cover
Contact Name
Heru Kurniawan
Contact Email
khoirullkurniawan91@gmail.com
Phone
+6285216756821
Journal Mail Official
abjoiec@staialbahjah.ac.id
Editorial Address
Jalan Pangeran Cakrabuana Blok Gudang Air No. 179, Sendang, Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Indonesia.
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
AB-JOIEC: Al-Bahjah Journal of Islamic Economics
ISSN : 3025793X     EISSN : 30255686     DOI : https://doi.org/10.61553/abjoiec.v1i2
AB-JOIEC: Al-Bahjah Journal of Islamic Economics encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Islamic Accounting, Islamic Business Management Human Resource Management Islamic Economics Islamic Banking and Finance Islamic Economic Law
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 02 (2025): AB-JOIEC" : 5 Documents clear
PERAN PROGRAM AFFILIATE DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN SAMPINGAN GENERASI MUDA DI ERA DIGITAL Sunoto; Manurung , Nadya Tridrisna
AB-JOIEC: Al-Bahjah Journal of Islamic Economics Vol. 3 No. 02 (2025): AB-JOIEC
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61553/abjoiec.v3i02.647

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah melahirkan berbagai model ekonomi baru, salah satunya melalui praktik affiliate marketing yang banyak dimanfaatkan oleh generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi awal menjadi affiliator, strategi promosi yang digunakan, tantangan yang dihadapi, serta dampak aktivitas afiliasi terhadap kondisi ekonomi pribadi generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan 10 affiliator muda berusia 21–30 tahun yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan thematic analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa affiliate marketing dimaknai sebagai sumber pendapatan tambahan yang fleksibel dan adaptif, bukan sebagai pekerjaan utama. Motivasi affiliator bersifat multidimensional, meliputi kebutuhan ekonomi, produktivitas media sosial, pembelajaran digital marketing, dan fleksibilitas promosi. Strategi yang digunakan mencakup pemanfaatan konten visual, storytelling dan interaksi aktif dengan audiens. Tantangan yang dihadapi bersifat berjenjang sesuai tingkat pengalaman, mulai dari keterbatasan pengetahuan hingga perubahan algoritma dan persaingan konten. Penelitian ini menyimpulkan bahwa affiliate marketing tidak hanya berperan sebagai strategi ekonomi alternatif, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran digital yang berkontribusi pada peningkatan literasi pemasaran dan kemandirian ekonomi generasi muda di era digital.
IMPLEMENTASI PEMBIAYAAN MUDHARABAH MUTLAQAH DALAM MENDUKUNG STABILITAS KEUANGAN PADA PAGUYUBAN UMKM KECAMATAN WARU, KABUPATEN SIDOARJO Candra Kirana, Puput; Anggraini Aripratiwi, Ratna
AB-JOIEC: Al-Bahjah Journal of Islamic Economics Vol. 3 No. 02 (2025): AB-JOIEC
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61553/abjoiec.v3i02.892

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembiayaan mudharabah mutlaqah, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta menelaah perkembangan dan dampaknya terhadap stabilitas keuangan anggota Paguyuban UMKM Kampung Jajan di Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi non partisipan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, dengan informan utama Ketua Paguyuban serta dua anggota sebagai informan pendukung. Analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembiayaan mudharabah mutlaqah di Paguyuban UMKM Kampung Jajan berjalan berdasarkan prinsip kepercayaan, kesepakatan bersama, dan tanpa persyaratan agunan, sehingga dinilai lebih adil dan tidak membebani anggota. Faktor pendukung utama meliputi tingginya modal sosial antaranggota, fleksibilitas akad, serta solidaritas paguyuban, sedangkan faktor penghambat meliputi fluktuasi pendapatan usaha dan keterbatasan pemahaman pencatatan keuangan sebagian anggota. Perkembangan pembiayaan mudharabah mutlaqah memberikan dampak positif terhadap stabilitas keuangan anggota, ditunjukkan melalui meningkatnya kemampuan pengelolaan modal, keberlangsungan usaha, serta berkurangnya tekanan kewajiban pembayaran tetap saat pendapatan menurun. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dengan menempatkan akad mudharabah mutlaqah dalam konteks paguyuban UMKM non-lembaga keuangan formal, serta menegaskan peran modal sosial sebagai mekanisme pengendalian pembiayaan syariah.
PERAN QRIS DALAM TRANSAKSI UMKM DI LINGKUNGAN KAMPUS UIN RADEN INTAN LAMPUNG: DITINJAU PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Afiful Ichwan
AB-JOIEC: Al-Bahjah Journal of Islamic Economics Vol. 3 No. 02 (2025): AB-JOIEC
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61553/abjoiec.v3i02.922

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) dalam transaksi yang dilakukan oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari sudut pandang Ekonomi Islam. Kemajuan teknologi telah membawa perubahan besar dalam banyak aspek kehidupan, termasuk pada sistem pembayaran dengan QRIS, yang dapat meningkatkan efisiensi, kecepatan, serta kemudahan dalam bertransaksi. Walau demikian, masih ada pertanyaan mengenai keselarasan penggunaan QRIS dengan prinsip-prinsip syariah, terutama dalam praktik yang dilakukan oleh pelaku UMKM. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan memanfaatkan metode studi pustaka dan observasi langsung terhadap beberapa pelaku UMKM di sekitar kampus UIN Raden Intan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan QRIS secara keseluruhan mendukung transparansi, kemudahan, dan efisiensi dalam transaksi, serta berkontribusi pada inklusi keuangan masyarakat, dan pelaksanaannya dianggap sesuai dengan prinsip syariah. Penelitian ini memberikan sumbangan yang signifikan bagi penguatan transaksi digital yang harmonis dengan nilai-nilai ekonomi Islam.
DINAMIKA KELEMBAGAAN EKONOMI ISLAM DI BRUNEI DARUSSALAM DAN PRANCIS BAGI REFLEKTIF PENGEMBANGAN EKOSISTEM EKONOMI ISLAM INDONESIA Yusra, Yusra Aristo; Luthfi Alifa, Naufal
AB-JOIEC: Al-Bahjah Journal of Islamic Economics Vol. 3 No. 02 (2025): AB-JOIEC
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61553/abjoiec.v3i02.923

