cover
Contact Name
Muh. Nasir
Contact Email
perahubima@gmail.com
Phone
+6285253506723
Journal Mail Official
perahubima@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pemuda No. 65 RT.003 RW.001 Kel. Penataoi Kec. Mpunda, Kota Bima, NTB
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
ISSN : 28305744     EISSN : 28305558     DOI : https://doi.org/10.55784/jkj
Core Subject : Health,
JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa, merupakan jurnal open source, dengan fokus pada rumpun ilmu kesehatan termasuk ranah preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif yang menerbitkan artikel hasil penelitian asli maupun artikel hasil tinjauan pustaka, mencakup: Penelitian medis dan klinis, Penelitian kesehatan masyarakat (manajemen dan kebijakan kesehatan, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, epidemiologi, maupun kesehatan lingkungan dan kesehatan kerja), Penelitian manajemen kebidanan atau yang terkait dengan kebijakan maupun upaya preventif dan promotif, Penelitian manajemen keperawatan atau yang terkait dengan keperawatan lingkungan dengan upaya promosi kesehatan. Terbit dua kali setahun yaitu Juni dan Desember
Articles 353 Documents
Analisis Pelaksanaan Supervisi Klinis Pada Kebijakan Pembatasan Keterlibatan PPDS Level 1 Di RS X Medan Hasibuan, Rapotan; Pulungan, Dea Rizka Ananda; Syahfitri, Dewi; Adelia, Difa; Hasibuan, Ayu Cahaya; Salsabila, Rizka Fauziah
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2143

Abstract

The involvement of early-stage students (Level 1 PPDS) in emergency services often creates a dilemma between the need for learning and the demands of service efficiency. Therefore, a teaching hospital (RS X) implemented a policy limiting the involvement of Level 1 PPDS in the Emergency Department (ER) to maintain patient safety and service quality. This study aims to examine the implementation of this policy and its impact on the clinical learning process and the workload of medical personnel. The method used was qualitative descriptive through in-depth interviews and observations with the Head of the Emergency Department (UFP), Head of the ER, DPJP, and PPDS. Data were analyzed thematically to identify patterns in the experiences and perspectives of the informants. The results showed that this policy increased the effectiveness and safety of services, but also limited direct practical experience for Level 1 PPDS and increased the supervisory burden for senior PPDS and DPJP. Nevertheless, the implementation of the principle of staged responsibility and close supervision still supported safe and directed clinical learning. Overall, this policy is considered effective in maintaining a balance between service and education, although it needs to be balanced with strengthening the supervision system and simulation-based learning to maintain the quality of clinical education.
Gambaran Mekanisme Koping Pada Pasien Kanker Serviks yang Menjalani Kemoterapi Di Ruang Tulip dan Poli Seruni Kanker Terpadu RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Ardi, Skolastika Sekarningrum Tri; Huda, Nurul; Rustam, Musfardi
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2145

Abstract

Background: Cervical cancer is one of the most common cancers affecting women in Indonesia, including in Riau Province. Chemotherapy is one of the main treatment options. Chemotherapy not only has physical effects, but also causes stress and psychological disorders that affect patients' coping mechanisms. Objective: To determine the coping mechanisms of cervical cancer patients undergoing chemotherapy at Arifin Achmad Regional General Hospital in Pekanbaru. Method: This study used a quantitative approach with a descriptive design. The sample consisted of 60 respondents selected using purposive sampling. The instrument used was the Brief COPE questionnaire to assess the coping strategies used by patients. Results: The results showed that the majority of cervical cancer patients undergoing chemotherapy tended to use problem-focused coping mechanisms (93.3%), including active coping, religious approaches, and emotional support. A small number of respondents also showed emotion-focused coping mechanisms (6.7%), including distraction and denial. Conclusion: Cervical cancer patients tend to develop problem-focused coping strategies in dealing with the physical and psychological side effects of chemotherapy. Keywords: Cervical cancer, Chemotherapy, Coping, Brief-COPE
Analisis Spasial Keluarga Risiko Stunting Berdasarkan Jamban Tidak Layak dan PUS 4T di Dinas PPKB Kota Binjai Tahun 2024 Suraya, Rani; Salsabila, Assyifa Azzahra; Putri, Dinda Natasya; Khoirunnisa, Khoirunnisa; Assyifa, Rumaisha; Rambe, Siska Rahmadani
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2149

