Infact: Jurnal Sains dan Komputer
Jurnal sains dan komputer (INFACT) berisi artikel bidang informatika dengan scope: Database Management, Computer Networks, Software Engineering, Graphics and Multimedia, Theory of Computation, Web Technology, Soft Computing, Web Data Management, Software Quality Testing, Artificial Intelligence, Robotics, Augmented and Virtual Reality, Mobile application development, Cloud and Big Data, Cyber security, Data Mining, Information Retrieval, Multimedia Technology, Mobile Computing, Artificial Intelligence, Computer Vision, Image Processing, dan Internet of Things
Articles
67 Documents
Perancangan Alat Magnetic Stirrer Dengan Pengaturan Kecepatan Pengaduk Dan Pengaturan Waktu Pengadukan
Lalu Patria Irsyad;
Yudianingsih;
Sri Lestari
JURNAL SAINS DAN KOMPUTER Vol. 1 No. 2 (2016): Jurnal Infact Edisi November 2016
Publisher : Universitas Kristen Immanuel
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Alat magnetic stirrer merupakan salah satu penunjang alat laboratorium yang digunakan untuk mengaduk suatu sampel sehingga sampel tersebut dapat tercampur menjadi homogen. Dalam penerapannya di laboratorium, alat magnetic stirrer ini biasanya digunakan untuk mengaduk sampel dengan kecepatan antara 100 Rpm hingga 3000 Rpm. Pada umumnya laboran akan mengatur kecepatan pengadukan, dan akan menunggu waktu pengadukan 10 menit hingga 60 menit. Tujuan dari penelitian ini adalah dapat membuat alat magnetic stirrer dengan pengaturan kecepatan pengadukan dan pengaturan waktu. Hal ini diupayakan agar para laboran dapat mengatur kecepatan pengaduk dan pengaturan waktu sesuai kebutuhan. Sistem pengaduk menggunakan magnet yang diputar oleh motor DC dan magnet yang berputar diletakkan di dalam wadah. Alat magnetic stirrer dengan pengaturan kecepatan pengaduk dan pengaturan waktu ini dapat melakukan pengadukan sampel dengan kecepatan pengaduk hingga 3000 Rpm dan pengatur waktu selama 60 menit. Uji fungsi alat dilakukan menggunakan campuran antara air dengan sirup, air dengan pewarna makanan, serta air sabun dengan minyak goreng. Dari hasil pengujian, dapat diamati bahwa ketiga campuran sampel tersebut dapat tercampur menggunakan alat magnetic stirrer ini.
SIMULASI RUTE TERPENDEK LOKASI PARIWISATA DI NIAS DENGAN METODE BREADTH FIRST SEARCH DAN TABU SEARCH
Delima Zai;
Haeni Budiati;
Sunneng Sandino Berutu
JURNAL SAINS DAN KOMPUTER Vol. 1 No. 2 (2016): Jurnal Infact Edisi November 2016
Publisher : Universitas Kristen Immanuel
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kemampuan metode Breadth First Search melakukan pencarian secara melebar dengan mengunjungi dari suatu simpul atau titik kemudian mengunjungi semua titik-titik yang bertetangga untuk menemukan sebuah solusi sedangkan Tabu Search adalah suatu algoritma yang menuntun setiap tahapannya agar dapat menghasilkan fungsi tujuan yang paling optimum, Algoritma Breadth First Search dapat digabungkan dengan algoritma Tabu Search untuk mendapatkan jalur terpendek yang optimal berdasarkan jarak, dengan cara ketika Breadth First Search menemukan solusi mak a tidak langsung berhenti, tetapi terus melakukan pencarian hingga dapat menemukan jalur terpendek dengan menggunakan prinsip dari Tabu Search. Penelitian ini membuat sebuah aplikasi pencarian rute terpendek lokasi pariwisata di Pulau Nias Berbasis web dengan metode Breadth Frist Search dan Tabu Search. Algoritma Breadth First Searchmerupakan salah satu algoritma untuk menentukan pencarian jalur terpendek, algoritma ini melakukan pencarian secara melebar dengan mengunjung dari suatu simpul atau titik kemudian mengujungi semua titik-titik yang bertetangga untuk menemukan solusi. Setelah melakukan modifkasi terhadap Algoritma Breadth First Search dan Tabu Search maka kedua metode dapat diimplementasikan pada simulasi rute terpendek lokasi pariwisata di pulau Nias untuk mencari jalur terpendek tempat wisata, tempat SPBU, tempat restoran, hotel, dan kantor pemerintahan.
