cover
Contact Name
Satria Yudha Prayogi
Contact Email
satria.yp@ft.uisu.ac.id
Phone
+6281360936699
Journal Mail Official
satria.yp@ft.uisu.ac.id
Editorial Address
Jl. Sisingamangaraja, Teladan, Medan 20217
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Buletin Utama Teknik
ISSN : 14104520     EISSN : 25983814     DOI : -
Jurnal Buletin Utama Teknik memuat tentang artikel hasil penelitian dan kajian konseptual rumpun ilmu bidang teknik. Secara garis besar topik utama yang diterbitkan adalah: Teknik Sipil Teknik Mesin Teknik Elektro Teknik Informatika Teknik Arsitektur Teknik Industri.
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 21, No 2 (2026): Edisi Januari" : 16 Documents clear
STUDI EKSPERIMENTAL KINERJA MESIN HONDAVARIO 125-FI DENGAN VARIASI BAHAN BAKAR PERTALITE DAN PERTAMAX TURBO Junaidi, Junaidi; Lubis, M. Raihan
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 2 (2026): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i2.13127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa mesin sepeda motor Honda Vario 125-FI denganpenggunaan dua jenis bahan bakar, yakni Pertalite dan Pertamax Turbo. Hasil pengujian menunjukkan bahwapenggunaan Pertamax Turbo mampu menghasilkan torsi tertinggi sebesar 11,3 Nm pada putaran 6000 rpm,sedangkan torsi terendah sebesar 8,1 Nm diperoleh dengan Pertalite pada 2000 rpm. Daya maksimum yangdicapai dengan Pertamax Turbo adalah 9,3 hp pada 6000 rpm, sedangkan daya terendah sebesar 2,2 hp munculpada 2000 rpm untuk kedua jenis bahan bakar. Konsumsi bahan bakar spesifik (SFC) lebih tinggi pada Pertalitedengan nilai 0,4759 kg/hp•jam di 2000 rpm, sedangkan nilai terendah diperoleh pada penggunaan PertamaxTurbo sebesar 0,1595 kg/hp•jam di 6000 rpm. 
RANCANG BANGUN MESIN PIROLISIS PENGHASIL BAHAN BAKAR DARI SAMPAH PLASTIK Hia, Brian Martheus; Junaidi, Junaidi
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 2 (2026): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i2.13118

Abstract

Pirolisis adalah pemanasan dengan sedikit oksigen atau tanpa oksigen dan regan lainnya. Pada proses pirolisis bahan baku dipanaskan tidak bersentuhan langsung dengan api, sehingga gas sisa tidak mengandung bahan berbahaya bagi lingkungan, serta residu yang dihasilkan sangat sedikit. Tujuan dari penelitian adalah Mengetahui proses pengolahan sampah plastik sebagai bahan bakar alternatif, mengetahui jenis bahan bakar apa yang terkandung pada plastik PET (Polypropylene Terephtalate ) dan PP (Polypropylene).Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil perolisis yang terjadi selama uji coba pada mesin atau motor bakar. Dengan memahami proses ini, diharapkan dapat ditemukan cara untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja mesin pembakaran, serta mengurangi emisi yang dihasilkan. Penelitian ini juga akan membahas berbagai jenis sumber panas yang dapat digunakan dalam mesin pembakaran luar, serta bagaimana mesin ini dapat beroperasi dengan baik menggunakan sumber panas alternatif.Proses ini melibatkan siklus tertutup di mana fluida kerja didinginkan, dikompresi, dan digunakan kembali, atau siklus terbuka di mana fluida dibuang setelah digunakan.
ANALISIS FREE FATTY ACID (FFA) DAN COLOUR UNTUK MENGENDALIKAN MUTU MINYAK GORENG DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA DI PT. XYZ Suliawati, Suliawati; AK, Wirda Novarika; Sumbayak, Roma Seharty S.
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 2 (2026): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i2.13123

