cover
Contact Name
Moh. Fathoni
Contact Email
jurnaladalah@gmail.com
Phone
+6285328075686
Journal Mail Official
jurnaladalah@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mataram No.1, Karang Miuwo, Mangli, Kaliwates, Jember, East Java, Indonesia 68136
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Al'Adalah
This journal aims to publish original research articles on Islam and Muslims, especially Islamic thoughts, doctrines, and practices oriented toward moderation, egalitarianism, and humanity. The journal articles cover integrated topics on Islamic issues, including Islamic philosophy and theology, Islamic culture and history, Islamic politics, Islamic law, Islamic economics, and Islamic education, engaging a multidisciplinary and interdisciplinary approach. Therefore, this journal receives original research articles from any country and region concerned with Islam and Muslim.
Articles 464 Documents
PENGELOLAAN, PENYAMPAIAN, DAN PENGORGANISASIAN ISI PEMBELAJARAN DALAM VARIABEL PEMBELAJARAN
Al'Adalah Vol. 9 No. 2 (2006)
Publisher : LP2M IAIN Jember (now UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran adalah upaya membelajarkan pebelajar untuk belajar, ada empat variable yang menjadi titik perhatian ilmuwan pembelajaran yaitu (1) kondisi pembelajaran, (3) bidang studi, (3) strategi pembelajaran), dan (4) hasil pembelajaran. Sedangkan variabel metode pembelajaran dapat diklasiflkasikan menjadi tiga jenis yaitu; (1) strategi pengorganisasian isi pembelajaran, (2) strategi penyampaian isi pembelajaran, dan (3) strategi pengelolaan pembelajaran. Adapun komponen yang perlu diperhatikan dalam mempersiapkan strategi pembelajaran, yakni media pembelajaran, interaksi pebelajar dengan media, dan bentuk belajar mengajar.
PENGURANGAN HAMBATAN PADA PERDAGANGAN ARBITRASE DAN EFISIENSI PASAR: (SUATU PENGUJIAN RETURN EX-DAY DI HONG KONG
Al'Adalah Vol. 9 No. 2 (2006)
Publisher : LP2M IAIN Jember (now UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengurangan hambatan prosedur dari system pre-elektronik ke system elektronik mempunyai pengaruh yang kuat, dan pengurangan hambatan perubahan penyelesaian transaksi saham dari sistem pre-elektronik ke sistem elektronik menunjukkan hasil return ex-day yang positif terhadap peningkatan perdagangan.
MEMOTRET VISI SOSIAL DAN MORAL POLITIK NU: SEBUAH INTERPREASI FILSAFAT
Al'Adalah Vol. 7 No. 1 (2004)
Publisher : LP2M IAIN Jember (now UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mac Intyre menyampaikan bahwa usaha individu untuk mencari tujuannya sendiri dan mencapai hidup bermakna pada umumnya berlangsung dalam sebuah konteks yang ditentukan oleh tradisi-tradisi di mana individu itu berpartisipasi. Tradisi itu sendiri telah tertanam dalam sejarah tradisi yang lebih luas dan berlangsung lama. Jadi konsep-konsep moralitas telah terbentuk di dalam dan telah menjadi bagian dari bentuk-bentuk kehidupan social (moral concept are embodied in and are partially constitutive of from of social life).
MEMAHAMI DINAMIKA POLITIK KAUM SANTRI MELALUI PENDEKATAN PROSESUAL
Al'Adalah Vol. 7 No. 1 (2004)
Publisher : LP2M IAIN Jember (now UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengkaji dinamika politik kaum santri dapat didekati dari aneka ragam perspektif ilmu-ilmu social. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan dan sekaligus diperhitungkan saat ini adalah pendekatan prosesual (processual approuch). Pendekatan ini menitik-beratkan pandangan teoritisnya pada kemampuan individu-individu sebagai social agents dalam memproduksi dan mereproduksi tindakannya berdasarkan kebebasan yang dimilikinya. Pemahaman terhadap actor beserta tindakannya ini merupakan sarana bagaimana peristiwa-peristiwa itu terwujud. Melalui pendekatan ini, dapat diperoleh pemahaman bahwa dinamika politik kaum santri memiliki keseragaman dan keanekaragaman, serta kontinyuitas dan perubahan yang berlangsung dalam serangkaian peristiwa yang saling tumpang tindih.
