cover
Contact Name
Satria Yudha Prayogi
Contact Email
satria.yp@ft.uisu.ac.id
Phone
+6281360936699
Journal Mail Official
satria.yp@ft.uisu.ac.id
Editorial Address
Jl. Sisingamangaraja, Teladan, Medan 20217
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Buletin Utama Teknik
ISSN : 14104520     EISSN : 25983814     DOI : -
Jurnal Buletin Utama Teknik memuat tentang artikel hasil penelitian dan kajian konseptual rumpun ilmu bidang teknik. Secara garis besar topik utama yang diterbitkan adalah: Teknik Sipil Teknik Mesin Teknik Elektro Teknik Informatika Teknik Arsitektur Teknik Industri.
Articles 370 Documents
PENERAPAN MANAGEMEN LALU LINTAS PADA JARINGAN JALAN DI KOTA KISARAN KABUPATEN ASAHAN Fri Adek Arisandi; Marwan Lubis; M. Husni Malik Hasibuan
Buletin Utama Teknik Vol 15, No 2 (2020): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lalu lintas pada jaringan jalan di Kota Kisaran Kabupaten Asahan menjadi gejala yang perlu diperhatikan dan ditangani secara bijak dan tepat melalui berbagai penanganan terutama penanganan jangka pendek dalam bentuk penanganan seketika (action plant) pada lokasi yang terjadi yang terdapat banyaknya simpang bersinyal dengan jarak pendekatan, salah satu bentuk penanganan yang dilakukan adalah dengan cara mengkoordinasikan beberapa persimpangan yang ada di lokasi studi serta meningkatkan kinerja pada jaringan jalan menuju pusat Kota Kisaran. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan penataan terkait sektor transportasi di beberapa titik utama ruas jalan agar tetap terciptanya kelancaran lalu lintas. Metode pengambilan data yang dilakukan adalah dengan melakukan survei geometrik jalan, lalu lintas harian kendaraan, perilaku pengguna jalan dan parkir pada kawasan kota Kisaran. Data yang diperoleh digunakan untuk mendapatkan kondisi eksisting terjenuh yang akan menjadi acuan dalam merencanakan waktu siklus baru dengan memperhatikan teori koordinasi simpang. Hasil kajian yang diteliti bahwa penerapan managemen lalu lintas dapat memberikan dampak postif berupa tetap terciptanya kelancaran arus lalu lintas dan kenyamanan bagi pengguna jalan. Kajian yang diteliti terdapat 7 (tujuh) penggal jalan dengan tingkat pelayanan A, 15 (lima belas) B dan 2 (dua) penggal jalan memiliki tingkat pelayanan C. Analisis kinerja ruas mengacu pada MKJI 1997, parameter yang digunakan dalam menentukan pertumbuhan lalu lintas di Kota Kisaran.
MEKANISME PEMBENTUKAN CHIP PROSES PEMBUBUTAN KERING MENGGUNAKAN PAHAT PVD DAN CVD BERLAPIS Veri Akhmal Ramadhan Syah; Din Aswan A. Ritonga; Yulfitra Yulfitra; Junaidi Junaidi
Buletin Utama Teknik Vol 18, No 2 (2023): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam studi pemesinan, sisa dari pemotongan yang dikerjakan dalam pemesinan disebut chip (geram), chip yang dihasilkan dari proses pemesinan memiliki bentuk dan ketebalan yang berbeda, bentuk chip yang dihasilkan pada proses pembubutan memiliki karakteristik yang sangat berkaitan dengan mode aus pahat. penting untuk mengenal mekanisme dasar yang mempengaruhi pembentukan chip untuk mengembangkan cutting tools  (pahat potong) yang efisien. Penyelidikan pembentukan chip dimulai sekitar Perang Dunia II dengan peningkatan penggunaan mesin pemotong yang kuat dan lebih bertenaga, umumnya untuk pemotongan logam dengan munculnya pemotong baja kecepatan tinggi baru. Parameter pembubutan utama yaitu kecepatan potong, laju pemakanan, kedalaman potong ,geometri pahat dan bahan pahat memiliki pengaruh yang signifikan untuk mengontrol pembentukan chip.Benda kerja yang digunakan pada penelitian ini adalah Baja AISI 4340 (48 ± 1 HRC) dan pahat yang digunakan adalah pahat PVD dan CVD berlapis.Alat yang digunakan untuk mengukur ketebalan chip pada penelitian ini adalah software Micro Capture Plus.Pada proses pembubutan dilakukan 8 kondisi pemotongan menggunakan mesin bubut CNC.Pada hasil akhir penelitian pembubutan kering ini didapatkan variabel-variabel yang paling signifikan terhadap ketebalan chip adalah dengan kondisi pemotongan optimal yaitu  V =180 m/min , vf =352,4 mm/min maka mendapatkan karakteristik ketebalan chip senilai a =0,934 mm.
OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH BERDASARKAN TIMBULAN DAN KARAKTERISTIK SAMPAH DI KELURAHAN GEDUNG JOHOR KECAMATAN MEDAN JOHOR KOTA MEDAN M. Nauvan Afriandi; Rumilla Harahap; Jupriah Sarifah
Buletin Utama Teknik Vol 15, No 3 (2020): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah merupakan salah satu permasalahan yang tidak dapat dihindari dengan adanya penduduk. Peningkatan jumlah penduduk menyebabkan peningkatan aktifitas penduduk yang berarti juga dapat meningkatkan jumlah timbulan sampah, hal ini disebabkan karena banyaknya sumber sampah yang bermunculan seperti di perumahan, tempat wisata, dan fasilitas umum lainnya yang dapat menyebabkan volume sampah bertambah. Jumlah timbulan sampah dan komposisinya didasarkan hasil sampling yang dilakukan menurut SNI 19-3964-1994, dengan menganalisis sampah yang dihasilkan oleh aktivitas warga. Di Kecamatan Medan Johor, sistem pengelolaan sampah yang tersedia masih terbatas dan masih mengandalkan lahan kosong tempat pembuangan sampahnya dan TPS disana masih kurang baik serta kondisi pewadahan sampah yang ada di Kecamatan Medan Johor masih tercampur atau tanpa pemilahan, sehingga masyarakat yang membuang sampahnya belum dapat melakukan pemilahan untuk berbagai sampah organik dan anorganik. Dilihat dari jumlah penduduk dan besar timbulan sampah maka direncanakan pengumpulan sampah setiap hari, dengan keadaan perumahan yang cukup padat dan memiliki jarak yang sangat berdekatan antara satu rumah dengan rumah lainnya oleh karena itu pengumpulan sampah menggunakan kendaraan bermesin seperti becak atau truk pengangkut sampah untuk mempermudah dan mempercepat proses pengumpulan sampah.
PERANCANGAN KOLEKTOR SURYA PEMANAS AIR UNTUK KEBUTUHAN RUMAH TANGGA DENGAN KAPASITAS 600 L/JAM Muslih Nasution
Buletin Utama Teknik Vol 13, No 2 (2018): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matahari pada posisinya sedangkan bumi berputar pada sumbunya sambil bergerak mengelilingi matahari dalam suatu orbit yang berbentuk elips yakni hampir berupa lingkaran. Radiasi surya merupakan suatu bentuk radiasi termal yang mempunyai distribusi panjang gelombang yang khusus, karena radiasinya terkonsentrasi pada panjang gelombang pendek (berlawanan dengan yang lebih panjang untuk kebanyakan radiasi termal di bumi). Kolektor disebut juga sebagai pengumpul panas atau kalor. Secara umum kolektor surya adalah suatu peran khusus alat penukar kalor yang berfungsi untuk menyerap surya dan mentransfer masukan radiasi tersebut menjadi energi termal yang  berguna melalui suatu medium fluida kerja. Kolektor yang akan direncanakan adalah kolektor surya pemanas air
ANALISIS PENINGKATAN AIR PAM KAPASITAS 60 LITER/DETIK DI DESA TEGUR WANGI PAGAR ALAM SUMATERA SELATAN Hendra Hendra; Diana Suita Harahap
Buletin Utama Teknik Vol 16, No 3 (2021): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Water is a very important necessity for the lives of all living things. Along with the development of civilization and population growth, pollution and impurity of water also increased. In fact, the quality of the water is very important because it relates to human health. Therefore, proper water treatment is needed so that the quality of drinking water and clean water can be full filled. The main purpose of writing this report is to find out how the pump water treatment process in PDAM Pagar Alam City. From the observations ie : (1). Debit meter using Thomson measuring instrument is simpler and bias used for discharge 100 l/dt. (2). Channel to Flokulator with length 2 meters, height 1 meter and width 1 meter. (3). Sedimentation with inlet channel size measuring 1 meter wide, water height 3.98 meters and length 6.0 meters. (4). Deposition zone with length 4.6 meters, width 6 meters, plate height 0.87 meters and number of flate 51 pieces. (5). Outlet zone used with outlet diameter of 0.3 meters. (6). Mud zone with a drain diameter of 0.5 meters. (7).Filter with gutter number 1 piece, length 3 meters, width 0.3 meter, 0,3 meters and with a drain pipe diameter of 300 meters. (8).Container with a length of 12 meters, width 3 meters, height 4 meters, pipe diameter to reservoir 200 meters with a stay time of 30 minutes. (9). Disinfection with m³ body volume, length 0.5 meters, width 0.5 meters and height 0.5 meters. The water treatment process in PDAM Pagar Alam City follows the standard stipulated in PERMENKES RI No. 492/MENKES/PER/IV/2010. 
