cover
Contact Name
Josep Ginting
Contact Email
admin@jurnal.sttii-bali.ac.id
Phone
+6285782445170
Journal Mail Official
admin@jurnal.sttii-bali.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Dalung No.16, Dalung, Kec. Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali 80351
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
Jurnal Penggerak
ISSN : 24605603     EISSN : 29876826     DOI : 10.62042
Core Subject : Religion,
Jurnal PENGGERAK bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan karya Ilmiah baik tenaga pendidik maupun pendidik sehingga memberi dampak bagi masyarakat luas. Jurnal ini dikemas dalam bentuk penelitian dan pemikiran kritis analitis di bidang Pendidikan dab Teologi Agama Kristen. Jurnal PENGGERAK diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali (STTII BALI) yang merupakan member RJI dan PJTI untuk kemajuan penelitian dan keilmuan Teologi Kristen.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2018): Juni" : 7 Documents clear
MANAKAH LEBIH PENTING: PENGINJILAN ATAU PEMURIDAN? (SEBUAH STUDI EKSEGESA MATIUS 28:18-20) M. Th, Prabowo
Jurnal Penggerak Vol. 4 No. 1 (2018): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v4i1.36

Abstract

Sudah terlalu lama gereja-gereja merisaukan sebuah pertanyaan,manakah lebih penting: penginjilan atau pemuridan? Kekacauan initerjadi oleh karena adanya sikap eksklusif pada salah satu bidang.Sebagian berpendapat bahwa pentingnya orang percaya memberitakanInjil secara langsung sejak dia percaya. Mereka berpendapat bahwapemuridan yang terlalu lama menyebabkan api semangat penginjilanmenjadi padam. Tapi di sisi lain, sebagian orang berkata bahwapemuridan lebih penting. Pertama, oleh karena setiap orang percayaharus dimuridkan dahulu sebelum memberitakan Injil. Kedua, karenapemuridan merupakan bagian terpenting dalam Amanat Agung.Argumentasi yang diangkat biasanya menggunakan kata ???????????(Mat. 28:19) sebagai kata kerja utama dalam Amanat Agung.Pertanyaannya adalah: apakah penginjilan dan pemuridan adalah duahal yang terpisah? Apakah benar Amanat Agung hanya menekankanmengenai pemuridan saja? Jika seseorang memahami dengan benarAmanat Agung dalam Matius 28:18-20 dengan benar, maka dia akanmengerti bahwa penginjilan dan pemuridan adalah dua hal yang takterpisahkan.
Kajian Teologis Mengenai Kristologi dalam Kitab Mazmur Mandriasa, I Nyoman
Jurnal Penggerak Vol. 4 No. 1 (2018): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v4i1.30

Abstract

Tulisan ini berbicara mengenai satu tema penting dan krusialmengenai Mesias dalam Kitab Mazmur. Mesiasmempunyai pengertianyang cukup beragam dan luas. Pemahaman yang paling sederhanauntuk Mesias adalah“yang diurapi.”Studi atau penelitian tentangMesiasatau studi tetang Kristus dalam Kitab Mazmur . Dalam bahasateologi Kristen, studi ini sering disebut studi Kristologi2dalam KitabMazmur. Kistologi juga disebut studi tentang rancangan penyelamatanAllah atas manusia yang berdosa, dan pembaharuan ciptaan-NyadalamMesias atau Kristus.3 Namun, nampaknya sampai kini masih adakrontroversi jika berbicara mengenai Mesias atau Kristologi dalamKitab Mazmur. Ini merupakan isu krusial di dunia teologi Kristen.Inilah yang mendorong mengetengahka pokok ini. Selamatmengikutinya.
PROBLEMATIKA ANAK GEMBALA SIDANG, FAKTOR PENYEBAB DAN DAMPAK DALAM PELAYANAN PENGGEMBALAAN M. Th, MUHADI
Jurnal Penggerak Vol. 4 No. 1 (2018): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v4i1.37

Abstract

Pelayanan penggembalaan merupakan pelayanan yang luarbiasa karena melibatkan banyak hal yang menunjang. Sebagai gembalasidang banyak syarat-syarat yang harus ada di dalam dirinya, baik itusyarat yang berhubungan dengan masalah pribadi gembala sidangsendiri maupun di dalam keluarganya. Salah satu yang membuatkendala di dalam pelayanan penggembalaan adalah masalah anak-anakgembala sidang. Dalam pembahasan materi ini, penulia akanmenjelaskan tentang problematika anak gembala sidang, faktorpenebabnya dan dampak dalam pelayanan penggembalaan.
PERANAN PENGUSAHA KRISTEN DALAM PENGINJILAN Dinata, Hendra
Jurnal Penggerak Vol. 4 No. 1 (2018): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v4i1.33

