cover
Contact Name
Clarisya Amalia Sholehah
Contact Email
madani.unzah@gmail.com
Phone
+6281276679598
Journal Mail Official
clarisya7724@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Panglima Sudirman No.360, Semampir, Kec. Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur 67282
Location
Kab. probolinggo,
Jawa timur
INDONESIA
Madani : Journal of Social Sciences and Social Science Education
ISSN : 30254582     EISSN : 30253799     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Madani is an open access journal as a forum for publishing scientific articles published by Tadris IPS Islamic University of Zainul Hasan. Published articles can be in the form of results of research and studies on current issues in the perspective of social science and social education. This journal aims to disseminate ideas in the form of concepts, theories, paradigms, perspectives and methodologies in the field of social education. This journal is published in February and July.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2024): Februari 2024" : 5 Documents clear
MEMILIH PEMIMPIN NEGARA YANG RESPONSIF DAN PROGRESIF: URGENSI, DAMPAK DAN TANTANGAN DI ERA GLOBALISASI Arif Sugitanata; Mindanao , Lilibeth Mindanao
Madani : Journal of Social Sciences and Social Science Education Vol. 2 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/qj1wn980

Abstract

Penelitian ini membahas urgensi, dampak dan tantangan dalam memilih pemimpin negara yang responsif dan progresif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan untuk memahami kompleksitas isu pemilihan pemimpin yang responsif dan progresif. Data primer diambil dari buku, jurnal, dan karya ilmiah yang memberikan gambaran mendalam tentang urgensi, dampak, dan tantangan pemilihan pemimpin negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa urgensi memilih pemimpin yang responsif dan progresif terletak pada kemampuan mereka mengenali perubahan sosial dan ekonomi, beradaptasi dengan era digital, mempromosikan kolaborasi dan komunikasi global, serta menginvestasikan dalam pengembangan sumber daya manusia. Dalam konteks globalisasi, pemimpin harus memiliki visi global sambil memperhatikan nuansa lokal untuk menciptakan sinergi antara kebijakan lokal dan tren global. Dampak negatif memilih pemimpin yang tidak responsif dan tidak progresif melibatkan stagnasi pembangunan, kurangnya inovasi, kesulitan menarik investasi dan talenta global, ketidakpuasan masyarakat, penurunan kesejahteraan, dan ketidakstabilan politik dan sosial. Tantangan kompleks dalam kepemimpinan responsif dan progresif melibatkan keseimbangan antara inovasi dan tradisi, penanganan masalah sosial, tekanan internasional, dan adaptasi terhadap perkembangan teknologi. Secara keseluruhan, pemimpin yang responsif dan progresif memiliki peran krusial dalam membawa negara mengatasi kompleksitas zaman, mendorong pembangunan berkelanjutan, menjaga kepercayaan publik, dan berkontribusi pada solusi global. Sebaliknya, pemimpin yang tidak responsif dan progresif dapat memberikan dampak negatif signifikan pada kemajuan dan stabilitas suatu negara. Oleh karena itu, keterlibatan aktif masyarakat atau rakyat dalam proses pemilihan pemimpin menjadi penting untuk memastikan terpilihnya pemimpin yang memiliki visi dan komitmen terhadap kemajuan bersama.
PEMBENTUKAN JIWA NASIONALISME DALAM MEWUJUDKAN INDONESIA BERMARTABAT MELALUI PENDIDIKAN PESANTREN Abdullah, A. Fatikhul Amin; Hidayati, Nurul
Madani : Journal of Social Sciences and Social Science Education Vol. 2 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/rmw3xs86

Abstract

Pesantren tidak hanya mengandung makna keislaman, tetapi juga keaslian (indigenous) Indonesia yang selalu mengakomodir perubahan zaman mulai dari zaman Hindu Budha dan Islam yang terus berupaya melanjutkan dengan mengadaptasi sisi substansi ajaran. Artinya pesantren merupakan bentuk akulturasi budaya antara Islam dengan budaya sebelumnya, baik Hindu-Budha maupun budaya asli Indonesia. Pesantren menjadi lembaga yang memiliki kemampuan beradaptasi dan toleransi yang tinggi. Pesantren menjadi salah satu pondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai negara yang berdaulat dan bangsa yang merdeka. Kehadiran suatu negara mutlak harus ada dalam upaya menyebarkan agama dan kehadiran negara dimulai dari lahirnya rasa nasionalisme. Oleh sebab itu, pesantren menjunjung nilai nasionalisme karena menyadari hanya di negera yang berdaulat agama bisa dijalankan dengan sempurna. Namun akhir-akhir ini nampaknya nilai nasionalisme agak memprihatinkan bagi kalangan pemuda Indonesia. Oleh sebab itu, perlu kiranya upaya menjaga nasionalisme melalui pesantren agar terwujud Indonesia yang bermartabat. Penelitian ini fokus pada upaya mengidentifikasi upaya pesantren dalam meningkatkan sikap nasionalisme untuk mewujudkan Indonesia yang bermartabat. Untuk itu digunakan metode studi literatur dalam mengidentifikasinya, Teknik  pengumpulan  data dengan cara mengumpulkan  beberapa  penelitian terdahulu  mencari kesesuaian asumsi dan realitas di lapangan tentang pesantren. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa pendidikan pesantren merupakan solusi negeri untuk meningkatkan sikap nasionalisme generasi muda dalam mewujudkan Indonesia yang bermartabat
KONSEP MASYARAKAT MULTIKUTURAL DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF ISLAM Faelasup
Madani : Journal of Social Sciences and Social Science Education Vol. 2 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/pr4a8r76