PENGARUH HARMONISA TERHADAP KESALAHAN PENGUKURAN ENERGI LISTRIK PADA KWH METER ANALOG/DIGITAL Ahmad Yani
Buletin Utama Teknik Vol 14, No 2 (2019): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meteran listrik atau KWh meter merupakan alat  untuk mengukur energi listrik yang sering digunakan oleh konsumen. Mengukur transaksi energi listrik menggunakan KWh meter sebaiknya kualitas energi listrik baik apabila memenuhi kriteria gelombang arus dan tegangan berupa sinusoidal murni agar tidak ada satupun pihak yang dirugikan akibat adanya kesalahan dalam  proses pengukuran. umumnya di picu oleh beban non linear yang sering di pakai oleh konsumen dapat menimbulkan masalah kualitas energi listrik karena adanya hamonisa maka dapat mempengaruhi  hasil pengukuran energi  listrik sebenarnya. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat dampak harmonisa terhadap kesalahan pengukuran energi listrik pada KWh Meter Analog/Digital. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semakin  banyak beban  non  linier yang digunakan maka semakin besar nilai distorsi
ANALISA KINERJA TURBIN PELTON 2 NOZLE DENGAN VARIASI JUMLAH BUCKET Muhammad Putra Rizky; Junaidi Junaidi; Fadly Kurniawan
Buletin Utama Teknik Vol 17, No 2 (2022): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Turbin Pelton adalah jenis turbin impuls yang merubah seluruh energi air menjadi energi kecepatan sebelum memasuki runner turbin. Daya yang dihasilkan pada turbin air (turbin pelton) berubah-rubah tergantung aliran atau debit air yang masuk untuk memutar turbin.Penelitian ini dilakukan di laboratorium teknik mesin Fakultas Teknik Mesin Universitas   Harapan  Medan. Metode eksperimen adalah metode yang digunakan pada penelitian ini.Analisa Kinerja Turbin Pelton 2 Nozle Dengan Variasi Jumlah Bucket.Hasil penelitian yang diperoleh adalah : (1)Daya maksimal turbin pelton pada putaran generator menghasilkan putran sebesar 1800 rpm menghasilkan beban 460 watt.(2)Efisiensi terbesar yang dihasilkan pada daya maksimum turbin yaitu daya 429,18 watt dengan efisiensi nya sebesar 2,1 %..  (3)Berdasarkan Pengujian Turbin Pelton dengan menggunakan metode Taguchi, Nilai Maksimal Respon Jumlah Bucket  Putaran Maksimal  yaitu pada Jumlah Bucket 16 buah Menghasilkan Putaran Turbin Sebesar 419,7 Rpm dan power maksimal menghasilkan beban Turbin sebesar 382,2 watt
ANALYSIS OF THE CHARACTERISTICS OF PUBLIC TRANSPORTATION MODES TO USERS OF LAND TRANSPORTATION MODES AS CITY TRANSPORTATION WITHIN THE PROVINCE Kamaluddin Lubis
Buletin Utama Teknik Vol 15, No 1 (2019): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportation can be interpreted as an activity to move people or goods from one place to another by means of transportation so that people or goods have higher benefits. In this study, we will discuss the characteristics of transport and perceptions of the characteristics of inter-city transportation modes in the province for the Medan-Berastagi route. This is done to find out the characteristics of transport users in cross surveys, as well as perceptions of the transport users of the transport system. Passenger perceptions of comfort, service, responsibility and facilities on inter-city transportation are dominated by moderate and low ratings, while for perceptions of regularity, load and security are dominated by medium and high ratings. Passenger perceptions of speed are high, there were no respondents who stated low speed while perceptions of costs were low, there were no respondents who stated high costs. Based on the results of research data using the chi square test, in general there are no differences or views on the characteristics of transport due to differences in the characteristics of transport while the difference in perception obtained is based on age and type of work on speed, based on income and the purpose of travel to security and based on level education on service.Keywords: Characteristics, Land Transport, Transportation, Cities and Provinces
