cover
Contact Name
Laila Ngindana Zulfa
Contact Email
progress@unwahas.ac.id
Phone
+62248505680
Journal Mail Official
progress@unwahas.ac.id
Editorial Address
PKPI2 FAI Universitas Wahid Hasyim JL. Menoreh Tengah X / 22, Sampangan, Gajahmungkur, Sampangan, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50232, Indonesia Handphone: +626281327592589 Email: pkpi2@unwahas.ac.id
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas
ISSN : 23386878     EISSN : 26203243     DOI : http://dx.doi.org/10.31942/pgrs
Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas — if translated into English: Progress Journal: A Medium for Creativity and Intellectuality — published by the Center for the Study and Development of Islamic Sciences or called “Pusat Kajian dan Pengembangan Ilmu-ilmu Keislaman” (PKPI2) of Islamic Faculty, Wahid Hasyim University Semarang as a medium for the development of Islamic education sciences, include: teacher training and contemporary thoughts on Islamic education, also moderate and multicultural Islamic education.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2020)" : 8 Documents clear
PELAKSANAAN PROGRAM PENGEMBANGAN INTELEKTUAL BAGI SISWA DI ASRAMA MAN 2 BOYOLALI M Ghofar Ismail; Siti Khoiriyah
Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/pgrs.v8i2.3959

Abstract

Abstract The purpose of this study was to determine the implementation of intellectual development programs for students in the dormitory of MAN 2 Boyolali. This research used a qualitative descriptive approach which was conducted in March-June 2017 at the MAN 2 Boyolali Dormitory. Collecting data using the method of observation, interviews and documentation. The results of this study can be concluded as follows: (1) The implementation of the intellectual development program is carried out for boarding students of MAN 2 Boyolali. (2) Types of intellectual development programs: Foreign language development through Muhadhoroh, FTMP, General Sciences. (3) Using modern constructivist intellectual development methods, CTL, GLC, in addition to modern methods equipped with modern media to keep up with the times and supporting infrastructure (4) For example, at FTMP, students are asked to find and present a short story, and make short stories , making articles, opinions, editing a work, then exposing it on the internet and looking for many who comment or comment, write poetry, fiction and non-fiction, what stands out is scientific writing, until students in the dormitory win the writing of high school level scientific papers in Boyolali district. So that students in the dormitory in carrying out scientific papers are not so difficult. The implementation of intellectual development programs for students in dormitories has a positive effect on MAN 2 Boyolali. Keywords : Intellectual Development Program, Students, Dormitories Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan program pengembangan intelektual bagi siswa di asrama MAN 2 Boyolali. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilaksanakan pada bulan maret-juni 2017 di Asrama MAN 2 Boyolali. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Pelaksanaan program pengembangan intelektual dilaksanakan untuk siswa asrama MAN 2 Boyolali. (2) Jenis-jenis program pengembangan intelektual: Pengembangan Bahasa asing melalui muhadhoroh, FTMP, Ilmu Umum. (3) Menggunakan metode pengembangan intelektual secara modern konstruktivisme, CTL, GLC, selain metode modern dilengkapi dengan media yang modern demi mengikuti perkembangan zaman dan sarana prasarana yang mendukung (4) Misalkan pada FTMP, siswa disuruh mencari dan mempresentasikan suatu cerpen, dan membuat cerpen, membuat artikel, opini, mengedit suatu karya, lalu mengekspos di internet dan mencari banyak yang mengkomen atau mengelike, menulis puisi, fiksi dan non fiksi, yang menonjol adalah karya tulis ilmiah, hingga siswa di asrama menjuarai penulisan karya ilmiah tingkat SMA satu kabupaten Boyolali. Sehingga siswa di asrama dalam mengerjalan karya tulis ilmiah tak begitu kesulitan. Pelaksanaan program pengembangan intelektual bagi siswa di asrama berpengaruh positif untuk MAN 2 Boyolali. Kata kunci : Program Pengembangan Intelektual, Siswa, Asrama
IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI Studi Kasus di SD Negeri Batursari 6 Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak Siti Kusrini
Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/pgrs.v8i2.3958

