cover
Contact Name
Ludovikus Bomans Wadu
Contact Email
actualinsight21@gmail.com
Phone
+6281233597270
Journal Mail Official
jurnaldecive@gmail.com
Editorial Address
Jalan Abdurahman Saleeh Blok GJ2 Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur, Malang, Provinsi Jawa Timur, 65148
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Published by Actual Insight
ISSN : 27765040     EISSN : 27756009     DOI : https://doi.org/10.56393/decive.v1i12.274
De Cive: Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan merupakan jurnal yang menerbitkan hasil penelitian dalam bidang, Pendidikan Kewarganegaraan, Pendidikan Pancasila, Pendidikan Nilai, Pendidikan Moral, Pendidikan Politik, Pendidikan Hukum, Pendidikan Anti Korupsi, Pendidikan Multikultural, Pendidikan Karakter dan berbagai bidang lainnya yang mendukung pengembangan pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Jurnal ini diterbitkan duabelas kali dalam setahun yang menampung berbagai naskah hasil penelitian dari para guru, dosen, mahasiswa maupun peneliti yang tertarik dalam bidang penelitian dan pembelajaran.
Articles 260 Documents
Nilai Pancasila dan Kewarganegaraan dalam Tradisi Pacu Jalur di Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau Ahmad Bakri
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 4 (2022): April
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v2i4.1665

Abstract

Budaya Pacu Jalur yang merupakan tradisi masyarakat Kuantan Singingi. Pacu Jalur menjadi festival tahunan yang diadakan oleh masyarakat Kuantan Singingi seperti memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang sebelumnya diketahui bahwa Jalur digunakan pada zaman dahulu sebagai alat transportasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai Pancasila dan Kewarganegaraan yang terkandung dalam tradisi Pacu Jalur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kepustakaan yang dianalisis secara mendalam ditarik kesimpulannya. Dalam tradisi Pacu Jalur yang dilakukan oleh masyarakat Kuantan Singingi tepatnya di Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau, terdapat banyak nilai-nilai dan karakter Pancasila dan kewargangeraan yang terkandung dalam tradisi Pacu Jalur seperti, nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, nilai Persatuan, nilai musyawarah, Banyaknya partisipasi dan antusias masyarakat serta menanamkan rasa cinta tanah air dan melestarikan tradisi Pacu Jalur yang telah menjadi sebagai budaya nasional Indonesia, agar tidak hilang dengan kemajuan zaman yang begitu pesat seperti sekarang ini.
Implementasi Nilai-Nilai Kemuhammadiyahan dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar Akbar Aba
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 5 (2022): Mei
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v2i5.1666

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah pengimplementasian nilai-nilai Kemuhammadiyahan dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dan hambatan yang dihadapi pada proses pembelajaran. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data dengan cara mereduksi data, menyajikan data serta memverifikasi dan membuat kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peneliti mengimplementasikan nilai-nilai Kemuhammadiyahan dalam proses pembelajaran PPKn pada mahsiswa Prodi PPKn Universitas Muhammadiyah Makassar masih kurang baik. Adapun hambatan yang dihadapi peneliti dalam mengimplementasikan nilai-nilai Kemuhammadiyahan pada proses pembelajaran adalah kurangnya pemahaman beberapa dosen tentang nilai-nilai Kemuhammadiyahan. Universitas Muhammadiyah Makassar dengan demikian sebaai perguruan tinggi Islami yang dipayungi oleh Muhammadiyah yang dimana pengimplementasian nilai-nilai Kemuhammadiyahan haruslah menjadi prioritas utama dan mampu diimplementasikan dalam ruang lingkup semua proses pembelajaran khususnya pada Prodi PPKn yang menaungi Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. Hal ini harus mampu disinkronkan antara nilai-nilai Kemuhammadiyahan dan nilai Pendidikan Kewarganegaraan.
Pengaruh Media Sosial sebagai Alat Komunikasi Politik dalam Meningkatkan Partisipasi Politik Mahasiswa Arla Azzahra Permana
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 5 (2022): Mei
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v2i5.1667

