cover
Contact Name
Sunneng Sandino Berutu
Contact Email
infact@ukrimuniversity.ac.id
Phone
+6282134831214
Journal Mail Official
infact@ukrimuniversity.ac.id
Editorial Address
Universitas Kristen Immanuel Jl. Solo km 11,1 Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Infact: Jurnal Sains dan Komputer
ISSN : 25278363     EISSN : 28290259     DOI : https://doi.org/10.61179/infact
Jurnal sains dan komputer (INFACT) berisi artikel bidang informatika dengan scope:  Database Management,  Computer Networks,  Software Engineering,  Graphics and Multimedia,  Theory of Computation,  Web Technology,  Soft Computing,  Web Data Management,  Software Quality Testing,  Artificial Intelligence,  Robotics,  Augmented and Virtual Reality,  Mobile application development,  Cloud and Big Data,  Cyber security,  Data Mining,  Information Retrieval,  Multimedia Technology,  Mobile Computing,  Artificial Intelligence,  Computer Vision,  Image Processing, dan Internet of Things
Articles 67 Documents
Pembangunan Sistem Pendeteksi Status Gizi Buruk Terhadap Balita Menggunakan Metode FuzzySugeno Marlina Sara; Antonius Bima Murti Wijaya; Brigida Arie Minartiningtyas
JURNAL SAINS DAN KOMPUTER Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Infact Edisi Agustus 2017
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balita merupakan sekelompok masyarakat yang rentan gizi. Pada Usia balita tentunya mengalami siklus pertumbuhan dan perkembangan yang sangat membutuhkan zat - zat yang lebih besar dari kelompok umur lainnya. Apabila asupan gizi pada balita tidak terpenuhi maka balita akan mengalami kekurangan gizi yang akan menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki pada saat anak beranjak dewasa kelak. Untuk itu, asupan gizi terhadap balita harus selalu terpantau dan terpenuhi, dengan adanya hal tesebut maka di perlukannya sebuah sistem pendeteksi yang bisa menentukan status gizi terhadap balita. Pe rmasalahan pada penelitian kali ini adalah bagaimana membangun sistem pendeteksi dengan menggunakan metode fuzzy sugeno guna menentukan status gizi terhadap balita berdasarkan Usia, Asupan Makan serta Tinggi Badan dan Berat Badan guna mendapatkan nilai BM I (Body Max Index). Metode yang digunakan oleh peneliti pada sistem pendeteksi status gizi terhadap balita adalah metode Fuzzy Sugeno, dimana metode ini dipilih dikarenakan memiliki perhitungan yang cukup akurat serta menghasilkan output berupa pengelompo kan data dengan hasil nilai yang samar - samar atau diantara. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu berupa sebuah informasi tentang kesehatan terhadap balita menggunakan aplikasi berbasis web, dengan begitu pemantauan status gizi balita bisa berjala n dengan baik dan efektif.
Smoothing Data Fluktuatif Dengan Exponential Smoothing Studi Kasus Data Curah Hujan AritaWitanti
JURNAL SAINS DAN KOMPUTER Vol. 1 No. 2 (2016): Jurnal Infact Edisi November 2016
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data fluktuatif adalah data yang mengandung noise. Smoothing adalah salah satu cara untuk menghilangkan noise pada data fluktuatif. Pada penelitian kali ini akan dibandingkan beberapa metode smoothing data yang sesua i untuk data fluktuatif; Dengan studi kasus data curah hujan. Adapun metode yang telah dibandingkan adalah moving average 1, moving average 2 dan exponential smoothing. Hasil penelitian menunjukkan exponential smoothing menghasilkan data hasil processing yang paling halus, kurva paling mulus.Sehingg untuk kasus data curah hujan exponential smoothing lebih baik dibandingkan dengan moving average 1 dan 2. Adapun data curah hujan yang dipakai adalah data curah hujan provinsi B anggai tahun 2004 - 2009. Smoothing data fluktuatif pada kasus data curah hujan menggunakan metode Moving Average 1, Moving Average 2, dan Exponential Smoothing didapatkan hasil terbaik saat menggunakan Moving Average 2. Dengan nilai MAE terkecil sebesar 32,67.