Analisis Proses Beam Hardening Pada Citra Tomografi Komputer
Emerita Setyowati
JURNAL SAINS DAN KOMPUTER Vol. 1 No. 2 (2016): Jurnal Infact Edisi November 2016
Publisher : Universitas Kristen Immanuel
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Analisis proses beam hardening pada citra tomografi komputer (TK) dilakukan. Obyek penelitian yang digunakan berupa citra TK lapisan luar yang diperoleh dari sistem TK 64multi-slice. Sebuah phantom standar yang di dalamnya terdapat bahan-bahan air, acrylic, lexan, Teflon, polyethylene, kawat tembaga, dan strip aluminiumdiscan menggunakan nilai mAs/slice masing-masing 400/259, 64/92, 67/105. Hasil citra TK yang diperoleh menunjukkan proses beam hardening terjadi ketika phantom di-scan dengan nilai mAs/slice tertinggi yaitu 400/259.Proses beam hardening terjadi karena sinar-x berenergi rendah (soft x-ray) akan lebih banyak diserap oleh jaringan dibandingkan dengan sinar-x berenergi tinggi (hard x-ray). Citra TK yang eror karena beam hardening disebabkan adanya hubungan yang tidak linear antara koefisien perlemahan dan nilai proyeksi yang terukur.Analisis proses beam hardening ini penting karena apabila dalam citra TK terdapat beam hardening maka dapat menyebabkan kesalahan diagnosis yang akibatnya fatal bagi keselamatan pasien.Citra TK yang berkualitas baik sangat penting supaya dokter bisa melakukan diagnosis penyakit pasien dengan tepat.
SISTEM DETEKSI TEKS PADA COVER BUKU DENGAN PENDEKATAN KARAKTER TEKS
Febe Maedjaja;
Efraim
JURNAL SAINS DAN KOMPUTER Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Sains Dan Teknologi Informasi
Publisher : Universitas Kristen Immanuel
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Citra mengandung informasi tentang obyek yang direpresentasikan sesuai dengan kepentingan tetapi tidak semuanya secara langsung diperoleh informasi yang diperlukan. Kesulitan mengolah informasi pada citra secara langsung bisa dimaklumi karena mengingat citra adalah kumpulan titik-titik warna yang jumlahnya banyak. Salah satu alternatif untuk membantu menampilkan dan mengolah informasi ini adalah dengan segmentasi citra. Sebuah citra dengan metode segmentasi bisa mempermudah mengolah informasi yang terkandung didalamnya. Topik permasalahan yang diangkat dalam Penelitian ini adalah analisa pada sistem deteksi teks pada cover buku dengan pendekatan karakter teks. Kebutuhan alat dan bahan pada pengujian system adalah program komputasi yang mengimplementasikan sistem deteks teks pada cover buku dengan pendekatan karakter teks. Bahan adalah citra input cover dan citra output hasil pemrosesan pendeteksian. Pemrosesan pada program komputasi dengan menggunakan tahapan pemrosesan thresholding, eliminasi noise, dilasi dan bounding teks untuk memperoleh area teks. Hasil penelitian yang diperoleh dalam penelitian penelitian dengan judul sistem deteksi teks pada cover buku dengan pendekatan karakter teks yang menggunakan sampel 30 citra dalam pengujian sesuai dengan kategori keterangan hasil pengujian adalah berhasil menemukan baris teks dengan jumlah baris teks input sesuai dengan output adalah 16 citra yaitu sebesar 53.33%. Berhasil menemukan baris teks dengan sebagian baris teks tidak dapat terdeteksi sehingga jumlah tidak sesuai dengan input adalah 11 citra cover buku yaitu sebesar 36.67%. Tidak berhasil menemukan baris teks pada citra input cover buku dengan terdapat baris teks pada citra input yang tidak dapat dideteksi adalah 3 citra cover buku yaitu sebesar 10 %. Program aplikasi pada komputasi pendeteksian area teks menggunakan metode pendekatan karakter teks masih memerlukan pengembangan untuk pendeteksian teks dengan karakter yang kompleks. Program aplikasi sudah dapat memperoleh informasi baris teks sebagai dasar pengembangan pemrosesan pada obyek baris teks.
