Articles
Perilaku Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga (Studi Kasus di Kelurahan Pasar Sarolangun)
Rahman, Adi
Jurnal Bina Praja: Journal of Home Affairs Governance Vol 5 No 4 (2013): Desember
Publisher : Research and Development Agency Ministry of Home Affairs
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21787/jbp.05.2013.215-220
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga, khususnya yang berkaitan dengan prinsip umum pengelolaan sampah yang baik dan penerapan reduce reuse dan recycle (3R), serta untuk mengetahui kendala yang dihadapai masyarakat dan pemerintah dalam pengelolaan sampah rumah tangga di kelurahan pasar sarolangun. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai dengan Juni 2012 di Kelurahan Pasar Sarolagun, Kabupaten Sarolangun. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode Quota Sampling dengan jumlah responden sebanyak 30 orang dari 6 RT. Hasil Penelitian menunjukan bahwa perilaku masyarakat dalam penerapan prinsip umum pengelolaan sampah sudah berjalan baik, namun penerapan prinsip 3Rnya dapat dikatakan kurang baik. Kendala yang dihadapi masyarakat antara lain; 1) Ada 33% masyarakat yang menyatakan belum terlayani penjemputan sampah kerumahnya. 2) Ada 23% masyarakat menyatakan belum tersedia TPS dilingkungan RTnya. Selain kendala diatas terungkap juga bahwa penjemputan sampah terkadang tidak dilaksanakan setiap hari dan keberadaan tong sampah didepan rumah sering hilang diambil maling dan juga sebagian masyarakat belum mengetahui cara pengolahan sampah. Kendala yang dihadapi Pemerintah adalah 1) Kurangnya fasilitas seperti TPS, Armada pengangkut sampah. 2) Belum semua wilayah di Kelurahan Pasar Sarolangun dapat dilayani oleh Distaksiman. 3) Kurangnya Tenaga Ahli 3R.AbstractThis study aims to determine the behavior of people in the household waste management, especially with regard to the general principles of good waste management and application reuse reduce and recycle (3R) and want to know the problems faced by the people and government in the management of household waste in the village market Sarolangun. The research was conducted in April to June 2012 in the Village Market Sarolagun, Sarolangun. The sampling Quota sampling method by the number of respondents as many as 30 people from 6 RT. Research Indicates that the behavior of the community in the application of general principles of waste management has been running well, but the application of the principle can be said to be less well 3R. Constraints faced by the community, among others: 1) There are 33% of people who claim unserved trash pick-up to his house. 2) There are 23% of the states are not yet available TPS environment. In addition to the above constraints also revealed that garbage pick-up are sometimes not carried out every day and in front of the house where the garbage is taken thieves often missing and also most people do not know how to waste. Constraints faced by the Government are: 1) Lack of facilities such as TPS and vehicle garbage. 2) Not all areas of the Village Market Sarolangun be served by Distaksiman. 3)Lack of Expert 3R.
KINERJA, DAYA TARIK, DAN KEPUTUSAN NASABAH PADA BAITUL MAL WAT TAMWIL DI PROVINSI JAMBI
Rahman, Adi;
Desmaryani, Susi
Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol 24, No 1 (2016): Ekonomi (Bisnis) Islam
Publisher : LP2M - Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21580/ws.24.1.599
The development of Baitul Mal wa Tamwil (BMT) in Jambi Province in recent years is quite dynamic. Some are well developed, while some others are not. The purpose of this study was to determine the performance, appeal and customers’ decision on BMT in Jambi Province. The method used was descriptive analysis. The population of this research was 5616 customers from 33 BMT. Sampling technique used was quota sampling as many as 171 samples from 9 BMT. The result obtained from the average value of all the answers on capital variable is 3.65, which means that the variable of sharia capital is in good category. Appeal variable average value is at 4.01, which means good. Customers’ decision variable is also in good category, with an average value of 3.95. This shows that the presence of BMT is generally accepted by the public and potential to develop well, especially in the segment of Micro, Small and Medium Enterprises (SMEs).