Abstract

PT. XYZ  merupakan salah satu produsen dalam industri manufaktur yang memproduksi minyak goreng kelapa sawit di Sumatera Utara. Pada saat ini berdasarkan data yang peneliti dapatkan selama bulan Januari s/d Maret tahun 2024 perusahaan memiliki permasalahan kualitas produk minyak goreng. Jenis reject yang terjadi adalah colour outspec dan free fatty acid (FFA) outspec. Kadar free fatty acid (FFA) dan colour merupakan parameter penting yang mempengaruhi kualitas minyak goreng. Berdasarkan analisa diagram pareto diperoleh colour outspec dengan bobot sebesar 70,16% dan free fatty acid (FFA) outspec dengan bobot 29,84% oleh sebab itu akan dilakukan analisis untuk memperbaiki kedua jenis reject tersebut menggunakan metode six sigma. Metode Six Sigma diterapkan untuk mengidentifikasi dan mengurangi permasalahan dalam proses produksi, sehingga dapat meningkatkan kualitas minyak goreng yang dihasilkan.Metode penelitian ini meliputi pengumpulan data, pengolahan data dengan penerapan tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) dan analisa beserta evaluasi. Dengan penerapan Six Sigma, PT. XYZ dapat mengurangi tingkat cacat produk dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan metode Six Sigma efektif dalam mengendalikan mutu minyak goreng dengan memantau kadar FFA dan warna.
ANALISIS SISTEM PELUMASAN PADA MESIN MOBIL CANTER EURO 4 Fahri, Muhammad Yazid; Junaidi, Junaidi; Arifin, Muhammad
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 2 (2026): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i2.13114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pelumasan pada mesin Mitsubishi Canter Euro 4, sebuahkendaraan niaga ringan yang telah memenuhi standar emisi Euro 4. Sistem pelumasan memiliki peran vital dalam menjaga performa dan keandalan mesin dengan cara mengurangi gesekan, menjaga kestabilan suhu, serta memperpanjang umur komponen. Metode penelitian yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif melalui studi literatur, observasi langsung, dan analisis teknis terhadap komponen pelumasan. Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem pelumasan Canter Euro 4 menggunakan pompa oli tipe gear dengan tekanan kerja optimal, didukung oleh filter oli, pendingin oli, dan saluran pelumasan yang terintegrasi secara efisien. Penggunaan oli SAE 15W-40 API CI-4 yang direkomendasikan terbukti memiliki stabilitas viskositas yang baik, bahkan pada suhu tinggi, dan mendukung efisiensi pembakaran serta penurunan emisi gas buang. Pengujian viskositas juga menunjukkan bahwa kualitas pelumas tetap berada dalam batas aman hingga jarak tempuh tertentu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem pelumasan pada mesin Canter Euro 4 telah dirancang secara efisien dan sesuai dengan tuntutan regulasi emisi modern, serta mampu mendukung kinerja mesin secara optimal. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perawatan kendaraan niaga dan pengembangan teknologi pelumasan yang lebih lanjut.
PERBAIKAN KUALITAS JERRYCAN 5 LITER DENGAN METODE SIX SIGMA DAN FMEA DI PT PERMATA HIJAU GROUP AK, Wirda Novarika; Suliawati, Suliawati; Tampubolon, Soritua Bill Clinton
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 2 (2026): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i2.13128

Abstract

Kompetisi dalam dunia yang bisnis semakin ketat membuat perusahaan harus lebih mengembangkan ide- ide baru agar dapat memperoleh cara yang efektif dan efisien untuk mencapai tujuan dan target perusahaan. Produsen minyak goreng selalu berusaha supaya produknya sukses di pasaran dengan cara meningkatkan kualitas produknya dan meninimalisir jumlah produk cacat dalam proses produksinya, terutama dalam hal pengemasan minyak goreng dengan menggunakan jerrycan. Perusahaan dapat menganalisis kecacatan atau kegagalan produk dengan menggunakan metode six sigma dan metode fuzzy FMEA (failure mode and effect analysis). Penggunaan metode Six Sigma dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas jerrycan yang dihasilkan oleh perusahaan relatif baik yaitu 3,94 sigma, dengan tingkat kerusakan 7323,713 untuk sejuta produksi (DPMO). Dalam penelitian ini juga dapat disimpulkan bahwa ada tiga jenis defect tertinggi yaitu: topload sebesar 25,0%, droptest sebesar 25,0% dan partingline sebesar 18,7%. Metode ini mempunyai kelebihan, yaitu dapat mencegah atau mendeteksi lebih dini dari kerusakan yang dialami dan dapat menentukan jenis kerusakan mana yang harus diprioritaskan untuk diberikan solusinya secara bertahap Adapun Dari analisa FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) Produk Jerrycan Reject Topload yang memiliki nilai RPN (Risk Priority Number) terbesar yaitu berat jerrycan dibawah standar dengan nilai RPN (Risk Priority Number) sebesar 36.
ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL KARYAWAN BAGIAN TANK FARM MARVEL 2 DENGAN METODE NASA-TLX DI PT. UNILEVER OLEOCHEMICAL INDONESIA Harahap, Bonar; Arfah, Mahrani; Azhari, Faisal
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 2 (2026): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i2.13119