Abstract

Abstrac This research is a descriptive qualitative research, which seeks to describe or describe objects clearly and systematically without any engineering or manipulation and non-experimentation. This type of research is field research, using a qualitative approach that emphasizes the analysis of the deductive- inductive inference process as well as an analysis of the dynamics of the relationship between the observed phenomena using the method of observation, interviews, and documentation. While the data analysis process is carried out through the process of data collection, reduction, data display, and Conclusion drawing / verification. The results showed that the 2013 Curriculum for Islamic Religious Education and Character has been implemented, but not maximally in SD Negeri Batursari 6, Mranggen District, Demak Regency, both in terms of learning planning, learning implementation and learning assessment. This is due to the lack of readiness of teachers in implementing the 2013 Curriculum due to delays in socialization and training for the 2013 Curriculum. Keywords: 2013 Curriculum, Islamic Education, Character Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, yang berusaha menggambarkan atau mendeskripsikan objek secara jelas dan sistematis tanpa ada rekayasa dan manipulasi serta non-eksperimen. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang lebih menekankan analisis pada proses penyimpulan deduktif-induktif serta analisis terhadap dinamika hubungan antara fenomena yang diamati dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan proses analisis data dilakukan melalui proses pengumpulan data, reduction, data display, dan Conclusion drawing/verification. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum 2013 Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti sudah diimplementasikan, namun belum maksimal di SD Negeri Batursari 6 Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak, baik dari segi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran maupun penilaian pembelajaran. Hal ini disebabkan karena kurangnya kesiapan guru dalam implementasi Kurikulum 2013 akibat keterlambatan sosialisasi dan pelatihan Kurikulum 2013. Kata Kunci: Kurikulum 2013, Pendidikan Islam, Budi Pekerti
TAMAN PENDIDIKAN AL QURAN SEBAGAI SARANA PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK DI DESA SEMAWOT Putri Liana; Sahri Sahri
Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/pgrs.v8i2.3956

Abstract

Abstract The Al-Quran Education Park (TPQ) is a means to educate and build children's character, because through the Al-Quran Education Park (TPQ) children are trained from an early age to recognize, understand, learn, and apply Islamic education as a guide to life in themselves and children's character. in the future, because in this modern era the application of Islamic education is very much needed as a character shaping Islamic and religious spirit. Semawot village is one of the villages in the Sukosewu sub-district that establishes and implements Islamic education through the Al-Quran Education Park. In an effort to be able to build children's character with Islamic character and personality from an early age, the village of Semawot continues to develop and implement Islamic education, namely through the Al-Quran Education Park (TPQ) Al Mustahal. Through TPQ Al Mustahal education in Semawot village, it is hoped that it will be able to foster children's character from an early age who uphold Islamic religious values. Basically, the Al-Quran education park (TPQ) plays an important role in improving the quality of the level of Islamic education in the community. So that they are able to develop a young generation who have good morals and have an Islamic spirit in this modern era. Keyword: The Al-Quran Education Park (TPQ), Islamic education, character, early age Abstrak Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) merupakan sarana untuk mendidik dan membangun karakter anak, karena melalui Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) anak dilatih sejak dini untuk mengenal, memahami, mempelajari, dan menerapkan pendidikan Islam sebagai pedoman hidup dalam diri dan karakter anak dimasa depan, karena dizaman modern ini penerapan pendidikan islam sangat diperlukan sebagai pembentuk karakter yang berjiwa islami dan reliji. Desa semawot merupakan salah satu desa yang ada di kecamatan sukosewu yang mendirikan dan melaksanakan pendidikan Islam melalui Taman Pendidikan Al- Quran. Dalam upaya untuk dapat membangun karakter anak yang berakhlak dan kepribadian islami sejak usia dini desa semawot terus mengembangkan dan menerapkan pendidikan islam yaitu melalui Taman pendidikan Al-Quran (TPQ) Al Mustahal. Melalui pendidikan TPQ Al Mustahal di desa semawot diharapkan mampu menumbuhkan karakter anak sejak dini yang memegang teguh nilai-nilai agama Islam. Pada dasarnya Taman pendidikan Al-Quran (TPQ) berperan penting dalam meningkatkan kualitas taraf pendidikan islam dimasyarakat. Sehingga mampu membanggun generasi muda yang berakhlakul karimah dan berjiwa islamiyah dizaman modern ini. Kata Kunci : TPQ, pendidikan islam, karakter, usia dini
RELEVANSI PENDIDIKAN ISLAM DEMOKRATIS DALAM SURAT ALI IMRAN 159 Mirza Mahbub Wijaya
Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/pgrs.v8i2.3957