***
Perkembangan Baitul Mal wa Tamwil (BMT) di Provinsi Jambi dalam beberapa tahun terakhir cukup dinamis, ada yang yang berkembang dengan baik namun ada juga yang sulit berkembang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menge¬tahui bagaimana kinerja, daya tarik dan keputusan nasabah pada BMT di Provinsi Jambi. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif. Jumlah populasi sebanyak 5616 nasabah dari 33 BMT, teknik pengambilan sampel menggunakan kuota sampling sebanyak 171 sampel dari 9 BMT. Hasil yang diperoleh dari nilai rata-rata semua jawaban pada variabel permodalan adalah sebesar 3.65, yang berarti variabel permodalan syari’ah termasuk pada kategori baik, begitu juga pada variabel daya tarik, nilai rata-ratanya berada pada 4.01 yang berarti baik, dan variabel keputusan nasabah juga berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata 3.95. Hal ini menunjukan bahwa keberadaan BMT secara umum diterima dengan baik oleh masyarakat dan berpotensi untuk berkembang baik terutama di segmen Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
PENGARUH LINGKUNGAN MASYARAKAT DAN KEPRIBADIAN SISWA TERHADAP PERILAKU KEAGAMAAN SISWA SMP ASSAHAQIAH BEKASI
Hotib HS, Ahmad;
Sahlan, Fahmi;
Rahman, Adi
Almarhalah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2022): Almarhalah
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Marhalah Al Ulya Bekasi, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38153/almarhalah.v6i1.7
Lingkungan masyarakat mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap perkembangan anak terutama dalam tingkah laku dan kepribadian peserta didik. Kepribadian merupakan suatu mekanisme yang mengendalikan dan mengarahkan sikap dan perilaku seseorang. Apabila kepribadian seseorang kuat, maka sikapnya tegas, tidak mudah terpengaruh oleh bujukan faktor-faktor yang datang dari luar. Sebaliknya apabila kepribadiannya lemah, maka seseorang akan mudah terombang-ambing oleh berbagai faktor dan pengaruh dari luar. Sikap keagamaan merupakan suatu keadaan yang ada dalam diri seseorang yang mendorong untuk bertingkah laku sesuai dengan kadar ketatannya terhadap agama. Kondisi yang ditemui di SMP Assahaqiyah Bekasi bahwa siswa masih memiliki kepribadian yang lemah, terbukti dari sikap mereka ketika kegiatan keagamaan berlangsung seperti sholat berjamaah, masih perlu teguran dari guru. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakannya regresi linier sederhana, dan analisis regresi linier berganda, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi SMP Assahaqiyah Bekasi yang terdiri 3 kelas yang berjumlah 40 anak. Dan sampel yang digunakan 40 siswa. Berdasarkan analisis data yang dilakukan penelitian dapat simpulkan bahwa terdapat hubungan lingkungan masyarakat terhadap perilaku keagamaan yang ditunjukan oleh thit sebesar 3,854 dan p-value 0.000 <0.05 maka H0 ditolak. Dengan demikian lingkungan masyarakat berpengaruh positif terhadap perilaku keagamaan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa hubungan kepribadian siswa terhadap perilaku keagamaan yang ditunjukan oleh thit sebesar 3.057 dan p-value 0.004 <0.05 maka H0 ditolak. Dengan demikian kepribadian siswa berpengaruh positif terhadap perilaku keagamaan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa jika dilihat dari tabel B, nilai Ŷ= 13.243 + 0.398 X1 + 0.457 X2. Dilihat di kolom sig 0.000 dibandingkan dengan alpha 0.05 hasilnya lebih kecil maka H0 ditolak. Dengan demikian semakin baik lingkungan masyarakat dan kepribadian siswa secara bersama-sama mereka mempengaruhi perilaku keagamaan. Jadi, pengaruh lingkungan masyarakat dan kepribadian siswa secara bersamaan keduanya mempengaruhi perilaku keagamaan sebesar 56,5%.