Abstract

Rasul Paulus mengatakan dalam 2 Timotius 14:2 bahwa,”beritakanlah Firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya,nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasehatilah dengan segalakesabaran dan pengajaran”. Rasul Paulus menyadari sepenuhnya bahwapenginjilan adalah suatu hal yang bersifat mendesak dan menjadi suatutugas dan tanggung-jawabnya secara pribadi. Penginjilan bagi rasulPaulus adalah sutu tanggungjawab dari Tuhan Yesus yang tidak bisaditawar. Prinsip hidup Paulus dalam hal penginjilan harus juga menjadibagian dalam setiap kehidupan orang percaya khususnya parapengusaha Kristen.Penginjilan adalah memberitakan tentang karya Kristus yangsudah mati karena dosa-dosa manusia, dikuburkan dan dibangkitkanpada hari yang ketiga (1 Korintus 15:3-4), serta menantang orang untukbertobat dari dosanya ( Kis. 26:18) lalu mengharapkan dia percaya padakarya Kristus itu untuk kemudian menerima-Nya sebagai Tuhan danJuruselamat pribadi, sehingga ia memperoleh hidup yang kekal (bnd.Yohanes 20:30-31).
PERAN GURU DALAM DUNIA PENDIDIKAN Soewito, Rut
Jurnal Penggerak Vol. 4 No. 1 (2018): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v4i1.38

Abstract

Guru adalah pendidik professional yang mempunyai tugasutama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih,menilai, dan mengevaluasi peserta didik atau siswa.Guru adalah satu-satunya profesi yang menentukan dalam mengubahnasib bangsa. Hal ini karena guru bertugas mendidik dan mengajaranak-anak bangsa, mengubah perilaku, membentuk karakter. Sebuahtugas yang sangat fundamental. Kalau bangsa Indonesia inginmelakukan perbaikan keadaan bangsa Indonesia di masa datang,harapan itu tertumpang kepada guru, dunia pendidikan. Guru dengansegala kemampuannya dan daya upayanya mempersiapkanpembelajaran bagi peserta didiknya. Sehingga tidak salah jika kitamenempatkan guru sebagai salah satu kunci pembangunan bangsamenjadi bangsa yang maju dimasa yang akan datang. Sebagaipenerima tugas, guru terikat secara moral untuk mendidik muridnyahingga mencapai kedewasaan biologis-psikologis-spiritual sehinggaguru bekerja benar dengan penuh tanggung jawab.Guru yangprofesional lah yang bisa mencerdaskan bangsa untuk mengubah nasibbangsa ini. Menurut undang-undang guru dan dosen terdapat beberapapersyaratan seorang guru profesional, baik kualifikasi, ataupunkompetensi. Dari segi kompetensi, guru profesional harus memilikiempat kompetensi, yaitu: (1) kompetensi paedagogik, (2) kompetensisosial, (3) kompetensi kepribadian, dan (4) kompetensi profesional.Usaha untuk mencerdaskan bangsa ini tidak akan berhasil kalau gurutidak memiliki keikhlasan dan idealisme dalam mengabdi danmenjalankan perannya.
MENJADI SERUPA DENGAN KRISTUS Sukadana, Gusti Ngurah
Jurnal Penggerak Vol. 4 No. 1 (2018): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v4i1.34

Abstract

Kajian pustaka terkait dengan keserupaan dengan Yesusdikaji dari beberapa buku atau sumber antara lain: Pertama, Bukudengan judul Just Like Jesus (Persis Seperti Yesus), karya Max Lucado.Diterjemahkan oleh Dra. Connie Item Corputty, terbitan Interaksara.Kedua, buku yang berjudul Yesus Sang Radikal, Karya R.T.France.Diterjemahkan oleh: P.G Katoppo, (Jakarta: BPK Gunung Mulia,1998). Ketiga, buku yang berjudul Kerajaan Yang Sungsang, KaryaDonald B. Kraybill. Diterjemahkan oleh Ny. S.L. Tobing dan StephenSuleeman, (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1999). Keempat, buku yangberjudul The Purpose Driven Life, karya Rick Warren. Diterjemahkanoleh Paulus Adiwijaya, (Malang: Gandum Mas, 2008).
PENELITIAN TINDAKAN (Action Research) Sarapung, Noflin Ester
Jurnal Penggerak Vol. 4 No. 1 (2018): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62042/jtp.v4i1.35

Abstract

Penelitian tindakan adalah penelitian yang berorientasi padapenerapan tindakan dengan tujuan peningkatan mutu atau pemecahanmasalah pada suatu kelompok subyek yang diteliti dan mengamatitingkat keberhasilan atau akibat tindakannya, untuk kemudian diberikantindakan lanjutan yang bersifat penyempurnaan tindakan ataupenyesuaian dengan kondisi dan situasi sehingga diperoleh hasil yanglebih baik.Dalam pengertian lain metode penelitian tindakan dapatdisebut juga sebagai suatu penelitian yang dikembangkan bersama-sama antara peneliti dan decision maker tentang variabel-variabel yangdapat dimanipulasikan dan dapat segera digunakan untuk menentukankebijakan dan pembangunan. Peneliti decision maker bersama-samamenentukan masalah, membuat desain serta melaksanakan program-program tersebut.Ciri utama dari penelitian tindakan adalah tujuannya untukmemperoleh penemuan yang signifikan secara operasional sehinggadapat digunakan ketikakebijakan dilaksanakan. Suatu penemuan yangmenyatakan bahwa pembentukan modal pada suatu negara tidakberkembang karena kebiasaan menyimpan emas, bukanlah suatukesimpulan yang operasional. Akan tetapi, suatu generalisasi dankesimpulan penelitian yang menyatakan bahwa penolakan penggunaankontraseptik disebabkan oleh penolakan istri karena ketakutan akankesehatannva, adalah jenis penemuan yang operasional untuk kebijakanpemerintah secara langsung.

Page 1 of 1 | Total Record : 7