cover
Contact Name
Abdul Muis
Contact Email
muis@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
bambang.bs@unram.ac.id
Editorial Address
Jln. Pendidikan No. 62 Mataram Fakultas Pertanian Universitas Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 28303431     DOI : https://doi.org/10.29303/jima.v1i3
JIMA (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek merupakan media jurnal elektronik ilmiah yang dikelola oleh Fakultas Pertanian Universitas Mataram. JIMA sebagai wadah untuk penyebaran dan publikasi hasil penelitian dari skripsi atau tugas akhir mahasiswa yang diterbitkan sebanyak tiga periode, yaitu pada Maret, Juli, dan November. Focus JIMA, pada publikasi hasil penelitian, kajian, dan gagasan pengembangan ilmu pengetahuan bidang agrokomplek (agroekoteknologi, agribisnis, ilmu tanah, ilmu kehutanan, dan budidaya perikanan serta ilmu kelautan). JIMA, menerima artikel yang belum pernah dipublikasi dalam bentuk media publikasi apapun. Tim Redaksi JIMA berhak memperbaiki tata tulis artikel tanpa merubah isi tulisan. Artikel dimuat setelah melalui tahap editing dan reviewing.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 341 Documents
Hubungan Kejadian Kekeringan Dengan Fenomena El-Nino Di Wilayah Kabupaten Lombok Utara Lia Rizki Yanti; I Nyoman Soemeinaboedhy; Ismail Yasin; Sri Rahayu
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v1i3.2147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fenomena El-Nino terhadap iklim di Kabupaten Lombok Utara. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Lombok Utara yaitu Pemenang Timur, Pemenang, Tanjung, Sambik Bangkol, Gangga, Santong, Bayan dan Senaru pada bulan Maret-Mei 2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode deskriptif, yakni penanganan masalah yang ada dengan jalan mengumpulkan data, menyusun, menganalisa, menginterpretsikan data, dan menarik suatu kesimpulan. Data yang digunakan adalah data sekunder yaitu data curah hujan diambil dari 8 titik yang tersebar di Kabupaten Lombok Utara yang berasal dari stasiun hujan milik Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang meliputi data curah hujan dasarian dalam rentang waktu 30 tahun (1991-2020), dan data Indeks Osilasi Selatan tahun (1991-2020) dari Badan Meteorologi Australia yang di akses di http://www.bom.gov.au/climate/current/soi2.shtml. Hasil dari penelitian ini adalah Kejadian kekeringan di Kabupaten Lombok Utara menunjukkan adanya keterkaitan erat dengan fenomena El-Nino yaitu dengan melihat rata-rata nilai konsistensinya sebanyak 21 kali konsisten dalam musim hujan dan rata-rata konsistensi pada musim kemarau sebanyak 12 kali konsistensi. Dalam rentang tahun (1980-2020) pada musim hujan telah terjadi El Nino dengan SOI < -5 sebanyak 13 kali, Netral dengan SOI antara -5 dan 5 sebanyak 19 kali dan La Nina dengan SOI lebih dari 5 sebanyak 8 kali. Kemudian pada musim kemarau telah terjadi El Nino dengan SOI lebih dari -5 sebanyak 12 kali, Netral dengan SOI antara -5 dan 5 sebanyak 18 kali, dan La Nina dengan SOI lebih dari 5 sebanyak 10 kali.
Pengaruh Pemberian Berbagai Pupuk Organik Terhadap Sifat Fisik Tanah, Kimia Tanah, Dan Produksi Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Di Kecamatan Kediri Fitra Yunanda; I Nyoman Soemeinaboedhy; I Putu Silawibawa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v1i3.2148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai pupuk organik terhadap sifat fisik tanah, kimia tanah, dan produksi pada tanaman kacang tanah. penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode ekperimental di lapangan (lahan petani Dusun Dasan Tebu, Desa Ombe Baru, Kecamatan Kediri, Lombok Barat). Perlakuan yang digunakan meliputi tanpa perlakuan, biochar, pupuk kandang, kompos, POC limbah tahu, dan slurry biogas. Parameter yang diukur adalah berat volume tanah, berat jenis tanah, porositas tanah, bahan organik tanah, pH tanah, dan produksi kacang tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh terhadap berat volume, porositas, bahan organik, pH tanah, dan produksi kacang tanah, akan tetapi tidak berpengaruh terhadap berat jenis tanah. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian pupuk organik baik terhadap sifat fisik tanah, kimia tanah dan produksi kacang tanah. Penelitian lebih lanjut pemberian dengan berbagai dosis yang berbeda pada tanaman kacang tanah.
Pengaruh Beberapa Dosis Bioamelioran Terhadap Konsentrasi Hara Dan Hasil Jagung Ketan (Zea mays var. ceratina) Malayani; Wahyu Astiko; Bambang Budi Santoso
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v2i1.2285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon tanaman jagung ketan pada berbagai dosis bioamelioran terhadap konsentrasi hara yang mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat ulangan dan enam perlakuan dosis bioamelioran bioamelioran yaitu (Gomez et al, 1984): d0: Kontrol (tanpa bioamelioran), d1: dosis bioamelioran 5 t ha-1, d2: dosis bioamelioran 10 t ha-1, d3: dosis bioamelioran 15 t ha-1, d4: dosis bioamelioran 20 t ha-1, d5: dosis bioamelioran 25 t ha-1. Data hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan analisis keragaman yang dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian dosis Bioamelioran pada tanaman jagung berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, bobot biomassa tajuk dan akar, bobot biomassa basah per petak, bobot biomassa kering per petak, jumlah spora dan persentase kolonisasi akar oleh mikoriza. Pada perlakuan dosis bioamelioran 25 t ha-1 memberikan hasil yang paling baik terhadap komponen hasil yaitu bobot tongkol segar sebesar 182,33 g dan bobot tongkol kering sebesar 82,15 g, berat tongkol segar per petak sebesar 10,50 kg, diameter tongkol 4,4 cm, panjang tongkol 16,32, bobot pipil segar 111,606 g dan bobot pipil kering sebesar 58,70 g. N yang diserap pada umur 42 HST sebesar 0,183, sedangkan P yang diserap pada umur 42 HST sebesar 3,127 (%). Hasil penelitian menunjukan pemberian bioamelioran dengan dosis 25 t ha-1 mampu meningkatkan kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman yang terbaik.
Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair (POC) Limbah Cair Tahu Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi (Brassica juncea L.) Nika Pranggana Aranda; Bambang Budi Santoso; Irwan Muthahanas; Sri Rahayu
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v2i1.2289