SANTRI, POLITIK DAN KEKUASAAN: PERSPEKTIF TEORI SOSIAL DALAM MEMAHAMI PERGULATAN POLITIK KAUM SANTRI DENGAN KEKUASAAN
Al'Adalah Vol. 7 No. 1 (2004)
Publisher : LP2M IAIN Jember (now UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terdapat fenomena unik terkait dengan masalah persinggungan politik kaum santri dalam ranah kekuasaan. Tindakan politik kaum santri dalam mencari, menggunakan, dan melanggengkan kekuasaan sudah ditempuh melalui mekanisme politik yang bersifat legal-rasional yakni dengan instrument partai politik, di samping pula dilakukan melalui proses-proses politik seperti negosiasi, koalisi, aliansi, dan konfrontasi politik. Di samping itu, raasionalisasi terhadap symbol-simbol agama dimanfaatkan pula guna mencapai tujuan yang telah ditetapkannya itu. Dalam konteks ini, pilihan tindakan politik kaum santri, meminjam terminology Max Weber, merupakan suatu tipologi tindakan yang rasional (rational choice).
KONFLIK POLITIK DALAM NOVEL ROYAN REVOLUSI KARYA RAMADHAN KH: SEBUAH TELAAH SOSIOLOGIS-HISTORIS
Al'Adalah Vol. 7 No. 1 (2004)
Publisher : LP2M IAIN Jember (now UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karya sastra dan masyarakat tidak dapat dipisahkan. Oleh sebab itu bentuk dan isinya lebih banyak diambil dari fenomena sosial atau sejarah. Fenomena sosial berupa konflik politik banyak diceritakan dalam novel Royan Revolusi. Konflik politik itu merebak kepada berbagai penyakit "royan" revolusi lainnya berupa manipulasi, korupsi, kolusi dan nepotisme yang menyengsarakan rakyat. Oleh karena itu, melalui tokoh Idrus (pemuda idealis), Ramadhan K.H. menentang segala bentuk kemerosotan moral dan mental yang pernah terjadi pada dekade '50-an itu. Melalui novel ini pengarang menasihati pembaca agar berhati-hati memilih pemimpin. Akan tetapi perlu diingat bahwa idealisme tanpa kompromi dengan kenyataan yang ada, akan banyak mengundang resiko.
PARPOL ISLAM: USAHA MENUJU GOOD GOVERNANCE
Al'Adalah Vol. 7 No. 1 (2004)
Publisher : LP2M IAIN Jember (now UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan umat Islam menjadi sangat penting bila dihadapkan pada keadaan bangsa Indonesia sekarang ini, khususnya mengenai Good Governance (Kepemimpinan yang baik) yang menjadi agenda mendesak bangsa Indonesia saat ini. Sejarah politik umat islam cukup menjadi bukti, didukung oleh gagasan para pemikir Islam, serta nilai-nilai moral religius yang dikandung ajaran Islam. Partai politik Islam punya peran penting dalam membentuk Good Governance yang bebas dari KKN karena potensi konstituennya yang mendukung usaha tersebut.
