cover
Contact Name
Moh. Fathoni
Contact Email
jurnaladalah@gmail.com
Phone
+6285328075686
Journal Mail Official
jurnaladalah@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mataram No.1, Karang Miuwo, Mangli, Kaliwates, Jember, East Java, Indonesia 68136
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Al'Adalah
This journal aims to publish original research articles on Islam and Muslims, especially Islamic thoughts, doctrines, and practices oriented toward moderation, egalitarianism, and humanity. The journal articles cover integrated topics on Islamic issues, including Islamic philosophy and theology, Islamic culture and history, Islamic politics, Islamic law, Islamic economics, and Islamic education, engaging a multidisciplinary and interdisciplinary approach. Therefore, this journal receives original research articles from any country and region concerned with Islam and Muslim.
Articles 464 Documents
INTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI KEGIATAN PEMBELAJARAN
Al'Adalah Vol. 14 No. 2 (2011)
Publisher : LP2M IAIN Jember (now UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ada indikasi kuat mengenai tercerabutnya nilai-nilai luhur bangsa kita, seperti kesantunan, kejujuran, kebersamaan dan lain-lainnya, sehingga muncullah antara lain kasus tawuran pelajar dan mahasiswa, perjokian, penyuapan, markus, korupsi. Semua itu menggambarkan kegagalan pendidikan kita dalam membangun karakter bangsa. Ini sebagai bukti bahwa selama ini ada kecendenmgan masyarakat maupun sekolah hanya sekadar memacu peserta didiknya untuk memiliki kemampuan akademik tinggi, tapi mengabaikan hal-hal yang non akademis dan tanpa diimbangi pembentukan karakter yang kuat dan cerdas. Oleh karena itu, pendidikan karakter mendesak untuk segera mendapat perhatian serius, yang salah satunya dengan cara menanamkan nilai-nilai luhur tersebut melalui kegiatan pembelajaran di setiap satuan pendidikan.
MENGUAK STRATIFIKASI SOSIAL KIAI, HAJI, DAN ULAMA
Al'Adalah Vol. 9 No. 2 (2006)
Publisher : LP2M IAIN Jember (now UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Human being is equal before Allah, except because of one spiety (taqwa). But in social life, human being is different and stratified into several degree. Social stratification happens in society because everyone has different ability in accessing dimension, privilege, prestige, and status. This article aims to give some explanation about the phenomena of hajji, Moslem scholar (Ulama') and Kyai from the economic, power and status perspectives. When these social phenomena in Moslem society are analyzed with social stratification theory, they will explain the character of social change in our society in general. The conclusion suggests that (1) Haji is an achieved status because of existence of economic wealthy, and the Moslem society perceive someone who own the hajji title as an ordinary citizen, because hajji is a religious obligation and the fifth pillar of Islam: (2) Kyai is achieved stains, social stratification transformation, and vertical social mobility. This title is given to someone who has expertise in religious knowledge and become the exemplar of the society. Kyai is an informal and non-formal leader who reaches respectable .status and power in society, and economically become the wealthy class; and (3) Title ulama (Moslem scholar) is an achieved status because of religious piety and intellectuality. He obtain honored place in society, and also has formal and non-formal power, and pertains to an higher economic class.
