cover
Contact Name
Dr. Sandra Hermanto, M.Si
Contact Email
hermantokimia@uinjkt.ac.id
Phone
+6285220042401
Journal Mail Official
kimia@uinjkt.ac.id
Editorial Address
Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
VALENSI
ISSN : 24606065     EISSN : 25483013     DOI : 10.15408/jkv
Core Subject : Science,
Jurnal Kimia Valensi is a biannual and peer-reviewed open access journal published by Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. This journal covering all aspect of chemistry.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 425 Documents
Direct Amidation of ethyl p-methoxycinnamate to Produce N,N-bis-(2-hydroxyethyl)-p-methoxycinnamamide Ismiarni Komala; Supandi Supandi; Muhammad Mirza Hardiansyah
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Kimia VALENSI Volume 4, No. 1, Mei 2018
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.902 KB) | DOI: 10.15408/jkv.v4i1.7300

Abstract

Ethyl p-methoxycinnamate (EPMC) (1) is found as a major natural ester in the rhizome of Kaempferia galanga (kencur) and has been known to have various pharmacological activities. The previous study has reported the synthesis of N,N-bis-(2-hydroxyethyl)-p-methoxycinnamamide (2) by using microwave-assisted direct amidation of EPMC (1) with diethanolamine. In this research, we attempt to synthesize of 2 by using a conventional direct amidation of EPMC (1) with diethanolamine. The reaction was conducted without adding any coupling reagents or catalyst. Structure of the synthetic product was determined by using analysis of GC-MS, IR, and 1H-NMR spectroscopic data and then compared to the previously reported.DOI:http://dx.doi.org/10.15408/jkv.v4i1.7300
Penyerapan Ion Aluminium dan Besi dalam Larutan Sodium Silikat Menggunakan Karbon aktif Nurhasni Nurhasni; Florentinus Firdiyono; Qosim Sya’ban
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Valensi Volume 2, No.4, Mei 2012
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.968 KB) | DOI: 10.15408/jkv.v2i4.269

Abstract

Telah dilakukan penelitian terhadap kemampuan karbon aktif sebagai adsorben untukmenyerap ion Al dan Fe dalam larutan sodium silikat. Penelitian ini dilakukan dalamskala laboratorium menggunakan metode batch. Penentuan kondisi optimum meliputi massaadsorben, pH, waktu kontak dan temperatur larutan. Hasil analisis dengan Spektrofotometer SerapanAtom (SSA) menunjukkan efisiensi adsorpsi tertinggi oleh karbon aktif aktivasi HCl padalarutan sodium silikat mencapai 88,43% untuk ion Al dan 41,6% untuk ion Fe, sedangkan padakarbon aktif aktivasi H2SO4 57,09 % untuk ion Al dan 35 % untuk ion Fe dan karbon aktifkomersil menyerap ion Al sebesar 87,74% dan 11,35% untuk ion Fe.
Analisis Kualitas Air Minum Isi Ulang Beberapa Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) di Tangerang Selatan Nita Rosita
Jurnal Kimia Valensi Jurnal VALENSI Volume 4, No. 2, November 2014
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3810.16 KB) | DOI: 10.15408/jkv.v0i0.3611

Abstract

Pemurnian Gliserol Dari Hasil Samping Pembuatan Biodiesel Menggunakan Bahan Baku Minyak Goreng Bekas Isalmi Aziz; Siti Nurbayti; Fira Luthfiana
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Valensi Volume 1, No.3, November 2008
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.896 KB) | DOI: 10.15408/jkv.v1i3.226

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk memisahkan gliserol dari pengotornya untukmendapatkan kadar yang lebih tinggi. Pemisahan gliserol dilakukan dengan penambahan asamphospat diikuti penambahan karbón aktif untuk menarik sisa kotoran dan warna. Terakhirdigunakan rotary evaporator untuk menarik air. Gliserol yang digunakan dalam penelitian iniberasal dari hasil samping pembuatan biodiesel. Minyak goreng bekas dan katalis KOHdigunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan biodiesel. Hasilnya menunjukkan kadartertinggi gliserol sebesar 76,43 % dihasilkan pada kondisi : pH 6; karbón aktif 5 % dan waktuadsorbsi 24 jam.
Pengaruh Zat Aditif Urea terhadap Kuantitas Biodiesel Pada Reaksi Transesterfikasi Rismawati Rasyid; Ummu Kalsum; Rahmaniah Malik; Dadi Priyono; Azis Albar
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Valensi Volume 4, No.1, Mei 2014
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.648 KB) | DOI: 10.15408/jkv.v4i1.1049