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengaruh media sosial sebagai alat komunikasi politik dalam meningkatkan partisipasi politik mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah partisipasi politik mahasiswa penting untuk ditingkatkan, mengetahui dalam hal apa media sosial berperan dalam dunia politik serta platform media sosial apa yang sering digunakan, dan mengetahui apakah media sosial sebagai alat komunikasi politik memiliki peran terhadap meningkatnya partisipasi politik mahasiswa. Metode yang digunakan adalah metode penelitian survei dengan desain penelitian cross-sectional. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuisoner. Partisipan dalam penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia angkatan 2020 dari berbagai jurusan. Hasil penelitian menunjukan bahwa partisipsi politik sangat penting untuk dimiliki oleh setiap warga negara terutama masyarakat. Peranan media sosial sebagai alat komunikasi politik cukup besar. Setidaknya media sosial sebagai alat komunikasi politik memiliki tiga peran. Melalui media sosial sebagai alat komunikasi politik dapat meningkatkan partisipasi politik mahasiswa. Media sosial membebaskan mahasiswa dalam menuangkan ekspresi partisipasi politiknya.
Peran Masyarakat Majemuk dalam Melestarikan Keanekaragaman Budaya di Indonesia Aulia Kiswahni
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 6 (2022): Juni
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v2i6.1670

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah memberitahu, mengajak masyarakat untuk melestarikan dan bangga terhadap kebudayaan yang dimiliki terutama pada zaman sekarang yang dipengaruhi oleh perkembangan teknologi yang sangat pesat. Metode pengumpulan menggunakan studi pustaka dan teknik analisis data interaktif serta menggunakan metode menyebarkan kuesioner berupa google form. Partisipan dalam penelitian ini melibatkan sekitar 34 orang di berbagai kalangan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa salah satu kekayaan Indonesia adalah kebudayaan yang beraneka ragam. Masyarakat memiliki peran penting dalam melakukan upaya pelestarian kebudayaan yang ada di Indonesia. Jika masyarakat melupakan atau tidak mengembangkan budaya yang ada maka kebudayaan daerah itu akan semakin mengikis. Oleh sebab itu, hal yang sangat penting dalam melestarikan keberagaman yaitu dengan memiliki kesadaran dan tanggung jawab bahwa kita adalah masyarakat yang terlahir sebagai masyarakat yang majemuk. Dengan adanya kesadaran dan tanggung jawab tersebut, diharapkan keberagaman bisa terjalin dengan harmonis dan berkesinambungan.
Peranan Organisasi Kemahasiswaan sebagai Sarana Pendidikan Politik Mahasiswa dalam Meningkatkan Partisipasi Politik Aulia Rahmawati
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 6 (2022): Juni
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v2i6.1671

Abstract

Kurangnya kesadaran berpartisipasi politik masyarakat Indonesia dapat diselesaikan dengan memberikan pemahaman dan pendidikan politik melalui organisasi kemahasiswaan. Hal ini dirasa penting sekali mengingat dampak dari kurangnya partisipasi aktif dalam berpolitik di Indonesia. Semangat dalam berorganisai sangat perlu ditanamkan untuk menjadi sebuah pemahaman terhadap pembentukan rasa kepedulian pemuda khususnya mahasiswa. Sikap positif yang diperoleh dari interaksi dalam organisasi yaitu, peduli terhadap sesama anggota, bekerja sama, dan mampu bertoleransi yang dapat melahirkan solidaritas ditengah fenomena individualistis seperti sekarang dan diharapkan mampu diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan organisasi kemahasiswaan dalam meningkatkan kesadaran partisipasi politik warga negara dan bagi mahasiswa. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Sumber data dari penelitian ini melibatkan 18 orang Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia yang tergabung dalam badan Eksekutif Maahasiswa Himpunan Mahasiswa Civic Hukum. Hasil penelitian menemukan bahwa organisasi kemahasiswaan dianggap mampu meningkatkan rasa nasionalisme dikalangan mahasiswa.
Perspektif Mahasiswa terhadap Personal Branding Pejabat Publik di Media Sosial Aulia Zahra
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 7 (2022): Juli
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v2i7.1672

