cover
Contact Name
I Gede Arya Wiguna
Contact Email
aryasanggem@gmail.com
Phone
+6282326881987
Journal Mail Official
aryasanggem@gmail.com
Editorial Address
Jl. Eltari Km 9 Kelurahan Sasi, Kota Kefamenanu, TTU, NTT
Location
Kab. timor tengah utara,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Journal Science of Biodiversity
Published by Universitas Timor
ISSN : -     EISSN : 28297385     DOI : https://doi.org/10.32938/jsb/vol3i1
Sci-Bio: Journal Science of Biodiversity adalah Jurnal Ilmu Biologi yang terbit secara berkala sebagai sarana penyebarluasan hasil penelitian dan ilmu pengetahuan di bidang ilmu biologi. Adapun bidang kajian pada jurnal ini yaitu Biologi Teoritis seperti Ekologi, Botani, Mikobiologi, Zoologi dan Aplikasinya. Journal Science of Biodiversity diterbitkan oleh Program Studi Biologi Dua Kali dalam Setahun (April dan Oktober). Setiap artikel di tinjau oleh para Ahli dalam bidangnya.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2: Oktober 2022" : 5 Documents clear
Efektivitas Larva Black Soldier Fly (Hermetia Illucens) dalam Mereduksi Pakan Limbah Organik Sawi Putih dan Daun Singkong Maria Marselina Bay; Yardi Mantolas; Gonsianus Pakaenoni
Journal Science of Biodiversity Vol 3 No 2: Oktober 2022
Publisher : Program Studi Biologi, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsb/vol3i2pp68-72

Abstract

Black Soldier Fly (BSF) is an insect that reduces organic waste by utilizing its larvae which will extract energy and nutrients from vegetable waste such as mustard and cassava leaves waste, fruits, food scraps, animal carcasses, and feces as food ingredients. This study aimed to see the effectiveness of BSF larvae in reducing feed organic waste of chicory and cassava leaves. The method used in this research is a laboratory and experimental scale experiment. The results of this study showed that the effectiveness of BSF larvae in reducing organic waste feed on cassava leaf waste samples was 57% for 1x3 feeding frequency, but decreased in 1x1 feeding frequency, which was 40%. While the percentage value of sample reduction by BSF larvae in chicory samples was 53% for 1x3 feeding frequency, but experienced a decrease in 1x1 feeding frequency, which was 38%. The effectiveness level of BSF larvae in reducing waste samples can be said to be effective at 1x3 feeding frequency.
Identifikasi Jenis-Jenis Hewan yang Digunakan Masyarakat Peureulak Sebagai Obat tradisional Inka Fara Dina; Shally Rezeki; Nurliyanti Nurliyanti
Journal Science of Biodiversity Vol 3 No 2: Oktober 2022
Publisher : Program Studi Biologi, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsb/vol3i2pp73-80

Abstract

Latar Belakang: Seiring semakin banyaknya macam penyakit membuat masyarakat Indonesia takut untuk mengonsumsi obat-obatan sintetis berbahan kimia yang dimana menyebabkan banyak efek samping. Maka dari itu masih banyak masyarakat yang memanfaatkan hewan menjadi obat tradisional salah satunya ialah masyarakat Peureulak. Kecamatan Peureulak merupakan salah satu daerah yang terletak pada Kabupaten Aceh Timur Provinsi Aceh yang masih ada spesies hewan. Pengobatan tradisional menggunakan hewan yang dilakukan oleh masyarakat Peureulak adalah solusi alternatif untuk mengatasi persoalan kesehatan. Banyak sekali metode pengolahan hewan sebagai obat yang dilakukan oleh praktisi pengobatan tradisional masyarakat sesuai pengetahuan serta pengalaman. Bagian-bagian hewan yang umumnya digunakan menjadi obat tradisional diantaranya: daging, ceker, lendir dan madu. Metode: Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Maret hingga Juni 2022 di lokasi penelitian Kecamatan Peureulak dan menggunakan metode deskriptif kualitatif berdasarkan wawancara dan pengamatan langsung yang telah dilakukan. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Peureulak masih memanfaatkan hewan sebagai obat tradisional walaupun sudah jarang karena masyarakat setempat menggunakan obat-obatan modern yang ada di pasaran untuk mengobati penyakit. Kesimpulan: Jumlah jenis hewan yang dimanfaatkan oleh masyarakat Peureulak untuk obat ada 11 spesies dengan Insecta dan Aves yang mendominasi. Bagian hewan yang dimanfaatkan antara lain seluruh tubuh, daging, ceker, lendir dan madu. Pemanfaatan hewan sebagai obat ini dimanfaatkan masyarakat Peureulak untuk mengatasi beberapa penyakit terutama penyakit gatal, asma dan obat luka pasca operasi.
Laju Pertumbuhan Ayam Kampung Laju Pertumbuhan Ayam Kampung (Gallus gallus domesticus) yang Diberi Ransum dengan Tingkat Protein dan Energi yang Berbeda Joice Jusmiaty Bana; Amor T Karyawati; Theresia L Boro; Maria Danong
Journal Science of Biodiversity Vol 3 No 2: Oktober 2022
Publisher : Program Studi Biologi, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsb/vol3i2pp81-88

