cover
Contact Name
Baiq
Contact Email
jmet.inlic@gmail.com
Phone
+6282188150380
Journal Mail Official
jmet.inlic@gmail.com
Editorial Address
Jl. Buldozer Kompleks PU Malengkeri Kota Makassar
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Manajemen dan Ekonomi Terapan
ISSN : -     EISSN : 29868327     DOI : 10.35914
Core Subject : Economy, Science,
Jurnal Manajemen dan Ekonomi Terapan merupakan jurnal yang dikelola oleh Yayasan Insan Literasi Cendekia (INLIC) Indonesia. Jurnal ini akan memuat hasil penelitian mutakhir (paling lama 2 tahun yang lalu) pada bidang Ekonomi, Management, Akuntansi dan bidang-bidang lain yang terapannya sangat berhubungan dengan bidang ekonomi. Penelitian tersebut harus memenuhi syarat ilmiah baik yang dilakukan oleh individu dosen, dosen secara berkelompok maupun dosen berkolaborasi dengan mahasiswa bimbingannya.
Articles 47 Documents
PENGARUH KOMPETENSI, BUDAYA KERJA DAN TAMBAHAN PENGHASILAN PEGAWAI TERHADAP KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA DI DINAS SOSIAL PROVINSI SULAWESI SELATAN Nizar, Andi Muhammad; Daga, Rosnaini; Mujahid
Jurnal Manajemen dan Ekonomi Terapan Vol. 3 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Yayasan Insan Literasi Cendekia (INLIC) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jmet.v3i2.324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kompetensi terhadap kinerja ASN di Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan, pengaruh budaya kerja terhadap kinerja ASN di Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan dan pengaruh tambahan penghasilan pegawai terhadap kinerja ASN di Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan serta pengaruh kompetensi, budaya kerja dan tambahan penghasilan pegawai secara simultan terhadap kinerja ASN di Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian dilaksanakan di kantor Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan Jl. Andi Pangerang Pettarani No. 59 Makassar, dengan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 Orang. Analisis data menggunakan analisis deksriptif kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga variabel independen Kompetensi (X1), Budaya Kerja (X2), Tambahan Penghasilan Pegawai (X3) memiliki arah pengaruh positif terhadap variabel dependen Kinerja Aparatur Sipil Negara (Y). Dimana persamaan adalah Y = 2,144 + 0,607 X1 + 0,311 X2 + 0,69 X3. Hasil Uji Statistik, variabel Kompetensi (X1) adalah 5,376, variabel Budaya Kerja (X2) adalah 3,081, variabel Tambahan Penghasilan Pegawai (X3) adalah 1,187 nilai Ttabel adalah 1,661. Tingkat signifikansi < 0,05, sedangkan variabel Tambahan Penghasilan Pegawai (X3) tingkat signifikan > 0,05, maka dapat diketahui bahwa Kompetensi (X1), Budaya Kerja (X2), secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Aparatur Sipil Negara (Y), tetapi Tambahan Penghasilan Pegawai (X3) secara parsial berpengaruh positif, tetapi tidak signifikan terhadap Kinerja Aparatur Sipil Negara (Y). Secara Simultan, signifikansi 0,000 < 0,05 dengan nilai Fhitung adalah 41,392. Dengan demikian Fhitung > Ftabel (41,392 > 2,70), artinya Kompetensi (X1), Budaya Kerja (X2), Tambahan Penghasilan Pegawai (X3) berpengaruh signifikan secara simultan terhadap Kinerja Aparatur Sipil Negara (Y) di Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan.
MANAJEMEN RISIKO PENANGANAN ORANG TERLANTAR OLEH APARATUR SIPIL NEGARA PADA DINAS SOSIAL PROVINSI SULAWESI SELATAN Cakra Manggala Daeng Rewa; Suyuthi, Nurmadahi Fitri; Abdul Majid Bakri
Jurnal Manajemen dan Ekonomi Terapan Vol. 4 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Insan Literasi Cendekia (INLIC) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jmet.v4i1.332

