cover
Contact Name
Muhamad Arif
Contact Email
muhamadarif070593@gmail.com
Phone
+6282245049710
Journal Mail Official
journal@istaz.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Menganti Krajan No.474 Menganti Gresik
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam
ISSN : 20877501     EISSN : 27154459     DOI : https://doi.org/10.37812/fikroh
Core Subject : Religion,
JURNAL FIKROH is a peer-reviewed journal on education,especially Islamic Education, share knowledge and information about research report on whole aspects of Islamic education integrated with all sciences, publicate qualified articles to show the development of Moslem scholars publications. JURNAL FIKROH specifies on all education aspects in the Moslem world, and the purpose is to spread genuine works and latest issues on the subjects. All articles will be reviewed by some experts before published. Author is fully ressponsible for the content of article.
Articles 114 Documents
Pola Pikir, Sikap Dan Prilaku Toleran Peserta Didik Ach Khusnan
Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol. 8 No. 1 (2014): Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Tinggi Agama Islam Al Azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37812/fikroh.v8i1.21

Abstract

Pendidikan fiqih sangat berpengaruh terhadap peserta didik dalam membentuk pola pikir, sikap dan prilaku toleransi terhadap pendapat Mujtahid yang bervarian.Pola pendidikan yang digunakan adalah Pendidikan ideologi dengan cara internalisasi nilai, sosialisasi dan pengarahan.Perubahan yang dikehendaki (intended-change) atau perubahan yang direncanakan (planned-change) harus konsisten agar tidak terjadi penyimpangan dari yang direncanakan. Pokok dari materi ajar yang sangat mempengaruhi terhadap peserta didik agar bisa menjadi toleran terhadap pendapat lain yang varian, adalah; materi sumber hukum islam, yang mencakup sumber hukum yang disepakati (al-Qur’an, Sunnah, Ijma’, dan Qiyas ) sedang yang diperselisihkan adalah (Istihsan, istishhab, maslahah mursalah, syad al-dzarai, syar’u man qablana ‘urf dan madhhab shahabi), dan materi tentang ijtihad. Metode yang bervarian inilah yang dipakai oleh para pakar hukum islam dalam berijtihad untuk menggali hukum. Tentunya, dengan metode yang bervarian ini akan menghasilan pendapat yang berbeda pula. Sedang hasil pendapat para mujtahid diakui oleh Nabi, terlepas benar atau salah. Sehingga tidak ada pilihan dalam mensikapi perbedaan pendapat tersebut kecuali saling menghormati dan toleransi Kata Kunci : Fiqih, Pola Pikir dan Toleran
Implikasi Zona Maslahah Dalam Hak Pengambil Kebjiakan Abdullah Arif Mukhlas
Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol. 8 No. 1 (2014): Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Tinggi Agama Islam Al Azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37812/fikroh.v8i1.22

Abstract

Setiap pemimpin akan diminta pertanggungjawabannya dalam kepemimpinannya. Sehingga pemimpin harus bijak dalam mengambil kebijakan. Seorang mujtahid tidak boleh mengikuti pendapat mujtahid lain, karena akan terjadi seseorang yang menjalankan aktifitas dengan perasaan yang dijalani adalah langkah yang salah.Presiden adalah seorang pemimpin, orang nomer satu dalam negara. Dia akan ditanya tentang kebijakannya selama menjabat menjadi presiden. Dia punya hak yang legal dalam pandangan agama untuk mengambil dan menentukan kebijakan, bahkan dituntut untuk menentukan kebijakan. Namun bagaimana jika presiden hanya menjalankan tugas, tidak diberi wewenang menentukan kebijakan. Bahkan untuk menentukan proses pemilihan kepala daerah yang nota bene adalah bawahannya saja tidak mampu. Tidak semua masalah menjadi tanggungjawab pemimpin. Ada masalah yang menjadi tanggungjawab indifidu, sehingga pemimpin tidak benar ikut campur dalam mengaturnya. Kata Kunci : Maslahah dan Kebijakan
EFEKTIVITAS DIRECT METHODE DALAM MENINGKATKAN KEMAHIRAN BERBICARA BAHASA ARAB Sutono utono
Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol. 8 No. 1 (2014): Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Tinggi Agama Islam Al Azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37812/fikroh.v8i1.23