PESANTREN: SEBUAH CAGAR TRADISI ISLAM INDONESIA
Al'Adalah Vol. 9 No. 2 (2006)
Publisher : LP2M IAIN Jember (now UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesantren sebagai lembaga pendidikan keagamaan merupakan realitas yang tak dapat dipungkiri. Sepanjang sejarah yang dilaluinya, pesantren terus menekuni pendidikan tersebut dan menjadikannya sebagai fokus kegiatan. Dalam mengembangkan pendidikan, pesantren telah menunjukkan daya tahan yang cukup kokoh sehingga mampu melewati berbagai jaman dengan beragam masalah yang dihadapinya. Dalam sejarahnya itu pula, pesantren telah menyumbangkan sesuatu yang tidak kecil bagi Islam di negeri ini. Sungguhpun demikian, pesantren tak dapat berbangga hati dan puas dengan sekedar mampu bertahan terhadap sumbangan yang diberikan di masa lalu. Signifikansi pesantren bukan hanya terletak pada dua hal tersebut, tetapi pada kontribusinya yang nyata bagi umat Islam, secara khusus dan masyarakat secara umum di masa kini dan mendatang. Justru kalau kita mau jujur, ketahanan pesantren ternyata menyimpan berbagai persoalan yang cukup serius. Sebab dalam realitasnya daya tahan tersebut, pada satu sisi telah membuat terjadinya pengentalan romantisme konservatif, dan pada sisi lain, hal itu telah menyeret pesantren kedalam perubahan yang sekadar "latah" dan tanpa antisipatif.
POLA HIDUP SUFI DI TENGAH KEHIDUPAN GLOBAL
Al'Adalah Vol. 9 No. 2 (2006)
Publisher : LP2M IAIN Jember (now UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adalah kurang tepat pemahaman masyarakat yang menganggap bahwa sosok sufi itu adalah mereka yang berpenampilan kolot, yang benci kehidupan dunia, yang menolak hidup mewah atau berpakaian seadanya. Kendati dalam dunia sufi melekat pola hidup zuhud, tetapi vang dimaksud bukan tidak boleh punya harta benda, atau menolak kehidupan dunia. Sejatinya manusia sufi adalah mereka yang muwafaqoh kepada Allah, yang munasahah dengan sesama makhluk, yang mukhalafah dengan nafsu serta yang muharabah dengan setan. Untuk itulah dalam kehidupan yang semakin kompetitif, bising dan tidak jarang kejam, pola hidup sufi diharapkan dapat berperan signifikan sebagai pusat rehabilitasi sosial bagi pihak-pihak yang mengalami kegoncangan psikologis dan kegersangan spritual sekaligus sebagai penyeimbang terhadap kecenderungan pola hidup serakah, saling menjegal, materialistik dan hedonis.
ABDUL MUHYI PAMIJAHAN DAN TAREKAT SYATTARIYAH: MENELUSURI PENYEBARAN TAREKAT SYATTARIYAH DI JAWA
Al'Adalah Vol. 9 No. 2 (2006)
Publisher : LP2M IAIN Jember (now UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abdul Muhyi merupakan salah seorang murid dari Abdur Rauf al-Sinkel dan sebagai salah satu jalur penyebaran Islam Nusantara khususnya di Pulau Jawa pada masa awal. Doktrin wihdatul wujud yang pada awalnya sebagai sebuah doktrin yang rumit dan kontroversi disajikan dalam bentuk yang lebih traditional dan mudah dimengerti oleh orang awam melalui ajaran martabat tujuh. Abdul Muhyi berjasa besar dalam doktrin wihdatul wujud dalam bentuk yang lebih tradisional terutama melalui tarekat Syattariyah dan menjadikannya sebagai sebuah perbincangan dan menyebar di kalangan masyarakat.
HEGEMONI NEGARA TERHADAP DUNIA PENDIDIKAN: TELAAH ATAS TEORI KRITIS ANTONIO GRAMSCI
Al'Adalah Vol. 9 No. 2 (2006)
Publisher : LP2M IAIN Jember (now UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejatinya, pendidikan dibangun untuk mengembangkan pengetahuan manusia agar lepas dari keadaan tertindas dan hegemoni. Alih-alih mencapai target membentuk manusia otonom, kelangsungan dunia pendidikan di negara ini, terutama pada pemerintahan Orde Baru, justeru selalu berada dan terjebak dalam dominasi negara. Dunia pendidikan selalu tidak dapat keluar dan bebas dari kepentingan negara. Maklum, keberadaan negara begitu dominan. Dominasi negara di setiap kelangsungan aktifitas warga bangsa, termasuk pendidikan, dalam bahasa Gramsci dikenal dengan sebutan hegemoni. Berpijak pada teori hegemoni Gramsci, secara gamblang tergambar betapa selama ini dunia pendidikan mengalami hegemoni negara yang berakihat pada hilangnya fungsi dasar pendidikan, yakni membebaskan manusia dari kondisi yang merongrong nilai-nilai kemanusiaannya.