Abstract

Beban kerja mental merupakan aspek penting dalam dunia kerja yang dapat memengaruhi kinerja, keselamatan, dan produktivitas karyawan, terutama pada pekerjaan yang menuntut konsentarasi tinggi seperti di area Tank Farm, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi dan mengidentifikasi tingkat beban kerja mental karyawan menggunakan metode NASA – TLX, yang menilai beban kerja berdasarkan enam dimensi utama : Kebutuhan waktu, Kebutuhan Mental, Kebutuhan Fisik, Tingkat frustasi, Tingkat Usaha, dan Performansi. Penelitian dilakukan terhadap 22 karyawan bagian Tank Farm Marvel 2. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner NASA – TLX, kemudian dianalisis untuk mengatahui tingkat beban kerja mental masing-masing responden. Hasil analisis menunjukan bahwa 19 karyawan termasuk beban kerja tinggi sebesar 86.36%, 2 karyawan termasuk beban kerja sangat tinggisebesar 9.09% dan 1 karyawan termasuk beban kerja agak tinggisebesar 4.55% temuan ini menunjukan bahwa mayoritas karyawan mengalami tekanan mental yang cukup tinggi dalam menjalankan tugas, dengan faktor yang paling mempengaruhi beban kerja mental adalah Tingkat Usaha sehingga diperlukan perhatian dari pihak manajemen untuk melakukan evaluasi terhadapt beban kerja mental, sistem kerja, dan dukungan psikologi guna menjaga kinerja serta kesehatan mental karyawan
EVALUASI KINERJA PERALATAN MEKANIKAL DAN ELEKTRIKAL BERDASARKAN JADWAL PREVENTIVE MAINTENANCE DI PDAM LIMAU MANIS Fadhil, Sayyid; Junaidi, Junaidi
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 2 (2026): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i2.13124

