cover
Contact Name
Satria Yudha Prayogi
Contact Email
satria.yp@ft.uisu.ac.id
Phone
+6281360936699
Journal Mail Official
satria.yp@ft.uisu.ac.id
Editorial Address
Jl. Sisingamangaraja, Teladan, Medan 20217
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Buletin Utama Teknik
ISSN : 14104520     EISSN : 25983814     DOI : -
Jurnal Buletin Utama Teknik memuat tentang artikel hasil penelitian dan kajian konseptual rumpun ilmu bidang teknik. Secara garis besar topik utama yang diterbitkan adalah: Teknik Sipil Teknik Mesin Teknik Elektro Teknik Informatika Teknik Arsitektur Teknik Industri.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 1 (2019): Edisi September" : 15 Documents clear
ANALISIS SISTEM DRAINASE UNTUK MENANGGULANGI BANJIR KAWASAN JALAN MERANTI BELAKANG PLAZA MEDAN FAIR Tri Rahayu
Buletin Utama Teknik Vol 15, No 1 (2019): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Drainase pada kawasan Jalan Meranti terletak di Kecamatan Medan Petisah, Provinsi Sumatera Utara. Kecamatan Medan Petisah ini berbatasan dengan Kecamatan Medan Helvetia di sebelah barat, Kecamatan Medan Barat di sebelah timur, Kecamatan Medan Baru di sebelah selatan dan Kecamatan Medan Barat di sebelah utara. Banyaknya air yang mengalir pada drainase di Kawasan Jalan Meranti di pengaruhi oleh curah hujan, suhu udara, tinggi rendahnya permukaan tanah, dan kepadatan tanah. Oleh sebab itu yang akan dievaluasi adalah kapasitas dan kondisi saluran drainase Jalan Meranti sepanjang 1500 m apakah masih mencukupi untuk mengalirkan serta membuang air yang berasal dari daerah tangkapan air disepanjang Jalan Meranti pada saat banjir (curah hujan tinggi). Berdasarkan hasil analisa hidrologi dan uji sebaran distribusi, digunakan distribusi Log Person type III sehingga di dapat intensitas curah hujan maksimum (I maks)= 57.121 mm/jam, debit banjir rencana maksimum (Q)= 1.465 m³/det dan waktu konsentrasi (tc)= 0.364 jam. Debit banjir rencana lebih kecil dari kapasitas saluran ekisting, sehingga banjir terjadi karena banyak sampah dan sedimentasi dan saluran yang tidak beraturan.Kata-Kata Kunci: Saluran Drainase, Curah Hujan Dan Debit Banjir.
PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN PENDUKUNG PEMURNIAN MINYAK SAWIT DI PT XYZ Trisna Mesra; Fitra Fitra; Rini Anggraini
Buletin Utama Teknik Vol 15, No 1 (2019): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan yang bergerak dalam bidang industri harus memiliki strategi untuk dapat berjalan dengan baik. Pengendalian persediaan bahan pendukung juga sangat menentukan untuk menghindari terganggunya kelancaran dalam proses produksi. Jumlah pemakaian bahan pendukung berupa dan phosporic acid mengalami fluktuasi setiap bulannya. Untuk itu PT XYZ melakukan pengendalian guna untuk menghindari kelebihan dan kekurangan persediaan bahan pendukung tersebut yang akan mempengaruhi total biaya dan meminimalkan biaya yang harus dikeluarkan perusahaan. Peramalan bertujuan untuk meramalkan persediaan phosporic acid berdasarkan pola histori sebelumnya dan menghitung nilai tracking signal sebagai penentuan metode yang sesuai serta menggunakan metode economic order quantity untuk menentukan jumlah pesanan ekonomis serta maksimum stok dengan menggunakan data biaya yang dikeluarkan untuk phosporic acid.Metode peramalan yang sesuai dengan data pola histori tersebut untuk phosporic acid adalah pemulusan eksponensial dengan nilai konstanta pemulusan α= 0,9. Setelah peramalan ditentukan maka dapat dihitung jumlah kuantitas pemesanan yang paling ekonomis untuk phosporic acid yaitu sebanyak 7 ton dengan persediaan pengaman sebanyak 4 ton serta maksimum stok  25 ton. Kata-Kata Kunci: EOQ, Peramalan, Persediaan, Phosporic Acid
ANALYSIS OF THE CHARACTERISTICS OF PUBLIC TRANSPORTATION MODES TO USERS OF LAND TRANSPORTATION MODES AS CITY TRANSPORTATION WITHIN THE PROVINCE Kamaluddin Lubis
