cover
Contact Name
Wulan Purnama Sari
Contact Email
wulanp@fikom.untar.ac.id
Phone
+6281584336003
Journal Mail Official
kiwari@untar.ac.id
Editorial Address
Jl. Letjen S. Parman No.1 Gedung Utama Lantai 11 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Kiwari
ISSN : -     EISSN : 28278763     DOI : 10.24912/ki
Core Subject : Humanities, Social,
Kiwari (EISSN: 2827-8763) merupakan jurnal hasil karya tulis dari mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara. Jurnal ini menjadi forum publikasi bagi hasil karya mahasiswa. Artikel yang diterbitkan masih jauh dari sempurna dan terbuka untuk saran serta kritik yang membangun. Kiwari menerbitkan artikel hasil penelitian dalam bidang ilmu komunikasi, yang meliputi komunikasi politik, komunikasi antar budaya, komunikasi bisnis, komunikasi digital, komunikasi antar pribadi, komunikasi organisasi, dll.
Articles 421 Documents
Interaksi Simbolik Influencer dengan Konsumen dalam Membangun Brand Recognition (Studi Kasus Pada Brand Doppel) Patricia Michelle Wijaya; Muhammad Adi Pribadi
Kiwari Vol. 1 No. 4 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i4.15956

Abstract

Doppel (@doppel_id) is a local eyewear brand that has been established since 2016, having products of fashion and optical sunglasses with brand concepts with holiday, cheerful, and beach themed. The research aims to determine the symbolic interaction of influencers with consumers in building brand recognition, the research subject under study is the local eyewear brand Doppel, with the research concept understanding from the point of view of brand owners and consumers from Doppel on brand awareness that is known from influencers with the help of the Instagram ads feature. As stated in the title, the theory used is the theory of symbolic interaction with 3 important concepts in it (mind, self, and society) and the theory of brands which will lead to brand recognition. In the research process, the research method used is to use a qualitative case study model approach. Through the interview methodology that will be conducted by researchers, it will be conducted with several sources such as brand owners and several consumers as well as Instagram social media followers from Doppel. Researchers choose related sources because of credibility, valid information that they have at the same time because they are directly related to the brand, even the product. The results of the study show that the symbolic interaction that influencers do with consumers on the Doppel brand will make this brand even more known in the community.   Doppel (@doppel_id) adalah brand kacamata lokal yang sudah berdiri sejak tahun 2016, mempunyai produk berupa kacamata hitam fashion maupun optik dengan konsep merek bernuansa liburan, ceria, dan pantai. Penelitian bertujuan mengetahui interaksi simbolik influencer dengan konsumen dalam membangun pengenalan merek, di sini subjek penelitian yang diteliti adalah brand eyewear lokal Doppel, dengan konsep penelitian memahami dari sudut pandang pemilik brand dan konsumen dari Doppel terhadap kesadaran brand yang diketahui dari influencer dengan bantuan fitur Instagram Ads. Seperti yang ada pada judul, teori yang dipakai adalah Teori Interaksi Simbolik dengan tiga konsep penting yang ada di dalamnya (mind, self, dan society) dan teori mengenai merek yang akan mengerucut ke brand recognition. Dalam proses penelitian, metode penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif model studi kasus. Melalui metode wawancara yang dilakukan peneliti, dilakukan dengan beberapa narasumber seperti pemilik brand dan beberapa konsumen sekaligus followers media sosial Instagram dari Doppel. Peneliti memilih narasumber terkait karena kredibilitas, informasi valid yang dimiliki sekaligus karena mereka berkaitan langsung dengan brand, bahkan produknya. Pada hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi simbolik yang dilakukan influencer dengan konsumen terhadap merek Doppel akan membuat brand ini semakin dikenal lagi di masyarakat.
Pengaruh Tagline Shopee “Gratis Ongkir” terhadap Minat Beli Alvina Damaiyanti Mulyawan; Sisca Aulia
Kiwari Vol. 1 No. 4 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i4.15958