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair (POC) limbah cair tahu terhadap pertunbuhan dan hasil tanaman sawi (Brassica juncea L.). Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2022 sampai Agustus 2022 di Jempong Baru, Pegesangan Barat, Kecamatan Mataram. Dalam penelitan ini terdapat 5 perlakuan, yaitu 0, 40, 80, 120, dan 160 ml. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap yang diulang 5 kali dan dibuat seri sebanyak 3 unit, sehingga di peroleh 75 tanaman. Data hasil penelitian yang diperoleh dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) pada taraf 5%, dan perlakuan yang berbeda nyat diuji lanjut dengan BNJ pada taraf 5%. dilakukan dengan Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk organik cair (POC) limbah cair tahu berpengaruh terhadap pertumbuahan dan hasil tanaman sawi. Pemberian pupuk organik cair (POC) limbah cair tahu dengan perlakuan 160 ml merupakan hasil terbaik pada semua parameter tinggi tanaman, laju pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun, laju pertumbuhan jumlah daun, luas daun, laju pertumbuhan luas daun, bobot basah tanaman, dan bobot kering tanaman.
Pengaruh Pemberian Pupuk Anorganik dan Pupuk Organik Cair (POC) Limbah Air Cucian Beras Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi (Brassica juncea L.) Nur Amalia; Bambang Budi Santoso; Nihla Farida; Sri Rahayu
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v2i1.2290