DESAIN DAN IMPLEMENTASI ANIMASI PEMBELAJARAN ALIRAN DARAH PADA TUBUH MANUSIA DENGAN METODE MOTION BY PATH
Haeni Budiati;
Hermas Rizzal
JURNAL SAINS DAN KOMPUTER Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Sains Dan Teknologi Informasi
Publisher : Universitas Kristen Immanuel
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Animasi aliran peredaran darah pada tubuh manusia, dengan menggunakan metode motion by path. adalah bagaimana membuat animasi pembelajaran peredaran darah pada manusia menggunakan metode motion path. Dengan studi kasus sisa kelas VII dan XI SMA IPA. Adapun tujuan penelitian untuk menerapkan metode motion by path pada animasi supaya bisa menjelaskan peredaran darah pada tubuh manusia, Untuk mengetahui bagimana cara peredaran darah pada tubuh manusia, serta mempermudah kegiatan belajar dalam menyampaikan sistem peredaran darah pada manusia. Hasil penelitian menunjukan penerapan metode motion path untuk animasi peredaran darah pada tubuh manusia, dilakukan dengan membuat lintasan pada arteri yang menunjukan bagaimana pergerakan objek (darah), dari pergerakan awal, objek dapat bergerak pada titik terakhir. , Video animasi ini menambah pengetahuan dan memotivasi dalam belajar mengajar terlihat pada jumlah persentase yang mencapai 78,5%
PERBANDINGAN DAN ANALISIS THROUGHOUT LOAD BALANCE Nth DAN PCC UNTUK OPTIMALISASI TRAFIK MANGLE
Jatmika;
Rodi Arjeko
JURNAL SAINS DAN KOMPUTER Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Sains Dan Teknologi Informasi
Publisher : Universitas Kristen Immanuel
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penggunaan jaringan line dua atau lebih Internet Service Protocol (ISP) sudah banyak diinstansi perusahaan dan lainnya. Metode digunakan guna memonitoring jaringan agar tidak timbul masalah. Tetapi pada jaringan load balance line dua atau lebih ISP yang tidak seimbang, menyebabkan gangguan kualitas jaringan. Penelitian ini melakukan perbandingan dan anasisis throughout load balance metode Nth dan Per-Connection Classifier (PCC) untuk optimalisasi trafik mangle guna mengetahui kualitas jaringan pada penggunaan internet berbasis zoom, youtube dan google meet. Melakukan perbandingan dan analisis metode dan diuji trafik mangle dengan monitoring wireshark, diambil data hasil uji, maka hasil throughout load balance dapat terlihat, pemakaian throughout load balance line dua ISP dilakukan dengan baik saat implementasi kedua metode. Hasil penelitian menunjukan rata-rata throughout load balance PCC lebih baik dalam standar Tiphon dengan uji zoom throughput 960.25kbps, delay 9.375/ms dan uji youtube throughput 1936.384kbps, delay 9.999/ms dan uji google meet throughput 1028.4kbps, delay 10.475/ms. Dibandingkan Nth dengan uji zoom throughput 885.25kbps, delay 11.7114/ms dan uji youtube throughput 2230.462kbps, delay 10.3848/ms dan uji google throughput 903.9333kbps, delay 10.9252/ms. PCC unggul untuk uji zoom, google meet dan Nth unggul uji youtube dibagian throughput, sedangkan PCC lebih baik dibagian delay uji youtube
SEGMENTASI CITRA GESTURE TANGAN BERBASIS RUANG WARNA HSV
Gogor C. Setyawan;
Yosephine M.S. Mendrofa
JURNAL SAINS DAN KOMPUTER Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Sains Dan Teknologi Informasi
Publisher : Universitas Kristen Immanuel