OPERASI SELAPUT DARA DALAM PERSPEKTIF FIQH
Al'Adalah Vol. 9 No. 2 (2006)
Publisher : LP2M IAIN Jember (now UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi kedokteran dipandang oleh sebagian orang dapat dijadikan sebagai alternatif penyelesaian masalah, antara lain, bagi mereka yang punya problem keperawanan, bisa diselesaikan melalui operasi pemulihan kembali selaput dara. Hukum pemulihan kembali operasi selaput dara ditinjau dari perspektif fiqh, jawabannya bisa beragam. Mengingat latar belakang rujukan dan pertimbangan yang dijadikan pijakan berbeda. Hukum yang beragam tersebul adalah wajib, haram, sunnah, makruh atau boleh (mubah).
REVOLUSI STRATEGI PEMBELAJARAN DI MADRASAH
Al'Adalah Vol. 9 No. 2 (2006)
Publisher : LP2M IAIN Jember (now UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adalah sebuah kenyataan bahwa dunia ini bergerak sangat cepat dan selalu terjadi revolusi di tengah-tengah kehidupan masyarakat yang mempengaruhi semua aspek kehidupan. Sedangkan cara belajar dan juga cara mengajar guru di lembaga-lembaga pendidikan formal (madrasah, misalnya) masih banyak yang cenderung konvensional. Maksudnya, guru mengajar secara alami sesuai bakat yang dimilikinya atau cenderung meniru gaya orang terdahulu yang pernah menjadi gurunya. Oleh karena itu, sudah saatnya guru merevolusi cara mengajarnya dengan memilih beberapa Strategi pembelajaran alternative (aktif). Harapannya, pembelajaran dapat berlangsung secara efektif, efisien, menarik, menyenangkan, dan hasilnya memuaskan.
MENGGAGAS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS MULTIKULTURAL
Al'Adalah Vol. 9 No. 2 (2006)
Publisher : LP2M IAIN Jember (now UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah negara yang multietnik, multi agama, dan multibudaya. Menghadapi realitas kehidupan yang serba multi tersebut, agama seringkali menjadi sumber konflik dan kekerasan sosial. Untuk mencegah terjadinya konflik yang bersumber pada agama, maka mengajarkan agama secara inklusif, terbuka, dan kontekstual menjadi penting. Materi-materi agama Islam yang diajarkan di sekolah mempunyai pengaruh signifikan dalam membentuk pemahaman keislaman seorang Muslim. Tulisan ini berusaha untuk menelaah konstruksi teori pendidikan agama berbasis multikultural. Dari serangkaian analisis teoritis, diperoleh hasil bahwa teori pendidikan agama Islam berbasis multikultural mendasarkan konsepsinya pada pendidikan agama Islam yang berorientasi perdamaian, inklusivisme, kearifan (wisdom), pluralisme dan toleransi, serta multikulturalisme.
REPOSISI GURU SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN
Al'Adalah Vol. 9 No. 2 (2006)
Publisher : LP2M IAIN Jember (now UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai komponen penting dalam pembangunan sebuah bangsa, pendidikan menuntut perhatian lebih dibanding bidang-bidang yang lain. Terlebih lagi, pendidikan merupakan instrumen penting dalam pembentukan dan penyiapan sumber daya manusia (SDM) berkualitas yang akan mewarnai proses dan dinamika kehidupan yang semakin kompleks dan kompetitif. Untuk merealisasikan hal itu, diperlukan banyak piranti penunjangnya, salah satunya adalah guru. Guru dituntut untuk tidak hanya memiliki kepandaian dan penguasaan atas ilmu pengetahuan yang hendak diajarkan pada peserta didik, tetapi juga dituntut untuk memiliki hal-hal signifikan lainnya.