Abstract

Pemeliharaan Preventive Maintenance (PM) merupakan aspek kritis dalam operasional PDAM untuk menjaga kontinuitas distribusi air. PM yang direncanakan secara tepat memungkinkan identifikasi dini potensi kerusakan sehingga downtime dapat diminimalkan. Salah satu metrik populer dalam mengukur efektivitas PM adalah  Overall Equipment Effectiveness (OEE), yang menggabungkan tiga dimensi utama: availability, performance, dan quality.Dari hasil evaluasi perawatan yang mengacu pada preventive maintenance, perlatan mekanika (pompa) dan elektrikal (panel) di PDAM limau manis mendapatkan nilai kinerja yang sangat baik dan sesuai kebutuhan pada sistem pengolahan air minum. Meskipun terdapat beberapa area yang perlu perbaikan. Rekomendasi perbaikan disarankan untuk memastikan keandalan dan keberlanjutan operasional perusahaan dalam jangka panjang.Hasil perhitungan OEE menunjukkan nilai pada Pompa RW sebesar 55,94%, Pompa booster 69,93%, dan Panel 92,32%. Rendahnya nilai OEE pada peralatan mekanikal (pompa) disebabkan oleh pengaturan output yang diterapkan oleh PDAM limau manis yang membuat nilai performancenya menjadi rendah. Yang mana, hal ini menjadi saran dari peneliti untuk mengatur ulang output pada pompa RW dan pompa booster agar output aktual pada pompa bisa meningkat lebih baik.
PERANCANGAN GEAR HELIX MENGGUNAKAN MATERIAL AISI 4340 DENGAN KEKERASAN 48 HRC Sihombing, Ahmad Gunawan; Junaidi, Junaidi; Arifin, Muhammad
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 2 (2026): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i2.13115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menganalisis gear helix menggunakan material baja paduan AISI 4340 yang telah mengalami perlakuan panas hingga mencapai kekerasan 48 HRC. Gear helix dipilih karena kemampuannya mentransmisikan daya secara efisien, dengan kebisingan rendah dan beban kerja yang merata. Material AISI 4340 dipilih berdasarkan sifat mekanik unggul seperti kekuatan tarik tinggi, ketangguhan, serta ketahanan terhadap keausan dan kelelahan material.Proses pemesinan gear helix dilakukan menggunakan mesin frais universal manual, yang memungkinkan pemotongan presisi dengan kontrol penuh oleh operator. Parameter desain gear meliputi modul 3 mm, jumlah gigi 24, sudut heliks 20°, lebar muka 30 mm, dan diameter bore 20 mm. Setelah proses perlakuan panas, material diuji menggunakan alat uji Rockwell untuk memastikan kekerasan mencapai 48 HRC. Selanjutnya, pemotongan gigi dilakukan secara bertahap, dengan mengatur kecepatan potong dan feed rate yang sesuai, serta penggunaan dividing head untuk membentuk sudut heliks.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesin frais universal manual mampu menghasilkan gear helix dengan dimensi dan bentuk yang presisi. Gear helix yang dihasilkan memiliki ketahanan aus yang baik serta kekuatan struktural yang mampu mendukung beban kerja tinggi. Penelitian ini membuktikan bahwa kombinasi antara material AISI 4340 dan proses pemesinan manual yang tepat dapat menghasilkan komponen mekanik berkualitas tinggi yang layak diaplikasikan dalam industri transmisi daya.
ANALISA MICROSKOPIK HASIL EKSTRUDER MATERIAL KOMPOSIT SERAT DAUN NANAS Damanik, Ricardo Fransiskus; Ritonga, Din Aswan Amran
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 2 (2026): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i2.13120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan serat daun nanas sebagai bahan penguat dalam pembuatan material komposit berbasis bioplastik PLA (Polylactic Acid) melalui proses ekstrusi. Pemilihan serat daun nanas didasarkan pada kandungan selulosa yang tinggi (±70%) sehingga berpotensi meningkatkan sifat mekanis komposit sekaligus mengurangi limbah pertanian. Proses penelitian meliputi persiapan serat melalui perendaman, perlakuan NaOH, pengeringan, dan penghalusan, dilanjutkan pencampuran dengan PLA pada perbandingan 15:1 menggunakan mesin molding plastik. Karakterisasi dilakukan menggunakan Differential Scanning Calorimetry (DSC) dan Foto microskope. Hasil DSC menunjukkan dua puncak endotermik utama pada suhu 108,60 °C (ΔH = 3,16 J/g) dan 151,16 °C (ΔH = 3,11 J/g), serta dua puncak eksotermik minor pada suhu 254,06 °C dan 268,14 °C yang menandakan awal degradasi termal. Nilai entalpi leleh yang rendah mengindikasikan kristalinitas komposit sangat rendah (hampir amorf). Hasil pengamatan SEM memperlihatkan distribusi serat yang tidak sepenuhnya homogen, dengan sebagian serat tertanam baik dan sebagian lain terekspos di permukaan matriks. Secara keseluruhan, penambahan serat daun nanas pada PLA berhasil menghasilkan material komposit yang ramah lingkungan dan berpotensi diaplikasikan pada produk teknik, meskipun optimalisasi proses pencampuran dan perlakuan serat masih diperlukan untuk peningkatan kinerja.
PENGUKURAN KINERJA RANTAI PASOK DENGAN MODEL SCOR STUDI KASUS : DESA KANAL KECAMATAN BANGKO PUSAKO KABUPATEN ROKAN HILIR Arfah, Mahrani; Harahap, Bonar; Hermawan, Rikky
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 2 (2026): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i2.13125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja rantai pasok kelapa sawit di Desa Kanal, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir dengan menggunakan pendekatan model Supply Chain Operations Reference (SCOR). Permasalahan utama dalam rantai pasok di wilayah ini melibatkan ketidaktepatan waktu pengiriman, fluktuasi pasokan, kualitas TBS yang bervariasi, serta koordinasi yang belum optimal antara petani, agen, ramp, dan pabrik. Penelitian dilakukan secara studi kasus dengan pendekatan kuantitatif, mengumpulkan data primer melalui wawancara dan observasi, kepada pelaku rantai pasok. Data dianalisis berdasarkan lima dimensi utama SCOR, yaitu reliability, responsiveness, flexibility, cost, dan asset management. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja reliability masih rendah dengan nilai Delivery Performance 50%, Fill Rate 46,3%, dan Perfect Order Fulfillment hanya 35,7%. Responsiveness dan flexibility juga belum optimal dengan Order Fulfillment Cycle Time 9,75 jam dan waktu penyesuaian pasokan 2,75 hari. Sebaliknya, dimensi cost dan asset management menunjukkan hasil baik dengan biaya operasional 4,41% dan utilisasi kapasitas pabrik sebesar 86,43%. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan sistem informasi, pemberdayaan petani, serta optimalisasi distribusi dan fleksibilitas sebagai strategi perbaikan rantai pasok. Pendekatan SCOR terbukti efektif dalam mengidentifikasi kelemahan dan menjadi dasar penyusunan strategi pengembangan sistem distribusi secara menyeluruh.

Page 1 of 2 | Total Record : 16