cover
Contact Name
Anggi Nurul Baity
Contact Email
anggibaity@iainkediri.ac.id
Phone
+6285755594155
Journal Mail Official
alwasil@iainkediri.ac.id
Editorial Address
Al-Wasil: Journal of Arabic Education Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri ((IAIN) Kediri Jl. Sunan Ampel No.7, Ngronggo, Kec. Kota, Kota Kediri, Jawa Timur 64127. Indonesia
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Al-Wasil: Journal of Arabic Education
ISSN : -     EISSN : 30254949     DOI : https://doi.org/10.30762/alwasil
This journal focus on Arabic teaching and learning, including Teaching and Learning Arabic Strategy of Arabic Teaching and Learning Media of Arabic Language Teaching and Learning Technology of Arabic Language Teaching and Learning Modern Standard Arabic Language Teaching and Learning Second Language (Arabic) Acquisition Arabic as: first, second, and foreign language teaching and learning; Arabic language in education; Arabic language planning, Arabic language testing; Arabic curriculum design and development; Arabic and multilingualism; Arabic and translation; and Arabic literature and teaching.
Articles 73 Documents
Integrasi Nilai Moderasi Beragama dalam Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Multikultural di Pondok Pesantren Al-Fath Kediri Nurul Hanani; Anayah Diniyah
Al-Wasil Vol. 4 No. 1 (2026): June
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/alwasil.v4i1.9608

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan pembelajaran Bahasa Arab berbasis multikultural melalui integrasi nilai moderasi beragama di Pondok Pesantren Al-Fath Rejomulyo Kediri. Program ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran Bahasa Arab yang masih berorientasi pada aspek gramatikal sehingga belum optimal dalam menginternalisasikan nilai toleransi, inklusivitas, dan penghargaan terhadap keberagaman. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) dengan memanfaatkan potensi internal pesantren berupa tradisi pembelajaran kitab kuning, kemampuan dasar Bahasa Arab santri, serta dukungan pengasuh dan asatidz. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman santri terhadap konsep moderasi beragama sebesar 45% berdasarkan evaluasi formatif pasca pembelajaran. Program ini juga menghasilkan modul pembelajaran Arabiyah Wasathiyah yang memuat materi hiwar dan qira’ah berbasis moderasi beragama dan multikulturalisme. Selain meningkatkan kompetensi linguistik, kegiatan ini memperkuat sikap toleransi, kemampuan komunikasi dialogis, dan budaya akademik yang inklusif di lingkungan pesantren. Dengan demikian, integrasi nilai moderasi beragama dalam pembelajaran Bahasa Arab berbasis multikultural dapat menjadi strategi efektif dalam membentuk karakter santri yang moderat, toleran, dan adaptif terhadap keberagaman sosial.
Pengembangan Instrumen Tes Bahasa Arab Berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) untuk Guru Bahasa Arab Eko Budi Hartanto; Nadhimurridlo Al-Alwany
Al-Wasil Vol. 3 No. 2 (2025): December
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/alwasil.v3i2.9609

Abstract

Pendidikan bahasa Arab di Indonesia saat ini mengalami transformasi signifikan seiring tuntutan Kurikulum Merdeka yang menekankan kompetensi abad ke-21. Namun, banyak guru bahasa Arab di Kabupaten Kediri menghadapi kendala dalam menyusun instrumen evaluasi yang mampu memicu daya kritis siswa karena dominasi soal tingkat rendah. Pengabdian ini bertujuan mengembangkan instrumen tes bahasa Arab berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) yang terstandarisasi untuk meningkatkan literasi asesmen modern pendidik. Menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD), kegiatan ini melibatkan para guru yang tergabung dalam MGMP Bahasa Arab Kabupaten Kediri sebagai mitra kolaboratif. Sumber data primer diperoleh melalui kuesioner, wawancara mendalam, dan draf soal orisinal guru, sedangkan data sekunder mencakup dokumen kurikulum dan literatur terkait. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kualitatif serta kuantitatif sederhana untuk menguji kualitas butir soal melalui analisis isi dan uji coba lapangan. Alur pelaksanaan mengikuti siklus Discovery, Dream, Design, Define, dan Delivery. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan kompetensi guru sebesar 40% dalam menyusun soal HOTS. Selain itu, kegiatan ini berhasil menghasilkan buku panduan teknis serta bank soal terstandarisasi yang memanfaatkan stimulus kontekstual. Evaluasi ini membawa dampak positif pada ekosistem sekolah melalui penguatan budaya literasi asesmen serta peningkatan motivasi belajar siswa. Kendala berupa resistensi pola pikir tradisional dan keterbatasan waktu diatasi melalui pendampingan peer-teaching berkala serta penyediaan repositori digital bahan stimulus teks Arab yang variatif.
Pemberdayaan Perempuan di Wilayah Perdesaan: Pendampingan Moderasi Beragama melalui Program "Ibunda Cerdas" di Pondok Pesantren At-Tahrim Putri Kholida Faiqoh; Azka Abdurrahman Nasrullah
Al-Wasil Vol. 2 No. 2 (2024): December
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/alwasil.v2i2.9610

Abstract

Moderasi beragama merupakan pilar penting dalam menjaga keharmonisan bangsa Indonesia dari ancaman ekstremisme, terutama di lingkungan perdesaan yang rentan terhadap paparan informasi keagamaan tekstual secara digital. Penelitian pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman nilai-nilai moderasi beragama bagi kelompok ibu dan santri di Pondok Pesantren At-Tahrim Desa Tawang, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri melalui program inovatif bernama "Ibunda Cerdas". Metode pelaksanaan yang diterapkan didasarkan pada pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang berfokus pada pemetaan dan optimalisasi potensi internal komunitas melalui lima siklus utama: Discovery, Dream, Design, Define, dan Delivery. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur, wawancara mendalam, dan observasi partisipatif, yang selanjutnya dianalisis dengan teknik analisis isi kualitatif deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada indeks moderasi beragama peserta, khususnya pada indikator toleransi dan penerimaan terhadap budaya lokal. Program ini berhasil mentransformasi cara pandang kaku keagamaan menjadi inklusif serta membentuk jaringan komunitas ibu sebagai detektor dini radikalisme di lingkungan domestik. Kesimpulannya, penguatan kapasitas perempuan di tingkat akar rumput berbasis pesantren efektif menciptakan benteng pertahanan sosial yang tangguh guna memutus mata rantai eksklusivisme keagamaan secara berkelanjutan.