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak terhadap kualitas sumber daya manusia. Kota Binjai masih menghadapi tantangan keluarga risiko stunting meskipun berbagai program telah dijalankan oleh Dinas PPKB. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola spasial distribusi keluarga berisiko stunting di Kota Binjai serta hubungannya dengan faktor lingkungan dan kesehatan reproduksi. Penelitian menggunakan desain cross sectional berbasis pendekatan ekologi dengan data sekunder tahun 2024 yang diperoleh dari Dinas PPKB Kota Binjai. Analisis data pada penelitian ini menggunakan Metode Moran’s Index dan Local Indicators of Spatial Association (LISA) dengan uji statistik pada program GeoDa. Hasil menunjukkan bahwa risiko stunting tertinggi terdapat di Kecamatan Binjai Utara dan Binjai Selatan, sedangkan Binjai Kota memiliki risiko terendah. Nilai Global Moran’s I untuk seluruh variabel bernilai negatif dengan p-value > 0,05, menandakan tidak adanya autokorelasi spasial yang signifikan dan pola penyebaran yang cenderung acak. Kesimpulannya, distribusi keluarga berisiko stunting di Kota Binjai bersifat heterogen tanpa pola pengelompokan yang signifikan. Diharapkan kepada  pengambil kebijakan untuk mengambil tindakan yang tepat untuk memperbaiki kualitas  kesehatan dan lingkungan berdasarkan pola persebaran kasus keluarga risiko stunting di Kota Binjai.
Pengaruh Video Clay Art Therapy Terhadap Pengetahuan Caregiver Tentang Terapi Rekreasi Untuk Pemulihan Pasien Pasca Stroke Lathifah, Putri Nur; Ramdani, Meida Laely; Supriyadi, Supriyadi; Suparti, Sri
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2158

Abstract

Keluarga sebagai caregiver memiliki peran penting untuk mendampingi dan memelihara kesehatan bagi keluarga yang menderita suatu penyakit, termasuk pada pasien pasca stroke. Keluarga dapat memberikan dukungan fisik dan emosional selama proses pemulihan. Salah satu dukungan yang dapat digunakan untuk rehabilitasi pasien stroke adalah menggunakan terapi clay sebagai terapi rekreasi. Dengan adanya dukungan yang baik dapat meminimalkan kecacatan dan ketergantungan terhadap orang lain akibat adanya proses imajinasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh video edukasi clay art therapy terhadap tingkat pengetahuan family caregiver tentang terapi rekreasi untuk mendukung pemulihan pasien pasca stroke. Metode yang digunakan melalui penelitian kuantitatif dengan pendekatan pre-eksperimental one group pre-posttest design. Teknik sampling yang digunakan adalah non-probability sampling dengan pendekatan accidental sampling dan 62 caregiver sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan dengan mengisi pre-post test setelah dilakukan penayangan satu kali video edukasi clay art therapy. Analisis data menggunakan bivariat dengan hasil Z hitung = -6.304 dan nilai Sig = 0.000. Hasil uji statistik didapatkan adanya pengaruh video clay art therapy pada pengetahuan caregiver dengan p-value 0,001 < 0,005 yang berarti terdapat peningkatan skor pengetahuan. Kesimpulan terdapat pengaruh yang lemah namun pasti dengan selisih 1.58 pada pemberian video edukasi clay art therapy terhadap tingkat pengetahuan family caregiver tentang terapi rekreasi, sehingga terapi clay dapat menjadi referensi untuk mendukung pemulihan pasien pasca stroke.
Faktor Determinan Maternal Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Usia 2–5 Tahun Di Kabupaten Kediri Nurcahyanti, Febrina Dwi; Astuti, Trihaningsih Puji
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2168