Abstract

Technological innovation is growing rapidly in modern times, it cannot be denied that the trend of buying and selling online as a tool to meet needs. Shopee is an e-commerce platform that offers a variety of products. In an advertising campaign that is often used is the tagline, the tagline is used by companies for promotions to give an impression to consumers. Likewise with Shopee, Shopee offers free shipping which is then used as a tagline and included in various advertisements and events. The purpose of this study was to determine whether there was an effect of Shopee's "gratis ongkir tagline on people's buying interest. This study uses a quantitative approach with a survey method. In this study, the population of consumers who live in DKI Jakarta and are aged 15-50 years is selected by using data collection techniques by distributing surveys to 100 respondents. The data obtained were then analyzed by validity test, reliability test, simple linear regression test t test and r test. The results of the study based on the t value, it is known that the t count is 10,093 > t table 1,987, so it can be concluded that the tagline variable "gratis ongkir (X) affects the buying interest variable (Y), then this study also shows that there is an effect of the Shopee tagline "free shipping". against buying interest up to 50.5%.   Inovasi teknologi berkembang pesat di zaman moderen, hal ini tidak bisa dipungkiri bahwa trend jual beli online sebagai alat memenuhi kebutuhan. Shopee merupakan e-commerce yang menawarkan berbagai produk barang yang ditawarkan. Dalam sebuah iklan kampanye yang sering dipakai adalah Tagline, tagline digunakan perusahaan-perusahaan untuk promosi dmemberikan kesan kepada konsumen. Begitu juga yang dilakukan Shopee, Shopee melakukan penawaran gratis ongkir yang kemudian digunakan sebagai tagline dan dicantumkan di berbagai iklan dan acaranya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah adanya pengaruh tagline “gratis ongkir” Shopee terhadap minat beli masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pada penelitian ini memilih populasi para konsumen yang berdomisili di DKI Jakarta dan berumur 15-50 tahun dengan teknik pengumpulan data menyebarkan survei kepada 100 responden. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan uji validitas, uji realibilitas, uji regresi linear sederhana uji t dan uji r. Hasil penelitian berdasarkan nilai t diketahui t hitung sebesar 10.093 >  t tabel 1.987, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel tagline “gratis ongkir” (X) berpengaruh terhadap variabel Minat Beli (Y), kemudia penelitian ini juga menunjukan terdapat pengaruh tagline “gratis ongkir” Shopee terhadap minat beli hingga 50,5%.
Perubahan Strategi Periklanan Nasional di Masa Pandemi Covid-19 (Studi Pada Ozzigeno Studio Digital Agency Jakarta) William Muliawan; Gregorius Genep Sukendro
Kiwari Vol. 1 No. 4 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i4.15965