Abstract

Personal branding bagi pejabat publik tentu saja sangat penting untuk dimiliki hal ini bertujuan untuk membentuk suatu citra yang baik dimasyarakat dan mecari kepercayaan masyarakat terhadap pejabat publik. Di tengah arus digitaslisasi yang kian kencan sudah seharusnya para pejabat turut ikut mengikuti perubahan tersebut salah satunya dengan membangun personal branding di media sosial. Selain hal ini memberikan kemudahan, membangun personal branding di media sosial juga dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Ridwan Kamil, Ganjar Pranowo adalah salah satu pejabat publik yang gencar melakukan personal branding di media sosial. Dalam artikel ini akan dijabarkan mengenai perspektif mahasiswa terhadap personal branding yang dilakukan para pejabat publik di media sosial. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei. Hasil penelitian menemukan bahwa upaya untuk melakukan personal branding media sosial juga merupakan suatu hal yang efektif dan efisien karena tidak memerlukan waktu dan nominal yang banyak seperti melakukannya secara konvensional tetapi lewat media sosial sudah mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Pengaruh Komika: Kiky Saputri Roasting Isu Politik dan Pejabat Politik Indonesia di Sosial Media Bunga Nur Islami
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 7 (2022): Juli
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v2i7.1673

Abstract

Roasting merupakan sebuah humor atau lawakan yang disampaikan oleh komika melalui standup comedy yang bertujuan untuk menyindir atau mengolok-olok orang tertentu sebagai bahan lelucon. Metode penelitian yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Roasting adalah bagian dari stand-up comedy, perbedaan utama dari genre lain adalah roasting memiliki objek yang disajikan di depan komika. Di Indonesia sendiri kini banyak komika yang tersohor dan sedang naik daun yang mengkritik kondisi politik diindonesia. Salah satu komika yang terkenal akan roastingannya dalam mengkritik isu dan pejabat politik yakni Kiky Saputri. Roasting yang dilakukan para komika di Indonesia seperti kiky Saputri sangat mendapatkan apresiasi dan penghargaan yang tinggi akan keberaniannnya dalam mengungkapkan sebuah isu politik yang ada dalampejabat politik selama menjabat. Hal yang tidak dapat diungkapkan oleh masyarakat telah diwakilkan oleh para komika atas roasting yang mereka lakukan. Rekomendasi penelitian me-roasting harus tahu batasan jangan sampai mencampuri dengan urusan privasi.
Efektivitas Media Sosial dalam Kampanye Online Pemilihan Ketua Osis di Sekolah Menengah Atas Cholalita Sazkia Barky
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 8 (2022): Agustus
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v2i8.1674

Abstract

Di dalam sila ke 4 pancasila yang berbunyi “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan” kita diperintahkan untuk turut aktif berdemokrasi. Karena sejatinya warga negara yang baik adalah warga negara yang berpartisipasi aktif dalam kegiatan politik. Salah satu contoh kegiatan politik yang dilakukan disekolah adalah kegiatan kampanye dalam pemilihan ketua osis. Namun Covid-19 ini mengharuskan kita melakukan segala kegiatan dengan normal namun dari jarak jauh atau tidak bertatap muka. Maka dari itu media sosial menjadi salah satu solusi dalam melakukan kampanye. Adapun metode penelitia yang dilakukan didalam artikel ilmiah ini adalah metode studi literatur. Metode studi literatur adalah serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat, serta mengelolah bahan penelitian. Media sosial dipandang efektif karena memiliki beberapa alasan, diantaranya yaitu jumlah pengguna media sosial yang besar, media sosial dapat mengurangi biaya operasional kampanye, penetrasi informasi lebih cepat, dan efektivitas dalam menggiring opini siswa.
Partisipasi Politik Masyarakat Adat Baduy dalam Pemilihan Umum Dinda Chairani
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 8 (2022): Agustus
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v2i8.1675

Abstract

Artikel ini membahas tentang Partisipasi Politik Masyarakat Adat Baduy dalam Pemilihan Umum. Kajian ini penting karena partisipasi politik masyarakat Baduy terikat erat dengan struktur politik tradisional mereka. Sementara itu, keterwakilan politik masyarakat adat sangat penting di tengah krisis representasi di lembaga politik formal melalui kontestasi elektoral. Artikel ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan. Kontestasi pemilu tidak berdampak signifikan terhadap kepentingan masyarakat Baduy. Penduduk Baduy tidak direpresentasikan oleh partai maupun kandidat di parlemen baik secara simbolik maupun substantif. partisipasi politik masyarakat adat Suku Baduy dalam pemilu legislatif tidak memiliki implikasi terhadap representasi politik. Kepentingan masyarakat adat Suku Baduy tidak terakomodasi oleh representasi formal melalui pintu pemilihan baik oleh partai maupun calon kandidat. Partisipasi politik dalam pemilu seringkali dipandang hanya berkaitan dengan teknis penyelenggaraan kepemiluan. Kandidat mengunjungi masyarakat suku baduy untuk mencoba merebut simpati pemilih. Setelah pemilu usai, partai atau kandidat menghilang tanpa jejak. Demokrasi representatif, partai atau anggota legislatif dituntut untuk menjalankan ide representasi yang mengedepankan kepentingan konstituen.
Nilai Islam dalam Akulturasi Kebudayaan (Studi terhadap Tradisi Ruwatan Rambut Gimbal di Kabupaten Wonosobo) Dwi Hermawan
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 9 (2022): September
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v2i9.1676

