cover
Contact Name
Wulan Purnama Sari
Contact Email
wulanp@fikom.untar.ac.id
Phone
+6281584336003
Journal Mail Official
kiwari@untar.ac.id
Editorial Address
Jl. Letjen S. Parman No.1 Gedung Utama Lantai 11 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Kiwari
ISSN : -     EISSN : 28278763     DOI : 10.24912/ki
Core Subject : Humanities, Social,
Kiwari (EISSN: 2827-8763) merupakan jurnal hasil karya tulis dari mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara. Jurnal ini menjadi forum publikasi bagi hasil karya mahasiswa. Artikel yang diterbitkan masih jauh dari sempurna dan terbuka untuk saran serta kritik yang membangun. Kiwari menerbitkan artikel hasil penelitian dalam bidang ilmu komunikasi, yang meliputi komunikasi politik, komunikasi antar budaya, komunikasi bisnis, komunikasi digital, komunikasi antar pribadi, komunikasi organisasi, dll.
Articles 421 Documents
Analisis Pola Komunikasi Keluarga dan Pola Asuh dalam Tayangan “Yes Day” Serta Relevansinya Pada Anak di Medan Yousiska Taruna; Farid Rusdi
Kiwari Vol. 1 No. 3 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i3.15852

Abstract

In the movie Yes Day shows about the parenting that parents apply to their children and how the effect. This scope to find out the effective parenting and communication patterns applied by parents, how relevance it is to children in Medan. This analysis uses analysis-descriptive methods. A collection of data techniques with parental discussions in Medan. Because Medan is the most extreme amount of child abuse. Data analysis techniques are used content analysis, by drawing conclusions. As far as one knows, it was ascertained in the film Yes Day at the beginning of the film applied authoritarian parenting, at the end applying democratic parenting. The relevance of parenting in the Yes Day film with children in Medan lies in the permissive parenting applied in the final part of the film, as well as providing the development of the child's personality and character that is free, creative and diverse. A unique new permissive parenting is done by following the child's wishes for 24 hours. The relevance of the child's family communication parenting in Medan lies in permissive parenting, which is to guide the child pattern is good so that the child knows himself further, free expression and chooses to become a better person. Compared to authoritarian patterns that regulate and curb children. Pada film Yes Day menampilkan tentang pola asuh yang diterapkan orang tua kepada anaknya dan bagaimana efeknya. Adapun tujuan dari penelitian ini agar mengetahui pola asuh yang efektif diterapkan orang tua, bagaimana relevansinya pada anak di Medan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis-deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan wawancara orang tua di Medan. Sebab Medan merupakan kota dengan tingkat kekerasan pada anak tertinggi. Teknik analisis data yang diterapkan ialah analisis isi, dengan menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil kesimpulan, ditemukan bahwa dalam film Yes Day pada bagian awal film diterapkan pola asuh otoriter, pada bagian akhir menerapkan pola asuh demokratis. Relevansi gaya asuh orang tua pada film Yes Day dengan anak di Medan terletak pada pola asuh permisif yang terlihat pada bagian akhir film, serta memberikan perkembangan kepribadian dan karakter anak yang lebih leluasa, berkreasi dan beragam. Pola asuh permisif baru yang unik dilakukan dengan mengikuti keinginan anak selama 24 jam. Relevansi pola asuh komunikasi keluarga anak di Medan terletak pada pola asuh permisif, dimana untuk menuntun sang anak baik agar anak mengenal dirinya lebih jauh, bebas berekspresi dan memilih untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Dibandingkan dengan pola otoriter yang bersifat mengatur dan mengekang anak.
Peran Aplikasi Tiktok Sebagai Media Komunikasi Ekspresif Penyintas Covid- 19 Verrell Valiant; Sinta Paramita
Kiwari Vol. 1 No. 3 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i3.15854