Teknik Menggambar Perspektif Objek Tiga Dimensi pada Media Dua Dimensi dengan Memperhatikan Perilaku Cahaya dalam Ruang Hampa Richard Tao Roni Hutagalung
JURNAL SAINS DAN KOMPUTER Vol. 1 No. 2 (2016): Jurnal Infact Edisi November 2016
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini berisi tentang usulan teknik menggambar secara perspektif objek geometris tiga - dimensi dengan menggunakan metode perambatan berkas cahaya dalam ruang hampa. Berkas cahaya merambat lurus dari setiap bagian objek menuju ke satu titik tinjau (titik konvergensi) di luar objek. Berkas cahaya tersebut diha rapkan menembus bidang gambar yang terletak di antara objek dan titik tinjau. Pendaran sinar - sinar tersebut pada bidang gambar itulah yang menjadi bayangan objek geometris tiga - dimensi tadi pada bidang gambar dua - dimensi. Meskipun pendaran sinar tadi mer upakan objek dua - dimensi, tetapi penampakannya memberi kesan seolah - olah membentuk gambar tiga - dimensi. Dalam makalah ini, akan diberikan contoh objek geometris berupa silinder.
Pengembangan Sistem Informasi Kepegawaian dengan Fungsi Pengelompokkan Agglomerative Rachel Christia Tumbel; Antonius Bima Murti Wijaya; Jatmika
JURNAL SAINS DAN KOMPUTER Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Infact Edisi Agustus 2017
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rekap absensi di Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat masih dilakukan secara manual, membutuhkan waktu yang sedikit lama, serta pengajuan cuti pegawai pun masih dilakukan secara manual. Penelitian dengan judul “Pengembangan Sistem Informasi Kepegawaian dengan Fungsi Pengelompokan Agglomerative (Studi Kasus Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat Kabupaten Landak)” bertujuan untuk melihat pola libur para pegawai yang berdekatan berdasarkan tanggal libur para pegawai, agar atasan dapat melihat/memantau pola libur para pegawai. Agglomerative Hierarchical Clustering (AHC) merupakan merupakan algoritma pengelompokan hierarki dengan pendekatan bawah atas (bottom up). Proses pengelompokan ini dimulai dari masingmasing data sebagai sebuah kelompok, yang kemudian secara rekrusif mencari kelompok terdekat sebagai pasangan untuk bergabung yang kemudian menjadi satu kelompok yang besar. Algoritma ini bekerja membentuk klasternya masing-masing, kemudian objek yang satu dibandingkan dengan objek yang lainnya, sehingga dua obyek dengan jarak yang terdekat bergabung menjadi satu klaster. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi kepegawaian dapat merekap absensi, mengajukan cuti, mengkonfirmasi cuti, serta melihat pola libur para pegawai dengan cara mengklasterkan berdasarkan tanggal libur para pegawai.
ANALISIS PERBANDINGAN PERFORMA SSTP DAN PPTP PADA VPN Deona Carol Gerjana Rijke Saijuna; Agustinus Rudatyo Himamunanto; Jatmika
JURNAL SAINS DAN KOMPUTER Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Infact Edisi Agustus 2017
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

VPN merupakan sebuah teknologi keamanan jaringan yang dapat dijadikan solusi keamanan informasi. VPN memungkinkan 2 atau lebih site yang berjauhan untuk dapat terhubung secara pribadi melalui jaringan public seperti internet. Untuk menerapkan VPN, diperlukan protokol SSTP (Secure Socket Tunneling Protocol) dan PPTP (Point to Point Tunneling Protocol) yang masing-masing memiliki pengaruh terhadap performa QoS (Quality of Service). Pada penelitian ini, dilakukan analisis perbandingan antara SSTP dan PPTP dengan membandingkan kinerja QoS. Pengujian dilakukan terhadap client yang terhubung ke router board dengan dua scenario jaringan, skenario pertama client mengakses web berbasis download dan skenario kedua client pada jaringan mengakses web streaming video. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui performa QoS, transfer & download file dari jaringan VPN yang menggunakan protokol SSTP dan PPTP. Hasil pengujian yang didapat dari penelitian ini menunjukkan bahwa PPTP lebih unggul pada parameter QoS dibanding dengan SSTP.Sedangkan hasil yang didapat dari pengujian FTP dan download menunjukkan bahwa SSTP lebih unggul pada kecepatan transfer file dan download jika dibandingkan dengan PPTP.