Abstract

Kelembagaan ekonomi Islam memiliki peran krusial dalam meningkatkan inklusi keuangan syariah dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, terutama di negara dengan populasi Muslim besar seperti Indonesia. Penelitian ini penting karena memberikan analisis komparatif antara Brunei Darussalam, yang memiliki kelembagaan kuat dengan regulasi terintegrasi, dan Prancis, yang menghadapi hambatan sekuler, sehingga menawarkan pembelajaran strategis untuk memperkuat ekosistem ekonomi Islam di Indonesia. Signifikansi penelitian ini terletak pada kontribusi akademis dalam memperkaya literatur kelembagaan ekonomi Islam dengan perspektif komparatif, serta praktis bagi pembuat kebijakan, pelaku industri, dan UMKM untuk mendorong inovasi, transparansi, dan keberlanjutan ekonomi syariah dalam konteks global. Masalah penelitian mencakup identifikasi profil geografis, demografis, dan perekonomian Brunei serta Prancis yang memengaruhi dinamika kelembagaan ekonomi Islam; analisis tantangan seperti kurangnya literasi syariah di Brunei dan regulasi sekuler di Prancis; serta refleksi pembelajaran untuk pembangunan ekonomi berkelanjutan Indonesia, termasuk integrasi regulasi nasional dengan standar internasional dan peningkatan kapasitas SDM. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi komparatif dan deskriptif, menggunakan data sekunder dari sumber empiris seperti IMF, World Bank, dan literatur akademik. Temuan awal menunjukkan Brunei memiliki kelembagaan ekonomi Islam yang efektif melalui penguatan pasar modal syariah dan inovasi digital, dengan aset syariah mencapai USD 15 miliar pada 2022, sementara itu Prancis terbatas oleh hambatan konstitusional, dengan pangsa syariah hanya 0,1% dari pasar keuangan Eropa. Strategi potensial meliputi harmonisasi regulasi dan edukasi SDM untuk meningkatkan inklusi keuangan hingga 60% dalam konteks yang serupa. Penelitian ini merekomendasikan model adaptif bagi Indonesia untuk mencapai PDB dengan potensi keuangan syariah mencapai USD 3 triliun, dengan mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) melalui ekosistem syariah yang inklusif dan inovatif.
ASSESSING THE CONTRIBUTION OF ZAKAT TO THE SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS: EVIDENCE FROM INDONESIA Rohim, Ade Nur; Yetty, Fitri
AB-JOIEC: Al-Bahjah Journal of Islamic Economics Vol. 3 No. 02 (2025): AB-JOIEC
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61553/abjoiec.v3i02.940

Abstract

Indonesia memiliki potensi zakat yang sangat besar yang dapat berfungsi sebagai instrumen efektif dalam pengentasan kemiskinan, pengurangan ketimpangan, serta penyelesaian berbagai persoalan sosial. Tujuan-tujuan tersebut sejalan dengan agenda pembangunan global yang tertuang dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Namun demikian, meskipun terdapat keselarasan secara normatif, kontribusi zakat terhadap pencapaian SDGs belum banyak diuraikan secara eksplisit dalam kajian akademik maupun kebijakan. Kesenjangan ini menunjukkan urgensi untuk menelaah zakat tidak hanya sebagai kewajiban keagamaan, tetapi juga sebagai mekanisme pembiayaan pembangunan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi dan peran zakat dalam mendukung pencapaian SDGs, dengan fokus utama pada pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan sosial di Indonesia. Permasalahan utama yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana pengelolaan dan pendistribusian zakat dapat diintegrasikan secara sistematis dengan kerangka SDGs serta bagaimana potensi kontribusinya dapat dioptimalkan untuk mendukung prioritas pembangunan nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka. Data dikumpulkan melalui telaah komprehensif terhadap artikel jurnal ilmiah, buku, dokumen kebijakan, serta laporan resmi yang berkaitan dengan pengelolaan zakat dan SDGs. Analisis isi digunakan untuk mengidentifikasi tema-tema utama, tren, dan keterkaitan antara program zakat dan target-target SDGs. Temuan penelitian kemudian disintesis secara deskriptif untuk menjelaskan signifikansi strategis zakat dalam pembangunan berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghimpunan zakat terus meningkat seiring dengan pertumbuhan populasi Muslim global, sehingga menempatkan zakat sebagai sumber pembiayaan pembangunan yang berkelanjutan. Di Indonesia, kontribusi zakat terhadap pencapaian SDGs tercermin dalam berbagai program pendistribusian zakat pada sektor pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dakwah, serta sosial kemanusiaan, yang seluruhnya selaras dengan target utama SDGs. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam pengelolaan zakat guna mengoptimalkan perannya dalam pembangunan nasional serta mendukung pencapaian SDGs.

Page 1 of 1 | Total Record : 5