cover
Contact Name
Arih Merdekasari
Contact Email
arihatma01@gmail.com
Phone
+6285228922974
Journal Mail Official
rulianakhasanah24@gmail.com
Editorial Address
Jalan Raya Paron No 10 Paron Ngawi Jawa Timur
Location
Kab. ngawi,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Abdikarya Pembangunan
ISSN : -     EISSN : 28303458     DOI : https://doi.org/10.53627/abdikarya
Jurnal Abdikarya Pembangunan dipublikasikanLembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron Ngawi adalah jurnal peer reviewed yang mempublikasikani artikel ilmiah hasil Pengabdian kepada masyarakat dalam multidisiplin: pendidikan, Keislaman, Ilmu Sosial, Lingkungan sosial, sains dan seni. Scope Jurnal meliputi penelitian berbasis komunitas dalam penambahan, pengembangan dan penyebarluasan ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang bermanfaat bagi pemberdayaan masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 25 Documents
Pelatihan Pembuatan Kunyit Instan Pada Ibu-Ibu Petani Jagung Di Dusun Pule Desa Kenongorejo Kecamatan Bringin Endah Anggraini; Lutfiyatussolikhah; Erni Yuliatun; Rizkhi Ferdiansah; Evita Rosilia Dewi
Jurnal Abdikarya Pembangunan Vol. 3 No. 1 (2024): Agustus 2024
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M), STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron, Ngawi, Jawa Timu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53627/jap.v3i1.5666

Abstract

Abstract: Corn farming communities in Kenongorejo village need additional economic activities that can increase income. The selection of turmeric is based on asset analysis that shows the abundance of turmeric resources available on the land of Kenongorejo villagers. In addition, it also empowers mothers as the main drivers in improving the quality of health and family income. Community service activities use the ABCD approach that prioritizes community empowerment by utilizing existing assets. Training in making turmeric powder products for corn farming mothers in Pule hamlet, Kenongorejo village, Karangjati sub-district showed an increase in knowledge about the benefits of turmeric, as well as skills in making turmeric powder products and how to package the products when they are going to be sold. The training also provides social support for mothers to carry out healthy behaviors by consuming turmeric for family health. Further community service activities should provide assistance in the fields of marketing and product development so that the real impact on increasing community finances can be analyzed. Keywords: Corn Farmer, Instan Turmeric, Training, Abstract: Masyarakat petani jagung di desa Kenongorejo memerlukan tambahan kegiatanekonomi yang dapat menambah penghasilan. Pemilihan kunyit berdasarkan analisis aset yang menunjukkan keberlimpahan sumberdaya kunyit yang tersedia di lahan warga desa Kenongorejo.selain itu juga memberdayakan kaum ibu sebagai penggerak utama dalam peningkatan kualitas kesehatan dan penghasilan keluarga.Kegiatan pengabdian masyarakat menggunakan pendekatan ABCD yang mengutamakan pemberdayaan masyarakat dengan memanfaatkan aset yang dimiliki. Pelatihan pembuatan produk bubuk kunyit pada Ibu-ibu petani jagung di dusun Pule desa Kenongorejo kecamatan Karangjati menunjukkan adanya penambahan pengetahuan tentang manfaat kunyit , skill membuat produk kunyit instan, serta cara melakukan pengemasan ketika produk akan dijual. Pelatihan juga memberikan dukungan sosial pada ibu untuk melakukan perilaku sehat mengkonsumsi kunyit bagi kesehatan keluarga. Kegiatan pengabdian selanjutnya hendaknya melakukan pendampingan dalam bidang pemasaran dan pengembangan produk supaya bisa dianalisis dampak nyata bagi penambahan finasial masyarakat. Keywords: Kunyit Instan, Petani Jagung, Pelatihan
Pelatihan Teknologi Dan Aplikasi Cyber Prima Untuk Pemberdayaan Remaja Masjid Di Sangkapura Muwafiqus Shobri
Jurnal Abdikarya Pembangunan Vol. 3 No. 1 (2024): Agustus 2024
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M), STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron, Ngawi, Jawa Timu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53627/jap.v3i1.5667