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan menggunakan bahasa Arab bagi mahasiswa lulusan dari SMA/ SMK yang belum pernah mendapatkan pembelajaran  bahasa Arab, terutama  dalam hal melafadzkan maupun menulisbahasa Arab dengan fasih,upaya untuk mengefektifkan metode langsung dalam pembelajaran bahasa Arab dikelas merupakan langkah yang sangat tepat untuk menghasilkan mahasiswa yang memiliki empat kemahiran yaitu; kemahiran menyimak, kemahiran berbicara, kemahiran membaca, dan kemahiran menulis.oleh karena itu  keberhasilan dalam penguasaan bahasa Arab terutama kemahiran mahasiswa dalam  berbicara bahasa Arab yang menjadi salah satu ketertarikan peneliti pada pembelajaran bahasa Arab di STAI Al-Azhar Menganti Gresik, makadalam pembelajaran bahasa Arab penulis memilih direct method metode langsung selama satu semester. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan interview .Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field research) bersifat penelitian kualitatif (Qualitative Research). Penelitian ini mengkaji tentang bagaimana pengertian pendekatan, metode, dan strategi pembelajaran bahasa Arab,serta pengaruhnya terhadap peningkatan  mahasiswa menggunakan  Bahasa Arab, serta adakah peningkatan kemampuan  berbicara Bahasa Arab bagi mahasiswaKata kunci:,Direct Method, kemahiran  berbahasa Arab, Program regular PAI
Mengenal Supervisi Manajerial Dalam Lembaga Pendidikan Mulyadi Mulyadi
Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol. 9 No. 2 (2016): Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Tinggi Agama Islam Al Azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37812/fikroh.v9i2.24

Abstract

Supervisi memiliki urgensitas untuk proses pengembangan lembaga pendidikan. Supervisi, bisanya, terbagi-bagi menjadi beberapa tingkatan dan perbedaan scope garapan. Tulisan ini tak ubahnya selayang pandang berbasis akademik tentang supervisi manajerial di lembaga pendidikan. Sebagaimana diektahui bahwa proses supervisi memiliki banyak cakupan dan campur tangan banyak orang. Oleh karenanya, tulisan ini ingin menawarkan beberapa proseduralisme dan kerangka tekhnis yang bisa dilakukan oleh seorang supervisor dalam melaksanakan supervisinya di sekolah. Fokus utama, sebagaimana tertera dalam judul di atas, adalah pada proses manajerialisme kelembagaan pendidikan. Artinya, supervisi yang dilakukan tidak berhubungan dengan satu pokok persoalan semata, misalnya supervisi di bidang pengembangan kurikulum sekolah atau peningkatan profesionalisme guru. Tulisan ini akan mengulas seluruh aspek yang ada di dalam tataran struktur dan manajemen sekolah. Keywords; Supervisi Manajerial, Lembaga Pendidikan
Konseling Trait And Factor Bagi Siswa Yang Kesulitan Dalam Memilih Program Belajar Muhammad Mahfud
Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol. 9 No. 2 (2016): Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Tinggi Agama Islam Al Azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37812/fikroh.v9i2.25

Abstract

Bimbingan dan Konseling, pada hari ini, sudah merupakan elemen penting di dalam dunia pendidikan. Bimbingan dan konseling tak ubahnya instrumen terbarukan yang bisa membawa keberhasilan terhadap pembelajaran siswa, khususnya bagi mereka yang memiliki masalah. Tulisan ini adalah varian baru dalam menjalankan proses bimbingan dan konseling di sekolah. Secara teoritik, model ini cukup berhasil dilaksanakan untuk menghilangkan kesulitan belajar yang dihadapi oleh para siswa. Trait and Factor bisa diartikan sebagai suatu ancangan directive-counseling atau counselor centered, memiliki pandangan dasar bahwa kepribadian manusia merupakan suatu sistem sifat dan faktor yang saling bergantung. Bedasarkan hasil penelitian ini, di sebuah sekolah di Jawa Timur, dampak trait and factor dalam menangani siswa yang mengalami kesulitan dalam memilih program jurusan membawakan hasil yang positif. Dan bisa dilakukan generalisasi pada sekolah-sekolah yang memiliki masalah sama, karena prosesnya menggunakan aspek kebergantuangan antara kedua belah pihak. Keywords; Trait and Factor, Bimbingan Konseling, Kesulitan Belajar
Executive Summary Harmoni Empat Agama dalam Satu Desa Suparno Suparno
Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol. 9 No. 2 (2016): Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Tinggi Agama Islam Al Azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37812/fikroh.v9i2.26

Abstract

Studi Pemahaman Terhadap Nilai Pluralitas dan Toleransi Beragama di Desa Polagan Kecamatan Galis Kabupaten Pamekasan
Analisis PP. No 55 Tahun 2007 Tentang Pendidikan Agama Dan Keagamaan Perspektif Antonio Gramsci Muhammad Aminullah
Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol. 9 No. 2 (2016): Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Tinggi Agama Islam Al Azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37812/fikroh.v9i2.27

Abstract

Penelitian ini berbasis pada kajian library research (kajian kepustakaan). Secara garis besar, penelitian ini berisikan tentang alur isi, cakupan makna pendidikan agama dan keagamaan, serta cara pandang Antonio Gramsci dalam melihat realitas. Kegelisahan utama penelitian ini adalah peneliti menengarai bahwa pemberlakuan PP No 55 Tahun 2007 ini merupakan bentuk intervensi dan hegemoni pemerintah terhadap indepensi yang sudah bertahun-tahun lama ada di dalam pendidikan agama dan keagamaan. Namun, selain adanya kerangka hegemonik, peraturan pemerintah ini, sebenarnya, juga memiliki dampak positif. Yakni, adanya legal standing bagi pemerintah untuk dapat membantu pengembangan pondok pesantren. Pada intinya, peneliti beranggapan – pastinya melalui paradigma Gramsci – bahwa PP. No. 55 Tahun 2007, kerapkali diselewengkan pemerintah daerah ataupun pusat sebagai strategi politik populer demi merajut dukungan yang besar, khususnya dikalangan umat Islam. Keywords: PP. No 55 2007, Hegemoni Antonio Gramsci
Manajemen Kewirausahaan Pondok Pesantren Berbasis Agrobisnis (Studi Kasus Di PP Mukmin Mandiri Dan PP Nurul Karomah) Eko Mardyanto
Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol. 9 No. 2 (2016): Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Tinggi Agama Islam Al Azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37812/fikroh.v9i2.28

Abstract

Artikel ilmiah ini adalah hasil penelitian penulis terkait perkembangan model-model kemandirian yang diimplementasikan di pondok pesantren. Selama ini, kemandirian pesantren diasumsikan dengan tiga hal; pertama, ‘kekayaan’ Sumber Daya Alam yang dimiliki kiai. Kedua, kekuatan swadaya dan partisipasi masyarakat di dalam membantu pesantren. Ketiga, kegiatan bisnis yang ada di dalam pondok pesantren berbentuk koperasi dan kantin. Penelitian ini mengangkat dimensi yang berbeda di dua lokus pondok pesantren. Di PP. Mukmin Mandiri yang mengandalkan tata kelola agrobisnis modern. Yakni, memiliki SDM mumpuni, alat produksi, dan hal-hal lainnya. Serta di PP. Nurul Karomah yang mengorientasikan bisnis pertanian di pondok pesantrennya pada proses pengambilan laba langsung tanpa mereproduksi menjadi produk baru secara masif. Kendati ada, namun tidak begitu signifikan. Selain akan mendeskripsikan manajemen kewirausahaan, tulisan ini juga akan menggambarkan seberapa besar kontribusi yang diberikan kepada pondok pesantren melalui dunia usaha pertanian tersebut. Keyword: Manajemen, Kewirausahaan, Agrobisnis, Pondok Pesantren
Hubungan Antara Persepsi Tentang Program Multimedia Dan Minat Belajar Dengan Motivasi Belajar Siswa Jurusan Multimedia Siti Mufarochah
Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol. 9 No. 2 (2016): Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Tinggi Agama Islam Al Azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37812/fikroh.v9i2.29

Abstract

Abstract. This study aims to prove a correlation between perceptions of multimedia program and learning interest of student’s learning motivation on multimedia department. The samples of this study are 80 students of SMK YPM 3 Taman Sidoarjo. The results of this study are there is a correlation between perceptions of multimedia program and learning interest of studen’t learning motivation. According to the data analysis result by using Multiple Regression Analysis known F=7.792 with a significance level (p)<0.001. the effective contribution of these variables 16,8% and the remaining is 83,9%, it is caused by other variables that are not measured by the researcher. Abstraksi: penelitian ini bertujuan untuk membuktikan adanya hubungan antara persepsi tentang program multimedia dan minat belajar terhadap motivasi belajar siswa jurusan mltmedia. Sampel penelitian ini sebanyak 80 siswa SMK YPM 3 Taman, Sidoarjo. Hasil dari penelitian ini adalah ada hubungan antara persepsi siswa tentang program multimedia dan minat belajar dengan motivasi belajar siswa ( F= 7.793 dengan taraf signifikasi (p)<0.001). sumbangan efektif kedua variable tersebut adalah 16,8% sisanya sebesar 83,9% di sebabkan oleh variable lain. Kata kunci: persepsi, minat belajar, motivasi belajar
Menegakkan Kode Etik Profesi Guru: Sebuah Pandangan Wawasan Filsafat Pendidikan Mulyadi Mulyadi
Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol. 11 No. 1 (2018): Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Tinggi Agama Islam Al Azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37812/fikroh.v11i1.31

Abstract

Apapun profesi seseorang perlu adanya standar yang mengikat agar pelaksanaan profesi tersebut dapat berjalan dengan baik, begitu juga dengan profesi guru. Tulisan ini ingin menjawab kegundahan para praktisi pendidikan yang merasa masih banyak oknum yang berlaku dan bertindak tidak sesuai dengan aturan. Oleh karena itu pemahaman dan penegakan kode etik profesi khususnya profesi guru menjadi sangat penting, sebab dengan memahami dan menegakkan kode etik profesi yang telah ditetapkan maka melakukan pekerjaan dan pengabdian akan merasa sangat senang. Penegakan kode etik ini juga perlu dilandasi dengan asas-asas yang membangun antara lain: Asas Tut Wuri Handayani, asas keadilan, asas kekeluargaan, asas komunikasi, dan asas keguruan. Asas-asas tersebut sesuai dengan filsafat pendidikan yang telah digagas oleh para filosof pendidikan.

Page 3 of 12 | Total Record : 114