ANALISIS SQUID SERVER MONITORING PADA INTERNET PROTOKOL VERSI 6 (IPv6) MENGGUNAKAN METODE ACTIVE QUEUE MANAGEMENT (AQM) Erwin Oktaf Kurniawan Waruwu; Agustinus Rudatyo Himamunanto; Febe Maedjaja
JURNAL SAINS DAN KOMPUTER Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Infact Edisi Agustus 2017
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Server squid monitoring merupakan aplikasi dalam membangun proxy server yang bertugas sebagai conection sharing, filtering, caching dan memonitoring aktivitas client dalam jaringan. Penerapaan squid server saat ini masih menggunakan pengalamatan Internet Protokol versi 4 (IPv4) yang semakin terbatas, sehingga dibutuhkan suatu standar baru pada routing protocol yang mampu mengakomodasi jumlah pengalamatan alamat IP yang lebih banyak yaitu Internet Protokol versi 6 (IPv6). Menurut statistik dari Google, persentasi penguna yang mengakses Google melalui IPv6 dari tahun 2009 s/d 2020 mencapai 33.08 %. Subject dalam penelitian ini adalah menjelaskan tentang analisis perancangan squid server monitoring menggunakan IPv6 serta melakukan pengujian QoS (Quality of Service) berdasarkan parameter delay, jitter, paket loss dan throughput. Dalam penelitian ini dilakukan metode penanganan bufferbloat (kemacetan) menggunakan metode Active Queue Management (AQM) dengan algoritma Random Early Detection (RED). Berdasarkan hasil analisis squid server monitoring menggunakan IPv6 dan implementasi metode AQM, menurut standar THIPON didapat hasil throughput 21,517 bps dengan kategori “sangat bagus” nilai indek 4, delay 0,119 dengan kategori “sangat bagus” nilai index 4, jitter 0,303 dengan kategori “sangat bagus” nilai indek 4, dan paket loss 0,012 dengan kategori “sangat bagus” nilai indek 4.
Perbandingan Tingkat Keamanan Jaringan Metode OpenVpn Pada Server Debian dan Server Ubuntu Muller Millian Sasauw; Gogor C. Setyawan; Ag. Rudatyo Himamunanto
JURNAL SAINS DAN KOMPUTER Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Infact Edisi Agustus 2017
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jaringan publik (public network/ internet) merupakan jaringan yang dapat dilalui oleh siapapun pengguna jasa layanan tersebut. Oleh karena itu, setiap pengguna dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melakukan gangguan terhadap privasi komunikasi yang dilakukan oleh pengguna lain, Sehingga pada dasarnya jaringan publik yang digunakan rentan terhadap serangan keamanan. Akan tetapi penggunaan VPN dapat menjadi solusi dalam permasalahantersebut. Pada penelitian ini akses VPN yang dipakai, menggunakan metode OpenVPN yang menggunakan protocol enkripsi SSL dengan menerapkan sertifikat digital dalam koneksi client dan server. Client akan melakukan serangan untuk menguji keamanan jaringan dari server yang dengan tool DDoS pada Kali Linux. Hasil QoS akan digunakan sebagai acuan dalam melakukan perbandingan tingkat keaamanan pada server. Hasil pengujian QoS sesudah penyerangan kedua server tidak bisa melakukan proses pengiriman data dari client atau mengalami down karena efek dari serangan DDoS yang membanjiri kedua komputer server. Hasil pengujian, 30 paket yang dikirim dari client tidak sampai ke server.. Namun disaat tidak ada serangan jumlah pengujian QoS memiliki kekuatan yang berbeda.