POLITIK SANTRI TRADISIONAL DAN KEIKUTSERTAANNYA DALAM KEKUASAAN NEGARA
Al'Adalah Vol. 7 No. 1 (2004)
Publisher : LP2M IAIN Jember (now UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keikut-sertaan santri tradisional dalam pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) telah dimaklumi oleh warga Negara. Bahkan ahli sejarah dari bangsa penjajah juga memakluminya, meskipun tidak banyak ditulis oleh ahli sejarah bangsa kita sendiri. Sejak zaman penjajahan Belanda dan Jepang, santri tradisional yang bertolak dari Pondok Pesantren, sudah berjuang untuk mengusir penjajah. Mereka bersepakat, bahwa haram hukumnya umat Islam dikuasai dan dipimpin oleh orang kafir, sehingga pakaian yang sering dipakai oleh penjajah juga haram dicontoh oleh umat islam. Itulah sebabnya, pakaian jas dan dasi pada saat itu, diharamkan oleh Kyai tradisional, karena dianggap mencontoh atau menyerupai sikap penjajah (orang kafir). Seluruh komponen bangsa yang merasakan pahit-getirnya akibat penjajahan, karena menguras sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM), untuk kepentingan pihak penjajah, maka umat slam yang paling banyak merasakannya, ditambah lagi dengan pembatasan kegiatan kegamaan yang dituangkan dalam Undang-Undang (Ordinansi) yang sangat menyulitkan umat Islam, sehingga memaksa santri tradisional untuk melakukan perlawanan dengan pemuda muslim yang lain. Politik santri tradisional di masa ini, tidak untuk merebut kekuasaan Negara, tetapi mengusir penguasa (penjajah)k. dan pada saati Indonesia merdeka, di mana Belanda masih ingin kembali menjajah Nusantara, lagi-lagi santri tradisional mengangkat senjata bersama-sama dengan TNI, hingag 1950. Ketika pemerintah Orde Lama dengan menganut bentuk Demokrasi Parlementer dan Demokrasi Terpimpin, santri tradisional banyak terserap di Lembaga Parlemen dengan mewakili Partai NU ketika itu. Peran politik santri tradisional menurun, tatkala pada Orde Baru, kecuali sebagian kecil yang masih ingin berkiprah di Lembaga Politik, dengan cara menyebar di Golkar, PPP dan PDI. Sedangkan Lembaga Eksekutif tidak ada, karena lembaga tersebut dikuasai oleh militer. Kiprah yang begitu besar, tatkala perubahan pemerintahan Orde Baru ke Orde Reformasi, di mana santri tradisional mendapatkan kesempatan dengan mendirikan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), sebagian kecil ada di Golkar dan di PPP.
MENYEMAI KULTUR GOOD GOVERNANCE MELALUI PENDIDIKAN
Al'Adalah Vol. 7 No. 1 (2004)
Publisher : LP2M IAIN Jember (now UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampai saat ini, bangsa Indonesia masih dihadapkan pada citra pemerintahan yang buruk yang ditandai dengan saratnya tindakan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) pada hampir seluruh struktur dan pranata birokrasi yang ada, baik pada departemen pemerintahan maupun non-pemerintah (swasta). "Reformasi" sebagai sebuah fase sejarah politik bangsa Indonesia yang baru, bercita-cita untuk "mengubur" pemerintahan yang buruk itu, dan pemerintahan yang baik dapat terwuud, apabila disokong oleh pilar-pilar yang mendukungnya. Salah satu dari pilar-pilar tersebut adalah kultur (culture) yang berkembang dalam masyarakat harus mendukung terhadap agenda tersebut. Kultur atau budaya dapat tumbuh dan berkembang dengan baik apabila ditopang oleh pendidikan. Pendidikan diyakini dapat memberi ruh, arah, dan kekuatan untuk mendukung terwujudnya kultur good governance.
SELAYANG PANDANGK FIQIH SIYASAH: PERGESERAN KONSEP KHILAFAH DINASTI UMAYYAH DAN 'ABBASIYAH
Al'Adalah Vol. 7 No. 1 (2004)
Publisher : LP2M IAIN Jember (now UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam diskursus fiqih siyasah (fikih politik), sistem pemerintahan Islam itu berbeda dengan sistem perpolitikan yang lain. Sistem pemerintahan islam itu tidak berbentuk monarchi, republik, federasi, ataupun kekaisaran. Sistem pemerintahan Islam adalah suatu sistem pemerintahan khas islam yang disebut dengan khilafah, yaitu suatu kepemimpinan umum dalam masalah-masalah agama dan dunia yang merupakan manifes dari al-Daulah al-Islamiyah. Sistem ini berhasil dieksperimentasikan dan diaktualisasikan dengan cukup baik pada masa khulafaur rasyidin. Pasca khulafaur rasyidin, sistem kekahlifahan masih dipakai oleh penerusnya yakni Bani Umayyah dan bani Abbasiyah. Namun, sistem yang dipakai sudah banyak mengalami perubahan. Karena pada kedua dinasti terakhir tersebut, sistem kekhalifahan hanya berfungsi sebagai alat legitimasi kekuasaan yang sesungguhnya bukan bersifat kekhalifahan lagi, melainkan sudah berubah menjadi sistem monarchi, karena sistem pemerintahan tidak dikelola secara demokratis melainkan diwariskan secara turun temurun.