cover
Contact Name
DEDE AJI MARDANI
Contact Email
dedeaji.m@gmail.com
Phone
+6289663125868
Journal Mail Official
dedeaji.m@gmail.com
Editorial Address
Jln Noenoeng Tisnasaputra NO.16
Location
Kab. tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Al-Marifah : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
ISSN : -     EISSN : 29619629     DOI : -
Jurnal ini berisi dari hasil penelitian, pemikiran dan temuan ilmiah yang mendalami masalah pendidikan Islam anak usia dini, perkembangan pendidikan anak, metode pendidikan anak, dan semua yang berhubungan dengan pendidikan anak usia dini dan semua yang berkaitan dengan pendidikan anak. Juranl ini diterbitkan satu tahun dua kali pada bulan Agustus dan Februari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 72 Documents
INTERNALISASI NILAI PENDIDIKAN MULTIBUDAYA PADA ANAK USIA DINI MELALUI PENDEKATAN PENGASUHAN EKOLOGI URIE BRONFENBRENNER DAN SIGNIFIKANSINYA TERHADAP PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA Rahma Mardia
Al-Marifah | Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 6 No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/almarifah.v6i1.465

Abstract

Mengintegrasikan cerita dan dongeng dari berbagai suku di Indonesia ke dalam kegiatan bercerita anak-anak dan mengajarkan lagu-lagu daerah dari berbagai suku untuk memperkenalkan keberagaman budaya Indonesia dapat membantu internalisasi nilai-nilai multibudaya dalam pembelajaran anak usia dini. Mengunjungi tempat ibadah, museum, atau lokasi permukiman suku-suku Indonesia tradisional Pendekatan pengasuhan ekologi Urie Bronfenbrenner melihat bagaimana berbagai sistem lingkungan (mikro, meso, ekso, dan makro) memengaruhi perkembangan anak usia dini dan menginternalisasi nilai pendidikan multibudaya. Keluarga dan lingkungan sosial anak-anak Indonesia sangat beragam dari segi ras, agama, budaya, dan suku (multikultural). Orang tua dan guru harus menanamkan keragaman ini pada anak-anak sejak dini melalui pendekatan ekologi. Selain itu, orang tua dan guru juga harus menggunakan pendekatan ekologi. Upaya untuk menanamkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila kepada anak sejak usia dini sehingga mereka tumbuh menjadi individu yang mencerminkan jiwa dan semangat Pancasila. mengadopsi prinsip-prinsip Pancasila, seperti toleransi, gotong royong, dan keagamaan secara sederhana. memberi orang tua dan guru contoh sikap dan perilaku yang mengikuti nilai Pancasila, seperti berdoa, memberi salam, dan tolong-menolong. menggunakan metode yang sesuai dengan fase perkembangan anak usia dini. 
MANAJEMEN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS KESUNDAAN: PENDEKATAN HOLISTIK UNTUK PENGUATAN IDENTITAS BUDAYA DAN KEAGAMAAN DI JAWA BARAT Budi Rahayu Diningrat; Oki Lukmanul Hakim
Al-Marifah | Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 6 No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/almarifah.v6i1.469

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) di era globalisasi menghadapi tantangan dalam mempertahankan nilai-nilai budaya lokal yang dapat memperkuat identitas dan harmoni sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi manajemen PAI berbasis nilai-nilai Kesundaan dalam mendukung penguatan karakter mahasiswa dan harmoni sosial, khususnya di wilayah multikultural Jawa Barat. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi. Data dianalisis menggunakan metode penjodohan pola, pembuatan penjelasan, dan analisis deret waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Kesundaan, seperti "silih asah, silih asih, silih asuh," efektif dalam meningkatkan solidaritas sosial, toleransi, dan penghormatan terhadap perbedaan. Penggunaan teknologi digital sebagai alat pendukung pembelajaran memungkinkan perluasan jangkauan pendidikan, meskipun memerlukan pengelolaan etis untuk mencegah homogenisasi budaya. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan manajemen PAI yang seimbang antara modernisasi pendidikan dan pelestarian nilai-nilai budaya lokal. Implikasi penelitian ini mencakup kontribusi pada teori pendidikan berbasis budaya lokal serta panduan praktis untuk pengelolaan PAI yang inklusif, kontekstual, dan relevan dengan kebutuhan era digital. Studi lanjutan disarankan untuk memperluas cakupan wilayah budaya guna memperkuat generalisasi temuan ini.
ANAK DENGAN GANGGUAN EMOSI Fitri Rahayu; Sri Wahyuni
Al-Marifah | Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 6 No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/almarifah.v6i1.470

Abstract

Gangguan emosi pada anak merupakan kondisi yang dapat menghambat perkembangan psikologis, sosial, dan akademik mereka. Anak dengan gangguan emosi sering menunjukkan kesulitan dalam mengelola perasaan, berinteraksi dengan orang lain, serta beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya. Faktor penyebabnya meliputi aspek biologis, lingkungan keluarga, pola asuh, serta tekanan sosial. Jika tidak ditangani dengan baik, gangguan ini dapat berdampak jangka panjang terhadap kesejahteraan anak. Artikel ini membahas karakteristik gangguan emosi pada anak, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta strategi intervensi yang dapat diterapkan oleh orang tua, pendidik, dan tenaga profesional. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai gangguan emosi pada anak, diharapkan dapat ditemukan pendekatan yang efektif untuk membantu mereka mengembangkan keterampilan emosional yang sehat dan meningkatkan kualitas hidup mereka
PILAR KARAKTER PONDASI PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI Suci Nurmalia Putri
Al-Marifah | Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 6 No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/almarifah.v6i1.471

Abstract

Perkembangan sosial emosional pada anak usia dini adalah aspek yang sangat penting untuk membentuk kepribadian serta kesiapan mereka dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitar (Dewi et al., 2020). Pilar-pilar karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan empati menjadi fondasi utama dalam membangun keterampilan sosial emosional yang kokoh. Artikel ini akan membahas penerapan pilar karakter dalam pendidikan anak usia dini dan peran penting yang dimainkan oleh pendidik serta orang tua dalam proses pembentukan karakter anak. Melalui metode pembelajaran yang berlandaskan pengalaman dan keteladanan, anak-anak dapat mengembangkan kecerdasan emosional serta kemampuan bersosialisasi yang baik. Dengan demikian, pendidikan karakter sejak dini sangatlah penting dalam menciptakan individu yang berakhlak mulia dan siap menghadapi tantangan sosial di masa depan.
EFEKTIVITAS KEBAHAGIAAN BAGI ANAK USIA DINI DALAM KEHIDUPANNYA Nusrotilah
Al-Marifah | Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 6 No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/almarifah.v6i1.472

Abstract

Kebahagiaan memiliki peran penting dalam perkembangan sosial emosional anak usia dini. Artikel ini membahas efektivitas kebahagiaan terhadap perkembangan sosial emosional anak dalam konteks pendidikan anak usia dini (PAUD). Kebahagiaan tidak hanya berkontribusi pada kesejahteraan psikologis, tetapi juga meningkatkan keterampilan sosial, kemandirian, dan kemampuan anak dalam mengelola emosi. Dengan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kebahagiaan terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui studi literatur, penelitian ini mengkaji berbagai sumber yang membahas hubungan antara kebahagiaan dan perkembangan sosial emosional pada anak usia dini. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebahagiaan memiliki peran signifikan dalam meningkatkan kemampuan sosial emosional anak. Dan menunjukkan bahwa kebahagiaan tidak hanya meningkatkan interaksi sosial, tetapi juga membentuk dasar bagi regulasi emosi yang baik. