cover
Contact Name
Ludovikus Bomans Wadu
Contact Email
actualinsight21@gmail.com
Phone
+6281233597270
Journal Mail Official
jurnaldecive@gmail.com
Editorial Address
Jalan Abdurahman Saleeh Blok GJ2 Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur, Malang, Provinsi Jawa Timur, 65148
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Published by Actual Insight
ISSN : 27765040     EISSN : 27756009     DOI : https://doi.org/10.56393/decive.v1i12.274
De Cive: Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan merupakan jurnal yang menerbitkan hasil penelitian dalam bidang, Pendidikan Kewarganegaraan, Pendidikan Pancasila, Pendidikan Nilai, Pendidikan Moral, Pendidikan Politik, Pendidikan Hukum, Pendidikan Anti Korupsi, Pendidikan Multikultural, Pendidikan Karakter dan berbagai bidang lainnya yang mendukung pengembangan pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Jurnal ini diterbitkan duabelas kali dalam setahun yang menampung berbagai naskah hasil penelitian dari para guru, dosen, mahasiswa maupun peneliti yang tertarik dalam bidang penelitian dan pembelajaran.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 3 (2024): Maret" : 5 Documents clear
Persepsi dan Orientasi Politik Generasi Muda terhadap Pemilihan Partai Politik Puspitasari, Indah
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 3 (2024): Maret
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v4i3.2073

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang pengetahuan, persepsi, dan orientasi politik generasi muda terhadap partai politik. Penelitian ini juga penting untuk dilakukan karena generasi muda memiliki peranan penting dalam demokrasi dan disaat bersamaan memiliki partisipasi dan ketertarikan politik yang rendah. Metode yang digunakan ialah survei. Desain yang digunakan adalah desain Cross-Sectional. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah kuesioner dengan G-form dan wawancara. Partisipan penelitian ini adalah 35 orang dari remaja atau pemilih pemula. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian ini didapatkan bahwa generasi muda terbagi ke dalam dua golongan ada yang memiliki pengetahuan yang cukup terkait partai politik, dan sebagian lagi merasa ragu-ragu dnegan pengetahuannya. Kemudian masih sangat rendahnya tingkat kepercayaan para generasi muda terhadap partai politik ini disebabkan oleh kasus korupsi, perebutan kekuasaan, dan hanya mementingkan golongan dari partai. Selanjutnya terkait orientasi pemilihan partai politik generasi muda didapatkan hasil tiga partai yang menghasilkan suara yang paling banyak yaitu PKS, Demokrat, dan Gerindra.
Paradigma Ideal Solusi Keantarbudayaan di Indonesia: Konsensual Atau Instruksional? Putra, Tarekh Febriana
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 3 (2024): Maret
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v4i3.2074

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi potensi faktor budaya untuk memicu konflik di masa depan di Indonesia, berdasarkan asersi Samuel P. Huntington dalam "The Clash of Civilization" bahwa konflik budaya akan melampaui konflik ekonomi atau ideologi. Studi ini mengadopsi pendekatan kualitatif untuk lebih memahami dinamika antarbudaya yang mungkin menyebabkan konflik identitas. Dengan melakukan wawancara, observasi, dan studi dokumen, penelitian ini menginterpretasikan nuansa pertemuan antarbudaya yang secara historis telah memolarisasi identitas, mempromosikan persatuan atau perpecahan dalam struktur sosial. Konflik sosial terkini di Indonesia, yang tampaknya tidak terkait dengan budaya, tetap saja mengungkapkan persimpangan budaya yang dalam. Contohnya termasuk kontroversi tentang kesesuaian agama seni pertunjukan wayang dan pelestarian bahasa versus kebijakan integrasi nasional, menunjukkan bagaimana nilai-nilai budaya menjadi dasar konflik ini. Temuan ini sejalan dengan teori Huntington, menekankan relevansi faktor budaya dalam konflik sosial kontemporer. Penelitian ini memberikan kontribusi pada diskursus yang lebih luas mengenai dampak dinamika budaya terhadap kesatuan nasional dan konflik sosial, mengusulkan bahwa pemahaman dan pengakuan yang lebih dalam terhadap perbedaan budaya sangat penting dalam mencegah potensi konflik di negara-negara multi-etnis seperti Indonesia.
Kepatuhan Hukum Mewujudkan Kesadaran Hukum Masyarakat Ramadhan, Alexander Hero
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 3 (2024): Maret
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v4i3.2075

Abstract

Penelitian ini tidak terlepas dari aturan-aturan yang berlaku, aturan yang bersifat tertulis maupum tidak tertulis dan aturan-aturan itu harus ditaati sepenuhnya di lingkungan masyarakat maupun di tempat kita berada. Metode penelitian berupa rangkaian konsep wawancara terlebih dahulu yaitu yang pertama mencari terlebih dahulu materi yang akan diberi pada narasumber, kemudian mencari narasumber untuk di wawancarai. Aturan itu dibuat agar tercipta rasa keadilan dan kehidupan yang damai bagi seluruh warganya. Untuk mendeskripsikan apa itu hukum, pandangan hukum yang ada di lingkungan masyarakat, bagaimana situasi hukum saat ini? Apakah sudah sesuai atau tidak? Apa solusi dan harapan hukum yang terjadi saat ini. Dalam menyusun rangkaian konsep wawancara terlebih dahulu yaitu yang pertama mencari terlebih dahulu materi yang akan diberi pada narasumber, kemudian mencari narasumber untuk di wawancarai. Ada satu masyarakat yaitu saudara Zainal Ilmi yang mengetahui apa yang terjadi kesadaran hukum yang ada di lingkungan masyarakat tersebut. Hal ini bertujuan agar ketertiban, kedamaian, ketentraman, dan keadilan dapat diwujudkan.
Pancasila Sebagai Filsafat Ilmu Nasional Karianto, Yanda Putri Wulandari
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 3 (2024): Maret
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v4i3.2076

Abstract

Pancasila adalah salah satu bentuk filsafat yang diterapkan di Indonesia. Dalam pembentukkannya Pancasila mengalami proses yang kompleks untuk mendapatkan kebenarannya. Sejak kemerdekaan Indonesia filsafat Pancasila berusaha ditanamkan bagi seluruh rakyat Indonesia terutama melalui pendidikan. Artikel ini ditulis dengan metode pendekatan kualitatif deskriptif. Data yang didapatkan untuk menulis artikel ini berasal dari studi literatur. Metode penelitian studi literatur ini merupakan serangkaian kegiatan yang berkaitan dengan metode pengumpulan data pengumpulan data referensi. Adanya pendidikan filsafat pancasila di Indonesia diharapkan dapat menanamkan jiwa nasionalis bagi seluruh rakyat. Pada dasarnya filsafat dihadirkan dalam dunia pendidikan adalah untuk mengembangkan potensi pelajar untuk berpikir secara rasional. Dengan pendidikan filsafat ilmu melalui Pancasila, para pendahulu mengharapkan pembentukan karakter ke arah positif bagi penerus bangsa ini melalui penyerapan nilai-nilai yang ada dalam pancasila. Kelak penanaman nilai filsafat dari Pancasila akan membantu Indonesia agar menjadi bangsa yang maju. Pancasila yang menjadi ideologi negra telah dimasukkan ke dalam kurikulum pelajaran di seluruh sekolah di Indonesia.
Penyelesaian Sengketa Kepailitan oleh Kreditur dan Debitor di Perseroan Terbatas Yuniarsih, Yuniarsih; Raditya, Atthyya; Sitohang, Yesica Yentelina; Hardinata, Michelle Jefelyn; Atriani, Dewi
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 3 (2024): Maret
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v4i3.2104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan penyelesaiakan sengketa kepailitan dalam perseoran terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum normatif, dengan memeriksa teori-teori, pendapat, dan ide-ide utama yang terdapat dalam sumber-sumber tertulis, terutama buku-buku yang berkaitan dan relevan dengan topik yang diselidiki dalam penelitian ini. Upaya penyelesaian sengketa kepailitan dapat dilakukan, baik di luar pengadilan (nonlitigasi) maupun di dalam pengadilan (litigasi). Sebelum diajukan ke tahap peradilan, penyelesaian sengketa kepailitan dapat terlebih dahulu dilakukan melalui cara di luar pengadilan (nonlitigasi). Hak-hak debitor untuk melakukan semua tindakan hukum berkenaan dengan kekayaannya harus dihormati oleh semua pihak sebelum pailit dengan melihat hak dan kewajiban kontraktual debitor sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Dampak kebangkrutan hanya berdampak pada harta debitor saja, yaitu harta yang diperoleh debitor yang menurut hukum menyebabkan kebangkrutan. Dengan dinyatakan pailit, debitor kehilangan hak untuk mengelola dan mengurus aset pailit tersebut. Penyelesaian sengketa kepailitan di luar pengadilan dapat ditempuh dengan berbagai cara. Pertama, dapat dilakukan dengan upaya perdamaian terlebih dahulu. Kedua, dapat dilakukan dengan cara arbitrase.