Buletin Utama Teknik Vol 15, No 1 (2019): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportation can be interpreted as an activity to move people or goods from one place to another by means of transportation so that people or goods have higher benefits. In this study, we will discuss the characteristics of transport and perceptions of the characteristics of inter-city transportation modes in the province for the Medan-Berastagi route. This is done to find out the characteristics of transport users in cross surveys, as well as perceptions of the transport users of the transport system. Passenger perceptions of comfort, service, responsibility and facilities on inter-city transportation are dominated by moderate and low ratings, while for perceptions of regularity, load and security are dominated by medium and high ratings. Passenger perceptions of speed are high, there were no respondents who stated low speed while perceptions of costs were low, there were no respondents who stated high costs. Based on the results of research data using the chi square test, in general there are no differences or views on the characteristics of transport due to differences in the characteristics of transport while the difference in perception obtained is based on age and type of work on speed, based on income and the purpose of travel to security and based on level education on service.Keywords: Characteristics, Land Transport, Transportation, Cities and Provinces
ANALISIS PENGAMAN TRANSFORMATOR DISTRIBUSI 400 KVA DENGAN FUSE CUT OUT Putra Rizki Pratama; Yusmartato Yusmartato; Akhiruddin Akhiruddin; Ramayulis Nasution Nasution
Buletin Utama Teknik Vol 15, No 1 (2019): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan semakin besarnya beban dan bertambahnya panjang suatu jaringan distribusi,  maka jumlah transformator distribusi akan semakin banyak pula dan jumlah gangguan akan semakin meningkat juga. Gangguan-gangguan tersebut bila tidak segera diantisipasi akan menyebabkan kerusakan pada berbagai peralatan listrik,  sehingga untuk mencegah kerusakan tersebut perlu digunakan alat-alat pengaman yang  secukupnya. Salah  satu alat pengaman pada transformator distribusi 400 KVA  yaitu  Fuse Cut Out, karena  mudah diinstalasikan maupun mudah dioperasikan. Fuse Cut Out digunakan pada jaringan sistem distribusi  20 KV, selain untuk mengamankan transformator juga digunakan untuk memproteksi saluran distribusi dari gangguan-gangguan arus lebih atau beban lebih. Kata-Kata Kunci : Pengaman, Transformator Distribusi, Fuse Cut Out
PENGARUH PERBEDAAN NILAI ABSORBSI DALAM CAMPURAN ASPAL BETON Gunawan Tarigan
Buletin Utama Teknik Vol 15, No 1 (2019): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Absorsi merupakan penyerapan air oleh campuran. Absorsi dalam campuran tidak boleh besar hal ini untuk meminimalkan potensi stripping atau pelemahan ikatan antar aspal dengan agregatnya. Oleh karena itu nilai absorsi dibatasi maksimal 3% untuk agregat yang akan digunakan untuk lapisan permukaan dengan bahan pengikat aspal. Agregat yang diuji pada penelitian ini berasal dari tiga quarry yaitu quarry Selayang, Sibiru-biru dan Namorambe (Armed) di mana menurut pengamatan staf dari PT Adhi Karya bahwa material dari ketiga quarry ini perlu diteliti karena mempunyai karakter material yang berbeda. Setelah diadakan pengamatan secara umum hasil penelitian ini menunjukkan bahwa agregat yang memiliki butiran yang lebih kasar mempunyai nilai absorbsi yang lebih tinggi  di mana nilai absorbsi untuk quarry Selayang 1,416% , Sibiru-biru 2,037% dan Namorambe 3,072. Analisa Marshall menunjukkan bahwa rongga dalam mineral agregat (VMA) dan rongga dalam campuran (VIM) dalam Campuran Laston lapis aus (AC-WC) cenderung naik pada quarry Selayang yang menyebabkan rongga dalam agregat semakin kecil dan naik lagi pada quarry Sibiru-Biru dan Namorambe yang menyebabkan rongga dalam agregat semakin besar. Stabilitas cenderung naik  pada quarry Selayang  menurun pada quarry Sibiru-Biru dan menurun kembali pada quarry Namorambe. Hal ini diakibatkan pengaruh berbedaan absorbsi semakin meningkatkan VMA dan VIM serta menurunkan kepadatan. Flow cenderung meningkat pada quarry Selayang dan menurun pada quarry Sibiru-Biru dan quarry Namorabe mengakibatkan campuran semakin elastis. Marshall Quotient (MQ) cenderung meningkat pada quarry Selayang dan quarry Sibiru-Biru, mengakibatkan campuran semakin mendekati kekakuan. Stabilitas untuk quarry Selayang 1037 kg, Sibiru-Biru 988,64 dan Namorambe 848,64 kg.Kata-Kata  Kunci : Marshall Test, Absorbsi, Agregat, Quarry