Abstract

The COVID-19 virus is sweeping the world and bringing a very big change to the survival of the community. The World Health Organization (WHO) announced that the COVID-19 Virus as a type of virus that spreads and is epidemic throughout the world because rapid spread. Communication is an instrument of social interaction used to know and predict the attitudes of others, as well as to knowing one's own existence in creating balance in the midst of society. Social media is a group of -based applications internet that is built on the ideological and technological foundations of Web 2.0 allows the creation of user-generated content exchange. If you browse social media, one of the social media that is currently trending is TikTok.  TikTok is a good influence during this pandemic. Public using the TikTok Application as a medium of expressive communication with create various kinds of content that is both entertaining and educate. People also use the TikTok application as a place spread information related to many things, especially COVID-19. This research aims to find out how the role of the TikTok application as a media expressive communication to COVID-19 survivors. This study uses qualitative approach with case study method. Data collection is carried out using in-depth interviews with two sources who have exposed to the COVID-19 virus and have the TikTok app and create content on the application. Research results show TikTok can improve expressive communication of the community and can also increase immunity to COVID-19 survivors. Virus Covid-19 sedang melanda dunia dan membawa perubahan yang sangat besar terhadap keberlangsungan hidup masyarakat. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan bahwa Virus COVID-19 ini sebagai jenis virus yang menyebar dan mewabah di seluruh dunia karena penyebarannya yang cepat. Komunikasi merupakan instrumen dari interaksi sosial yang digunakan untuk mengetahui dan memprediksi sikap orang lain, serta untuk mengetahui keberadaan diri sendiri dalam menciptakan keseimbangan di tengahtengah masyarakat. Media sosial merupakan sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang dibangun diatas dasar ideologi dan teknologi web 2.0 yang memungkinkan penciptaan pertukaran user-generated content. Jika menelusuri media sosial, salah satu media sosial yang sedang tren saat ini ialah TikTok. TikTok membawa pengaruh baik pada masa pandemi ini. Masyarakat menggunakan Aplikasi TikTok sebagai media sarana komunikasi ekspresif dengan menciptakan berbagai macam konten yang bersifat menghibur maupun mengedukasi. Masyarakat juga menggunakan aplikasi TikTok sebagai tempat menyebarkan informasi terkait banyak hal terutama Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaiman peran aplikasi TikTok sebagai media komunikasi ekspresif terhadap penyintas Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan menggunakan wawancara mendalam dengan dua narasumber yang pernah terpapar virus Covid-19 dan memiliki aplikasi TikTok serta membuat konten pada aplikasi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan TikTok dapat meningkatkan komunikasi ekspresif masyarakat dan juga dapat meningkatkan imun terhadap penyintas Covid-19.
Peran Brand Ambassador di Holywings untuk Meningkatkan Citra Perusahaan Holywings melalui Instagram @holywingsindonesia Jonathan Batubara; Moehammad Gafar Yoedtadi
Kiwari Vol. 1 No. 3 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i3.15870

