cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon, Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
ISSN : -     EISSN : 30309158     DOI : https://doi.org/10.47134/pgsd
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar ISSN 3030-9158 is a scientific journal published by Indonesian Journal Publisher. This journal publishes four issues annually in the months of November, February, May, and August. This journal only accepts original scientific research works (not a review) that have not been published by other media. The focus and scope of Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar include the understanding, development theory, the scientific concept and its application to elementary education.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2025): February" : 13 Documents clear
The Importance of Using Movies in EFL Classrooms Daraselia, Maya; Jojua, Tamar
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 2 (2025): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i2.1177

Abstract

The study explores the role of movies in the process of teaching English as a foreign language. The advantages of film-based English learning, the selection of videos and methods of working with them are strongly supported by FL teaching specialists and learners. Watching movies is not only entertainment, but it is also an effective method for teaching and learning a foreign language. Therefore it is possible to combine these two aspects---pleasure and useful teaching/learning activities. Integrating movies in Teaching/learning provides a unique opportunity to help learners immerse in a real language environment. While watching films EFL students can listen to the speech of native speakers, get familiar to different accents and intonation used across various regions where English is spoken, observe gestures and non-verbal expressions. Learners begin to understand better native speakers and eventually will be able to reproduce their speech in more accurate and natural way.Through movies it is possible to learn about the culture and customs of the countrywhere the target language is native, that promotes learners to enhance their languageskills and use them more successfully in oral and written communication.
Teachers’ Skill in Utilizing Literary Texts to Train Students’ Critical Thinking Nurhajati, Diani; Susanti, Yunik; Kencanawati, Dewi
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 2 (2025): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i2.1186

Abstract

One of dimension in Pancasila Student Profile is students have ability to think critically. Teachers can apply many strategies to train their students in order that their critical thinking develop. One of them is by utilizing literary text in teaching. This research aims to describe the skills of elementary school teachers in utilizing literary text to train critical thinking to the students. This research applies a descriptive qualitative approach in which the subjects of this research were 1 school principal, 2 teachers of grades 5 and 6, and 40 students of SDN 1 Loceret, Nganjuk. The researcher used guided interview, questionnaires, and document analysis to collect the data. The finding of the research can be described that the teachers have already used local literary text, such as poems and short stories to train critical thinking skills. They used those texts for teaching materials. However, they still had problems to develop activities that train the students to think critically. They only utilize those texts in curricular activity or during the teaching-learning in the classroom. It is recommended that teachers should utilize the local-culture based stories in co-curricular and extra-curricular.
Peran Pembelajaran Berbasis Proyek Terhadap Pengembangan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Moh Darwis; Nur Azizah; Siti Rofiqoh; Mas'odi
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 2 (2025): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i2.1212

Abstract

Pembelajaran berbasis proyek (PjBL) merupakan sebuah metode pembelajaran yang membantu siswa memperoleh kemampuan berpikir kritis di era digital 5.0. Kemampuan ini sangat penting untuk membantu siswa dalam menyelesaikan masalah berdasarkan bukti dan penyaringan dan menganalisis data. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dan bagaimana hal itu berdampak pada pendidikan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif berbasis studi literatur. Pembelajaran berbasis proyek meningkatkan kemampuan kreatif, analitis, dan evaluasi siswa. Selain itu, juga mendorong siswa untuk menemukan masalah, mengumpulkan data penting, dan membuat solusi logistik dan kreatif. Selain itu, kemampuan sosial, kerja sama, dan refleksi siswa ditingkatkan melalui teknik ini. Meskipun banyak keuntungan dari penggunaan pembelajaran berbasis proyek, namun memerlukan persiapan yang cermat, pengelolaan waktu yang baik , dan pelatihan guru yang tepat. Dengan dukungan yang memadai, pembelajaran berbasis proyek dapat menjadi strategi yang berguna untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan abad ke-21.
School Refusal pada Siswa Sekolah Dasar: Penyebab dan Gejala Putrawan, Gde
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 2 (2025): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i2.1274