Abstract

Currently as we know from the early years of 2020 until now the world is being hit by a major crisis due to the Covid-19 pandemic which has made changes and adjustments in people's daily activities. This led to an adjustment of advertising strategy in dealing with these problems. The purpose of this research is to find out what changes in advertising strategies are used by Ozzigeno Studio Digital Agency during the Covid-19 pandemic. This study analyzes the strategy used by Ozzigeno Studio Digital Agency using the marketing communication mix. This research is a qualitative research using case study analysis method with data collection techniques such as interviews, observation, and documentation. The subjects of this research are strategic planner and Social Media Assistant, and Content Creator from Ozzigeno Studio Digital Agency. The object of this research is the advertising strategy applied by Ozzigeno during the Covid-19 pandemic. Based on the results of this study, it shows that in this Covid-19 pandemic situation, Ozzigeno Studio Digital Agency managed to make adaptations that resulted in better work than before the Covid-19 pandemic began. What has been done by Ozzigeno Studio Digital Agency is a very successful action and is driven by a situation that requires more digital content to reach its audience so that advertising activities can continue and sales run well and according to expectations.   Saat ini seperti yang kita ketahui  dari tahun awal tahun 2020 sampai saat ini dunia sedang dilanda krisis besar karena adanya pandemi Covid-19 yang membuat adanya perubahan dan penyesuaian dalam aktifitas masyarakat sehari – hari. Hal ini menyebabkan adanya penyesuaian strategi periklanan dalam menghadapi masalah tersebut. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan strategi periklanan seperti apa yang digunakan Ozzigeno Studio Digital Agency selama masa pandemi Covid-19 ini berlangsung. Penelitian ini menganalisis strategi yang digunakan oleh Ozzigeno Studio Digital Agency menggunakan bauran komunikasi pemasaran. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus yang teknik pengumpulan data yang seperti wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek dari penelitian ini adalah strategic planner dan Social Media Assistant, dan Content Creator dari Ozzigeno Studio Digital Agency. Objek dari penelitian ini adalah strategi periklanan yang diaplikasikan oleh Ozzigeno di masa pandemi Covid-19. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam situasi pandemi Covid-19 ini Ozzigeno Studio Digital Agency melakukan adaptasi yang menghasilkan pekerjaan yang lebih baik dibanding sebelum masa pandemi Covid-19 dimulai. Apa yang dilakukan oleh Ozzigeno Studio Digital Agency termasuk tindakan yang sangat berhasil dan didorong dengan keadaan yang memerlukan konten digital lebih banyak guna untuk menyentuh audiensnya agar kegiatan periklanan tetap bisa berjalan dan penjualanpun berjalan dengan baik dan sesuai dengan harapan.
Analisis Pengaruh Iklan Blackpink terhadap Minat Belanja Online Pada Komunitas Blink Fransisca Fransisca; Moehammad Gafar Yoedtadi
Kiwari Vol. 1 No. 4 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i4.15972

Abstract

In nowadays digital era, advertisements can be said to be a daily spectacle for Indonesian people, advertisements never look at people.  Advertising aims to attract the attention of large audiences.  So that why, many large companies are willing to hire foreign/domestic artists to promote their products. Metodes that researchist use in here are explanative studies in quantitatives research. The objectives of the research are; 1) to find out how communication science students evaluate the shopee blackpink advertisement.  2.) to find out how much influence a company's brand ambassador has in attracting people's buying interest.  3.) This research for knowing the effectiveness of the media used by a company to disseminate advertisements for the company's products. Researchist using SOR and AIDCA theory for this reserach. And researchist using Creative Advertising concept (storyline, setting and location, models or characters, music, message content, slogans) and Interest Buying concept.  Social media on online shopping buying interest.   Di era digital seperti sekarang iklan bisa dikatakan sebagai tontonan sehari hari masyarakat Indonesia, iklan tidak pernah memandang kalangan. Iklan bertujuan untuk menarik perhatian khalayak banyak. dengan demikian, banyak sekali perusahaan besar yang rela untuk menyewa para artis luar/dalam negeri untuk mempromosikan hasil produksinya. Metode kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatif menjadi pilihan peneliti untuk penelitian ini. Penelitian ini memiliki beberapa tujuan meliputi ; 1) untuk mengetahui penilaian mahasiswa ilmu komunikasi terhadap iklan shopee blackpink. 2.) untuk mengetahui besar pengaruh brand ambassador yang dimiliki oleh suatu perusahaan dalam menarik minat beli orang-orang. 3.) penelitian ini juga bertujuan mengetahui sejauh mana keefektifan media yang digunakan oleh suatu perusahaan untuk menyebarluaskan iklan produk perusahaan. Teori yang peneliti gunakan pada penelitian ini yaitu SOR dan AIDCA. Kemudian konsep Kreatif Iklan (alur cerita, setting dan lokasi, model atau tokoh, musik, isi pesan, Slogan) dan Konsep Minat Beli menjadi kelanjutan dari teori ini. Penelitian ini mendapati adanya pengaruh Iklan shopee yang melibatkan girl band korea ternama yaitu blackpink di media sosial terhadap minat beli belanja online.
Fungsi Public Relation Lolié Bakes dalam Membangun Reputasi di Media Sosial Instagram Nikita Eileen; H. H. Daniel Tamburian
Kiwari Vol. 1 No. 4 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i4.15980