AMBANG BATAS KEBISINGAN LINGKUNGAN KERJA AGAR TETAP SEHAT DAN SEMANGAT DALAM BEKERJA Muslih Nasution
Buletin Utama Teknik Vol 15, No 1 (2019): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bising merupakan media pengganggu dalam lingkungan kerja, sehingga perlu penanganan yang lebih baik agar tidak mengganggu aktifitas kehidupan sehari-hari, kemampuan  setiap orang  dalam    menerima suara bising tidak sama, apa lagi  diterima dalam waktu yang lama dan frequensi yang tinggi dalam seharian dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, bahkan menimbulkan rasa pekak yang berkepanjangan, dan dapat mengganggu kesehatan, sehingga perlu penanganan serius untuk membuat lingkungan kerja jadi nyaman dalam seharian dengan Kata-Kata Kunci : Ambang Batas, Bising, Lingkungan, Suara,
PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK HDPE (HIGH DENSITY POLYTHYLENE) SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN PAVING BLOCK Kartika Indah Sari; Ahmad Bima Nusa
Buletin Utama Teknik Vol 15, No 1 (2019): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewaasa ini, banyak konsumen yang memilih Paving Block dibandingkan perkerasan lain seperti dak beton maupun aspal. Meningkatnya minat konsumen terhadap Paving Block karena konstruksi perkerasan dengan menggunakan Paving Block yang ramah lingkungan dimana Paving Block sangat baik dalam membantu konservasi air tanah, pelaksanaannya lebih cepat, mudah dalam pemasangan dan pemeliharaan, memiliki berbagai macam bentuk yang menambah nilai estetika, dan harganya yang mudah dijangkau. Namun disamping itu ketergantungan penggunaan semen sebagai perekat pada Paving Block masih tinggi. Telah diketahui bersama bahwa penggunaan semen secara berlebihan dapat menyebabkan polusi dan bahan dasar pembuat semen itu sendiri semakin berkurang, ditambah lagi proses produksinya yang tidak ramah lingkungan. Oleh karena itu disini dilakukan penelitian tentang pemanfaatan limbah plastik sebagai bahan pembuatan paving block sekaligus sebagai upaya mengurangi limbah plastik, khususnya plastik kresek atau HDPE (High Density Polythylene),disamping untuk mengurangi limbah plastik yang membutuhkan waktu lama untuk terurai dengan tanah, sifat dari plastik yang mudah meleleh namum apabila sudah dingin atau berada pada suhu normal dapat menjadi sangat keras dan cocok digunakan sebagai bahan pembuat Paving Block. penelitian ini juga akan menguji kuat tekan pada paving blcok berbahan limbah plastik dan membandingkan dengan paving block berbahan dasar semen den pasir.Kata-Kata Kunci: Conblock, Paving Block, Plastik, HDPE (High Density Polythylene), Kuat Tekan
ANALISA LINTASAN JARINGAN PERENCANAAN ASEMBLING HORIZONTAL STERILIZER DENGAN METODE PERT PADA PERUSAHAAN KONTRAKTOR Abdurrozzaq Hasibuan; Abdul Rahman Suleman; Takiyuddin Takiyuddin
Buletin Utama Teknik Vol 15, No 1 (2019): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompetisi global dalam dunia usaha merupakan masalah yang harus dihadapi terutama dalam dunia kontraktor. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan dengan waktu pengerjaan proyek seminimal mungkin merupakan tuntutan yang harus dipersiapkan dan dilaksanakan. Namun dalam realita yang ada dunia kontrak banyak mengalami kesulitan dalam merencanakan dan melaksanakannya yang disebabkan kurangnya kemampuan menganalisa keterkaiatan antar kegiatan sampai kepada faktor yang mendukung untuk mempercepat usia penyelesaan proyek dengan tingkat keyakinan ilmu probabilitas.PERT (Programme Evaluation and Review Technique) merupakan metoda penyelesaian proyek yang menitik beratkan untuk mempercepat atau mempersingkat waktu pelaksanaan proyek sampai selesai dengan model visual Network Diagram. Setelah proses mempercepat waktu penyelesaian proyek dengan hasil yang diinginkan, maka untuk memastikan keberhasilannya dengan pengujian probabilitas dari lintasan terpanjang terhadap waktu yang diinginkan.  