cover
Contact Name
Dr. Sandra Hermanto, M.Si
Contact Email
hermantokimia@uinjkt.ac.id
Phone
+6285220042401
Journal Mail Official
kimia@uinjkt.ac.id
Editorial Address
Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
VALENSI
ISSN : 24606065     EISSN : 25483013     DOI : 10.15408/jkv
Core Subject : Science,
Jurnal Kimia Valensi is a biannual and peer-reviewed open access journal published by Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. This journal covering all aspect of chemistry.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Jurnal Valensi Volume 3, No.1, Mei 2013" : 10 Documents clear
Isolasi Kitin dari Cangkang Kepiting Laut (Portunus pelagicus Linn.) serta Pemanfaatannya untuk Adsorpsi Fe dengan Pengompleks 1,10-fenantrolin Dewi Murniati; Mudasir Mudasir
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Valensi Volume 3, No.1, Mei 2013
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.832 KB) | DOI: 10.15408/jkv.v3i1.499

Abstract

Abstrak Telah dilakukan isolasi kitin dari cangkang kepiting laut (Portunus pelagicus Linn.) yang digunakan sebagai fasa padat dalam Adsorpsi kompleks tris(1,10-fenantrolin)besi(II). Optimasi berat kitin dan penentuan eluen yang sesuai telah dipelajari dalam penelitian ini dengan tujuan untuk meningkatkan recovery kompleks yang optimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spektra Inframerah dari kitin hasil isolasi memberikan bilangan gelombang yang hampir sama dengan kitin standar. Penentuan kadar abu, kadar nitrogen dan kadar karbon serta derajat deasetilasi dari hasil analisis kitin hasil isolasi memberikan hasil yang memenuhi syarat kitin standar. Berat kitin optimum untuk adsorpsi kompleks [Fe(phen)3]2+ 0,4 ppm adalah 0,2 g yang memberikan % recovery sekitar 55,56% dan eluen yang sesuai adalah campuran etanol : HCl (6 : 4, v/v). Kata Kunci: Isolasi kitin, Adsorpsi, Besi, 1,10-fenantrolin dan Eluen. Abstrack The isolated crab shell chitin from the sea crab (Portunus pelagicus Linn.) for solid-phase extraction  [Fe(1,10-phenantroline)3]2+complex based. The weight optimized of chitin and searched of eluent were compatible. The result showed that infrared spectra of the isolated chitin has similar characteristic absorption with that of the standard chitin. The measurement of ash contents, nitrogen contents, and carbon contents and de-acetylated degrees from analysis result of the isolated chitin up to the standard chitin. The weight optimized of chitin used for solid-phase extraction of 0.4 ppm trace(1.10-phenanthroline)iron(II) complex are 0.2 g with % recovery 55,56% and the eluent compatible are the mixed ethanol: HCl (6:4, v/v).   Keywords: Chitin isolation, Adsorption, Iron, 1,10-phenantroline and Eluent.
Steroid dan Lignan dari Kayu Batang Durio oxleyanus (Malvaceae) Rudiyansyah Rudiyansyah
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Valensi Volume 3, No.1, Mei 2013
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.303 KB) | DOI: 10.15408/jkv.v3i1.330

Abstract

Pencarian senyawa metabolit sekunder dari ekstrak aseton kayu batang tumbuhan Durio oxleyanus Griff telah menghasilkan senyawa steroid androst-1,4-dien-3,7-dion (1) beserta dua senyawa lignan yaitu boehmenan (2) dan boehmenan X (3) dan fraksidin (4). Struktur kimia senyawa hasil isolasi tersebut dielusidasi berdasarkan data spektroskopi dan perbandingan dengan data spektrum yang telah dilaporkan sebelumnya. Kata Kunci: Durio, steroid, lignan, kumarin
Penggunaan Metode Semiempirik AM1 Untuk Pemilihan Monomer Fungsional Efektif Pada Prasintesis Polimer Tercetak Diazinon Andrian Saputra; Karna Wijaya; Mohd Noor Ahmad; Iqmal Tahir
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Valensi Volume 3, No.1, Mei 2013
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.621 KB) | DOI: 10.15408/jkv.v3i1.323