Abstract

Research on the concept of a multicultural society is motivated by conditions that often occur, namely, social fights, political fights, culture, and even economy, all of which greatly influence the unity and integrity of the nation. From this background, the researcher tries to conduct research, whose research results can be used as an alternative study of people's lives. This type of research is liberary research (literature study), the data can be taken from actual news from newspapers, literature books, and journals. The analysis technique is to study the theory of references, and also to search the Al-Quran and Hadith books, as well as other relevant books. The results and discussion included 1) the concept of a multicultural society that is very appropriate to be applied in Indonesia, because it is in accordance with the conditions of Indonesia which have diversity, be it race, ethnicity, culture and religion. 2) Nadlatul Ulama (NU) as a civil society has fought for this multicultural concept through NU's formal education channels, education in Islamic boarding schools, and recitation of fathers and recitation of women in society. 3) The Islamic perspective on the concept of a multicultural society is very positive, meaning that Islam provides full support and legally there is no imbalance, even so much is revealed in Islamic law either through the Al-Qur'an or Al-Hadith.
DAMPAK APLIKASI TIKTOK TERHADAP PERILAKU SOSIAL GENERASI Z DI DESA GEJUGAN KECAMATAN PAJARAKAN KABUPATEN PROBOLINGGO BABUL BAHRUDIN, BABUL BAHRUDIN; Silviyana
Madani : Journal of Social Sciences and Social Science Education Vol. 2 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/a380dc28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak aplikasi Tiktok  terhadap perilaku generasi Z di Desa Gejugan Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo. Fokus kajiannya yaitu 1) dampak aplikasi tiktok terhadap perilaku generasi Z di Desa Gejugan Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo, 2) peran orang tua terhadap perubahan anak akibat penggunaan aplikasi Tiktok.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam,observasi dan dokumentasi. Keabsahan data digunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi teori. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verifikasi data atau  kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi tiktok sangat berdampak terhadap perilaku sosial remaja baik itu dampak negatif maupun juga dampak positif yaitu 1) kecanduan dan lupa waktu, 2) merubah gaya hidup dan norma sosial, 3) berpengaruh terhadap kemampuan interaksi sosial remaja, 4) terpaparnya konten yang tidak pantas. Dampak positifnya yaitu membantu sebagai bahan pembelajaran atau membantu dalam menyelesaikan tugas-tugas sekolah, serta juga memberikan informasi-informasi baru. Peran orang tua dalam mengatasi dampak dari penggunaan aplikasi Tiktok yaitu dengan menasehati, melarang, diberikan teguran, dan sebagainya.
ANALISIS PERUBAHAN SOSIAL DAN BUDAYA MASYARAKAT PEGUNUNGAN SEBAGAI DAMPAK DARI GLOBALISASI Fikaanjana_16; Faisol Hakim
Madani : Journal of Social Sciences and Social Science Education Vol. 2 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/xprkh245

Abstract

Globalization is a phenomenon that involves connections between nations in various aspects of life, such as changing the economics and technology, social structures and cultural values throughout the world. These changes can be seen in social relationship pattern between others that occur in Indonesian villages, the local traditions that were previously collective and deep are changed becoming individualism through the media and global connectivity. Globalization causes various problems in the field of culture, for example: loss of the original culture of a region or village, the erosion of cultural values, decreased sense of nationalism and patriotism, loss of kinship and mutual relationship, loss of self-confidence, lifestyles that are not in accordance with customs. So that education can become a driving force for positive change without eliminating the cultural identity of local communities. The approach used in this research is a qualitative with phenomenology type. This research is located in Gununggeni village, Probolinggo district. The results of this research explained that there have been significant changes in Gununggeni Village as the impact of globalization and modernization which changed various aspects of people's lives, including lifestyle, values and economic structure. This change includes in fashion, food, technology, and social values. The use of mobile phones access to social media, and the changes in business infrastructure are strong indicators of modernization in the village. Even though there is adaptation to global trends, traditional values such as mutual relationship with other and togetherness are still strongly maintained in Gununggeni Village. This is one of social change complexity taking place, where some of traditional values are still exist, but while others becoming change.

Page 1 of 1 | Total Record : 5