Abstract

Penanganan orang terlantar merupakan salah satu bentuk pelayanan sosial yang memiliki tingkat kompleksitas dan risiko kerja yang tinggi, khususnya bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai pelaksana kebijakan di daerah. Berbagai risiko dapat muncul dalam setiap tahapan penanganan, mulai dari penjangkauan, asesmen, pemulangan, hingga rehabilitasi sosial. Oleh karena itu, penerapan manajemen risiko menjadi instrumen penting untuk menjamin efektivitas, akuntabilitas, serta keberlanjutan pelayanan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dan penerapan manajemen risiko dalam penanganan orang terlantar oleh ASN pada Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap ASN yang terlibat langsung dalam penanganan orang terlantar. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep manajemen risiko telah dipahami secara umum oleh ASN, namun penerapannya belum sepenuhnya terstruktur dan terintegrasi dalam setiap tahapan penanganan orang terlantar. Risiko operasional, administratif, dan keselamatan kerja masih menjadi tantangan utama yang dihadapi ASN, terutama akibat keterbatasan sumber daya, belum optimalnya prosedur operasional berbasis risiko, serta rendahnya budaya sadar risiko. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan manajemen risiko melalui peningkatan kompetensi ASN, dukungan kepemimpinan, dan integrasi dengan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) sangat diperlukan guna meningkatkan efektivitas penanganan orang terlantar di Provinsi Sulawesi Selatan.
PENGARUH MANAJEMEN PROGRAM KELUARGA HARAPAN, KAPASITAS PENDIDIKAN KEPALA KELUARGA, DAN AKSES LAYANAN TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA KELUARGA PENERIMA MANFAAT DI KOTA MAKASSAR Rachmah, Kismuh; Mujahid; Nurmadhani Fitri Suyuthi
Jurnal Manajemen dan Ekonomi Terapan Vol. 4 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Insan Literasi Cendekia (INLIC) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jmet.v4i1.333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Manajemen Program Keluarga Harapan, kapasitas pendidikan kepala keluarga, dan akses layanan terhadap pembangunan manusia pada keluarga penerima manfaat di Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan analisis regresi linear berganda untuk menguji pengaruh masing-masing variabel secara terpisah maupun secara bersamaan terhadap indeks pembangunan manusia. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan di Kota Makassar dan dianalisis menggunakan program statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara terpisah Manajemen Program Keluarga Harapan, kapasitas pendidikan kepala keluarga, dan akses layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembangunan manusia. Secara bersamaan, ketiga faktor tersebut juga memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pembangunan manusia pada keluarga penerima manfaat. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas hidup keluarga tidak hanya bergantung pada satu faktor, tetapi membutuhkan sinergi antara Manajemen Program Keluarga Harapan, kemampuan kepala keluarga dalam mengambil keputusan, dan ketersediaan layanan publik yang memadai.
PENGARUH MOTIVASI DAN DISIPLIN KERJA APARATUR SIPIL NEGARA TERHADAP EFISIENSI ANGGARAN PADA DINAS SOSIAL PROVINSI SULAWESI SELATAN Mas’oud, Nurfitra Indriani; Mujahid; Suyuthi, Nurmadhani Fitri
Jurnal Manajemen dan Ekonomi Terapan Vol. 4 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Insan Literasi Cendekia (INLIC) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jmet.v4i1.334

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh motivasi dan disiplin kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap efisiensi anggaran pada Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 280 ASN pada Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan. Sampel ditentukan sebanyak 74 responden menggunakan rumus Slovin pada tingkat kesalahan 10%. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling agar setiap anggota populasi memiliki kesempatan yang sama untuk dipilih. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner serta didukung studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda. Hasil uji parsial menunjukkan bahwa motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap efisiensi anggaran. Disiplin kerja ASN juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap efisiensi anggaran. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi motivasi dan disiplin kerja ASN, maka semakin meningkat efisiensi anggaran yang dicapai. Hal tersebut mengindikasikan bahwa perilaku kerja aparatur memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan pengelolaan anggaran. Secara simultan, motivasi dan disiplin kerja ASN berpengaruh positif dan signifikan terhadap efisiensi anggaran. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,904 menunjukkan bahwa motivasi dan disiplin kerja mampu menjelaskan efisiensi anggaran sebesar 90,4%. Dengan demikian, efisiensi anggaran sangat ditentukan oleh tingkat motivasi dan kedisiplinan ASN dalam menjalankan program dan kegiatan. Faktor lain di luar model penelitian hanya memberikan kontribusi yang terbatas. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan motivasi dan disiplin kerja untuk mendorong efisiensi anggaran.
PENGARUH EFISIENSI ANGGARAN DAN SUMBER DAYA TERHADAP KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA DALAM PELAYANAN PUBLIK PADA DINAS SOSIAL PROVINSI SULAWESI SELATAN Putri, Andi Arieska Dwii; Mujahid; Nurmadhani Fitri Suyuthi
Jurnal Manajemen dan Ekonomi Terapan Vol. 4 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Insan Literasi Cendekia (INLIC) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jmet.v4i1.335