Abstract

Pemilihan monomer fungsional yang efektif untuk sintesis Molecular Imprinted Polymer (MIP)untuk diazinon dapat dilakukan dengan pendekatan kimia komputasi dengan menerapkan metode semiempirik AM1. Proses seleksi menggunakan parametermomen dipol, energi interaksi, dan ikatan hidrogen yang terbentuk. Energi interaksi yang optimum menunjukkan kompleks yang terbentuk stabildan mengindikasikan MIP akan dapat terbentuk baik.Semua perhitungan pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan software Hyperchem 7.5. Hasil penelitian menunjukkan monomer fungsional efektif untuk prasintesis polimer tercetak diazinon yaitu akrilamida, asam akrilat, asam metakrilat, hidroksi etil metakrilat, asam urokanat, asam itakonat, dan asam urokanat etil ester. Hasil ini secara teoritik  dapat memberikan informasi mengenai monomer fungsional efektif yang dapat digunakan sebagai pertimbangan sintesis MIP untuk diazinon dengan selektivitas relatif baik.
Peningkatan Kemurnian Radiokimia Iodium-125 Produksi PRR dengan Natrium Metabisulfit dan Reduktor Jones Maiyesni Maiyesni; Mujinah Mujinah; Witarti Witarti; Dede K Dede K; Triani W Triani W; Trianto Trianto
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Valensi Volume 3, No.1, Mei 2013
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.526 KB) | DOI: 10.15408/jkv.v3i1.331

Abstract

Radioisotop 125iodium cukup dikenal luas manfaatnya, diantaranya adalah sebagai perunut (tracer) kit RIA/IRMA untuk deteksi in-vitro berbagai penyakit, sebagai sumber radiasi dalam brachytherapy penyakit kanker, sebagai perunut binding assay dalam berbagai penelitian bioteknologi. Beberapa tahun lalu untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri 125I masih diimpor. BATAN, telah memiliki fasilitas produksi radioisotop 125I, tetapi sampai dua tahun terakhir selain efisiensi produksi belum optimal, kualitas produk belum memenuhi persyaratan untuk banyak keperluan di atas. 125I yang digunakan pada bidang kesehatan  dalam bentuk larutan Na125-I harus memiliki kemurnian radiokimia tinggi (>95 %) agar mendapatkan hasil penandaan yang baik. Dengan demikian perlu dilakukan peningkatan kemurnian radiokimia 125I- dengan mengurangi pengotor radiokimia yang berasal pengotor ion iodat dan ion periodat. Pada penelitian ini digunakan Na2S2O5 dan reduktor Jones untuk mereduksi ion iodat dan ion periodat menjadi ion iodida. (Na125-I) produksi PRR-BATAN sampai batas yang diharapkan. Pada percobaan ini diperoleh kemurnian radiokimia 125I- 91,49 % dengan penambahan Na2S2O5 0,1 N volume 6 uL, dan 95,16% dengan volume 8 uL. Penggunaan Na2S2O5 dengan konsentrasi 0,3 N volume 2 uL diperoleh kemurnian radiokimia 99 % sedangkan volume 4 uL, 6 uL, dan 8 uL menghasilkan kemurnian radiokimia 100 %. Sedangkan penggunaan reduktor Jones menghasilkan kemurnian radiokimia 125I- yaitu 99,83 %. Kata Kunci: iodium-125, kemurnian radiokimia, Na2S2O5, reduktor Jones, iodat.
Poriferasta-5,22E,25-trien-3β-ol,22-dehidrokolesterol dari daun Kalanchoe serrata (Crassulaceae) Fajar Fauzi Abdullah; Satwika Nandiwardhana; Arif Rahman Hakim; Tati Herlina; Unang Supratman
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Valensi Volume 3, No.1, Mei 2013
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.895 KB) | DOI: 10.15408/jkv.v3i1.324