Abstract

Abstrak Asam lemak jenuh maupun tak jenuh pada minyak nabati memiliki potensi untuk diubah menjadi bahan kimia penyusun bahan bakar . Komponen asam lemak pada CPO RBD dengan komposisi terbesar adalah asam palmitat (38.2%) dan asam oleat (45.89%).  Pembuatan biodiesel dalam penelitian ini menggunakan CPO (Crude Palm Oil) yang telah dimurnikan melalui reaksi transesterfikasi dengan pereaksi etanol dan katalisator KOH. Penambahan urea sebagai zat aditif pada reaksi dapat meningkatkan kualitas biodiesel yang diperoleh serta lebih efisien dalam tahapan pemurnian. Persentase kadar FAME (Fatty Acid Metyl Ester) setara dengan persen yield biodiesel pada proses reaksi tanpa penambahan urea adalah 90.34% dan mengalami peningkatan setelah penambahan urea sebesar 98%. Densitas yang dihasilkan pada reaksi tanpa zat aditif  0.868 gr/ ml dan reaksi dengan penambahan zat aditif memiliki densitas  0.866 gr/ml,  kedua produk tersebut telah sesuai dengan standar SNI yakni berkisar 0.85–0.89. Kata kunci : biodiesel, CPO, zat aditif Abstract Saturated and unsaturated fatty acids in vegetable oils have potential to be converted into constituent of chemicals fuel. Fatty acids in the RBD palm oil with the largest composition are palmitic acid (38.2%) and oleic acid (45.89%). Production of fuel which substitute diesel fuel (biodiesel) from CPO (Crude Palm Oil) which has been purified by transesterification reaction with ethanol reagent and KOH catalyst. The addition of urea as an additive substancein the reaction to improve  the quality as well as more efficient biodiesel obtained in the purification stages. Percentage value of FAME(Fatty Acid Metyl Ester)or yield biodiesel in the reaction without the addition of urea is 90.34% and after the addition of urea increased by 98%. Density of product that produced in the reaction without additives is 0.868 g / ml and for reaction with additives has a density of 0.866 g / ml, both of these products are met the criteria of SNI  standards which ranged from 0.85 to 0.89. Keywords : Biodiesel, CPO, additive substance
Fitoremediasi Logam Seng (Zn) Menggunakan Hydrilla sp. Pada Limbah Industri Kertas Cory Novi; Sartika Sartika; Afifah Nur Shobah
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Kimia VALENSI Volume 5, No. 1, May 2019
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (886.441 KB) | DOI: 10.15408/jkv.v5i1.8814

Abstract

Logam seng pada konsentrasi tertentu dapat terakumulasi di dalam air, biota dan sedimen pada perairan yang dapat menimbulkan efek toksik terhadap organisme sehingga untuk mengatasi permasalahan tersebut telah dikembangkan teknologi alternatif yang dikenal dengan fitoremediasi. Tujuan dari penelitian ini adalah memanfaatkan Hydrilla sp. sebagai agen fitoremediasi untuk menurunkan konsentrasi logam seng (Zn) pada limbah industri kertas. Tahap penelitian meliputi uji karakteristik awal air limbah dan Range Finding Test (RFT), penyiapan 75 g Hydrilla sp. dan aklimatisasi Hydrilla sp. selama 5 hari. Hydrilla sp. ditumbuhkan  pada reaktor selama 18 hari dalam 5 liter limbah industri kertas dengan konsentrasi 100% dan 5 liter akuades sebagai kontrol (0%). Variabel pengamatan meliputi pengukuran nilai pH, suhu dan identifikasi perubahan warna daun Hydrilla sp. Limbah hasil fitoremediasi pada waktu pemaparan 3, 6, 9, 12, 15, dan 18 hari dilakukan analisis logam seng (Zn) dengan ICP-OES. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa pada hari ke-0 sampai hari ke-12 persentase logam seng yang hilang sebesar 50% dan pada hari ke-18 mengalami penurunan persentase sebesar 25%. Kata kunci : Fitoremediasi, Hydrilla sp., limbah industri kertas, logam seng. Zinc metal at certain concentrations can accumulate in water, biota, sedimentary in waters which can cause toxic effects on organisms. So as to overcome these problems alternative technologies have been developed known as phytoremediation. The purpose of this research is to utilize Hydrilla sp. as a phytoremediation agent to reduce zinc metal concentrations in paper industry wastes. The research phase included preliminary research that is initial characteristic of wastewater and Range Finding Test (RFT), preparation of 75 g of Hydrilla sp. and Hydrilla sp. acclimatization for 5 days, then Hydrilla sp. grown on reactor for 18 days in 5 liters of paper industry waste with 100% concentration and 5 liters of akuadest as control (0%). Observation variables include measuring pH values, temperature and identify discoloration of Hydrilla sp. leaves, then the phytoremediation waste at exposure time of  3, 6, 9, 12, 15 and 18 days was analyzed zinc (Zn) with ICP-OES. Based on the analysis results show that on days 0 to day 12 the percent amount lost by 50% and on the 18th day the amount of zinc metal lost decreased by 25%. Keywords : Phytoremediation, Hydrilla sp., paper industry waste, zinc metals.
Karakterisasi Senyawa Antibakteri Ekstrak Air Daun Kecombrang (Etlingera elatior) Dede Sukandar; Nani Radiastuti; Ira Jayanegara; Rina Ningtiyas
Jurnal Kimia Valensi JURNAL Valensi Volume 2, No. 3, November 2011
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.336 KB) | DOI: 10.15408/jkv.v2i3.112