Abstract

Lolié Bakes is a brand that is engaged in cakes or breads. The bakery industry in Indonesia is one of lot industry that affected by the Covid-19 pandemic. Seeing the rapid growth of social media, public relations can be useful to reach both existing and new followers. Social media are going more  popular as they provide freedom from traditional editors and guard the media gateway. The purpose of this study is to find out how the Public Relations function of Lolié Bakes in building a reputation on Instagram social media. The methodology used is descriptive qualitative. The theory used in this research is the Public Relations Function to find out how the Public Relations function of Lolié builds reputation. Based on the data that has been obtained can concluded that the implementation of the Public Relations Functions of Internal Relations, publicity, Advertising, press agentry on social media Instagram Lolié Bakes. The results of this study can be seen from the formation of Lolie Bakes' reputation on Instagram Social Media.   Lolié Bakes merupakan salah satu brand yang bergerak di bidang kue atau roti. Industri bakery di Indonesia adalah salah satu dari sekian banyak yang terkena dampak pandemi Covid-19. Melihat pertumbuhan media sosial yang sangat pesat maka public relations dapat bermanfaat untuk meraih pengikut yang ada maupun pengikut baru. Media sosial menjadi populer karena pembuat bebas memberikan dari editor tradisional dan menjaga gerbang media. Tujuan penelitian ini untuk mencari tahu bagaimana fungsi Public Relations Lolié Bakes dalam membangun reputasi di media sosial Instagram. Metodologi yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teori yang peneliti gunakan adalah Fungsi Public Relation untuk mengetahui bagaimana fungsi Public Relations Lolié dalam membangun reputasi. Berdasarkan data yang telah didapat oleh peneliti, dapat peneliti simpulkan bahwa diterapkannya Fungsi – Fungsi  Public Relation Hubungan Internal , publisitas, advertising, press agentry di media sosial Instagram Lolié Bakes. Hasil penelitian ini terlihat dari terbentuknya reputasi Lolie Bakes di sosial media Instagram.
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Citra Merek Sepatu Ventela terhadap Loyalitas Konsumen Christopher Nehemia Dien; Rezi Erdiansyah
Kiwari Vol. 1 No. 4 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i4.15982

Abstract

People wear many kinds of fashion, one of which is shoes. Shoes are one of the most conspicuous fashion items in the eyes of the public, resulting in many shoe brands circulating. With so many shoe brands, companies must be able to maintain the loyalty of their customers. Knowing and analyzing whether there is an effect of Service Quality (X1) and Brand Image (X2) on consumer loyalty to Ventela shoe products is the purpose of this study. Quantitative approach is also used in this study. Consumers who know, own and wear Ventela shoes are the population of this study, and the sample is 100 respondents. Purposive sampling technique is the technique used to collect data in this study. Data collection is conducted by distributing questionnaires. To answer the problem formulation, there are several data tests that are used, namely testing the validity of a data, reliability testing, normality testing of data, Multiple Linear Regression Analysis, Coefficient of Determination testing, Simultaneous testing, T-test and from all the resulting data can show that the quality service and brand image affect consumer loyalty.   Masyarakat memakai banyak macam – macam fashion, salah satunya adalah sepatu. Sepatu adalah salah satu barang fashion yang paling mencolok dimata masyarakat, mengakibatkan banyak merek sepatu yang beredar. Dengan banyaknya merek sepatu membuat perusahaan harus bisa mempertahankan loyalitas dari konsumennya. ”Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Citra Merek sepatu ventela terhadap Loyalitas konsumen” Skripsi ilmu komunikasi  Universitas Tarumanagra. Dibimbing oleh Bapak Rezie Erdiansyah. Mengetahui dan menganalisis apakah ada pengaruh Kualitas Pelayanan(X1) dan Brand Image(X2) pada loyalitas konsumen pada produk sepatu Ventela adalah tujuan dari penelitian ini. Pendekatan Kuantitatif juga dipilih pada penelitian ini.  Konsumen yang mengetahui, memiliki dan memakai sepatu Ventela adalah populasinya, dan sampelnya 100 responden. Teknik purposive sampling digunakan untuk mengambil data penelitian. pengumpulan data dengan cara membagikan kuesioner. Untuk menjawab rumusan masalah ada beberapa pengujian data yang digunakan yaitu pengujian validitas sebuah data, pengujian Reliabilitas, Pengujian kenormalan sebuah data, Analisis Regresi Linear Berganda, pengujian Koefisien Determinasi, Uji simultan, Uji T dan dari semua data yang dihasilkan dapat menunjukan bahwa kualitas pelayanan dan citra merek berpengaruh terhadap loyalitas konsumen.
Pengaruh Reputasi Perusahaan terhadap Minat Beli Asuransi Prudential Life Assurance Indonesia Janice Suwandi; H. H. Daniel Tamburian
Kiwari Vol. 1 No. 4 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i4.15984