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEUNTUNGAN PENGUSAHA VCO DENGAN METODE SATURATION SAMPLING (SS) DI KABUPATEN BATU BARA Azmi Fadillah; Abdurrozzaq Hasibuan; Siti Rahmah Sibuea
Buletin Utama Teknik Vol 17, No 3 (2022): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan seberapa besar pengaruh jumlah tenaga kerja, modal dan jumlah kelapa terhadap keuntungan pengusaha VCO di Kabupaten Batu Bara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif melalui survei berdasarkan kuisioner dengan menggunakan metode Saturation Sampling (SS). Penelitian ini mengambil seluruh populasi usaha pengusaha VCO di Kabupaten Batu Bara yaitu berjumlah 24 pengusaha. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisis regresi linier berganda, uji asumsi klasik dan uji statistik. Hasil analisis data menggunakan regresi linier berganda menunjukkan bahwa variabel independen yaitu modal dan jumlah kelapa mempunyai pengaruh yang signifikan positif pada tingkat keyakinan 95% terhadap besarnya keuntungan usaha VCO di Kabupaten Batu Bara. Sedangkan variabel independen tenaga kerja, tidak mempunyai pengaruh yang signifikan. Berdasarkan hasil analisis diperoleh koefisien determinasi R2 sebesar 0,637338, hal ini berarti bahwa 63,73% variasi perubahan yang terjadi terhadap besarnya keuntungan usaha VCO dipengaruhi oleh semua variabel independen sedangkan 36,09% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain diluar model. Berdasarkan hasil uji F hitung F tabel semua variabel independen secara bersama-sama mempengaruhi variabel dependen pada tingkat signifikansi 5%. Guna meningkatkan tingkat keuntungan pengusaha VCO. Pengusaha harus menambah modal dan jumlah kelapa , karena terbukti bahwa jumlah kelapa berpengaruh signifikan terhadap keuntungan usaha VCO. Kebijakan pemerintah juga diperlukan untuk memberikan bantuan-bantuan berupa bibit, permodalan melalui (KUR), penyuluhan-penyuluhan, dan pemberian jaminan/asuransi karena kegiatan usaha ini sangat beresiko bagi para pengusaha VCO.
ANALISA PENEMPATAN LIGHTNING ARESTER PADA GARDU INDUK TANJUNG MORAWA Marlanfar Marlanfar; Yusmartato Yusmartato; Yusniati Yusniati; Zulfadli Pelawi
Buletin Utama Teknik Vol 15, No 3 (2020): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transmisi  saluran udara sering mengalami gangguan-gangguan, baik dari dalam  maupun dari luar. Salah satu  gangguan luar adalah surja petir. Demi mempertahan-kan kelangsungan penyaluran daya listrik dari sumber ke konsumen dan untuk melindungi peralatan-peralatan listrik yang ada dalam sistem maka sangatlah perlu dilakukan pengamanan. Gangguan  yang disebabkan oleh petir akan dapat menaikan tegangan sampai beberapa kali tegangan nominal sistem tersebut, sehingga peralatan listrik  yang mempunyai rating tegangan tertentu akan terlampaui yang dapat merusak peralatan listrik tersebut. Untuk mengatasi gangguan petir di jaringan  sisi masuk gardu induk  dipasang pengaman petir yang dapat melindungi peralatan listrik yaitu dengan memasang lightning arester. Penguraian lebih lanjut adalah mengenai komponen-komponen  arester, cara kerja, karakteristik, penggunaan serta penentuan lokasi arester terhadap peralatan yang dilindungi. Untuk mengetahui pengaruh lightning arester yang dipasang pada gardu induk dibanding dengan yang tanpa memakai lightning arester. Untuk mengetahui surja petir terhadap isolasi. 

Page 6 of 37 | Total Record : 370