Abstract

Dalam penelitian berkelanjutan untuk pencarian senyawa metabolit sekunder baru dari tumbuhan Kalanchoe Indonesia, telah dilakukan kajian fitokimia terhadap Kalanchoe serrata. Daun segar K. serrata sebanyak 14,8 kg diekstraksi dengan metanol pada temperatur kamar. Ekstrak metanol (292 g) dipartisi berturut-turut dengan n-heksana dan metilenklorida. Ekstrak metilenklorida (0,80 g) selanjutnya dipisahkan pada kromatografi cair vakum pada silika gel G60 dengan eluen kloroform-aseton yang meningkat kepolarannya sehingga dihasilkan 10 fraksi yang dikelompokan berdasarkan analisis KLT. Padatan yang diperoleh pada fraksi yang terelusi dengan 20% aseton selanjutnya dipisahkan pada kromatografi kolom pada silika gel (230-400 mesh) dengan eluen kloroform dan dimurnikan lebih lanjut dengan kristalisasi pada aseton sehingga dihasilkan isolat berbentuk kristal jarum tak-berwarna sebanyak 23 mg. Isolat menunjukkan titik leleh 115-118oC dan memberikan warna hijau-kebiruan pada uji Liebermann-Burchard menunjukkan adanya kerangka steroid.  Hasil analisis spektroskopi yang meliputi UV, IR, 1D-NMR dan 2D-NMR menunjukan bahwa isolat merupakan turunan sterol dan diidentifikasi sebagai poriferasta-5,22E,25-trien-3β-ol,22-dehidrokolesterol.
Penggunaan Biji Asam Jawa (Tamarindus indica L.) dan Biji Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus L.) Sebagai Koagulan Alami Dalam Perbaikan Kualitas Air Tanah Hendrawati Hendrawati; Delsy Syamsumarsih; Nurhasni Nurhasni
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Valensi Volume 3, No.1, Mei 2013
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.211 KB) | DOI: 10.15408/jkv.v3i1.326

Abstract

AbstrakPenggunaan Biji Asam Jawa (Tamarindus indica L.) dan Biji Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus L.) Sebagai Koagulan Alami dalam Perbaikan Kualitas Air Tanah telah dilakukan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kemampuan serbuk biji asam jawa dan biji kecipir sebagai biokoagulan untuk memperbaiki kualitas air dan pengaruhnya terhadap parameter kualitas air, yang meliputi: temperatur, pH, konduktivitas, kekeruhan, oksigen terlarut, kandungan logam berat, dan total koliform. Hasil jar test diperoleh dosis optimum 0,009% (penurunan turbiditas 99,72%) untuk biji asam jawa dan 0,03% (penurunan turbiditas  92,03%) untuk ekstrak biji kecipir. Nilai pH optimum diperoleh pada pH 3 untuk kedua jenis biokoagulan. Penggunaan ekstrak biji asam jawa dan biji kecipir dan tidak memberikan pengaruh yang berarti terhadap parameter temperatur, pH, konduktivitas,dan logam berat. Penggunaan ekstrak biji kecipir dan biji asam jawa tidak menurunkan angka BOD. Ekstrak biji asam jawa mampu menurunkan angka total koliform sedangkan ekstrak biji kecipir tidak efektif dalam  menurunkan angka total koliform. Kata Kunci: Koagulasi, Asam jawa (Tamarindus indica L.), Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus L.), Jar test, Air tanah, MPN.Abstrack The Use of Tamarind Seeds (Tamarindus indica L.) and Winged Bean Seeds (Psophocarpus tetragonolobus L.) As Natural Coagulant in Groundwater Quality Improvementhas been done. The aims of this study is to determine the ability of tamarind seeds and winged bean seeds as biocoagulant to improve water quality and its effect on water quality parameters, which include: temperature, pH, conductivity, turbidity, dissolved oxygen, heavy metal content, and total coliform. Jar test results obtained optimum dose of 0.009% (99.72% reduction in turbidity) to tamarind seeds and 0.03% (92.03% reduction in turbidity) to winged bean seeds. The optimum pH obtained at pH 3 for both types of biocoagulant. The use of tamarind seeds and winged bean seeds does not have much influence on the parameters of temperature, pH, conductivity, and heavy metals. They also did not reduce the number of BOD. Tamarind seeds reduce the number of  total coliform while winged bean seeds are not effective in reducing the number of total coliform. Keywords: Coagulation, Tamarind (Tamarindus indica L.), Winged bean (Psophocarpus tetragonolobus L.), Jar test, Groundwater, MPN. 
Sintesis Tris(4-metoksifenil)tolilsilan dengan Teknik Reaksi Kopling Menggunakan Katalis Paladium Tersier Tributil Fosfin Aldes Lesbani; Risfidian Mohadi; Eliza Eliza
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Valensi Volume 3, No.1, Mei 2013
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.857 KB) | DOI: 10.15408/jkv.v3i1.332