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengujian aktivitas antibakteri dari ektrak air daun kecombrang (Etlingera elatior) yang bertujuan memberikan bukti ilmiah keunggulan tanaman kecombrang sebagai bahan pangan fungsional. Pengujian antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram dan identifikasi komponen kimia dengan alat GCMS. Ekstrak air daun kecombrang bersifat antibakteri E. Coli (zona hambat 10 mm/100%), S. Aureus (zona hambat 8,663 mm/20%.  Ekstrak air daun kecombrang memiliki komponen utama 2,3-butanadiol (tR=5,28, area=29,38, kemiripan 90 %) dan fenol (tR= 6,83,area=2,26, kemiripan 90 %). Kata Kunci: kecombrang (Etlingera elatior), pangan fungsional dan antibakteri
Pengolahan Limbah Industri Elektroplating Dengan Proses Koagulasi Flokulasi Nurhasni Nurhasni; Zainus Salimin; Ita Nurfitriyani
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Valensi Volume 3, No.1, Mei 2013
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.753 KB) | DOI: 10.15408/jkv.v3i1.328

Abstract

Penelitian pengolahan limbah industri elektroplating dengan proses koagulasi flokulasi telah dilakukan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui proses pengolahan dengan koagulan FeCl3 dalam menurunkan kandungan logam berat pada limbah elektroplating, rasio massa koagulan dan limbah, pH optimum dan massa KI optimum untuk mereduksi Cr6+ menjadi Cr3+. Hasil jar test diperoleh pH optimum yaitu pH 8. Massa optimum KI untuk mereduksi Cr6+ menjadi Cr3+ yaitu 0,3 g. Penurunan kadar krom dengan proses reduksi sebesar 83,36 mg/L atau persentase penyisihan sebesar 95,02 %  sedangkan penurunan optimal kadar Cr tanpa reduksi yaitu sebesar 87,32 mg/L atau 99,51 %. Penggunaan koagulan FeCl3 pada pengolahan limbah industri elektroplating dapat menurunkan kadar logam berat Fe, Cr, Zn, Cu, Ni dan Mn sampai pada nilai baku mutunya.   Kata Kunci : Koagulasi flokulasi, Ferri klorida, Limbah simulasi elektroplating, Jar test, SSA.
Analisa Radikal Bebas pada Minyak Goreng Pedagang Gorengan Kaki Lima Sri Yadial Chalid; Anna Muawanah; Ida Jubaedah
Jurnal Kimia Valensi Jurnal valensi Volume 1, No.2, Mei 2008
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.687 KB) | DOI: 10.15408/jkv.v1i2.254