Abstract

Abstract: The community service project titled "Graphic Design Training, Video Editing, and Cyber PRIMA Application Socialization" at Istiqomah Patarselamat Mosque, Sangkapura, was initiated in response to the need of the Youth Mosque Committees across Sangkapura District to enhance their technological skills to better manage mosque activities. The issues faced included a lack of knowledge and skills in graphic design, video editing, and data management using technology applications. This project became increasingly urgent considering the growing importance of technology in supporting religious and social activities in the mosque. The project employed the Service Learning (SL) method, which combines academic learning with community service through intensive training and active participation. The results showed a 70% increase in participants' technological competencies based on pre-test and post-test comparisons, covering graphic design, video editing, and the use of the Cyber PRIMA application. Moreover, this project successfully transformed participants' attitudes, making them more positive and proactive in utilizing technology for mosque activities. For the program's sustainability, it is recommended that follow-up training and continuous support from relevant stakeholders be provided. Keywords: Graphic Design, Video Editing, Cyber PRIMA Application Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat dengan tema "Pelatihan Desain Grafis, Editing Video, dan Sosialisasi Aplikasi Cyber PRIMA" di Masjid Istiqomah Patarselamat Sangkapura dilatarbelakangi oleh kebutuhan pengurus Remaja Masjid se Kecamatan Sangkapura untuk meningkatkan keterampilan teknologi guna mendukung pengelolaan kegiatan masjid. Masalah yang dihadapi adalah kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam desain grafis, editing video, dan manajemen data menggunakan aplikasi teknologi. Pengabdian ini menjadi sangat mendesak mengingat peran teknologi yang semakin penting dalam mendukung aktivitas keagamaan dan sosial di masjid. Pengabdian ini menggunakan metode Service Learning (SL), yang menggabungkan pembelajaran akademik dengan layanan masyarakat melalui pelatihan intensif dan partisipasi aktif. Hasilnya, terjadi peningkatan kompetensi teknologi peserta sebesar 70% berdasarkan perbandingan pre-test dan post-test, yang mencakup desain grafis, editing video, dan penggunaan aplikasi Cyber PRIMA. Selain itu, pengabdian ini berhasil mengubah sikap peserta menjadi lebih positif dan proaktif dalam memanfaatkan teknologi untuk kegiatan masjid. Untuk keberlanjutan program, disarankan adanya pelatihan lanjutan dan dukungan berkelanjutan dari pihak terkait. Kata kunci: Desain Grafis, Editing Video, Aplikasi Cyber PRIMA
Pendampingan Proses Pembelajaran Ilmu Nahwu Melalui Metode Al-Miftah lil Ulum Di Desa Purwoasri Nur Jannah; Muhammad Anis; Imam Hadhori; Ali Ridho; Naning Puji Astutik
Jurnal Abdikarya Pembangunan Vol. 2 No. 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M), STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron, Ngawi, Jawa Timu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53627/jap.v2i2.5668

Abstract

Abstract: Parents in Purwoasri village have a tendency to choose Islamic boarding schools as a continuation of their children's schools because they are considered capable of producing a generation with a religious character. At Islamic boarding schools, students will study various branches of knowledge through the Yellow Book, the process of understanding which requires learning the science of Nahwu. This research-based community service uses the Empowerment-Based Research Approach which aims to increase children's understanding of nahwu science at the Bustanul Ulum mosque, Sambileren Hamlet, Purwoasri Village, Gumukmas District through the application of the Al-Miftah lil Ulum method. The success of accompanying activities in the learning process of nahwu science through the Al-Miftah lil Ulum method includes increasing students' understanding of the basic concepts of nahwu science, increasing the ability to apply Arabic grammar rules in forming sentences, as well as increasing skills in analyzing and parsing Arabic sentence structures. The use of this method provides an interactive and interesting learning atmosphere for students, thereby motivating them to learn. The follow-up that can be taken is by expanding the use of the Al-Miftah lil Ulum method in learning nahwu science at various levels of education and integrating it into the formal curriculum. Furthermore, further service activities can be carried out in the form of training for teachers so that they can implement the Al-Miftah lil Ulum method effectively in learning. Keywords: Al-Miftah lil Ulum Method , Mentoring, Nahwu Scienceg, Abstrak: Para Orang tua di desa Purwoasri memiliki kecenderungan memilih pesantren sebagai kelanjutan sekolah putra-putrinya karena dianggap mampu mencetak generasi yang berkarakter agamis. Di Pesantren, para santri akan mempelajari berbagai cabang ilmu melalui kitab kuning yang proses pemahamannya memerlukan pembelajaran ilmu nahwu. Pengabdian kepada masyarakat berbasis riset ini menggunakan Pendekatan Empowerment-Based Research (Pemberdayaan Berbasis Riset) yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ilmu nahwu anak-anak di masjid Bustanul Ulum Dusun Sambileren Desa Purwoasri Kecamatan Gumukmas melalui penerapan metode Al-Miftah lil Ulum. Keberhasilan kegiatan pendampingan proses pembelajaran ilmu nahwu melalui metode Al-Miftah lil Ulum meliputi peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep dasar ilmu nahwu, peningkatan kemampuan menerapkan aturan-aturan tata bahasa Arab dalam pembentukan kalimat, serta peningkatan keterampilan dalam menganalisis dan mengurai struktur kalimat Arab. Penggunaan metode ini memberikan suasana pembelajaran yang interaktif dan menarik bagi siswa, sehingga memotivasi mereka untuk belajar. Tindak lanjut yang dapat dilakukan yaitu dengan memperluas penggunaan metode Al-Miftah lil Ulum dalam pembelajaran ilmu nahwu di berbagai tingkatan pendidikan dan mengintegrasikannya ke dalam kurikulum formal. Selanjtnya dapat dilakukan kegiatan pengabdian lanjutan berupa pelatihan untuk guru-guru agar dapat mengimplementasikan metode Al-Miftah lil Ulum secara efektif dalam pembelajaran. Keywords: Nahwu, Metode Al-Miftah lil Ulum, Pendampingan.
Program Kaleng Sedekah Lansia Upaya Optimalisasi Kesejahteraan Masyarakat Lansia di Desa Rejomulyo Kecamatan Karangajati Kabupaten Ngawi Dariyana, Leni; Kurniati, Husna; Dumadi, Sayet; Erna Widyawati, Tutik; Hidayati Wahyuna, Azizunnisak
Jurnal Abdikarya Pembangunan Vol. 3 No. 1 (2024): Agustus 2024
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M), STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron, Ngawi, Jawa Timu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53627/jap.v3i1.5721