Abstract

The research is initiated by numerous news about customers who are disappointed with insurance companies, so it aims to discover how much influence the Company's Reputation has on Prudential Life Assurance Indonesia's Buying Interest in Insurance. The research data was collected using a questionnaire to 100 respondents from Prudential Life Assurance Indonesia customers regarding their interest in buying Prudential insurance. The study uses quantitative methods, and testing instruments such as validity, reliability, and normality tests. The author processed the research data using the Statistical Package for Social Sciences (SPSS) and resulted in a correlation value of 0.629 which means that the Company's Reputation variable (X) has a powerful and significant influence on the Purchase Interest variable (Y). The dimensions that support the effectiveness of the company's reputation are credibility, trustworthiness, reliability, responsibility. The results of the determination coefficient test are 39,5%, which shows the ability of the company's reputation variable (X) in explaining the buying interest variable (Y). The remaining 60.5% explained by other factors unexplained in this study. Customers pay attention to things such as the company's image, the company's appropriateness for trust, a sense of being able to rely on the company, and the sense that the company chosen is a responsible company which ultimately leads to purchase intention and becoming a customer.   Penelitian dilatarbelakangi oleh beberapa data dari berita-berita mengenai nasabah yang kecewa terhadap perusahaan asuransi sehingga penelitian dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Reputasi Perusahaan terhadap Minat Beli Asuransi Prudential Life Assurance Indonesia. Data penelitian diperoleh menggunakan kuesioner terhadap 100 responden nasabah Prudential Life Assurance Indonesia mengenai minat beli asuransi Prudential. Penelitian menggunakan metode kuantitatif, dan pengujian instrumen dilakukan menggunakan uji validitas, reliabilitas serta normalitas. Penulis mengolah data penelitian menggunakan Statistical Package for Social Sciences (SPSS) dan diperoleh hasil nilai korelasi sebesar 0,629 yang berarti variabel Reputasi Perusahaan (X) memiliki pengaruh yang kuat dan signifikan terhadap variabel Minat beli (Y). Adapun dimensi yang mendukung efektivitas dari reputasi perusahaan meliputi credibility, trustworthiness, reliability, responsibility. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan kemampuan dari variabel reputasi perusahaan (X) dalam menjelaskan variabel minat beli (Y) sebesar 39,5%. Sisanya sebesar 60,5% dijelaskan faktor-faktor lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini. Nasabah memerhatikan hal seperti citra perusahaan, kepantasan perusahaan atas kepercayaan, rasa dapat mengandalkan perusahaan serta rasa perusahaan yang dipilih adalah perusahaan yang bertanggung jawab yang akhirnya mengarah kepada minat untuk membeli dan menjadi nasabah.
Hubungan Antara Brand Storytelling dan Keputusan Pembelian (Studi: menantea.toko) Diven Christon; Yugih Setyanto; Sudarto Sudarto
Kiwari Vol. 1 No. 4 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i4.16008

