadi pada lansia dan dapat dipengaruhi oleh faktor diet. Konsumsi makanan tinggi purin dapat meningkatkan produksi asam urat dalam tubuh. Selain itu, teh mengandung polifenol yang diduga dapat memengaruhi metabolisme purin dan pembentukan asam urat. Namun, hasil penelitian sebelumnya mengenai hubungan konsumsi teh dengan kadar asam urat masih menunjukkan hasil yang tidak konsisten. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan konsumsi purin dan kebiasaan minum teh dengan kadar asam urat pada lansia di Desa Triyagan, Sukoharjo. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Subjek penelitian berjumlah 18 lansia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling karena keterbatasan populasi yang memenuhi kriteria inklusi. Konsumsi purin dinilai menggunakan Food Frequency Questionnaire (FFQ), sedangkan kebiasaan minum teh diukur menggunakan kuesioner frekuensi konsumsi. Pemeriksaan kadar asam urat dilakukan dengan metode enzimatik di laboratorium. Analisis data dilakukan menggunakan uji One-Way ANOVA dengan tingkat signifikansi 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi purin berhubungan signifikan dengan kadar asam urat (p = 0,003), sedangkan kebiasaan minum teh tidak menunjukkan hubungan yang bermakna dengan kadar asam urat (p = 0,260). Dengan demikian, konsumsi purin berhubungan dengan peningkatan kadar asam urat pada lansia, sementara kebiasaan minum teh tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan.
Pengaruh Terapi Latihan Postur dan Mobilisasi Shoulder Girdle pada Kemampuan Fungsional Tangan Anak Cerebral Palsy Abdullah, Khabib; Swandari, Atik; Wijaya, Aji Sukma; Salsabiila, Shabrina Sahla
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 1 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss1.2413

Abstract

Cerebral palsy (CP) spastik diplegia ditandai dengan gangguan motorik dominan pada ekstremitas bawah, namun sering kali disertai penurunan kemampuan fungsional tangan akibat ketidakstabilan postur dan kontrol shoulder girdle yang buruk. Stabilitas postur merupakan prasyarat mutlak untuk mobilitas tangan dan kaki yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kombinasi terapi latihan postur dan mobilisasi shoulder girdle terhadap peningkatan kemampuan fungsional tangan pada anak CP spastik diplegia usia 3-5 tahun. Penelitian ini menggunakan desain one group pre-test and post-test. Sampel terdiri dari 12 anak CP spastik diplegia (8 laki-laki dan 4 perempuan) di YPCP Surabaya 4,2±0,9 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Intervensi dilakukan selama 8 minggu dengan frekuensi 3 kali seminggu. Instrumen pengukuran fungsional tangan menggunakan Melbourne Assessment 2 (MA2). Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji inferensial paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rerata skor fungsional tangan MA2 dari 5,2 (pre-test) menjadi 7,6 (post-test) atau meningkat 46%. Uji paired t-test menunjukkan nilai signifikan p<0,001. Kesimpulan: terapi latihan postur dan mobilisasi shoulder girdle meningkatkan kemampuan fungsional tangan pada anak CP spastik diplegia.
Faktor yang Berhubungan dengan Keputusan Memulai Hemodialisis pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Tahap Akhir Lubis, Vidi Mayumi Anggita; Bayhakki, Bayhakki; Arneliwati, Arneliwati
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 1 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss1.2414

Abstract

Keputusan memulai hemodialisis sangat penting untuk mengurangi morbiditas dan mortalitas pasien, namun dipengaruhi oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor-faktor yang berhubungan dengan pengambilan keputusan pasien gagal ginjal kronik tahap akhir dalam memulai terapi hemodialisis. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan studi retrospektif yang dilaksanakan di RSUD Arifin Achmad pada 75 pasien yang menjalani terapi hemodialisis, dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia >46 tahun (58,7%), berjenis kelamin laki-laki (52,0%), berpendidikan tinggi (60,0%), tidak bekerja (52,0%), dan memiliki asuransi kesehatan (98,7%). Sebagian besar responden memiliki dukungan sosial yang baik (77,3%), self-efficacy tinggi (70,7%), pengetahuan baik (53,3%), serta tidak menunda dalam memulai terapi hemodialisis (69,3%). Berdasarkan hasil uji chi-square, terdapat hubungan antara usia (p value = 0,011), dukungan sosial (p value = 0,002), self-efficacy (p value = 0,000), dan pengetahuan (p value = 0,001) dengan pengambilan keputusan dalam memulai terapi hemodialisis. Sementara itu, tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin (p value = 0,464), tingkat pendidikan (p value = 0,240), pekerjaan (p value = 1,000), dan kepemilikan asuransi (p value = 1,000) dengan pengambilan keputusan dalam memulai terapi hemodialisis. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial, self-efficacy, dan pengetahuan yang tinggi meningkatkan kemungkinan pasien mengambil keputusan untuk memulai terapi hemodialisis secara tepat waktu. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya peran tenaga kesehatan dalam meningkatkan edukasi, memperkuat dukungan sosial, serta membangun self-efficacy pasien guna mencegah keterlambatan memulai terapi hemodialisis.