Abstract

Abstract Educational democracy is a very important process because it will provide equal educational opportunities to all, regardless of race (ethnicity), creed, skin color and social status. The principles of democracy can be implemented in the Islamic education system because basically Islam gives freedom to individuals (students) to develop natural values that exist within themselves in line with the times. In this study, it discusses the relevance of Democratic Islamic Education in Surah Ali Imron 159. In this surah there are implicit democratic concepts such as gentleness and deliberation or communication within organizations. In the verse, it explains the steps of deliberation. Namely, being gentle, forgiving other deliberation participants, asking for their forgiveness and putting trust in after the deliberation. In this article, we will present a view of the democratic concept in Islamic education. Keywords: Education, Democratic, Islamic Education Abstrak Demokrasi pendidikan merupakan proses yang sangat penting karena akan memberikan kesempatan pendidikan yang setara kepada semua, tanpa memandang ras (suku), keyakinan, warna kulit dan status sosial. Prinsip demokrasi dapat diterapkan dalam sistem pendidikan Islam karena pada dasarnya Islam memberikan kebebasan kepada individu (peserta didik) untuk mengembangkan nilai-nilai kodrati yang ada dalam dirinya sejalan dengan perkembangan zaman. Dalam kajian ini membahas tentang relevansi Pendidikan Islam Demokratis dalam Surah Ali Imron 159. Dalam surah ini terdapat konsep demokrasi yang tersirat seperti kelembutan dan musyawarah atau komunikasi dalam organisasi. Dalam ayat tersebut dijelaskan langkah- langkah musyawarah. Yakni, bersikap lembut, memaafkan peserta musyawarah lainnya, meminta maaf dan menaruh kepercayaan setelah musyawarah. Pada artikel kali ini, kami akan menyajikan pandangan tentang konsep demokrasi dalam pendidikan Islam. Kata Kunci: Pendidikan, Demokrasi, Pendidikan Islam
KETOKOHAN IBN MISKAWAIH DALAM BIDANG PENDIDIKAN KARAKTER Mudzakkir Ali; Muh Syaifuddin
Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/pgrs.v8i2.3961

Abstract

Abstract In the mid of widespread radicalism in society, it has become a concern of many circles, especially eduacation expert. Various concept of deradicalization were presented in various media in order to create a conducive situation in society. Ibn Miskawaih can be seen as the first character to propose the concept of the middle path (moderate) as a character value that reject the minus and plus extrimities. It is necessary to reveal his concept in the field of character education. Keywords: Ibn Miskawaih and Character Education Abstrak Di tengah maraknya paham radikal di masyarakat, menjadi keprihatinan banyak kalangan, terutama para ahli pendidikan. Berbagai konsep deradikalisasi disuguhkan di berbagai media guna mewujudkan situasi kondusif di masyarakat. Ibn Miskawaih dapat dipandang sebagai tokoh pertama yang menyodorkan konsep jalan tengah (moderat) sebagai nilai karakter yang menolak ekstrimitas minus dan ekstrimitas plus. Di sinilah perlunya mengungkap kembali konsep Dia di bidang pendidikan karakter. Kata Kunci: Ibn Miskawaih dan Pendidikan Karakter
STRATEGI INOVASI KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM: KONSEPSI, KEBIJAKAN, DAN IMPLEMENTASINYA Tatang Sudrajat; Agus Salim Mansyur; Qiqi Yulianti Zakiyah
Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/pgrs.v8i2.3955

Abstract

Abstract The education curriculum is an important part of the national education system. This has been regulated in several state / government regulations which are basically public policies. Educational innovation, especially the curriculum is needed to always be in accordance with the demands of the changing times. With library study and normative juridical research methods, it is known that the curriculum of Islamic education has been established and structured as part of the education policy system through various state / government regulations. This policy is a product and the authority of state / government institutions in responding to public interests in the form of a curriculum that is always in harmony with the changing times. The concepts of innovation in general and educational innovation, especially curriculum innovation is outlined by experts as part of the treasury of education. There are certain strategies that are owned by innovators and there are various challenges and problems in the process of curriculum innovation faced by innovators in their implementation. Keywords: strategy, education, curriculum, educational innovation Abstrak Kurikulum pendidikan merupakan salah satu bagian penting dari sistem pendidikan nasional. Hal ini telah diatur dalam beberapa regulasi negara/pemerintah yang pada dasarnya merupakan kebijakan publik. Inovasi pendidikan, khususnya kurikulum diperlukan agar selalu sesuai dengan tuntutan perkembangan jaman. Dengan metode penelitian yuridis normatif dan kajian kepustakaan, diketahui bahwa kurikulum pendidikan Islam telah ditetapkan dan tersusun sebagai bagian dari sistem kebijakan pendidikan melalui berbagai regulasi negara/pemerintah. Kebijakan ini merupakan produk dan otoritas lembaga negara/pemerintah dalam merespon kepentingan publik berupa kurikulum yang selalu selaras dengan perkembangan jaman. Konsep inovasi secara umum dan inovasi pendidikan, khususnya inovasi kurikulum diuraikan oleh para ahli sebagai bagian dari khasanah ilmu pendidikan. Ada strategi tertentu yang dimiliki para inovator serta terdapat berbagai tantangan dan permasalahan dalam proses inovasi kurikulum yang dihadapi para inovator dalam implementasinya. Kata kunci : strategi, pendidikan, kurikulum, inovasi pendidikan
PERAN MUBALIGH MASJID NURUL HIKMAH DALAM MENCEGAH COVID-19 DI KOTA DEPOK Dian Mohammad Hakim; Zainul Hakim
Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/pgrs.v8i2.7344