Abstract

School refusal merupakan masalah belajar yang terkait dengan keengganan seseorang untuk bersekolah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif berjenis studi kasus yang membahas tentang school refusal. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan tentang gejala school refusal dan penyebab school refusal pada siswa sekolah dasar. Subjek penelitian ini yaitu seorang siswa kelas tiga sekolah dasar yang mengalami school refusal. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi dan wawancara. Sumber data penelitian ini yaitu siswa, orangtua, dan guru. Penelitian ini menemukan gejala dan penyebab school refusal yang dialami oleh subjek penelitian. Gejala-gejala school refusal yang dialami oleh subjek penelitian yaitu menolak pergi ke sekolah, berbuat tingkah laku yang tidak diharapkan, dan kurangnya kemampuan mengendalikan emosi saat berada di sekolah. Penyebab subjek mengalami school refusal yaitu pengalaman buruk saat bersekolah dan kecemasan berpisah dengan orangtua.
Pendidikan Inklusi di SDN Ciracas Jakarta Timur: Tantangan dan Implementasi di Sekolah Salma , Qorin Akhshypani; Najibah , Fairuz; Zulfadewina
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 2 (2025): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i2.1373

Abstract

Pendidikan inklusi di Sekolah Dasar Negeri Ciracas, Jakarta Timur, merupakan strategi kunci dalam pengembangan pendidikan yang bertujuan memberikan akses pendidikan yang setara bagi semua anak, termasuk anak dengan kebutuhan khusus (ABK). Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan pendidikan inklusi di sekolah tersebut, yang berupaya menghilangkan hambatan dalam proses belajar mengajar dan menciptakan lingkungan belajar yang ramah bagi semua siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi dan wawancara kepada guru, siswa, dan orang tua. Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun terdapat upaya untuk mengimplementasikan pendidikan inklusi, masih banyak tantangan yang dihadapi, termasuk kurangnya pemahaman masyarakat tentang pendidikan inklusi dan terbatasnya sarana dan prasarana. Selain itu, peran guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif sangat penting, namun masih perlu peningkatan kompetensi dalam menghadapi berbagai tantangan yang muncul dalam pengajaran siswa dengan kebutuhan khusus. Dalam rangka mengoptimalkan pendidikan inklusi, perlu adanya kolaborasi lebih lanjut antara pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk memberikan dukungan di semua lini. Implementasi kurikulum yang fleksibel dan pelatihan bagi guru juga sangat diperlukan agar semua anak, tanpa terkecuali, dapat mengembangkan potensi mereka secara maksimal dalam lingkungan sekolah yang inklusif.
Identifikasi Siswa Berkebutuhan Khusus dan Implementasi Pendidikan Inklusi di Sekolah Dasar Ujma, Fadhilatul; Dewi, Tri Buana Tungga; Zulfadewina
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 2 (2025): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i2.1374

Abstract

Pendidikan merupakan aspek fundamental dalam kehidupan manusia dan berperan penting untuk menghadirkan generasi penerus yang cerdas dan kompeten. Pendidikan inklusif menjadi salah satu pendekatan yang mendukung hak seluruh anak untuk mengemban pendidikan yang setara. Pendidikan inklusif memungkinkan anak dengan kebutuhan khusus dan anak pada umumnya belajar bersama dalam satu lingkungan tanpa adanya diskriminasi. Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis implementasi pendidikan inklusif di Sekolah Dasar dengan menggunakan metode kualitatif pendekatan deskriptif. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan inklusi belum efektif, karena keterbatasan fasilitas dan minim pelatihan guru di sekolah. Penelitian ini juga menekankan kebijakan kepala sekolah terhadap pentingnya dukungan dan sumber daya memadai untuk meningkatkan efektivitas pendidikan inklusi di sekolah.
Tantangan dalam Implementasi Pendidikan Inklusi di SDN Kramat Jati 24: Tinjauan dari Perspektif Kepala Sekolah dan Guru Damayanti, Defia; Rachmadanis, Indah; Zulfadewina
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 2 (2025): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i2.1375