Abstract

Komposisi ransum menjadi salah satu faktor penting terhadap performa produksi ayam kampung. Komposisi nutrisi yang tepat dalam ransum akan memberikan performa produksi terbaik. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formula ransum yang mengandung konsentrasi protein dan energi yang tepat dan seimbang untuk menunjang performa produksi ayam kampung. Penelitian ini menggunakan ayam berumur 4-5 bulan sebanyak 28 ekor yang diberi ransum dengan kombinasi 3 level protein yaitu 14%, 16% dan 18% serta 2 level energi yaitu 2600 kkal/kg dan 2800 kkal/kg. Ransum komersial digunakan sebagai kontrol. Tujuh perlakuan yaitu R0 (Ransum komersial), R1 ransum dengan kombinasi PK 14% dan EM 2600kkal/kg; R2 ransum dengan kombinasi PK 14% dan EM 2800kkal/kg, R3 ransum dengan kombinasi PK 16% dan EM 2600kkal/kg, R4 ransum dengan kombinasi PK 16% dan EM 2800kkal/kg, R5 ransum dengan kombinasi PK 18% dan EM 2600kkal/kg, R6 ransum dengan kombinasi PK 18% dan EM 2800kkal/kg, Masing masing perlakuan diulang 4 kali sehingga diperoleh 28 unit percobaan. Parameter yang diukur adalah pertambahan bobot badan (PBB), konsumsi ransum, specific growth rate (SGR) dan konversi ransum. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan SPSS for windows versi 25, bila perlakuan berpengaruh nyata terhadap parameter dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan R6 yaitu ransum dengan kombinasi protein 18% dan energi 2800 kkal/kg memberikan performa produksi terbaik secara signifikan dengan kelompok perlakuan lainnya kecuali perlakuan R5. Kata kunci : Gallus gallus domesticus , pertambahan bobot badan, konsumsi ransum, specific growth rate, konversi ransum.
Etnozoologi Vertebrata Masyarakat Desa Be’nus Kabupaten Timor Tengah Utara Dicky Frengky Hanas; Julia Edeltrudis Koa; Anna Theresya Taboy; Stanislaus Sila
Journal Science of Biodiversity Vol 3 No 2: Oktober 2022
Publisher : Program Studi Biologi, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsb/vol3i2pp89-94

Abstract

Masyarakat Desa Be’nus memiliki pengetahuan tradisional tentang pemanfaatan sumber daya hewani dalam pemenuhan kebutuhan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk pemanfaatan kelompok hewan vertebrata oleh masyarakat Desa Be’nus dengan menggunakan metode eksplorasi dan wawancara terhadap responden yang nerupakan tetua adat dan tokoh masyarakat. Data hasil pengamatan dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk menjabarkan jenis-jenis hewan vertebrata dan bentuk-bentuk pemanfaatannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Be’nus mempunyai pengetahuan lokal dalam pemanfaatan sumber daya hewan yang meliputi pemanfaatan sebagai bahan pangan dan ternak, sarana ritual adat, hewan peliharaan serta pemanfaatan sebagai obat tradisional. Pengetahuan etnozoologi vertebrata dalam ritual adat dan obat tradisional merupakan bagian dari warisan pengetahuan lokal masyarakat Desa Be’nus.
Respon Humoral Serangga Trigona Sp Pasca Infeksi Patogen Penyebab Penyakit Darah (Blood Disease) pada Tanaman Pisang Maria Marselina Bay; Tjandra Anggraeni
Journal Science of Biodiversity Vol 3 No 2: Oktober 2022
Publisher : Program Studi Biologi, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsb/vol3i2pp95-101

Abstract

Trigona sp merupakan salah satu serangga pengunjung bunga pisang yang berperan sebagai vektor penyebar penyakit darah (blood disease) pada tanaman pisang yang disebabkan oleh bakteri blood disease bacterium. Interaksi Trigona sp dan blood disease bacterium dapat memicu aktifnya sistem pertahanan humoral tubuh serangga tersebut. Aktifnya respon humoral Trigona sp ditandai dengan sintesis enzim phenoloksidase (PO) dan sintesis peptida antibakteri (AMP). Tujuan penelitian untuk mengukur respon humoral serangga Trigona sp setelah terinfeksi patogen penyebab penyakit darah. Sistem pertahanan humoral serangga Trigona sp diukur dengan melihat aktifitas enzim PO dan sintesis peptida antibakteri (AMP). Infeksi BDB dilakukan secara oral infeksi dengan jumlah sel bakteri yang berbeda dan lama infeksi divariasikan yaitu 0 (kontrol), 4, 8, 12 dan 24 jam. Hasil penelitian, lama infeksi 4 jam jumlah PO yang dihasilkan yaitu 0,19 unit/mg protein pada infeksi jumlah sel bakteri 19 x 109/ml . Lama infeksi 8 jam, jumlah PO yang dihasilkan sebanyak 0,33 unit/ mg protein pada infeksi jumlah sel bakteri 14. 8 x 109/ml. Lama infeksi 12 jam, jumlah PO yang dihasilkan yaitu 0,18 unit/mg protein pada infeksi dengan jumlah sel bakteri 9.5 x 109/ml. Lama infeksi 24 jam, PO yang dihasilkan yaitu 0,25 unit/mg protein pada infeksi dengan jumlah sel bakteri 14.2 x 109/ml. Uji aktifitas menunjukkan daya hambat sebesar 1,9 cm. Disimpulkan bahwa aktifnya respon humoral ditandai dengan meningkatnya unit PO dan sintesis peptida antibakteri yang ditandai dengan adanya zona hambat pada medium agar Tryphenil Tetrazolium Chloride (TZC).

Page 1 of 1 | Total Record : 5