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk anorganik dan Pupuk organik cair (POC) limbah air cucian beras terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi (Brassica juncea L.). Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2022 sampai Agustus 2022, di Jempong Baru, Pegesangan Barat, Kecamatan Mataram. Penelitian disusun menurut rancangan Acak Lengkap faktorial dengan dua faktor, pertama dosis pupuk anorganik urea, SP36, dan KCl dan kedua volume POC. Faktor pertama terdiri atas tiga taraf perlakuan yaitu: tanpa pupuk, 50% dosis rekomendasi, 100% dosis rekomendasi, sedangkan faktor kedua terdiri atas lima taraf yaitu: 0, 100, 150, 200, 250 ml/tanaman. Kombinasi perlakuan diulang tiga kali sehingga didapatkan 45 tanaman (polybag), setiap unit percobaan terdapat 2 tanaman sehingga diperoleh 90 tanaman. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam taraf 5% dan parameter yang signifikan diuji lanjut dengan Uji Beda Nyata Terkecil taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi kedua faktor pupuk anorganik dan POC berpengaruh tidak nyata terhadap seluruh parameter pengamatan. Faktor mandiri masing-masing pemberian pupuk anorganik 100% dosis rekomendasi maupun POC volume 250 ml/tanaman memberikan hasil tertinggi pada parameter pengamatan.
Hasil Dan Nisbah Kesetaraan Lahan Tumpangsari Tanaman Cabai (Capsicum annum L.) Dengan Kacang-Kacangan Di Lahan Kering Safitri Mileniawati; I Komang Damar Jaya; Liana Suryaningsih Badrun
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v2i1.2316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh tumpangsari cabai merah (Capsicum annum L.) dengan tanaman kacang-kacangan terhadap pertumbuhan, hasil dan nisbah kesetaraan lahan (NKL) di lahan kering. Satu percobaan lapang telah dilaksanakan pada bulan Mei sampai September 2022 di Dusun Amor-Amor, Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari enam perlakuan tumpangsari dan tiga perlakuan monokultur dengan tiga ulangan sehingga didapatkan 27 unit percobaan. Keenam perlakuan tumpangsari tersebut adalah: tumpangsari cabai dengan kacang tanah dan kacang hijau yang ditanam atau disisip bersamaan, ditanam 2 minggu setelah tanam (MST) cabai dan 4 MST. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tumpangsari cabai dengan kacang- kacangan pada berbagai waktu sisip berpengaruh terhadap pertumbuhan, hasil dan NKL. Perlakuan tumpangsari yang menunjukkan hasil paling baik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman cabai adalah tumpangsari cabai dengan kacang tanah bersamaan dan tumpangsari cabai dengan kacang hijau selang empat minggu. Semua nilai NKL > 1,0 yang artinya tumpangsari lebih efisien dalam pemanfaatan lahan dibandingkan dengan monokultur cabai.
Konsentrasi Hara N, P Dan Hasil Beberapa Varietas Jagung Manis (Zea mays saccharata Strut.) Yang Ditambahkan Bioamelioran Sahrati Humairah; Wahyu Astiko; I Ketut Ngawit; Sri Rahayu
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v2i1.2321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi hara N, P dan hasil beberapa varietas jagung manis yang ditambahkan bioamelioran. Percobaan ini dilakukan di Desa Midang Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Laboratorium Mikrobiologi, Laboratorium Agronomi dan Laboratorium Fisika dan Kimia Tanah Fakultas Pertanian Universitas Mataram. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat ulangan dan empat perlakuan yaitu: V1=Varietas Bonanza F1, V2=Varietas Ganebo, V3= Golden Boy, V4=Varietas Exsotic Pertiwi. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) pada taraf nyata 5% dan diuji lanjut dengan mengggunakan uji beda nyata jujur (BNJ) pada taraf yang sama. Varietas Golden Boy menunjukan pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan varietas lainnya. Varietas Bonanza F1 menunjukan daya hasil yang lebih baik dibandingkan varietas lainnya, hal ini tercermin dari indikator parameter hasil dan komponen hasil yaitu bobot tongkol basah per tanaman (223,17) g, bobot tongkol kering per tanaman (117,51), panjang tongkol (20) cm, diameter tongkol (4,75), bobot tongkol basah per petak (14,3).
Pengaruh Konsentrasi Pupuk Organik Cair Nasa Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica chinensis L.) Eka Puspitasari; Jayaputra; I Wayan Sutresna
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v2i1.2322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk organik cair NASA terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy (Brassica chinensis L.), Penelitian dilaksanakan mulai bulan Mei sampai Juni 2022, di Rumah Kaca (Glass House) Fakultas Pertanian Universitas Mataram. Percobaan ini disusun berdasarkan rancangan acak lengkap, terdiri atas 6 perlakuan, diulang 4 kali, yaitu:, K1 = 0,5 ml POC/l air, K2 = 1,5 ml POC /l air, K3 = 2,5 ml POC/l air, K4 = 3,5 ml POC/l air, K5 = 4,5 ml POC/l air, K6= 5,5 ml POC/l air. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan analysis of variance pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan: Perlakuan konsentrasi POC NASA tidak memberikan pengaruh nyata terhadap semua parameter yang diamati. Penambahan POC NASA dengan konsentrasi 3,5 ml/l air menunjukan hasil yang lebih baik dibandingkan perlakuan lainnya. Berdasarkan hasil percobaan maka disarankan perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terkait dengan konsentrasi NASA yang digunakan dengan mengkombinasi dengan pupuk an-organik agar memberikan hasil yang lebih baik.
Pengaruh Pemberian Pupuk Hayati Bio-Extrim Dan Pupuk Kandang Kambing Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Selada (Lactuca sativa L.) Rosfani; Jayaputra; Novita Hidayatun Nufus
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v2i1.2323