Abstract

Pendidikan inklusif di sekolah dasar sangat penting untuk memastikan setiap anak, termasuk anak berkebutuhan khusus, memperoleh kesempatan yang setara dalam proses pembelajaran. Selain itu, pendidikan inklusif juga merupakan langkah krusial untuk menjamin hak setiap anak, termasuk anak berkebutuhan khusus, untuk belajar. Artikel ini membahas secara mendalam tentang bagaimana anak berkebutuhan khusus diidentifikasi di kelas I hingga VI di SDN Kramat Jati 24, serta bagaimana guru dan kepala sekolah menerapkan kebijakan inklusi dalam pembelajaran sehari-hari. Fokus utama artikel ini adalah proses identifikasi yang dilakukan oleh guru, penerapan metode pengajaran yang sesuai dengan kebutuhan khusus siswa, serta kebijakan yang diterapkan oleh manajemen sekolah untuk mendukung keberhasilan pendidikan inklusif. Artikel ini juga memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus di sekolah dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa peran kepala sekolah sangat penting dalam menyediakan dukungan kebijakan yang memadai, serta perlunya peningkatan keterampilan guru dalam mengenali dan memenuhi kebutuhan anak berkebutuhan khusus secara efektif.
Peran Pendidik dan Kebijakan Sekolah Bagi Anak Berkebutuhan Khusus Sekolah Dasar Negeri Saidah, Shabrina Alimatus; Muthmainnah, Nina; Zulfadewina
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 2 (2025): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i2.1404

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan langkah strategis untuk memastikan semua anak, termasuk anak berkebutuhan khusus, memperoleh hak yang sama dalam pendidikan. Artikel ini mendeskripsikan hasil observasi dan identifikasi terhadap anak-anak inklusi di SDN Jakarta Timur, yang tersebar dari kelas I hingga V. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi lapangan dan wawancara mendalam untuk memahami kebutuhan, tantangan, serta strategi pembelajaran yang diterapkan. Hasil observasi menunjukkan bahwa anak-anak inklusi membutuhkan perhatian khusus dalam proses pembelajaran, terutama dalam aspek akademik, sosial, dan emosional. Tantangan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan sarana dan prasarana yang aksesibel, kurangnya pelatihan pendidik terkait pendidikan inklusif, serta rendahnya partisipasi masyarakat dan orang tua. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan sistem pendidikan inklusif yang lebih baik di tingkat sekolah dasar.
Peningkatan Kemampuan Pemahaman Membaca Melalui Metode KWL (Know, Want to Know, & Learned) Pada Materi Cerita Rakyat Kelas 4 SD Negeri Turus Alhidri, Wahib; Tofani, Dufiana; Ratnaningsih, Arum; Arifin
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 2 (2025): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i2.1357

Abstract

Pemahaman membaca merupakan keterampilan dasar yang penting bagi siswa sekolah dasar untuk mendukung pembelajaran lintas domain. Namun masih banyak siswa yang kesulitan memahami bahan bacaan yang mengandung dongeng. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman membaca siswa kelas empat di sekolah dasar di Turus dengan menerapkan pendekatan KWL (Know-Want-Learn). Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang meliputi dua siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode KWL efektif meningkatkan pemahaman membaca siswa. Pendekatan ini melibatkan siswa dan membantu mereka memahami struktur cerita rakyat, meningkatkan pemikiran kritis, dan mengembangkan keterampilan menulis dan berbicara. Siswa juga menunjukkan keterampilan kolaborasi yang baik melalui diskusi kelompok, yang secara signifikan meningkatkan hasil belajar mereka. Dengan menerapkan pendekatan KWL, siswa tidak hanya memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai cerita rakyat, namun juga menghubungkannya dengan nilai-nilai dalam kehidupan sehari-hari.Kesimpulannya, metode KWL terbukti menjadi strategi pembelajaran efektif yang secara komprehensif dapat meningkatkan pemahaman membaca dan kemampuan belajar siswa. Metode ini cocok tidak hanya untuk pembelajaran cerita rakyat, tetapi juga untuk materi pembelajaran lainnya di sekolah dasar.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Pada Siswa Kelas I Melalui Media Kartu Kata Bergambar Di SDK Wolowio Viorentina Meo Soro; Ermelinda Yosefa Awe
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 2 (2025): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i2.1431

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca awal siswa di SDK Wolowio melalui penggunaan kartu bergambar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan model Kemmis dan Mc. Tagar yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan , observasi, dan refleksi. Subjek penelitian  ini adalah siswa SDK Wolowio yang  berjumlah 10 orang. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dengan metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan tes. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan membaca siswa. Pada siklus I, nilai rata-rata siswa adalah 54,5% dengan ketuntasan 30%, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 76,5% dengan ketuntasan 80%. Peningkatan rata-rata sebesar 42% menunjukkan efektivitas penggunaan kartu bergambar dalam membantu siswa membaca

Page 1 of 2 | Total Record : 13