cover
Contact Name
DEDE AJI MARDANI
Contact Email
dedeaji.m@gmail.com
Phone
+6289663125868
Journal Mail Official
dedeaji.m@gmail.com
Editorial Address
Jln Noenoeng Tisnasaputra NO.16
Location
Kab. tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Al-Marifah : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
ISSN : -     EISSN : 29619629     DOI : -
Jurnal ini berisi dari hasil penelitian, pemikiran dan temuan ilmiah yang mendalami masalah pendidikan Islam anak usia dini, perkembangan pendidikan anak, metode pendidikan anak, dan semua yang berhubungan dengan pendidikan anak usia dini dan semua yang berkaitan dengan pendidikan anak. Juranl ini diterbitkan satu tahun dua kali pada bulan Agustus dan Februari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 77 Documents
INTEGRASI NILAI-NILAI KEADILAN SOSIAL DI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Rista Erika
Al-Marifah | Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 7 No 2 (2025): September, 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this article is to explain the importance of introducing social justice values in Early Childhood Education. Indonesia is a multicultural country, so social justice values are crucial to introduce from an early age. Social justice is a practice that does not silence diversity and differences. In learning practices in Early Childhood Education, the issue of social justice is still taboo. However, through a literature review approach and critical analysis, this article finds that social justice education can shape children into caring, tolerant, and just individuals from an early age. Children can maintain their cultural, racial, and ethnic differences. Strategies that can be used include the use of an inclusive curriculum, collaborative learning methods, and teacher training that is sensitive to social issues.
MEMBANGUN KECERDASAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI MELALUI PENDEKATAN ISLAMI Risma Yuliawati; Sri Wahyuni
Al-Marifah | Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 7 No 2 (2025): September, 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of social-emotional intelligence in early childhood is a vital foundation for shaping a child’s character and personality in the future. Children with social-emotional intelligence are able to recognize and manage their emotions, build positive relationship with others, and demonstrate emphaty and social responsibility. In the context of Islamic Eraly Childhood Education (PIAUD), an Islamic approach can serve as a strong basis for nurturing social-emotional values from an early age. This article discusses how Islamic values are integrated into learning activities in early childhood eduvcation institutions. Teachings of Islam- such as compassion, emphaty, patience, and helping others-are implemented in various learning activities in PIAUD institutions. This research employs a qualitative approach using a library-based case study method as the primary rechnique. The results show that the Islamic approach not only supports the development of children’s social-emotional skills but also strengthens the formation of noble character from an early age. This article is expected to serve as a reference for teacher and prospective educators in designing learning that supports the holistic development of childen’s social-emotional competencies based on Islamics values.
Implementasi Pendekatan Berbasis Proyek dalam Mata Kuliah Kewirausahaan untuk Mengembangkan Pembelajaran Kewirausahaan di PAUD Ramdani, Ajang
Al-Marifah | Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 8 No 1 (2026): Maret, 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/s2f6b449

Abstract

Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) berperan dalam membentuk karakter, kreativitas, dan keterampilan dasar anak termasuk pemahaman kewirausahaan berbasis nilai-nilai Islam seperti kejujuran, tanggung jawab dan kerja keras. Namun pembelajaran di PAUD masih berfokus pada akademik seperti membaca, menulis, dan berhitung (calistung), sehingga konsep kewirausahaan belum diajarkan secara aplikatif. Penelitian ini mengeksplorasi implementasi pendekatan berbasis proyek (Project-Based Learning/PjBL) dalam mata kuliah kewirausahaan di Program Studi PIAUD Institut Agama Islam Tasikmalaya serta dampaknya terhadap pembelajaran kewirausahaan di PIAUD berbasis Islam. Menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan dosen, mahasiswa, dan anak-anak PAUD. Hasilnya PjBL meningkatkan pemahaman mahasiswa dalam merancang dan menerapkan proyek kewirausahaan, sementara anak-anak PAUD menunjukkan peningkatan kreativitas, keterampilan sosial, dan pemahaman konsep ekonomi dasar. Tantangan utama adalah keterbatasan waktu dan fasilitas. Oleh karena itu, disarankan agar kurikulum kewirausahaan lebih berbasis proyek serta meningkatkan kolaborasi antara perguruan tinggi dan PAUD guna mendukung pembelajaran inovatif berbasis nilai-nilai Islam.
Strategi Pembiasaan Nilai Moderasi Beragama pada Anak Usia Dini di Lingkungan Raudlatul Athfal Mardia, Rahma; Siti Andini, Dini; Annisa Wildenty, Delfaretha
Al-Marifah | Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 8 No 1 (2026): Maret, 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/3nc49911