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam bidang pengolahan citra digital dikenal berbagai macam ruang warna (color space) citra. Ruang warna yang paling umum digunakan adalah ruang warna RGB (Red, Green, Blue). Konversi ruang warna RGB menjadi ruang warna HSV mendefinisikan warna dalam terminologi Hue, Saturation dan Value. Pada penelitian ini penulis mengangkat topik penerapan ruang warna HSV dalam segmentasi obyek gesture tangan berdasarkan warna kulit. Adapun judul penelitian ini adalah segmentasi citra gesture tangan berbasis ruang warna HSV untuk memisahkan obyek gesture tangan dengan latar belakang.Pemrosesan pada program aplikasi dengan tahapan pemrosesan sebagai berikut. Pertama kali citra input yang telah dimasukan pada program aplikasi diproses dengan konversi ruang warna RGB menjadi HSV. Kemudian menggunakan klasifikasi untuk memisahkan warna kulit dan background. Proses selanjutnya pada hasil klasifikasi obyek warna kulit adalah labeling obyek. Obyek hasil labeling yang telah tersegmentasi untuk memisahkan memisahkan area gesture tangan dan bukan berdasarkan luas area obyek. Obyek gesture tangan tunjukan pada citra output untuk menandai area hasil segmentasi.Segmentasi area gesture tangan menggunakan batasan maksimal dan minimal dengan Hue adalah 0 dan 0.08, Saturation 0.10 dan 0.68 untuk membuat kelas pada klasifikasi warna kulit yang berpengaruh pada kualitas obyek tangan yang dipisahkan dari background. Segmentasi area gesture tangan dapat memisahkan jenis warna kulit yang dibedakan dari ras manusia kaukasoid, mongoloid, asia tenggara, indian dan afrika. Pengaruh pencahayaan terang dan kritis yang diterima oleh warna kulit dapat memisahkan obyek area tangan dengan yang cukup menerima cahaya. Sedangkan bagian yang menerima cahaya terlalu gelap dan terang tidak dapat diklasifikasi sebagai obyek area tangan. Kegagalan sistem dalam segmentasi area gesture tangan tidak secara tepat dengan background yang memiliki warna seperti kulit yang dikelompokan pada area tangan dan background dengan warna yang kompleks tidak dapat memisahkan area tangan apabila proses eliminasi noise tidak dapat menghapus area noise yang lebih besar. Metode segmentasi masih memerlukan pengembangan lebih lanjut pada proses untuk mengidentifikasi obyek warna kulit yang berorientasi pada karakter dan fitur tangan untuk memisahkan obyek tangan dan bukan obyek tangan.
RANCANG BANGUN SISTEM PENGUKURAN INTENSITAS RADIASI MATAHARI BERBASIS ATMEGA128 DENGAN SENSOR SOLAR CEL
Menas Meilinus M.F. Gulo;
Liefson Jacobus;
Suryawirawan D
JURNAL SAINS DAN KOMPUTER Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Sains Dan Teknologi Informasi
Publisher : Universitas Kristen Immanuel
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Alat ini merupakan alat untuk mengukur radiasi matahari dengan satuan w/m2alat ini sudah terkalibrasi dengan solar sell yang sudah terkalibrasi dari Jerman, dengan nilai hasil kalibrasi sebesar 18,09211 w/mA. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmembuat sistem pengukuran intensitas sinar matahari berdasarkan mikrokontrolerATMEGA128 dengan mengunakan sensor solar sell. Pada rancangan hardware digunakan ATMega128 sebagai otak dari sistem, kemudian dilengkapi dengan LCD character 16x2 sebagai penampil data. Untuk menyimpan data pengukuran, digunakan modul MMC yang memiliki fungsi sebagai data logger. RTC (Real Time Clock) dengan seri IC DS1307 digunakan agar dapat mengetahui waktu secara nyata dan valid. Untuk mengatur sistem, dilengkapi keypad matrix 3x4 yang dihubungkan dengan mikrokontroler. Masukan dari sensor dihubungkan dengan port analog pada ATMega128. Dengan Sistem ini diharapkan dapat untuk mengukur intensitas cahaya matahari tiap waktunya dengan kinerja dan desainyang baik. kinerja sistem ini terdiri dari power supply, sensor solar sell, mikrokontrolerATMEGA128, dan LCD. Maka waktu pengukuran, tegangan, I(arus) dan radiasi matahari tiap waktunya akan tersimpan di dalam memory card yang tersedia dalam sistim. Hasil dari penelitian pada tanggal 13 juni 2013 dengan menggunakan alat ini telah mengukur besar radiasi matahari dengan baik sebesar E=4.1 kwm-2. Jika dibandingkan dengan data referensi rata-rata besar radiasi matahari di jogjakarta yaitu 4.5 kwm-2, maka dapat di simpulkan bahwa alat ini sudah baik untuk mengukur radiasi matahari.