Abstract

In this study the author will try to examine and explore the relationship between brand story telling and consumer purchasing decisions on the Menantea brand. Menantea itself is a brand engaged in the F&B (Food & Beverage) industry that sells its beverage and food products through offline outlets spread across major cities in Indonesia. Menantea is led by its founder and co-founder Jerome Polin Sijabat & Jehian Panangian Sijabat, both of whom are content creators who are active on several social media platforms such as Youtube & Instagram. Menantea himself also carried out a marketing communication strategy through a very interesting story telling method at the launch of his brand in mid-March 2021. Marketing strategies that are increasingly being carried out by local brands to the corporate level make marketing or marketing strategists must have other strategies in win the hearts of consumers. Storytelling marketing was originally popularized by large retail companies in the United States with the aim of making commercial advertising involved that not only sells the product but with the aim of making the audience feel or feel that they are in the advertisement. This study uses a quantitative approach and correlation research as its research methodology. Data was collected using questionnaires and observations. After collecting data and analyzing the authors found that there is a significant relationship between Storytelling and purchasing decisions. The results of storytelling research have a significant relationship to purchasing decisions.   Pada penelitian ini penulis akan mencoba mengkaji dan mendalami hubungan antara storytelling brand dan keputusan pembelian konsumen pada brand Menantea. Menantea ini sendiri adalah sebuah brand yang bergerak di industri F&B (Food & Beverage ) yang menjual produk minuman dan makanannya melalui outlet-outlet offline yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia. Menantea dipimpin oleh Jerome Polin Sijabat & Jehian Panangian Sijabat, keduanya merupakan konten creator yang aktif di beberapa platform sosial media seperti Youtube & Instagram. Menantea ini sendiri pun melakukan strategi komunikasi pemasaran melalui cara story telling yang sangat menarik saat peluncuran brand di pertengahan bulan Maret, 2021. Strategi pemasaran yang semakin marak dilakukan oleh brand lokal hingga tingkat korporasi besar membuat para pelaku strategi pemasaran atau marketing harus memiliki strategi lain dalam memenangkan hati konsumen. Storytelling marketing awalnya dipopulerkan oleh perusahaan retail besar di Amerika Serikat dengan tujuan membuat iklan komersil yang tidak hanya menjual produk tetapi dengan tujuan bahwa membuat khalayak merasa dilibatkan atau merasa ikut ada di dalam iklan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan penelitian korelasi sebagai metodologi penelitiannya. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi. Setelah melakukan pengumpulan data dan analisis penulis mendapati bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Storytelling dan keputusan pembelian. Hasil penelitian storytelling memiliki hubungan yang signifikan terhadap keputusan pembelian.
Gaydar: Komunikasi Nonverbal dalam Mengidentifikasi Orientasi Seksual di Kalangan Gay Jocelin Citra Tanjaya; Septia Winduwati
Kiwari Vol. 1 No. 4 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i4.16027