Abstract

This study aimed to identify maternal factors associated with stunting among children aged 2 to 5 years in Kediri Regency. The study used an analytical observational design with a case–control approach involving a population of 145 children and a sample of 106 respondents selected through purposive sampling. The research variables included maternal education, family income, childcare practices, maternal nutritional status during pregnancy, and low birth weight (LBW). Data were collected using questionnaires and medical record review, and analyzed through univariate analysis, Chi-square tests for bivariate analysis, and logistic regression for multivariate modelling. The results showed that childcare practices, maternal education, LBW, and maternal nutritional status during pregnancy were significantly associated with stunting in the bivariate analysis. However, only LBW remained a significant determinant in the multivariate model, with children who had a history of LBW being 8.56 times more likely to experience stunting than those with normal birth weight. This study concludes that LBW is the dominant maternal-related factor influencing stunting among children in Kediri Regency. Strengthening maternal nutrition, improving the quality of antenatal care, and ensuring optimal management of LBW infants are essential strategies to reduce the risk of stunting. Keywords: Child, Low Birth Weight, Maternal Factors, Stunting
Perbandingan Benefit Cost Analysis Laboratorium Dengan Metode KSO Reagen Rental dan Cost per Reportable Result Shinta Dewi, Viola; Astiena, Adila Kasni; Semiarty, Rima; Yurniwati, Yurniwati; Yulia, Dwi; Putra, Abdi Setia
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2171

Abstract

Healthcare financing is the foundation of sustainable hospital services, including laboratory units that have high needs for equipment, reagents, and maintenance. Inefficient financing can hinder service quality and reduce the hospital's capacity to meet patient needs. Dr. M. Djamil Padang General Hospital, as a national referral hospital, faces these challenges, particularly in hematology testing, which dominates the laboratory service load. Although the number of tests decreased in 2024, laboratory costs actually increased beyond the budget ceiling, forcing a change in the financing method from CPRR back to Reagent Rental Operational Cooperation. This condition emphasizes the need for a comprehensive evaluation of the laboratory financing scheme through Benefit Cost Analysis to determine the most efficient and sustainable method. Methods: This study used a mixed method approach with a sequential explanatory strategy to analyze the financing of hematology laboratory tests. Quantitative research was conducted through benefit and cost analysis. The qualitative approach was conducted through in-depth interviews with informants from various hospital units. Results: The monetary benefit of the reagent rental KSO was Rp12.903.315.976 and the CPRR was Rp12.229.845.066. The total cost of the reagent rental KSO was Rpp2.485.694.024,- and the CPRR was Rp3.159.164.934. The Benefit Cost Ratio for the KSO reagent rental is 4.44, while that for the CPRR is 3.84. The selection of a laboratory operational cooperation model is not only a matter of cost efficiency but also considers the clinical context, internal capacity, and long-term strategy of the hospital. All informants felt that both the reagent rental KSO and the CPRR KSO had their own advantages and disadvantages, and in choosing a KSO, they looked more at its use and the hospital's current financial condition. Conclusion: Both KSO models are feasible because they generate positive NPV and BCR > 1. Financially, KSO Reagen Rental is more profitable than KSO CPRR
Hubungan Pola Makan Dengan Kadar Asam Urat Pada Lansia Di Puskesmas Pati 1 Putri, Dwi Dyah; Hartinah, Dewi; Kartikasari, Fitriana
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2180

Abstract

Hiperurisemia atau peningkatan kadar asam urat pada lansia merupakan masalah kesehatan serius yang berdampak pada kualitas hidup dan komplikasi sistemik. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pola makan dengan kadar asam urat pada lansia di Puskesmas Pati 1. Desain penelitian ini adalah analisis korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Populasi berjumlah 38 lansia penderita asam urat, sampel 35 responden dipilih melalui total sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) dan alat pengukur Easy Touch GCU. Analisis data menggunakan uji univariat dan bivariat dengan korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan 60% responden memiliki pola makan tidak baik dan 62,9% mengalami kadar asam urat tinggi. Uji Spearman Rank menghasilkan p-value 0,000 dengan koefisien korelasi r = 0,941, menunjukkan hubungan sangat kuat dan signifikan antara pola makan dengan kadar asam urat. Kesimpulannya, modifikasi pola makan merupakan strategi fundamental dalam pencegahan dan pengelolaan hiperurisemia pada lansia.
Pengalaman Lansia Dalam Pencegahan Stunting Di Keluarga Multigenerasi Di Desa Tanjung Gunung Khairunisa, Desvina; Sari, Indah Permata; Fitri, Nurwijaya; Mardiana, Nova
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2181