EFEK ARUS LISTRIK AKIBAT RESISTOR KAPASITOR dan INDUKTOR pada TEGANGAN LISTRIK TETAP
Richard Tao Roni Hutagalung
JURNAL SAINS DAN KOMPUTER Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Sains Dan Teknologi Informasi
Publisher : Universitas Kristen Immanuel
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Di sini, akan dibahas bagaimana pengaruh resistor, kapasitor, dan induktor yang dirangkai seri apabila dipasang sumber tegangan tetap yang juga dirangkai seri. Arus listrik yang mengalir pada rangkaian sederhana tersebut akan dicari dengan cara menyelesaikan persamaan diferensial orde-2, yaitu hukum Kirchoff I (hukum tegangan Kirchoff). Berdasarkan analisis dan perumusan, maka diketahui bahwa arus listrik yang dihasilkan tidaklah bergantung pada tegangan konstan tersebut.
EFISIENSI MANAJEMEN BANDWIDTH JARINGAN HOTSPOT MENGGUNAKAN METODE HIERARCHICAL TOKEN BUCKET (HTB) (Studi Kasus LAN UNIVERSITAS KRISTEN IMMANUEL)
Lisa Niat Kartika Waruwu;
Antonius Bima Murti Wijaya
JURNAL SAINS DAN KOMPUTER Vol. 6 No. 01 (2021): Jurnal Sains Dan Teknologi Informasi
Publisher : Universitas Kristen Immanuel
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perkembangan teknologi saat ini sudah menjadi sebuah kebutuhan yang sangat penting bagi manusia. Internet adalah salah satu jaringan komunikasi yang menghubungkan satu media elektronik dengan media lainnya. Salah satu fasilitas yang banyak kita temui di instansi baik itu perusahaan, cafe, sekolah bahkan kampus adalah jaringan hotspot. Jaringan hotspot merupakan sebuah area dimana telah terkoneksi internet tanpa kabel sehingga dapat diakses oleh seluruh user melalui perangkat yang mendukung layanan tersebut. Hierarchical Token Bucket (HTB) merupakan aplikasi yang berfungsi untuk mengatur pembagian bandwidth secara hirarki yang dibagi-bagi kedalam kelas sehingga mempermudah pengaturan bandwidth. Metode ini dapat menstabilkan pembagian jumlah bandwidth. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui, merancang serta mengimplementasikan modelisasi efisiensi manajemen bandwidth jaringan hotspot pada studi kasus Universitas Kristen Immanuel. Analisis masalah dan pengumpulan data didapatkan melalui observasi langsung di tempat studi kasus. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan didapatkan hasil bahwa manajemen bandwidth dengan metode Hierarchical Token Bucket (HTB) dapat mengatur pembagian bandwidth setiap user sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, dapat memberikan burst atau bonus bandwidth jika masih ada kepada user yang membutuhkan. Pembagian bandwidth dengan HTB efektif diterapkan untuk pembatasan aktivitas kecepatan download maupun upload sehingga pemakaian internet setiap user merata dan tidak saling berebutan.