Abstract

Abstract: Community service through the Kaleng Sedekah Lansia program aims to optimize the welfare of older people in Rejomulyo village, Karangjati district, Ngawi regency, using the Asset-Based Community Development (ABCD) method. The ABCD method uses local potential and community assets such as human resources, infrastructure, and social networks to create positive change autonomously and sustainably. The program is implemented by collecting cash donations in alms boxes at various strategic locations. The results of this program have positively impacted the welfare of older people in Rejomulyo Village by providing them with assistance to meet their daily needs. In addition, it has raised the community's concern and awareness of the importance of supporting older people, and it has the potential to be continued by youth organizations. Keywords: Elderly Alms Cans, Elderly Welfare, ABCD Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat melalui Program Kaleng Sedekah Lansia bertujuan untuk mengoptimalkan kesejahteraan lansia di Desa Rejomulyo, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, dengan menggunakan metode Asset-Based Community Development (ABCD). Metode ABCD memanfaatkan potensi lokal dan aset yang dimiliki masyarakat, seperti sumber daya manusia, infrastruktur, dan jejaring sosial, untuk menciptakan perubahan positif secara mandiri dan berkelanjutan. Program ini dilaksanakan dengan cara mengumpulkan donasi berupa uang tunai yang dikumpulkan di kaleng-kaleng sedekah yang ditempatkan di berbagai lokasi strategis. Hasil dari program ini telah memberikan dampak positif bagi kesejahteraan lansia di Desa Rejomulyo dengan memberikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. Selain itu, program ini telah meningkatkan kepedulian dan kesadaran masyarakat akan pentingnya menyantuni para lansia, serta berpotensi untuk dilanjutkan oleh Karang Taruna. Kata Kunci: Kaleng Sedekah Lansia, Kesejahteraan Lansia, ABCD
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Gerakan Subuh Berkah Pada Shalat Subuh Berjamaah di Masjid Miftakhul Ulya Rejomulyo Kecamatan Karangjati Ngawi Rifangi, Muhammad; Rahman, Adi; Ayu Ignatyandari, Rinda; Yunistria, Ika; Purnomo, Joko
Jurnal Abdikarya Pembangunan Vol. 3 No. 1 (2024): Agustus 2024
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M), STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron, Ngawi, Jawa Timu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53627/jap.v3i1.5876

Abstract

Abstract: The Subuh Berkah Movement is an initiative that aims to mobilize the community to be more active in performing morning prayers in congregation at the Miftakhul Ulya Mosque, Rejomulyo Village, Karangjati District, Ngawi. The program is designed to increase religious awareness, strengthen social solidarity, and build togetherness within the community. The movement encourages community participation in consistently performing morning prayers in the congregation. Through the Asset-Based Community Development (ABCD) approach, the movement utilizes spiritual potential as a key asset to strengthen social ties among congregants. This research shows that the Subuh Berkah Movement not only has a spiritual impact but also empowers the community socially and economically, making the mosque a center for sustainable community empowerment. Keywords: Community Empowerment, Subuh Berkah Movement, Fajr Prayer in Congregation Abstract: Gerakan Subuh Berkah adalah inisiatif yang bertujuan untuk menggerakkan masyarakat agar lebih giat melaksanakan shalat subuh berjamaah di Masjid Miftakhul Ulya, Desa Rejomulyo, Kecamatan Karangjati, Ngawi. Program ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran religius, memperkuat solidaritas sosial, dan membangun kebersamaan dalam komunitas. Gerakan ini mendorong partisipasi masyarakat dalam melaksanakan shalat subuh berjamaah secara konsisten. Melalui pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD), gerakan ini memanfaatkan potensi spiritual sebagai aset utama untuk memperkuat ikatan sosial di antara jamaah. Penelitian ini menunjukkan bahwa Gerakan Subuh Berkah tidak hanya memberikan dampak spiritual, tetapi juga memberdayakan warga dari segi sosial dan ekonomi, menjadikan masjid sebagai pusat pemberdayaan komunitas yang berkelanjutan. Keywords: Pemberdayaan Masyarakat, Gerakan Subuh Berkah, Shalat Subuh Berjamaah

Page 3 of 3 | Total Record : 25