Role of Islamic Education in Southern Thailand
Suharjo;
Zulmuqim;
Zalnur, Muhammad;
Tiyas, Diah Putranti Rahmaning;
Rahman, Adi
Arus Jurnal Pendidikan Vol 3 No 3: Desember (2023)
Publisher : Arden Jaya Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57250/ajup.v3i3.288
Sistem pendidikan Islam di Thailand mencerminkan keberagaman budaya dan keharmonisan keberagaman agama di negara tersebut. Sebagai negara dengan mayoritas penduduk beragama Buddha, Thailand telah berhasil menciptakan lingkungan pendidikan inklusif bagi minoritas Muslimnya. Artikel ini menjelaskan evolusi sistem pendidikan Islam di Thailand, menyoroti aspek-aspek utama seperti kurikulum, lembaga pendidikan, dan peran masyarakat. Pendidikan Islam di Thailand umumnya diintegrasikan ke dalam sistem pendidikan nasional, dengan pembelajaran bahasa Arab dan studi agama Islam diintegrasikan ke dalam kurikulum. Seiring berjalannya waktu, pemerintah Thailand berupaya meningkatkan kualitas pendidikan Islam dengan mengembangkan program pendidikan yang relevan dan mendukung profesionalisme guru agama. Institusi pendidikan Islam, seperti madrasah dan sekolah Islam, berperan penting dalam melestarikan identitas agama dan budaya masyarakat Muslim Thailand. Meskipun sebagian besar lembaga-lembaga ini didanai oleh pemerintah, komunitas Muslim juga terlibat aktif dalam pendanaan dan pengelolaan lembaga-lembaga tersebut. Peran masyarakat dalam mendukung pendidikan Islam di Thailand juga mencakup upaya memperkuat toleransi antar umat beragama dan kerja sama antar umat beragama. Program dialog lintas agama dan kebijakan inklusif di bidang pendidikan berperan penting dalam menciptakan iklim kerukunan antar kelompok agama yang berbeda di tanah air. Meskipun terdapat perkembangan positif dalam sistem pendidikan Islam di Thailand, tantangan masih tetap ada, termasuk upaya untuk mengatasi ketidakseimbangan sumber daya antara wilayah mayoritas Muslim dan mayoritas non-Muslim. Artikel ini juga mencerminkan aspirasi dan harapan komunitas Muslim Thailand terhadap masa depan sistem pendidikan Islam di negara tersebut.
STRATEGI PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN IKAN PADA KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN (POKDAKAN) KARYA SEJAHTERA DESA BANYU IRANG KABUPATEN TANAH LAUT
Bahwiyanti, Jaya;
Amalia, Rizca;
Rahman, Adi
Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis Vol 10 No 2 (2024): JURNAL ILMIAH EKONOMI BISNIS
Publisher : Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35972/jieb.v10i2.1666
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pemasaran pada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Karya Sejahtera Desa Banyu Irang Kabupaten Tanah Laut. Metode yang digunakan adalah kuantitatif diskriptif. Subjek penelitian ini terdapat objek penelitian, informan sebagai subjek penelitian yang dipilih adalah 10 orang anggota Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Karya Sejahtera Desa Banyu Irang Kabupaten Tanah Laut dan 2 pesaing (kompetitor) usaha budidaya ikan tersebut. Sumber data dalam penelitian ini yaitu menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah secara deskriptif dengan pendekatan analisis SWOT. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa hasil yang didapat dari analisis SWOT dapat diketahui bahwa nilai skor untuk faktor kekuatan adalah 2,01 dan untuk faktor kelemahan adalah 1,84 maka selisih dari nilai tersebut adalah 0,17, sedangkan nilai skor untuk faktor peluang adalah sebesar 2,12 nilai skor untuk faktor ancaman adalah sebesar 1,84 maka selisih tersebut adalah sebesar 0,84. Nilai-nilai selisih tersebut dapat membentuk titik koordinat adalah sebesar (0,17:0,84) sehingga didapatkan posisi kelompok pembudidaya ikan pada kuadran 1 dengan Strategi Agresif yang merupakan suatu menguntungkan karena memiliki peluang dan kekuatan dan dapat memanfaatkan kesempatan yang ada. Kata kunci: Strategi Pemasaran, Penjualan Ikan, Faktor Internal, Faktor Eksternal
PENGARUH PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI, SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL DAN SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN RSUD RATU ZALECHA MARTAPURA KABUPATEN BANJAR