IMPLEMENTASI ALGORITMA CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK DENGAN FRAMEWORK TENSORFLOW PADA APLIKASI MOBILE PENDETEKSI PENYAKIT MELANOMA DENGAN MEMANFAATKAN WEBSERVICE FRAMEWORK FLASK Yanes Rivki Yunius
JURNAL SAINS DAN KOMPUTER Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Infact Edisi Agustus 2017
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Melanoma Malignan atau disebut Melanoma adalah kanker kulit yang dapat berkembang pada melanosit, sel pigmen kulit yang berfungsi sebagai penghasil melanin. Menurut data National Cancer Institute Surveillance, Epidemiology, and End Result Program (SEER) jumlah kasus baru melanoma adalah 22,8 dari 100.000 dan jumlah kematian adalah 2,6 per 100.000 pria dan wanita pertahun [1]. Di bidang Informatika terdapat cara untuk mendeteksi penyakit, yaitu melalui deteksi citra digital atau foto. Salah satu teknologi yang digunakan untuk deteksi secara citra digital dapat menggunakan Convolution neural network(CNN). Convolutional Neural Network adalah metode deep learning yang digunakan untuk citra visual. Preprocessing dalam algoritma ini tidak perlu dilakukan karena sudah masuk secara alamiah dalam arsitekturnya. Algoritma CNN dapat digunakan dengan library Tensorflow. Tensorflow adalah framework machine learning yang bekerja dalam skala besar dan dalam environment yang heterogenous. Webservice adalah sepotong atau sebagian informasi yang dapat diakses oleh siapa saja, kapan saja dan bersifat multiplatform[2]. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan dengan menggunakan algoritma Convolutional Neural Network, hasil accuracy yang didapatkan adalah 0,93, lalu hasil prediksi dari 10 gambar melanoma mendapatkan akurasi rata – rata 0,877 dan prediksi dari 10 gambar non melanoma mendapatkan akurasi rata – rata 0,266.
Penerapan Algoritma Minimax Sebagai Kecerdasan Buatan Pada Permainan Tic Tac Toe Timothy Ageng Pracaya; Antonius Bima Murti Wijaya; Haeni Budiati
JURNAL SAINS DAN KOMPUTER Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Infact Edisi Agustus 2017
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permainan merupakan sesuatu yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia, karena itu manusia disebut juga sebagai homo ludens atau makhluk yang suka bermain (Tedjasaputra, 2001). Salah satu sarana permainan yang dapat digunakan yaitu menggunakan teknologi komputer. Pada beberapa permainan yang berbasis komputer memiliki kelebihan yaitu pemain (user komputer) tidak perlu mencari orang untuk menjadi lawannya karena pada permainan tersebut terdapat kecerdasan buatan yang mengendalikannya. Kecerdasan buatan adalah suatu ilmu yang mempelajari cara membuat komputer melakukan sesuatu seperti yang dilakukan oleh manusia. (Kusrini, 2006). Salah satu caranya adalah dengan menggunakan algoritma minimax yang bekerja seperti pikiran manusia. Ia akan mengambil langkah yang terbaik baginya serta memberikan langkah terburuk bagi lawannya. Algoritma minimax bisa diterapkan pada permainan, salah satunya adalah tic tac toe. Pada permainan ini, pemain akan secara bergantian mengisi sel papan. Pemain dianggap memenangkan pertandingan jika berhasil mengisi 3 sel pada papan secara horisontal, vertikal, maupun diagonal. Jika papan terisi semua dan kriteria menang tidak terpenuhi, maka permainan berakhir dengan imbang. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan dengan menggunakan algoritma minimax pada kecerdasan buatan yang diterapkan di permainan tic tac toe sebanyak 60 kali, hasil yang didapatkan adalah permainan berakhir imbang sebanyak 43 kali, dan kecerdasan buatan menang sebanyak 17 kali.
ALOGARITMA QUADTREE UNTUK SEGMENTASI CITRA DIGITAL RAMBU LALU LINTAS Agustinus Rudatyo Himamunanto; Samuel Tora
JURNAL SAINS DAN KOMPUTER Vol. 1 No. 2 (2016): Jurnal Infact Edisi November 2016
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rambu-rambu lalu lintas merupakan salah satu dari perlengkapan jalan yang dapat berupa lambang, huruf, angka, kalimat atau perpaduan di antaranya yang berfungsi sebagai peringatan, larangan, perintah atau petunjuk bagi pemakai jalan. Perkembangan ilmu komputer di dalam pengolahan citra akhir-akhir ini sangat pesat terlebih untuk analisis data. Algoritma Quadtree merupakan segmentasi objek di dalam mempertimbangkan homogenitas warna dan konektivitas piksel dalam memperoleh segmen objek untuk proses analisa data di dalam memperoleh simbol pictogram. Aplikasi yang terdiri dari tahap-tahap memproses input citra digital dengan gambar rambu-rambu lalu lintas di Indonesia dimulai dengan merepresentasikan data piksel kemudian mengalami grayscalling.