Abstract

Moderasi beragama merupakan nilai fundamental yang perlu ditanamkan sejak dini sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat yang harmonis di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembiasaan nilai moderasi beragama pada anak usia dini di lingkungan Raudlatul Atfhal (RA). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus di tiga RA di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru dan orang tua, serta studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembiasaan nilai moderasi beragama dilaksanakan melalui empat pendekatan utama: (1) pembiasaan berbasis rutinitas harian yang terintegrasi nilai toleransi dan wasathiyyah; (2) pendekatan bermain peran dan bercerita dengan konten multikultural; (3) keteladanan guru sebagai model nilai moderat; dan (4) kolaborasi keluarga dan sekolahh dalam penguatan nilai. Temuan kunci menunjukkan bahwa pembiasaan yang dilakukan seecara konsisten, menyenangkan, dan kontekstual terbutkti disposisi moderat pada anak usia 4-6 tahun. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan model "Pembiasaan Terintegrasi Modera (PTM)" yang menyinergikan pendekatan pedagogis Islam dengan psikologi perkembangan anak. Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan kurikulum RA berbasis moderasi beragama.
Pengembangan Ecoliteracy Anak Usia Dini melalui Kegiatan School Gardening Berbasis Education for Sustainable Development Anggraeni, Ira
Al-Marifah | Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 8 No 1 (2026): Maret, 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/3wa21r48

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan ecoliteracy anak usia dini melalui kegiatan school gardening berbasis Education for Sustainable Development (ESD) di SPS Taam Fajrul Islam. Ecliteracy merupakan kemampuan individu dalam memahami hubungan antara manusia dan lingkungan serta menunjukkan perilaku yang peduli terhadap kelestarian alam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk menggambarkan secara mendalam proses pelaksanaan kegiatan berkebun dalam pembelajaran anak usia dini. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap kegiatan pembelajaran yang melibatkan anak dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keggiatan school gardening memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi anak dalam mengenal lingkungan secara langsung. Melalui kegiatan menanam, menyiram, dan merawat tanaman, anak tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang tanaman, tetapi juga mulai menunjukkan sikap peduli terhadap lingkungan. Selain itu, kegiatan berkebun yang diterapkan di SPS Taam Fajrul Islam juga telah mengintegrasikan prinsip-prinsip Education for Sustainable Development (ESD) dalam pembelajaran, sehingga membantu menanamkan nilai-nilai keberlanjutan sejak usia dini. Dengan demikian kegiatan school gardening dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan ecoliteracy anak usia dini serta membentuk kesadaran lingkungan sejak tahap pendidikan awal. 
Penguatan Karakter Empati melalui Program Jum’at Berkah dan Kegiatan “Cooking Class” di PAUD Ash Shibiyan Cipatujah Tasikmalaya Rifa Nurulfatia
Al-Marifah | Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 8 No 1 (2026): Maret, 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/xrzgrq41

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengungkap tentang dampak program Jumat Berkah melalui kegiatan cooking class pada peserta didik Anak Usia Dini di PAUD Ash Shibiyan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya. PAUD Ash Shibiyan ini dipilih sebagai lokasi penelitian karena menunjukkan dinamika dan perkembangan dalam manajemen sumber daya manusia serta memiliki komitmen terhadap peningkatan mutu pendidikan khususnya di Kabupaten Tasikmalaya. Adapun metode penelitian yang digunakan yakni gabungan penelitian kuantitatif dan studi pustaka (library research) dengan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Jumat Berkah dan kegiatan Cooking Class berkontribusi meningkatkan karakter empati yang tinggi pada anak usia dini. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan program Jumat Berkah yang efektif dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar. Kegiatan Jumat berkah ini telah membentuk kepribadian anak sesuai dengan nilai-nilai Islam yaitu cinta kepada Allah Subhanahuwata'ala dan Rasul-Nya yang membawa manfaat bagi agama, orang tua, keluarga dan masyarakat. 
Optimalisasi Tata Kelola Administrasi Pendidikan untuk Peningkatan Mutu Layanan Pendidikan Anak Usia Dini Ikbal Pauji, Ade; Pauji, Ade Ikbal
Al-Marifah | Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 8 No 1 (2026): Maret, 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/jjbav920

Abstract

Tata kelola administrasi pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan anak usia dini. Pengelolaan administrasi yang sistematis efektif, dan akuntabel memungkinkan lembaga pendidikan mengelola berbagai sumber daya secara optimal serta memastikan terselenggaranya layanan pendidikan yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi tata kelola administrasi pendidikan dalam upaya meningkatkan mutu layanan pendidikan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi tata kelola administrasi pendidikan dilakukan melalui perencanaan administrasi yang sistematis, pengelolaan dokumen dan data pendidikan secara tertib, pemanfaatan teknologi informasi dalam kegiatan administrasi serta penguatan koordinasi antara kepala lembaga, guru, dan tenaga kependidikan. Berbagai upaya tersebut berkontribusi terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan, baik dari aspek perencanaan pembelajaran, pengelolaan peserta didik, maupun pelayanan kepada orang tua dan masyarakat. Dengan demikian tata kelola administrasi pendidikan yang optimal menjadi faktor penting dalam mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan anak usia dini secara berkelanjutan.