Abstract

Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 107 orang anggota Tagana sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efisiensi anggaran dan sumber daya terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pelayanan publik pada Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap ASN Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial 1) efisiensi anggaran tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja ASN dalam pelayanan publik, sedangkan 2) sumber daya berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja ASN. Secara simultan 3) efisiensi anggaran dan sumber daya berpengaruh signifikan terhadap kinerja ASN dalam pelayanan publik. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa kinerja ASN dalam pelayanan publik sebagian besar dapat dijelaskan oleh efisiensi anggaran dan sumber daya, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Hasil ini menegaskan bahwa kinerja ASN di Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan sangat dipengaruhi oleh optimalisasi sumber daya yang dimiliki, terutama sumber daya manusia dan sarana pendukung, meskipun berada dalam kondisi keterbatasan anggaran.
PENGARUH KOLABORASI DAN KINERJA TARUNA SIAGA BENCANA (TAGANA) TERHADAP EFEKTIVITAS PENANGANAN BENCANA DI DINAS SOSIAL PROVINSI SULAWESI SELATAN Putri, Andi Arieski Tri; Mujahid; Daga, Rosnaini
Jurnal Manajemen dan Ekonomi Terapan Vol. 4 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Insan Literasi Cendekia (INLIC) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jmet.v4i1.336

Abstract

Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 107 orang anggota Tagana sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kolaborasi terhadap efektivitas penanganan bencana di Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan, Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kinerja Tagana terhadap efektivitas penanganan bencana di Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan. Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kolaborasi dan kinerja Tagana terhadap efektivitas penanganan bencana di Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial 1) kolaborasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas penanganan bencana, sedangkan 2) kinerja Tagana berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas penanganan bencana. Secara simultan 3) kolaborasi dan kinerja Tagana berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas penanganan bencana. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa efektivitas penanganan bencana sebagian besar dapat dijelaskan oleh kolaborasi dan kinerja Tagana, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Hasil ini menegaskan bahwa efektivitas penanganan bencana di Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan sangat ditentukan oleh kuatnya kolaborasi lintas sektor dan optimalnya kinerja Tagana sebagai pelaksana teknis di lapangan.
MANAJEMEN PERUBAHAN DALAM TRANFORMASI DIGITAL PELAYANAN LALU LINTAS OLEH KEPOLISIAN (STUDI KASUS PENERAPAN E-TLE DI KOTA MAKASSAR, PROVINSI SULAWESI SELATAN) Abdul Malik; Mujahid; Daga, Rosnaini
Jurnal Manajemen dan Ekonomi Terapan Vol. 3 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Yayasan Insan Literasi Cendekia (INLIC) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jmet.v3i2.337

Abstract

Abdul Malik. 2025. Manajemen Perubahan Dalam Tranformasi Digital Pelayanan Lalu Lintas Oleh Kepolisian: Studi Kasus Penerapan E-Tle Di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Dibimbing oleh Mujahid dan Rosnaini Daga. Penelitian ini bertujuan (1) Menganalisis proses manajemen perubahan yang diterapkan oleh kepolisian dalam pelaksanaan transformasi digital melalui sistem E-TLE di kota Makassar (2) Mengidentifikasi tantangan internal dan eksternal yang dihadapi oleh Kepolisian dalam proses perubahan menuju digitalisasi penegakan hukum lalu lintas melalui E-TLE di Kota Makassar. Dilakukan pada Kantor Ditlantas Polda Sulawesi Selatan dan Polrestabes Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Informan dalam penelitian ini adalah Kasat Lantas kota Makassar, Kanit Regident, Kanit Turjawali, Operator E-TLE, Humas Polrestabes dan tokoh masyarat pengguna jalan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya transformasi digital dalam bentuk penambahan titik kamera E-TLE pada tahun 2025 memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan jumlah pelanggaran yang terdeteksi. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, perluasan jangkauan kamera tidak hanya memperbesar volume data pelanggaran lalu lintas yang terekam, tetapi juga menunjukkan efektivitas sistem dalam menjangkau lebih banyak titik strategis di Kota Makassar. Meskipun demikian, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari tantangan yang dihadapi di lapangan. Beberapa hambatan yang muncul seperti perbedaan antara jumlah tangkapan kamera (capture) dengan data yang berhasil diverifikasi dan terkirim dalam sistem, serta faktor non-teknis berupa resistensi sebagian masyarakat yang masih belum sepenuhnya memahami mekanisme E-TLE. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa manajemen perubahan yang dilakukan oleh Polrestabes Makassar dalam transformasi digital pelayanan lalu lintas melalui E-TLE telah membawa capaian positif. Namun, kesuksesan ini masih perlu diimbangi dengan strategi adaptasi yang berkelanjutan, baik melalui peningkatan infrastruktur teknologi, penguatan koordinasi antarunit, maupun sosialisasi yang lebih masif kepada masyarakat untuk meminimalisir resistensi.