Abstract

Selada merupakan salah satu jenis sayuran yang memiliki nilai komersial dan nilai gizi yang cukup baik untuk dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui a) Satu/lebih kombinasi perlakuan konsentrasi pupuk hayati Bio-Extrim dan dosis pupuk kandang kambing memberikan pertumbuhan dan hasil lebih baik dibandingkan perlakuan lain, b) satu/lebih konsentrasi pupuk hayati Bio-Extrim yang meberikan pertumbuhan dan hasil lebih baik dibanding dosis lain, c) satu/lebih dosis pupuk kandang kambing yang memberikan pertumbuhan dan hasil lebih baik dibanding dosis lainnya. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni sampai dengan Agustus 2022 di Rumah Kaca, Fakultas Pertanian, Universitas Mataram. Penelitian menggunakan metode Eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan 2 faktor perlakuan yaitu: 1) Pupuk hayati Bio-Extrim terdiri dari 4 perlakuan yaitu: D0 = 0 liter/ha, D1 = 1 liter/ha, D2 = 2 liter/ha, D3= 3 liter/ha. 2) Pupuk kandang kambing terdiri dari 4 perlakuan yaitu K0 = 0 ton/ ha, K1 = 10 ton/ha, K2 = 20 ton/ha, K3 = 30 ton/ha. Diperoleh 16 kombinasi yang diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 48 unit percobaan yang diacak secara bebas. Berdasarkan hasil percobaan dapat disimpulkan bahwa kombinasi pupuk hayati Bio-Extrim dan pupuk kandang kambing berpengaruh terhadap berat brangkasan basah dan berat brangkasan hasil. Konsentrasi pupuk hayati Bio-Extrim berpengaruh terhadap berat brangkasan basah dan berat brangkasan hasil.
Pengaruh Pupuk Organik Cangkang Telur Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Bawang Merah (Allium cepa L.) Addeka Nurrahmi; Baiq Erna Listiana; Jayaputra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v2i1.2324

Abstract

Bawang merah (Alium cepa L.) merupakan salah satu komoditas sayuran yang mempunyai arti penting untuk masyarakat sebagai bahan atau bumbu penyedap masakan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk organik cair cangkang telur terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah (Allium cepa L.). Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial yang terdiri dari 5 perlakuan yaitu P0 (tanpa perlakuan), P1 (pupuk cangkang telur 20 ml/l/tanaman), P2 (pupuk cangkang telur 50 ml/l/tanaman), P3 (pupuk cangkang telur 75 ml/l /tanaman), dan P4 (pupuk cangkang telur 80 ml/l/tanaman) dan diulang sebanyak empat kali sehingga terdapat 20 unit percobaan. Data dianalisis dengan analisis varian (ANOVA) pada taraf nyata 5%. Hasil ANOVA yang berbeda nyata dilakukan uji lanjut dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian pupuk organik cangkang telur berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah pada tinggi tanaman bawang merah pada umur 21hst dan berat umbi kering. Perlakuan yang memberikan hasil yang lebih bagus pada penelitian ini yaitu P4 (pupuk cangkang telur 80 ml/l/tanaman).

Page 5 of 35 | Total Record : 341