Rahman, Adi;
Putera, Adi Syah
Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis Vol 10 No 2 (2024): JURNAL ILMIAH EKONOMI BISNIS
Publisher : Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35972/jieb.v10i2.1668
Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh signifikan secara simultan Pemanfaatan Teknologi Informasi, Sistem Pengendalian Internal dan Sumber Daya Manusia terhadap Kualitas Laporan Keuangan RSUD Ratu Zalecha Martapura Kabupaten Banjar. Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh signifikan secara parsial Pemanfaatan Teknologi Informasi, Sistem Pengendalian Internal dan Sumber Daya Manusia terhadap Kualitas Laporan Keuangan RSUD Ratu Zalecha Martapura Kabupaten Banjar dan Untuk mengetahui dan menganalisis variabel yang berpengaruh dominan terhadap Kualitas Laporan Keuangan RSUD Ratu Zalecha Martapura Kabupaten Banjar. Metode yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda untuk mengetahui Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi, Sistem Pengendalian Internal Dan Sumber Daya Manusia Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Rsud Ratu Zalecha Martapura Kabupaten Banjar, Penelitian dilakukan terhadap 34 (tiga puluh empat) orang pegawai pada Bagian Keuangan pada RSUD Ratu Zalecha Martapura Kabupaten Banjar dan dilakukan selama 3 (tiga) bulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pemanfaatan Teknologi Informasi, Pengendalian Internal dan Sumber Daya Manusia berpengaruh signifikan secara simultan Terhadap Kualitas Laporan Keuangan RSUD Ratu Zalecha Martapura Kabupaten Banjar. Pemanfaatan Teknologi Informasi, Pengendalian Internal dan Sumber Daya Manusia berpengaruh signifikan secara parsial Terhadap Kualitas Laporan Keuangan RSUD Ratu Zalecha Martapura Kabupaten Banjar dan Variabel yang berpengaruh dominan terhadap Kualitas Laporan Keuangan RSUD Ratu Zalecha Martapura Kabupaten Banjar adalah Sumber Daya Manusia. Nilai R Square sebesar 0,503 yang berarti besarnya variasi sumbangan seluruh variabel bebas terhadap variabel terikatnya adalah 50,3% sedangkan sisanya 49,7% dijelaskan oleh sebab lain diluar dari penelitian ini Kata kunci: Pemanfaatan Teknologi Informasi, Sistem Pengendalian Internal, Sumber Daya Manusia, Kualitas Laporan Keuangan
STRATEGI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN MOBIL PRODUK DAIHATSU OLEH PT. TRI MANDIRI SELARAS DI BATULICIN KABUPATEN TANAH BUMBU
Bahwiyanti, Jaya;
Syari, Shamila;
Rahman, Adi
Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis Vol 10 No 3 (2024): JURNAL ILMIAH EKONOMI BISNIS - ON PROGRESS
Publisher : Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35972/jieb.v10i3.1755
Tujuan penelitian untuk mengetahui strategi pemasaran yang dilakukan berdasarkan hasil analisa SWOT dalam meningkatkan penjualan mobil produk Daihatsu oleh PT. Tri Mandiri Selaras di Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu. Metode yang digunakan adalah Deskriptif Kualitatif. Populasi pada penelitian ini Karyawan PT. Tri Mandiri Selaras di Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu sebanyak 27 orang. Sampel ditarik secara purposive sampling: Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran dalam meningkatkan penjualan mobil masih mengalami kendala dalam artian kurang maksimal menerapkan strategi bauran pemasaran 7 P yaitu: keterbatasan produk yang ditawarkan, harga belum mampu bersaing, tidak adanya anak cabang perusahaan, promosi yang digunakan masih terbatas, belum didukung SDM yang berkualitas, process (proses) pengiriman lamban dan physical evidence (tampilan fisik) belum didukung oleh ruang yang memberikan kenyamanan. Strategi pemasaran berdasarkan hasil analisa SWOT dalam meningkatkan penjualan mobil dengan cara menambah produk yang ditawarkan, harga bersaing disertai dengan pomotongan atau diskon dalam pesanan yang besar, membuka anak cabang perusahaan pada wilayah yang potensial, menambah jaringan promosi yang digunakan melalui media sosial, proses pengiriman mobil untuk jarak jauh dengan car carier trailer serta tampilan fisik ruangan didesain dengan baik Kata kunci: strategi pemasaran, penjualan, mobil