Abstract

Communication technology is growing every day and one that is growing very rapidly is new media such as social media. In its development, there are many innovations that are currently used, one of which is Instagram being used as a medium for modern business to market products, Holywings is one of the Brand that has used Instagram for this purpose. This study aims to determine the role of Brand ambassadors in improving Holywings' corporate image through their Instagram @holywingsindonesia. This research is A case study research using a qualitative descriptive approach that focuses on observing cases and understanding how the Holywings Brand ambassador and its content affect and improve the company's image through @holywingsindonesia. The results of the study show that Holywings Brand ambassadors have a central role in improving Holywings' corporate image through Instagram, for several reasons: (1) good marketing communication strategies; (2) fulfill all the ideal characteristics of a Brand ambassador, namely by prioritizing transparency, conformity of content to the target audience, increasing credibility, utilizing attractiveness, and utilizing power; (3) Holywings Brand ambassador also succeeded in taking a role in improving Holywings brand image through all dimensions of the company's without exception; also (4) increase positive brand associations. Perkembangan zaman yang semakin modern cenderung mengarah kepada keadaan yang semakin maju dan pertumbuhan era digital yang sangat pesat. Teknologi komunikasi semakin berkembang setiap harinya dan salah satu yang berkembang dengan sangat pesat yaitu new media seperti media sosial. Dalam perkembangannya terdapat banyak inovasi yang digunakan saat ini salah satunya adalah Instagram dimanfaatkan sebagai media para pebisnis modern dalam memasarkan produk seperti halnya brand Holywings. Namun, ditengah persaingan bisnis yang semakin tinggi perusahaan bersaing dengan kekreatifan mereka dalam penggunaan new media. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Brand ambassador dalam meningkatkan citra perusahaan Holywings melalui Instagram @holywingsindonesia. Penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus yang bersifat deskriptif. Penelitian ini berfokus deskripsi dan pengamatan bagaimana Brand ambassador Holywings dan kontennya berhasil memengaruhi serta meningkatkan citra perusahaan melalui @holywingsindonesia. Hasil penelitian menunjukan jika Brand ambassador Holywings memiliki peran sentral dalam meningkatkan citra perusahaan Holywings melalui Instagram, karena beberapa hal: (1) strategi komunikasi pemasaran yang baik; (2) memenuhi seluruh karakteristik ideal dari seorang Brand ambassador yaitu dengan mengedepankan transparansi, kesesuaian konten dengan target audiens, peningkatan kredibilitas, pemanfaatkan daya tarik, dan memanfaatkan power berupa charisma yang kuat; (3) brand ambassador Holywings berhasil mengambil peran dalam meningkatkan citra brand Holywings melalui seluruh dimensi citra brand.
Interaksi Simbolik Pada Perencanaan Komunikasi Pemasaran untuk Produk UMKM (Studi Kasus Sumber Motor) Kevin; Muhammad Adi Pribadi
Kiwari Vol. 1 No. 3 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i3.15876

Abstract

During the current Covid-19 pandemic, the automotive world is experiencing a huge economic shock because the average community is not doing activities or traveling out of the house in accordance with the recommendations of the local government to do WFH or Work From Home. The Sumber Motor store is a store that is affected by the current Covid-19 pandemic, this is because there are no consumers who come to the Sumber Motor store at the Kemayoran Car Market or PMK for short. Sumber Motor store sells many variations of car lights from well-known brands to lesser-known brands. Sumber Motor store wants to know how the role of symbolic interaction in marketing communication planning at Sumber Motor store is. The researcher uses qualitative methods as well as case studies in this thesis because the researcher wants to know how important symbolic interaction is in planning marketing communications at the Sumber Motor store. The theories used in this research are Symbolic Interaction Theory, digital marketing theory. Interview is the strategy used in this research. Dikala pandemi Covid-19 saat ini, dunia otomotif sedang mengalami guncangan ekonomi yang sangat besar dikarenakan rata-rata masyarakat tidak berkegiatan atau berpergian keluar rumah sesuai dengan anjuran dari pemerintah setempat untuk melakukan WFH atau Work From Home. Toko Sumber Motor adalah toko yang terkena dampak dari pandemi Covid-19 saat ini, hal tersebut dikarenakan tidak adanya konsumen yang datang ke toko Sumber Motor di Pasar Mobil Kemayoran atau disingkat PMK. Toko Sumber Motor menjual banyak variasi lampu mobil dari yang bermerek terkenal sampai dengan merek yang tidak terkenal. Toko sumber Motor ingin mengetahui bagaimana peran interaksi simbolik dalam perencanaan komunikasi pemasaran di toko Sumber Motor. Peneliti menggunakan metode kualitatif dan juga studi kasus dalam skripsi ini karena peneliti ingin mengetahui seberapa penting interaksi simbolik dalam merencakan komunikasi pemasaran di toko Sumber Motor. Teori-Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Interaksi Simbolik, teori digital marketing. Wawancara adalah strategi yang digunakan dalam penelitian ini.
Peran Interaksi Simbolik Pengguna Apilkasi Shopee (Studi Kasus Shopee COD) Calvin NG; Muhammad Adi Pribadi
Kiwari Vol. 1 No. 3 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i3.15879