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang kerusakan minyak goreng pada pedagang gorengan yang berjualan di lokasi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri II Ciputat. Kerusakan ditinjau dari kadar radikal bebas yang terkandung pada sampel minyak goreng. Radikal bebas adalah molekul reaktif yang dapat menyebabkan penyakit seperti diabetes, kanker, trakoma dan penyakit jantung koroner. Sebanyak 200 ml minyak goreng hasil pengorengan disampling dari pedagang gorengan yaitu pedagang cimol, mie telor goreng, tigor (terigu goreng), batagor, baso goreng dan empe- empe. Sampel diambil pada pukul 10.00 dan 14.00 WIB selama dua hari berturut-turut. Analisa meliputi; warna, kadar air, indeks bias, asam lemak bebas. Analisa kadar radikal bebas diukur dengan menentukan kadar malondialdehid dengan spektrofotometer visible. Ke- 5 sample menunjukkan kadar air berkisar antara 3,47-8,86%, indek bias antara 1,46391 -1,46498, asam lemak bebas 0,24- 0,74% dan radikal bebas 0,012 – 0,069 nmol/ml. Secara umum dapat disimpulkan bahwa minyak goreng yang digunakan pedagang gorengan kaki lima sudah mengalami penurunan mutu gizi karena tidak memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan oleh SNI, sehingga kurang aman untuk digunakan. Minyak dan lemak merupakan sumber energy bagi manusia (9 kal/g), wahana bagi vitamin larut lemak seperti vitamin A, D, E dan K, meningkatkan citarasa dan kelezatan makanan dan memperlambat rasa lapar (Winarno, 2002). Selain itu minyak dan lemak juga sumber asam lemak essensial yang sangat penting terutama asam lemak linoleat (18:2 n- 6) dan asam α-linolenat (18:3 n-3) bagi tubuh. Berdasarkan sumber minyak dan lemak dibagi dua yaitu minyak hewani dan nabati. Minyak hewani seperti minyak ikan, lard, sapi dan domba, sedangkan minyak nabati seperti minyak kelapa, minyak sawit, minyak kacang dan minyak zaitun. Dari segi kandungan kimia, minyak disusun oleh asam lemak jenuh, asam lemak tidak jenuh tunggal dan asam lemak tidak jenuh jamak (PUFA). Asam lemak jenuh bersifat merusak kesehatan karena sifatnya yang lengket pada dinding saluran darah, mengakibatkan Atherosklerosis sedangkan asam lemak tidak jenuh dan PUFA terutama asam lemak linoleat dan lineolenat berguna bagi kesehatan dan dikenal dengan sebutan “Good guys” (Winarno, 1999). Minyak goreng yang banyak digunakan pada masyarakat kita adalah minyak nabati seperti minyak sawit dan minyak kelapa. Selama proses penggorengan minyak goreng mengalami berbagai reaksi kimia diantaranya reaksi hidrolidis, oksidasi, isomerisasi dan polimerisasi. Reaksi kimia yang terjadi pada asam lemak contohnya pemanasan minyak pada suhu di atas 200oC dapat menyebabkan terbentuknya polimer, molekul tak jenuh membentuk ikatan cincin (Kataren, 1986, Haliwell B, and Gutteridge JMC. 1999). Alat penggoreng yang terbuat dari besi dapat merangsang oksidasi lemak. Pada pedagang gorengan terutama pedagang kaki lima minyak yang digunakan tidak mengalami pergantian dengan minyak yang baru, biasanya mereka hanya melakukan penambahan beberapa liter saja ke dalam minyak goreng lama. Proses ini menyebabkan penurunan kualitas minyak, ditandai dengan warna minyak yang gelap, indek bias, bilangan asam, bilangan iod, senyawa polimer dan radikal bebas terjadi peningkatan (Djatmiko, Enni. 2000). Banyak data ilmiah yang menyatakan bahwa penyakit degeneratif seperti penyakit jantung, diabetes, tumor dan kanker akibat sumbangan dari radikal bebas yang bersumber terutama dari makanan dan minuman(Nabet BF. 2002, Haliwell B, and Gutteridge JMC. 1999). Kerja radikal bebas pada molekul tubuh berlangsung lama dengan kata lain terakumulasi dalam tubuh dan baru menimbulkan gejala penyakit setelah tahunan (Hishino H et al 2000). Minyak goring sering digunakan sebagai medium untuk pengolahan makanan karena menimbulkan rasa gurih pada makanan, hal ini meningkatkan peminat masakan seperti peminat gorengan. Gorengan merupakan makanan yang merakyat dan banyak disukai pada hampir semua lapisan masyarakat mulai dari anak-anak sampai orang tua. Bagi anak-anak sekolah seperti pelajar SMP, gorengan merupakan jajanan yang lezat dan murah serta cukup mengenyangkan. Jajanan gorengan yang banyak diminati adalah goring mie telur goreng, terigu goring, batagor dan bakso goring. Tidak ada yang bisa menjamin bahwa gorengan yang dijajakan sudah digoreng dengan cara yang benar. Bila kebiasaan ini tidak ada yang mengontrol tidak mustahil akan menyebabkan kerusakan pada generasi muda Indonesia beberapa tahun mendatang. Pada masyarakat kita sudah banyak kasus kematian yang terjadi pada usia produktif dan sifatnya mendadak, seperti kasus kematian akibat penyakit jantung, diabetes, dan penyakit kanker. Penyakit-penyakit di atas merupakan sumbangsih dari waktu masih anak-anak melalui makanan dan minuman. Dengan alasan ini peneliti tertarik melakukan penelitian tentang kandungan radikal bebas pada minyak gorengan yang digunakan pedangan gorengan yang berjualan di sekitar sekolah Menengah Pertama (SMP)N Negeri II Ciputat.
Pengembangan Metode DGT (Diffusive Gradient In Thin Film) dengan Binding Gel Fe-Al-Oksida dan Pengikat Silang N,N’-Methylenebisacrylamide untuk Penyerapan Fosfat dalam Air Asep Saefumullah; Ratsania Rahmaniati H
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Kimia VALENSI Volume 1, No. 1, Mei 2015
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (875.614 KB) | DOI: 10.15408/jkv.v0i0.3597