Abstract

Sebelum Islam masuk ke Wonosobo, pengaruh budaya Hindu dan Budha mengakar pada tradisi dan kepercayaan masyarakat Wonosobo. Meskipun Islam telah berkembang dan maju di Wonosobo, ada beberapa budaya dan kepercayaan tradisional yang masih dilestarikan oleh masyarakat Wonosobo. Adanya budaya-budaya tersebut menyebabkan Islam sebagai pendatang baru dapat selaras dengan budaya-budaya yang ada. Akibatnya terbentuklah Islam tradisional, yaitu Islam yang telah berakulturasi dengan budaya dan kepercayaan sebelumnya. Salah satu budaya tersebut adalah ritual pernikahan tradisional Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji akulturasi budaya lokal dalam pandangan Islam, khususnya ritual pernikahan adat Jawa. Data untuk penulisan ini diperoleh melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa tradisi dan budaya Wonosobo yang berakulturasi dengan budaya Hindu-Budha, seperti Ritual Ruwatan Rambut Takut. Sedangkan menurut perspektif Islam, melakukan berbagai ritual seperti Ritual Ruwatan Gimbal yang dipraktikkan di Desa Batur, Dieng, Wonosobo merupakan kasus yang melanggar akidah Islam.

Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 4 (2025): Volume 5 Nomor 4 Tahun 2025 Vol. 5 No. 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2025 Vol. 5 No. 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2025 Vol. 5 No. 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2025 Vol. 4 No. 12 (2024): Desember Vol. 4 No. 11 (2024): November Vol. 4 No. 10 (2024): Oktober Vol. 4 No. 9 (2024): September Vol. 4 No. 8 (2024): Agustus Vol. 4 No. 7 (2024): Juli Vol. 4 No. 6 (2024): Juni Vol. 4 No. 5 (2024): Mei Vol. 4 No. 4 (2024): April Vol. 4 No. 3 (2024): Maret Vol. 4 No. 2 (2024): Februari Vol. 4 No. 1 (2024): Januari Vol. 3 No. 12 (2023): Desember Vol. 3 No. 11 (2023): November Vol. 3 No. 10 (2023): Oktober Vol. 3 No. 9 (2023): September Vol. 3 No. 8 (2023): Agustus Vol. 3 No. 7 (2023): Juli Vol. 3 No. 6 (2023): Juni Vol. 3 No. 5 (2023): Mei Vol. 3 No. 4 (2023): April Vol. 3 No. 3 (2023): Maret Vol. 3 No. 2 (2023): Februari Vol. 3 No. 1 (2023): Januari Vol. 2 No. 12 (2022): Desember Vol. 2 No. 11 (2022): November Vol. 2 No. 10 (2022): Oktober Vol. 2 No. 9 (2022): September Vol. 2 No. 8 (2022): Agustus Vol. 2 No. 7 (2022): Juli Vol. 2 No. 6 (2022): Juni Vol. 2 No. 5 (2022): Mei Vol. 2 No. 4 (2022): April Vol. 2 No. 3 (2022): Maret Vol. 2 No. 2 (2022): Februari Vol. 2 No. 1 (2022): Januari Vol. 1 No. 12 (2021): Desember Vol. 1 No. 11 (2021): November Vol. 1 No. 10 (2021): Oktober Vol. 1 No. 9 (2021): September Vol. 1 No. 8 (2021): Agustus Vol. 1 No. 7 (2021): Juli Vol. 1 No. 6 (2021): Juni Vol. 1 No. 5 (2021): Mei Vol. 1 No. 4 (2021): April Vol. 1 No. 3 (2021): Maret Vol. 1 No. 2 (2021): Februari Vol. 1 No. 1 (2021): Januari More Issue