Abstract

The purpose of this research is to find out what is the role of symbolic interaction in online shopping, especially on Shopee company, how was the COD (Cash On Delivery) new feature. The theory that researchers used in this research was symbolic interaction theory. The main objective for using this theory is because this theory explains how people think and how they interact with their society. The connections between the symbolic interaction theory and the COD feature was on the user of Shopee applications. The method of this research is a qualitative method. The main objective of using this method is to understand deeply about social interactions in society. The subject in this research is the users of Shopee COD feature users. The result of this research are the role of symbolic interactions in the use of Shopee COD feature in terms of consumer decision making, the characteristic of the feature and social interactions can be bulit from this symbolic interactions. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran interaksi simbolik di dalam sebuah proses berbelanja daring atau online, pada e-commerce Shopee, khususnya pada bagaimana peran fitur COD (Cash On Delivery) atau yang biasa disebut sebagai pembayaran di tempat  dari Shopee Indonesia. Teori komunikasi yang digunakan di dalam penelitian ini adalah teori interaksi simbolik. Tujuan penelitian ini menggunakan teori interaksi simbolik dikarenakan teori ini membahas mengenai pola pikir seorang individu dan interaksinya dengan lingkungan sosial. Kaitan antara teori interaksi simbolik dan penelitian ini adalah bagaimana teori interaksi simbolik menjelaskan peran fitur Shopee COD pada pengguna aplikasi Shopee. Metodologi yang digunakan di dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metodologi penelitian kualitatif dilakukan untuk mendapatkan pemahaman mendalam mengenai lingkungan sosial yang ada di masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Dalam penelitian ini yang menjadi subjek adalah para pengguna  fitur Shopee COD. Hasil dari analisis yang dilakukan dalam penelitian ini adalah adanya peran interaksi simbolik dalam penggunaan fitur Shopee COD dalam hal pengambilan keputusan konsumen, ciri khas dari fitur tesebut dan juga bagaimana sebuah lingkungan sosial bisa terbentuk melalui adanya interaksi simbolik.
Peran Interaksi Simbolik dalam Perencanaan Komunikasi Pemasaran Produk di PT Aroma Abadi Nusantara (Studi Kasus Gleeair) Devin Tjong; Muhammad Adi Pribadi
Kiwari Vol. 1 No. 3 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i3.15885

Abstract

This study aims to determine the role of symbolic interaction in product marketing communication planning at PT Aroma Abadi Nusantara (GLEEAIR Case Study). The theory used in this research is Symbolic Interaction Theory from George Herbert are Mead Mind, Self, Society and marketing communication planning theory. Developments in the world of technology and information make promotion through the internet popular in this era, marketing opportunities through the internet are bigger and wide open marketing can be done by making advertisements on various social networks. The research method used in this research is a qualitative method with a case study approach. The research subjects were 7 people, 1 person was the owner of PT Aroma Abadi Nusantara. While the other 6 people are consumers of PT. GLEEAIR. Methods of data collection using interviews and observation. Data processing and analysis techniques use data reduction, data presentation and drawing conclusions. The technique of validating the data, the researcher will ask again the results of his research to the informant. The results show that symbolic interactions in product marketing communication planning at PT Aroma Abadi Nusantara (GLEEAIR Case Study) play an important role in achieving GleeAir's business goals, one of which is to get big profits and achieve marketing targets. There are 6 GleeAir marketing communication plans including: determining business goals, determining strategy, determining tactics, implementing activities, monitoring implementation, and conducting evaluations. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran interaksi simbolik dalam perencanaan komunikasi pemasaran produk di PT Aroma Abadi Nusantara (Studi Kasus GleeAir). Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Interaksi Simbolik dari George Herbert Mead yaitu Mind, Self, Society dan teori perencanaan komunikasi pemasaran. Perkembangan dunia teknologi dan informasi membuat promosi melalui internet menjadi sesuatu yang diminati oleh individu. Era sekarang ini, dalam hal pemasaran memiliki peluang yang lebih besar atau bahkan lebih luas jika melalui internet. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian berjumlah 7 orang, 1 orang merupakan pemiliki PT Aroma Abadi Nusantara. Sementara 6 orang lainnya merupakan konsumen PT.GleeAir. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan observasi. Teknik pengolahan dan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan validasi data dan kemudian keabsahan data akan menanyakan kembali hasil penelitiannya kepada narasumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi simbolik dalam perencanaan komunikasi pemasaran produk di PT Aroma Abadi Nusantara (Studi Kasus GLEEAIR) berperan penting dalam mencapai tujuan usaha GleeAir salah satunya yaitu mendapatkan keuntungan yang besar dan mencapai target pemasaran. Terdapat 6 perencanaan komunikasi pemasaran GleeAir diantaranya: menentukan tujuan bisnis, menentukan strategi, menentukan taktis, implementasi kegiatan, monitoring pelaksanaan, dan melakukan evaluasi.
Interaksi Simbolik Penggunaan Merek Secondate di Kalangan Konsumen dalam Menciptakan Brand Loyalty (Studi Kasus Penggunaan Produk Secondate di Kalangan Generasi Milenial) Kelly Meliana; Muhammad Adi Pribadi
Kiwari Vol. 1 No. 4 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i4.15888