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui peranan dakwah mubaligh Masjid Nurul Hikmah dalam memobilisasi masyarakat untuk mencegah covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, teknik pengumpulan datanya melalui wawancara, informan yang diwawancarai para masjid sejumlah anggota Muballigh yang berasal dari beberapa kalangan organisasi, bahkan ada beberapa dari kalangan kampus. Hasil. Terjadinya peningkatan telah terkonfirmasi Covid-19. Maka para jamaah masjid bersama-sama bersinergi pemerintah untuk memaksimalkan pencegahan covid-19 dengan memberikan edukasi kepada masyarakat cara mencegahan pandemi covid-19 dengan cara yaitu: Cuci tangan, hindari sentuh wajah, etika bersin dan batuk, memakai masker, hindari interaksi langsung, hindari berbagi barang pribadi, social distancing, cuci bahan makanan, bersihkan perabot rumah, dan tingkatkan Imun Tubuh. Para masjid dalam melaksanakan ibadah ritual tetap istiqomah di rumah masing-masing dan selalu menjaga kebersamaan para jamaahnya serta senantiasa mendekatkan diri kepada Allah dengan berbagai ikhtiar sebagai solusi dalam rangka pencegahan pandemi covid-19.Kata Kunci: Peranan, Masjid, Covid-19. ABSTRACTThis study aims to determine the role of the missionary mission of the nurul wisdom mosque in mobilizing the community to prevent covid-19. This study uses qualitative methods, data collection techniques through interviews, informants interviewed by mosques are a number of Muballigh members and come from several organizational and even some from campus circles. Results. An increase has been confirmed for Covid-19. So the mosque congregations work together with the government to maximize the prevention of covid-1 by educating the public on how to prevent the covid-19 pandemic by means of: Washing hands, avoiding touching your face, sneezing and coughing etiquette, wearing masks, avoiding direct interactions, avoiding sharing personal items, social distancing, washing groceries, cleaning home furnishings, and increasing body immunity. The mosques in carrying out ritual worship remain istiqomah in their respective homes and always maintain the togetherness of the congregation and always draw closer to Allah with various endeavors as a solution in the context of preventing the covid-19 pandemic.Keywords: Role, Mosque, Covid-19.
REAKTUALISASI KHASANAH KEWIRAUSAHAAN PERSPEKTIF TIONGHOA MUSLIM Moh Syakur; Muhammad Faiq
Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/pgrs.v8i2.3960

Abstract

Abstract In the global economy, ethnic Chinese entrepreneurship strategy is one of the concepts of a mature economy. In fact, china is now one of the largest economic powers in the World. No wonder indonesia has a direct influence on the economic impact of China. One of the effects is that the majority of indonesia's growing economy is controlled by ethnic Chinese. Therefore, it is necessary to look at the entrepreneurial benefits carried out by ethnic Chinese who convert to Islam. Keywords: Entrepreneurship, Chinese, Islam Abstrak Dalam ekonomi global, strategi kewirausahaan etnis Tionghoa merupakan salah satu konsep perekonomian yang sudah matang. Bahkan, kini negara China merupakan salah satu kekuatan ekonomi terbesar di Dunia. Tak heran jika negara Indonesia mendapat pengaruh secara langsung dampak perekonomian dari China. Salah satu dampaknya adalah mayoritas perekonomian yang berkembang di Indonesia dikuasai oleh etnis Tionghoa. Untuk itu, perlu kiranya melihat khasanah kewirausahaan yang dilakukan oleh etnis Tionghoa yang memeluk agama Islam. Kata kunci: Kewirausahaan, Tionghoa, Islam

Page 1 of 1 | Total Record : 8