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan publik global yang mempengaruhi 148 juta anak di bawah lima tahun. Indonesia mencatat prevalensi 21,6% pada 2022, dengan Desa Tanjung Gunung menunjukkan 24 kasus pada 2025. Lansia memiliki potensi signifikan dalam pencegahan stunting melalui pengasuhan cucu, namun penelitian mendalam tentang pengalaman mereka masih terbatas. Metode yang digunakan adalah metode Penelitian kualitatif dengan desain fenomenologi melibatkan enam partisipan (tiga lansia dan tiga anggota keluarga) melalui wawancara semi-terstruktur. Analisis data menggunakan metode tematik Braun dan Clarke dengan triangulasi sumber untuk validasi kredibilitas. Hasilnya Ditemukan enam tema utama: (1) pengetahuan lansia tentang stunting terbatas namun dipengaruhi pengalaman pribadi, (2) lansia berperan aktif dalam pengasuhan melalui penyediaan makanan bergizi dan kebersihan, (3) sikap lansia menunjukkan kepedulian meskipun pemahaman belum optimal, (4) budaya lokal berpengaruh signifikan terhadap praktik pengasuhan, (5) pola asuh lansia terstruktur dan konsisten, dan (6) dukungan lingkungan positif mendukung peran mereka. Lansia memiliki potensi besar dalam pencegahan stunting melalui praktik pengasuhan sehari-hari. Pendekatan edukasi berbasis komunitas yang menghormati nilai budaya lokal diperlukan untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan lansia dalam mendukung tumbuh kembang anak optimal.
Legal Authority and Protection for Anesthesia Practitioners Working Without Direct Anesthesiologist Supervision in Indonesian Hospitals Negoro, Widigdo Rekso
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2187

Abstract

This study analyzes the legal authority and protection of anesthesia practitioners (penata anestesi) who provide services in hospitals without direct supervision from anesthesiologists. The issue arises from the gap between legal norms and healthcare conditions in Indonesia, particularly the unequal distribution of anesthesiologists, which creates legal challenges for practitioners in underserved regions. This research aims to assess the alignment between existing legal frameworks and actual clinical practices and to propose regulatory adjustments that strengthen legal certainty and professional protection. Using a normative juridical approach with a descriptive-analytical method, the study reviews statutory regulations, legal doctrines, and relevant literature. Qualitative analysis was conducted to examine the relationship between legal provisions and the realities of anesthesia practice. The findings show that Minister of Health Regulation No. 18 of 2016 remains restrictive and does not accommodate the limited availability of anesthesiologists. In emergencies, anesthesia practitioners may perform tasks beyond their formal authority, exposing them to potential legal liabilities. The mismatch between legal norms and practical needs results in insufficient legal protection and uncertainty in practice. This study highlights the need for adaptive, competence-based, and patient-safety-oriented regulatory reform.
Pengaruh Edukasi Media Poster Terhadap Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Mengenai STBM Di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Senembah Indriani, Fatma; Ramadhanu, Suhada; Tarigan, David Brando Pratama; Daulay, Rangga Muriansyah; Zaki, Ahmad; Gunawan, Muhammad Khair; Aulia, Rizky Gunadi
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2196

Abstract

Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan pendekatan strategis dalam meningkatkan kesehatan lingkungan melalui perubahan perilaku masyarakat. Namun, masih banyak wilayah di Indonesia yang belum sepenuhnya memahami dan menerapkan lima pilar STBM secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi menggunakan media poster terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai STBM di wilayah kerja Puskesmas Bandar Senembah. Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan desain one group pre-test and post-test. Penelitian pra-eksperimen dengan desain one group pre-test and post-test ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi menggunakan media poster terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di wilayah kerja Puskesmas Bandar Senembah.  yang melibatkan 52 responden menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Penelitian melibatkan 52 responden yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner tertutup yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dengan pengukuran pengetahuan dinyatakan secara konsisten dalam skor pengetahuan. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 4,02 pada pre-test menjadi 8,98 pada post-test, dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Hasil ini membuktikan bahwa edukasi melalui media poster efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang STBM. Media poster berperan sebagai sarana visual yang membantu penyampaian informasi secara jelas dan mudah dipahami, sehingga mendukung peningkatan pemahaman masyarakat terhadap lima pilar STBM dan penguatan upaya promosi kesehatan lingkungan.