Abstract

Public awareness for the importance of supporting local products is one of the reasons for increasing sales of local products in e-commerce. One of the beauty influencer, Titan Tyra with her partner Gitta Amelia build a beauty brand. The name of the brand is Secondate. Release its first product which is Milky Gel Lip Tint. Other than that, now Secondate already had many product, and the product is antibacterial hand sanitizer cream, eyeshadow pallete, lip gloss, and eyebrow. The purpose of this research is researcher want to know about symbolic interaction when using Secondate product on consumer in millennial generation in creating brand loyalty. The research approach that used in this research is qualitative research with case study method from Yin. Case study has been done on consumer in the millennial generation. When collecting data, the sources were obtained from interviews with seven consumers that using Secondate product, participant observation, and documentation. The result of this research indicate that from the three concepts of symbolic interaction according to Mead, emergence the brand loyalty where the consumer who are initially aware of the Secondate brand eventually start buying and using the product and from the consumer's personal experience they become loyal to the Secondate brand. In making a purchase, the influence of other people in general and other people in particular, makes a consumer become interested in buying Secondate products.   Kesadaran masyarakat kepada pentingnya mendukung produk lokal menjadi salah satu alasan meningkatnya penjualan produk lokal pada e-commerce. Salah satu beauty influencer, Titan Tyra bersama rekannya Gitta Amelia membangun sebuah brandkecantikan dengan nama Secondate. Produk pertama Secondate yaitu Milky Gel Lip Tint. Selain itu, Secondate juga mengeluarkan produk antibacterial hand sanitizer cream, eye shadow pallete, lip gloss, dan eyebrow. Tujuan dari penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tentang Interaksi Simbolik dalam menggunakan produk Secondate pada kalangan konsumen di generasi milenial dalam menciptakan brand loyalty. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan menggunakan metode studi kasus. Studi kasus dilakukan pada konsumen Secondate pada generasi milenial. Dalam mengumpulkan data, sumber didapatkan melalui wawancara, observasi partisipan, dan dokumentasi. Dalam melakukan wawancara, peneliti melakukan wawancara terhadap tujuh narasumber yang merupakan para pengguna produk Secondate. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari tiga konsep interaksi simbolik menurut Mead, membuat munculnya brand loyalty dimana konsumen yang awalnya sadar adanya merek Secondate akhrinya mulai membali dan menggunakan produk tersebut dan dari pengalaman pribadi konsumen tersebut membuatnya menjadi loyal pada merek Secondate. Dalam melakukan pembelian, adanya pengaruh dari orang lain secara umum dan orang lain secara khusus, membuat seorang konsumen mulai tertarik untuk membeli produk Secondate.
Pengaruh Citra Merek dan Word of Mouth terhadap Kepuasaan Pelanggan Ropang Plus-Plus Winston; Sisca Aulia
Kiwari Vol. 1 No. 4 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i4.15891