Dinamika Hubungan Islam dan Batak di Lembah Silindung: Perspektif Historis, 1830-1998
Anwar, Syaiful;
Rahman, Adi
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30743/mkd.v9i1.10658
This article discusses the dynamics of the relationship between Islam and Batak in the Silindung Valley, 1830-1998. The relationship between Islam and Batak is a relationship between religion and ethnicity that compete for influence. The arrival of Islam was followed by Christianity relating to the Batak in the Silindung Valley, forming a relationship triangle with different developments. Christianity is practiced by the majority of Batak in the Silindung Valley, although Islam was the first to arrive there. This article uses the historical method. This article uses the historical method, collecting contemporary sources and verifying them and then pouring them into historiography. The results of the source review show that the relationship between Islam and Batak in Silindung began with violence. Christianity was eventually chosen to be the majority religion. In its development, this relationship between religion and ethnicity had dynamics between Islam, Christianity, and Batak and ended with very high religious tolerance. The Silindung Valley eventually became a spiritual city, where the HKBP center was located there, while the Muslim community lived peacefully amidst the majority of Batak who were Christian.
Pengaruh Debt to tottal asset (DTA),Net profit margin (NPM) dan Earning per share (EPS)Terhadap harga saham pada perusahaan farmasi yang terdaftar di BEI
rahman, adi;
Nurulrahmatiah, Nafisah
Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Manajemen dan Akuntansi Medan Juli 2023
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47709/jumansi.v5i2.2566
Pengaruh debt to tottal asset (DTA), Net profit margin (NPM), Dan Earning per share (EPS) Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Farmasi Yang terdaftar di BEI, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh debt to tottal asset (DTA), Net profit margin (NPM), Dan Earning per share (EPS) Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Farmasi Yang terdaftar di BEI, Nafisah Nurulrahmatiah. M.Ak, jurnal keuangan
Evaluation of the Welfare of Piece Workers at Oil Palm Plantations in West Kutai, East Kalimantan
Murlianti, Sri;
Nanang, Martinus;
Sukapti;
Rahman, Adi;
Purwaningsih
Indonesian Journal of Community Services Cel Vol. 1 No. 3 (2022): Indonesian Journal of Community Services Cel
Publisher : Research and Social Study Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70110/ijcsc.v1i3.28
The oil palm industry was expected to become a substitute for the main source of foreign exchange for East Kalimantan, which to date is still dependent on coal mining. Since 2018, the Governor of East Kalimantan has launched the Green Kaltim program to accelerate the realization of oil palm as a new mainstay of East Kalimantan’s economy. PT Laskar (a pseudonym) in West Kutai Regency is one of the largest oil palm companies in East Kalimantan and has started to operate in the 1980s. This article is the result of an initial investigation concerning the welfare of piece workers at oil plam plantations to collect data that will be used to prepare labor rights advocacy activities as a form of community service. The investigation was carried out using the participant observation methods. The team visited workers' barracks, socialized with them, strengthened discussions, and together formulated the scope of the problems they faced. The evaluation results reveal that the piece workers are put in a very vulnerable position, both in terms of job certainty, income, health, and assistance from outside parties when experiencing problems. Weak control from the state perpetuates these inhumane labor practices, allowing workers to live in limitations and minimal supports, both from the company and the local government.