Abstract

Telah disintesis senyawa tris(4-metoksifenil)tolilsilan (TMT) dengan teknik reaksi kopling menggunakan tolilsilan dan 4-iodida anisol yang dikatalis senyawa paladium. Reaksi dilakukan dalam kondisi inert dan suasana basa. Senyawa TMT hasil sintesis dikarakterisasi menggunakan kromatografi gas-spektrometri massa dan spektrometer 1H dan 13C NMR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa TMT hasil sintesis memiliki rendemen sebesar 30%. Pengukuran menggunakan kromatografi gas-spektrometri massa menghasilkan nilai m/z sebesar 440. Spektrum 1H NMR menunjukkan lima puncak proton ekivalen dan spektrum 13C NMR menghasilkan sepuluh puncak karbon ekivalen. Hasil karakterisasi tersebut bersesuaian dengan struktur senyawa TMT hasil sintesis.   Kata kunci: tris(4-metoksifenil)tolilsilan, reaksi kopling, paladium
Pengolahan Limbah Industri Elektroplating Dengan Proses Koagulasi Flokulasi Nurhasni Nurhasni; Zainus Salimin; Ita Nurfitriyani
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Valensi Volume 3, No.1, Mei 2013
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.753 KB) | DOI: 10.15408/jkv.v3i1.328

Abstract

Penelitian pengolahan limbah industri elektroplating dengan proses koagulasi flokulasi telah dilakukan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui proses pengolahan dengan koagulan FeCl3 dalam menurunkan kandungan logam berat pada limbah elektroplating, rasio massa koagulan dan limbah, pH optimum dan massa KI optimum untuk mereduksi Cr6+ menjadi Cr3+. Hasil jar test diperoleh pH optimum yaitu pH 8. Massa optimum KI untuk mereduksi Cr6+ menjadi Cr3+ yaitu 0,3 g. Penurunan kadar krom dengan proses reduksi sebesar 83,36 mg/L atau persentase penyisihan sebesar 95,02 %  sedangkan penurunan optimal kadar Cr tanpa reduksi yaitu sebesar 87,32 mg/L atau 99,51 %. Penggunaan koagulan FeCl3 pada pengolahan limbah industri elektroplating dapat menurunkan kadar logam berat Fe, Cr, Zn, Cu, Ni dan Mn sampai pada nilai baku mutunya.   Kata Kunci : Koagulasi flokulasi, Ferri klorida, Limbah simulasi elektroplating, Jar test, SSA.
Karakterisasi Senyawa Aktif Antioksidan dan Antibakteri Dalam Ekstrak Etanol Buah Namnam (Cynometra cauliflora L.) Dede Sukandar; Eka Rizki Amelia
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Valensi Volume 3, No.1, Mei 2013
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.635 KB) | DOI: 10.15408/jkv.v3i1.327

Abstract

Telah dilaporkan penelitian untuk mengetahui senyawa yang memiliki aktivitas antioksidan dan antibakteri dalam ekstrak etanol buah namnam (C. cauliflora L.) menggunakan instrumen GC-MS. Hasil analisa GC-MS menunjukkan adanya senyawa 5-hiroksimetilfurfural sebagai komponen utama dalam ekstrak etanol buah namnam. Ekstrak etanol buah namnam memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 328,29 ppm dan memiliki aktivitas antibakteri terhadap E. coli dan S. aureus dengan zona hambat masing-masing 16 mm pada konsentrasi 20%.   Kata kunci: uji fitokimia, antioksidan, antibakteri, C. cauliflora L., DPPH dan difusi cakram
Eksplorasi Protein Toksin Bacillus thuringiensis dari Tanah di Kabupaten Tangerang M. Hero Shiddiqi; Sandra Hermanto; Eddy Jusuf
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Valensi Volume 3, No.1, Mei 2013
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jkv.v3i1.329