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2024 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 4 (2025): Volume 5 Nomor 4 Tahun 2025 Vol. 5 No. 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2025 Vol. 5 No. 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2025 Vol. 5 No. 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2025 Vol. 4 No. 12 (2024): Desember Vol. 4 No. 11 (2024): November Vol. 4 No. 10 (2024): Oktober Vol. 4 No. 9 (2024): September Vol. 4 No. 8 (2024): Agustus Vol. 4 No. 7 (2024): Juli Vol. 4 No. 6 (2024): Juni Vol. 4 No. 5 (2024): Mei Vol. 4 No. 4 (2024): April Vol. 4 No. 3 (2024): Maret Vol. 4 No. 2 (2024): Februari Vol. 4 No. 1 (2024): Januari Vol. 3 No. 12 (2023): Desember Vol. 3 No. 11 (2023): November Vol. 3 No. 10 (2023): Oktober Vol. 3 No. 9 (2023): September Vol. 3 No. 8 (2023): Agustus Vol. 3 No. 7 (2023): Juli Vol. 3 No. 6 (2023): Juni Vol. 3 No. 5 (2023): Mei Vol. 3 No. 4 (2023): April Vol. 3 No. 3 (2023): Maret Vol. 3 No. 2 (2023): Februari Vol. 3 No. 1 (2023): Januari Vol. 2 No. 12 (2022): Desember Vol. 2 No. 11 (2022): November Vol. 2 No. 10 (2022): Oktober Vol. 2 No. 9 (2022): September Vol. 2 No. 8 (2022): Agustus Vol. 2 No. 7 (2022): Juli Vol. 2 No. 6 (2022): Juni Vol. 2 No. 5 (2022): Mei Vol. 2 No. 4 (2022): April Vol. 2 No. 3 (2022): Maret Vol. 2 No. 2 (2022): Februari Vol. 2 No. 1 (2022): Januari Vol. 1 No. 12 (2021): Desember Vol. 1 No. 11 (2021): November Vol. 1 No. 10 (2021): Oktober Vol. 1 No. 9 (2021): September Vol. 1 No. 8 (2021): Agustus Vol. 1 No. 7 (2021): Juli Vol. 1 No. 6 (2021): Juni Vol. 1 No. 5 (2021): Mei Vol. 1 No. 4 (2021): April Vol. 1 No. 3 (2021): Maret Vol. 1 No. 2 (2021): Februari Vol. 1 No. 1 (2021): Januari More Issue