Abstract

Some gay people choose to walk underground, most of them also appear as heterosexuals to avoid discrimination and rejection from society. It is difficult for gay people to show their true selves, so they use the term gay-dar (gay radar). This study aims to determine the use of nonverbal communication in identifying sexual orientation among gay people. In this study, the author uses relevant theories and concepts, namely the theory of interpersonal communication, verbal, and non-verbal communication. This study uses a qualitative research approach and uses phenomenological research methods. Data was collected using interview and documentation methods. Non-verbal communication that exists in the gaydar phenomenon can also include kinesic messages, facial messages, gestural messages, and postural messages that are different from men in general and look more feminine, gentle, and graceful. In addition, in terms of proxemic messages, gay people prefer to stay away from the public because they realize that they have not been accepted by the wider community. The use of nonverbal communication in the form of artifactual messages, paralinguistic messages, tactile messages, and messages in the form of smells become nonverbal communication messages used in identifying gay sexual orientation.   Sebagian kaum gay memilih berjalan secara underground (sembunyi-sembunyi), kebanyakan dari mereka juga muncul seolah-olah sebagai kaum heteroseksual untuk menghindari diskriminasi dan penolakan dari masyarakat. Sulitnya kaum gay menunjukan diri mereka yang sesungguhnya, sehingga menggunakan istilah gay-dar (gay radar). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan komunikasi nonverbal dalam mengidentifikasi orientasi seksual di kalangan gay. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan teori dan konsep yang relevan, yaitu teori komunikasi interpersonal, komunikasi verbal dan non-verbal. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan menggunakan metode penelitian fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara dan dokumentasi. Komunikasi non verbal yang ada pada fenomena gaydar juga dapat meliputi pesan kinesik, pesan fasial, pesan gestural dan pesan postural yang berbeda dengan laki-laki pada umumnya serta lebih terlihat feminim, lemah lembut dan gemulai. Selain itu, secara pesan proksemik, kalangan gay lebih memilih untuk menjauh dari masyarakat umum karena menyadari bahwa mereka belum bisa diterima oleh masyarakat luas. Penggunaan komunikasi nonverbal berupa pesan artifaktual, pesan paralinguistik, pesan sentuhan serta pesan yang berupa bau-bauan menjadi pesan komunikasi nonverbal yang digunakan dalam mengidentifikasi orientasi seksual kaum gay.
Strategi Komunikasi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jakarta dalam Melakukan Fundraising Virya Pratama; Gregorius Genep Sukendro
Kiwari Vol. 1 No. 4 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i4.16280

Abstract

In money politics, it is quite common, therefore you need to prepare sufficient funds. To get a better loan, you can use one of the methods, namely fundraising. To achieve the success of fundraising, a communication strategy is needed, the other components of course need the mass media as a channel for disseminating the information. This study discusses the communication strategy used by the Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jakarta in fundraising. The theory underlying this research is the theory of communication strategy proposed by Middleton, Onong, Tatham, Seyitoglu and Yuzbasioglu; mass media theory by Adler & Rodman. The approach used is descriptive qualitative with case study method. The resource person for this research was the head of the PSI Jakarta DPW to obtain primary and secondary data through interviews and documentation. The data obtained through the process of processing, analyzing, presenting, and checking the validity of the data. The results of this study indicate that the Indonesian Solidarity Party uses a variety of six strategies, three communication concepts and three types of mass media to achieve the success of fundraising.   Di dalam politik uang adalah hal yang cukup lumrah oleh karena itu anda perlu mempersiapkan dana yang cukup. Untuk mendapatkan pinjaman yang lebih baik anda dapat memanfaatkan salah satu metode yaitu fundraising. Untuk mencapai keberhasilan dari fundraising dibutuhkan strategi komunikasi, komponen lainnya tentunya dibutuhkan media massa sebagai saluran untuk menyebarkan informasi tersebut. Penelitian ini membahas strategi komunikasi yang digunakan oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jakarta dalam melakukan fundraising. Teori yang mendasari penelitian ini adalah teori strategi komunikasi yang dikemukakan oleh Middleton, Onong, Tatham, Seyitoglu dan Yuzbasioglu; teori media massa oleh Adler & Rodman. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Narasumber yang diambil untuk penelitian ini adalah ketua DPW PSI Jakarta untuk mendapatkan data primer dan data sekunder melalui wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh melalui proses pengolahan, analisis, penyajian, serta pemeriksaan keabsahan data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Partai Solidaritas Indonesia menggunakan berbagai enam macam strategi, tiga konsep komunikasi dan tiga jenis media massa untuk mencapai keberhasilan dari fundraising.

Page 10 of 43 | Total Record : 421