Abstract

High concentration of phosphates in the water can lead to eutrophication which leads to uncontrolled growth of algae (algae blooming). It underlies the need for determining the concentration of phosphate in the aquatic environment. However, the concentration of phosphate may change during storage of samples so that an accurate analysis difficult to achieve unless carried out in-situ. DGT (Diffusive Gradient in Thin Films) is an in-situ measurement method developed for measuring phosphate and metal. In this study the use of Fe-Al-Oxide as a binding gel that is expected to bind phosphate with a capacity greater than ferrihydrite. N, N'-methylenebisacrylamide is used as a substitute for commercial DGT Crosslinker as crosslinking for a cheaper price and selective for small molecule. Ferrihydrite-DGT and Fe-Al-Oxide-DGT are tested with a variety of concentrations, pH, and contact time. In both methods DGT found that the pH for phosphate measurements performed at pH 3. Capacity of Fe-Al-Oxide binding gel known to be higher than the ferrihydrite binding gel with result Cferrihydrite-DGT:Cstart is 76% and CFe-Al-Oxide-DGT:Cstart is 82%.DOI :http://dx.doi.org/10.15408/jkv.v0i0.3597

Filter by Year

2007 2025


Filter By Issues
All Issue Jurnal Kimia VALENSI, Volume 11, No. 2, November 2025 Jurnal Kimia VALENSI, Volume 11, No. 1, May 2025 Jurnal Kimia VALENSI, Volume 10, No. 2, November 2024 Jurnal Kimia VALENSI, Volume 10, No. 1, May 2024 Jurnal Kimia VALENSI Volume 9, No. 2, November 2023 Jurnal Kimia VALENSI Volume 9, No. 1, May 2023 Jurnal Kimia VALENSI Volume 8, No. 2, November 2022 Jurnal Kimia VALENSI Volume 8, No. 1, May 2022 Jurnal Kimia VALENSI Volume 7, No. 2, November 2021 Jurnal Kimia VALENSI Volume 7, No. 1, May 2021 Jurnal Kimia VALENSI Volume 6, No. 2, November 2020 Jurnal Kimia VALENSI Volume 6, No. 1, May 2020 Jurnal Kimia VALENSI Volume 5, No. 2, November 2019 Jurnal Kimia VALENSI Volume 5, No. 1, May 2019 Jurnal Kimia VALENSI Volume 4, No. 2, November 2018 Jurnal Kimia VALENSI Volume 4, No. 1, Mei 2018 Jurnal Kimia VALENSI Volume 3, No. 2, November 2017 Jurnal Kimia VALENSI Volume 3, No. 1, Mei 2017 Jurnal Kimia VALENSI Volume 2, No. 2, November 2016 Jurnal Kimia VALENSI Volume 2, No. 1, Mei 2016 Jurnal Kimia VALENSI Volume 1, No. 2, November 2015 Jurnal Kimia VALENSI Volume 1, No. 1, Mei 2015 Jurnal VALENSI Volume 4, No. 2, November 2014 Jurnal Valensi Volume 4, No.1, Mei 2014 Jurnal Valensi Volume 3, No.2, November 2013 Jurnal Valensi Volume 3, No.1, Mei 2013 Jurnal Valensi Volume 2, No.5, November 2012 Jurnal Valensi Volume 2, No.4, Mei 2012 JURNAL Valensi Volume 2, No. 3, November 2011 Jurnal Valensi Volume 2, No.2, Mei 2011 Jurnal Valensi Volume 2, No.1, November 2010 Jurnal Valensi Volume 1, No.6, Mei 2010 Jurnal Valensi Volume 1, No.5, November 2009 Jurnal Valensi Volume 1, No.4, Mei 2009 Jurnal Valensi Volume 1, No.3, November 2008 Jurnal valensi Volume 1, No.2, Mei 2008 Jurnal Valensi VOLUME 1, NO.1, NOVEMBER 2007 More Issue