Abstract

Bacillus  thuringiensis (Bt)  merupakan bakteri  gram positif berspora penghasil protein toksin  yang bersifat sebagai insektisidal dan sitosidal. Tujuan dari penelitian ini adalah mengeksplorasi protein toksin  yang  dihasilkan  dari  isolat  lokal  B.thuringiensis hasil  sampling di  beberapa  tempat  di wilayah Kabupaten  Tangerang  dan  memprediksi karakteristik  protein  tersebut  berdasarkan bobot molekulnya.Beberapa  wilayah  yang  dijadikan  titik  sampling antara  lain  :  Ciherang,  Ciputat,  Pasar Kemis,  Kosambi,  Parung  Secab,  Puspiptek,  Pamulang, dan  Cileduk. Isolasi B.thuringiensis dari sampel tanah dilakukan dengan metode Travera et al. (1987) menggunakan medium T3.Isolat yang diperoleh dikultivasi selama 72 jam pada suhu 28oC hingga sporulasi dan dihasilkan protein kristal yang  kemudian  ditentukan  kandungan  proteinnya dengan  metode  Lowry. Analisis  profil  protein dilakukan dengan SDS-PAGE pada konsentrasi resolving gel 12 % dan stacking gel 4 %.Dari hasil penelitian  diperoleh 6  sampel  tanah  yang  positif mengandung B.thuringiensis,  yaitu  sampel Ciherang, Pasar Kemis, Kosambi, Parung Secab, Pamulang dan Cileduk. Analisis SDS-PAGE pada masing-masing sampel  menunjukkan 5 jenis protein toksin yang diduga bersifat insektisidal, yaitu Cry  15,  Cry  23,  Cry  25,  Cry  30, dan  Cry  35, dan 3 jenis  protein  yang diprediksi  bersifat  sitosidal yaitu PS-2 (Cry 46), PS-3 (Cry41), dan PS-4 (Cry 45).Kata Kunci: Bacillus thuringiensis, protein toksin, ICP, Parasporin, dan SDSPAGE

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Jurnal Kimia VALENSI, Volume 11, No. 2, November 2025 Jurnal Kimia VALENSI, Volume 11, No. 1, May 2025 Jurnal Kimia VALENSI, Volume 10, No. 2, November 2024 Jurnal Kimia VALENSI, Volume 10, No. 1, May 2024 Jurnal Kimia VALENSI Volume 9, No. 2, November 2023 Jurnal Kimia VALENSI Volume 9, No. 1, May 2023 Jurnal Kimia VALENSI Volume 8, No. 2, November 2022 Jurnal Kimia VALENSI Volume 8, No. 1, May 2022 Jurnal Kimia VALENSI Volume 7, No. 2, November 2021 Jurnal Kimia VALENSI Volume 7, No. 1, May 2021 Jurnal Kimia VALENSI Volume 6, No. 2, November 2020 Jurnal Kimia VALENSI Volume 6, No. 1, May 2020 Jurnal Kimia VALENSI Volume 5, No. 2, November 2019 Jurnal Kimia VALENSI Volume 5, No. 1, May 2019 Jurnal Kimia VALENSI Volume 4, No. 2, November 2018 Jurnal Kimia VALENSI Volume 4, No. 1, Mei 2018 Jurnal Kimia VALENSI Volume 3, No. 2, November 2017 Jurnal Kimia VALENSI Volume 3, No. 1, Mei 2017 Jurnal Kimia VALENSI Volume 2, No. 2, November 2016 Jurnal Kimia VALENSI Volume 2, No. 1, Mei 2016 Jurnal Kimia VALENSI Volume 1, No. 2, November 2015 Jurnal Kimia VALENSI Volume 1, No. 1, Mei 2015 Jurnal VALENSI Volume 4, No. 2, November 2014 Jurnal Valensi Volume 4, No.1, Mei 2014 Jurnal Valensi Volume 3, No.2, November 2013 Jurnal Valensi Volume 3, No.1, Mei 2013 Jurnal Valensi Volume 2, No.5, November 2012 Jurnal Valensi Volume 2, No.4, Mei 2012 JURNAL Valensi Volume 2, No. 3, November 2011 Jurnal Valensi Volume 2, No.2, Mei 2011 Jurnal Valensi Volume 2, No.1, November 2010 Jurnal Valensi Volume 1, No.6, Mei 2010 Jurnal Valensi Volume 1, No.5, November 2009 Jurnal Valensi Volume 1, No.4, Mei 2009 Jurnal Valensi Volume 1, No.3, November 2008 Jurnal valensi Volume 1, No.2, Mei 2008 Jurnal Valensi VOLUME 1, NO.1, NOVEMBER 2007 More Issue