Abstract

This study discusses the influence of brand image and word of mouth on customer satisfaction of Ropang Plus – Plus. The culinary business in Indonesia is increasingly in demand and is very easy to find from time to time, causing competition between businesses to be increasingly competitive. In 2020 the Covid-19 virus in Indonesia caused chaos in various sectors and affected the sustainability of a business. Ropang Plus – Plus is thinking about how to make visiting customers feel satisfied. The purpose of this study is to understand that brand image and word of mouth have an influence on customer satisfaction of Ropang Plus – Plus. This study uses a causal research design to find a relationship between one variable and another. A causal relationship is also known as a cause and effect relationship. The population in this study are Ropang Plus – Plus customers. The sample selected in this study was 75 respondents from Ropang Plus – Plus customers in Pluit Sakti. Sampling using Non-Probability sampling technique. Research data collection was carried out using an online questionnaire and this study used an ordinal scale, with a Likert scale measuring instrument. The analytical method in this study uses the Statistical Package for the Social (SPSS). His approach method is a quantitative approach. Overall the results of this study are Brand Image has a positive and significant influence on customer satisfaction and word of mouth has a positive and significant influence on customer satisfaction. Penelitian ini membahas pengaruh citra merek dan word of mouth terhadap kepuasaan pelanggan Ropang Plus – Plus. Bisnis kuliner di Indonesia yang semakin diminati dan sangat mudah ditemukan dari waktu ke waktu menyebabkan persaingan antar bisnis semakin kompetitif. Tahun 2020 virus Covid – 19 di Indonesia menyebabkan kekacauan di berbagai sektor dan berpengaruh pada keberlangsungan sebuah bisnis. Ropang Plus – Plus memikirkan bagaimana cara agar pelanggan yang berkunjung akan merasa puas. Tujuan dari penelitian ini yaitu memahami citra merek dan word of mouth memiliki pengaruh terhadap kepuasaan pelanggan Ropang Plus – Plus. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kausal untuk mencari hubungan antara suatu variabel dengan variabel yang lainnya. Hubungan kusal disebut juga hubungan sebab dan akibat. Populasi dalam penelitian ini merupakan Pelanggan Ropang Plus – Plus. Sampel yang dipilih dalam penelitian ini 75 responden pelanggan Ropang Plus – Plus di Pluit Sakti. Pengambilan sampel menggunakan teknik Non-Probability sampling. Pengumpulan data penelitian dilakukan menggunakan kuisioner secara online dan penelitian ini menggunakan skala ordinal, dengan alat ukur skala likert. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan Statistical Package for the Social (SPSS). Metode pendekatan nya yaitu pendekatan kuantitatif. Secara Keseluruhan hasil dari penelitian ini adalah Citra Merek memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasaan pelanggan dan Word of Mouth memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasaan pelanggan.
Peran Interaksi Simbolik dalam Komunikasi Pemasaran Melalui Facebook (Studi Kasus Forum Jual Beli Game Online) Aprianto Tantra; Muhammad Adi Pribadi
Kiwari Vol. 1 No. 4 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i4.15894