Sebab dalam menganalisa Probabilistik PERT waktu kegiatan dalam proyek bersifat independent dan waktu selesai proyek berbentuk distribusi normal. Indepedent ini diperlukan agar varian proyek bisa diperoleh dengan menjumlahkan dari masing-masing kegiatan, sedangkan asumsi normalitas diperlukan untuk dapat menggunakan distribusi normal dalam analisisnya.Kata-Kata Kunci: Analisa Lintasan, Asembling Horizontal, Programme Evaluation and Review Technique (PERT)
SIMULASI PERBEDAAN DURASI PELAKSANAAN PROYEK ANTARA METODE BARCHART DENGAN PDM DAN PERT Yusrizal Lubis; Diana Suita
Buletin Utama Teknik Vol 15, No 1 (2019): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan suatu proyek konstruksi ditentukan oleh adanya langkah-langkah  perencanaan yang baik dan sistematis dimana seluruh proses yang ada di dalamnya dapat diimplementasikan sesuai dengan sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan dengan tingkat penyimpangan minimal serta hasil akhir maksimal. Manfaat perencanaan penjadwalan bagi proyek adalah untuk mengetahui keterkaitan antar durasi kegiatan yang diperlukan serta kaitannya dengan kegiatan kritis (jalur kritis), dan untuk mengetahui probabilitas waktu penyelesaian seluruh pekerjaan proyek. Penelitian ini untuk membandingkan penerapan metode Barchart, PDM dan PERT pada proyek konstruksi jalan yang menggunakan metode barchart dalam penjadwalannya.Dari hasilperhitungan pada proyek kasus dengan menggunakan dasar metode Barchart (150 hari) lalu dibandingkan dengan metode PDM dan PERT, didapatkan durasi keseluruhan kegiatan proyek adalah 122 hari kerja dengan metode PDM. Sedangkan dengan menggunakan metode PERT dengan probabilitas 55%, dicapai durasi 120 hari, sementara dengan menggunakan metode PERT dengan probabilitas 99%, dicapai durasi 132 hari.Kata-Kata Kunci : Durasi Pelaksanaan Proyek, Barchart , PDM,  PERT
PENAGGULANGAN PEMANASAN GLOBAL Riza Pratama; Luthfi Parinduri
Buletin Utama Teknik Vol 15, No 1 (2019): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efek   rumah   kaca   (Green   House   Effect), diartikan sebagai    naiknya suhu bumi. Naiknya  suhu bumi di sebabkan oleh terperangkapnya sinar matahari gelombang  panjang  (infra  merah)   oleh  gas– gas rumah kaca. (GRK) yang berada di lapisan troposfer, yang merupakan lapisan atmosfer yang berada dipermukaan bumi sampai radius 10 Km ke angkasa. Naiknya suhu ini dapat menyebabkan terjadinya pemanasan globa l. Secara total , 29 % energi matahari akan dipantulkan oleh atmosfer, 20 % di serap oleh gas-gas atmosfer, dan hanya 51 % yang sampai dipermukaan  bumi.  GRK  yang  dapat  menyebabkan efek rumah kaca adalah CO2, CH4, CFC, O3 dan N2O. Seberapa besar kontribusi dari masing-masing GRK tergantug kepada lama waktu tinggal GRK di atmosfer dan besarnya nilai GWP. CO2 menjadi fenomena belakangan ini karena kontribusinya yang sangat besar terhadap efek rumah kaca yaitu 50 % di antara GRK yang lain . Selain itu CO2 dihasilkan dari kegiatan manusia yang akan menambah emisi CO2 yaitu , Penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang tidak efisien dan peniadaan atau pengurangan vegetasi termasuk pembabatan hutan. Efek rumah kaca dapat berdampak kepada rusaknya ekosistem yang akhirnya akan   memutus   rantai   makanan   dan   perpengaruh kepada  seluruh  kehidupan  dimuka  bumi. Penghematan penggunaan BBM dan pengelolaan sumber daya hutan merupaan salah satu tindakan penanggulangan pemanasan  global. Kata-Kata Kunci : Pemanasan Global, Efek Rumah Kaca, Suhu

Page 1 of 2 | Total Record : 15