Abstract

Activities of marketing communication can not be separated from the role of symbolic interaction. One of the social media used by business people to carry out marketing or product promotion activities is Facebook. The All Game Indonesia Sale and Purchase Forum is a forum that becomes a place or means to market products related to games. This study was conducted to examine the role of symbolic interaction in marketing communications conducted by the All Game Indonesia Buying and Selling Forum through Facebook. The theory used in this research is the theory of symbolic interaction and marketing communication. The research method used is qualitative with a case study approach. The results of the study found that information received by consumers through forums and messages via chat with admins felt that there were still some shortcomings in terms of interaction between admins and consumers in delivering less detailed information in responding to chats from consumers. Integrated communication planning in marketing improvement activities of online game products through symbolic interaction is the determination of improvement strategies from consumer input, namely improving the quality of service and also detailing information about products that are implemented into sales solutions to promote attractive online game products for buyers and potential consumers. to be more interactive in carrying out the process of marketing activities and evaluations at the All Online Game Buying and Selling Forum Indonesia. Kegiatan dari komunikasi pemasaran tidak terlepas dari peran interaksi simbolik. Salah satu media sosial yang digunakan oleh pelaku bisnis untuk melakukan kegiatan pemasaran atau promosi produk adalah Facebook. Forum Jual Beli All Game Indonesia merupakan forum yang menjadi tempat atau sarana untuk memasarkan produk yang berhubungan dengan game. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji peran dari interaksi simbolik dalam komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Forum Jual Beli All Game Indonesia melalui Facebook. Teori yang digunakan didalam penelitian ini yakni teori interaksi simbolik dan komunikasi pemasaran. Metode penelitian yang dipakai yakni kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil dari penelitian menemukan informasi yang diterima oleh konsumen melalui forum maupun pesan melalui chat bersama admin yang dirasakan masih adanya beberapa kekurangan dalam hal interaksi antara admin dengan konsumennya dalam penyampaian informasi yang kurang detail dalam menanggapi chat dari konsumen. Perencanaan komunikasi terpadu dalam kegiatan peningkatan pemasaran dari produk Game Online melalui interaksi simbolik adalah penentuan strategi perbaikan dari masukan para konsumen yakni memperbaiki kualitas dari pelayanan dan juga mendetailkan informasi mengenai produk yang diterapkan menjadi solusi penjualan untuk mempromosikan produk Game Online yang menarik bagi pembeli dan calon konsumen agar lebih interaktif dalam melakukan proses kegiatan pemasaran serta evaluasi pada Forum Jual Beli All Game Online Indonesia.
Peran Interaksi Simbolik dalam Perencanaan Komunikasi Pemasaran Digital (Studi Kasus pada Instagram @digitalsuplaiindonesia) Eric Gautama; Muhammad Adi Pribadi
Kiwari Vol. 1 No. 1 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i1.15899

Abstract

The development of the digital industry in the last decade has led to business actors being carried away by digitalization in all fields of business, from food, tourism, transportation, to even services. This phenomenon has made digital marketing communications increasingly widespread lately. Almost all levels of society use the internet to find out the product they are looking for. For practitioners in the world of marketing, of course this is a bright way to be able to market the company's products more effectively through the internet. However, the problem is whether the marketing communications carried out have considered several important aspects such as the Symbolic Interaction aspect which is the essence of social life. It is undeniable that humans live based on symbols that have been recognized and their meanings agreed upon together. The diversity of meanings and interpretations of each person is sometimes a barrier in communication. The research method used is an exploratory case study research method. Data was collected by means of in-depth interviews with several credible sources. The purpose of this study is to find out how Symbolic Interaction plays a role in the marketing communication planning process carried out by a company. The results showed that Symbolic Interaction played a significant role in planning digital marketing communications, described through a brainstorming process, considering self-reflection through other people's views, the use of colors and symbolic logos. Perkembangan industri digital dalam satu dekade terakhir berujung pada pelaku usaha yang ikut terbawa arus digitalisasi dalam segala bidang usaha, mulai dari bidang makanan, pariwisata, transportasi, hingga jasa sekalipun. Fenomena ini yang menjadikan komunikasi pemasaran digital semakin marak akhir-akhir ini. Hampir seluruh lapisan masyarakat menggunakan internet untuk mencari tahu produk yang sedang dicari. Bagi praktisi dalam dunia pemasaran, tentu hal ini menjadi suatu jalan terang untuk dapat memasarkan produk perusahaan lebih efektif melalui internet. Namun yang menjadi permasalahan adalah apakah komunikasi pemasaran yang dilakukan apakah sudah mempertimbangkan beberapa aspek penting seperti aspek Interaksi Simbolik yang merupakan esensi daripada kehidupan bermasyarakat. Tak dapat dipungkiri bahwa manusia hidup berdasarkan simbol-simbol yang telah diakui dan disepakati makna nya secara bersama-sama. Keberagaman makna dan interpretasi tiap orang ini yang terkadang menjadi hambatan dalam komunikasi. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode penelitian studi kasus eksploratoris. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dengan beberapa narasumber yang kredibel. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Interaksi Simbolik berperan dalamproses perencanaan komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh suatu perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Interaksi Simbolik berperan signifikan dalam perencanaan komunikasi pemasaran digital, terdeskripsi melalui adanya proses brainstorming,mempertimbangkan refleksi diri melalui pandangan orang lain, penggunaan warna dan logo simbolis.

Page 8 of 43 | Total Record : 421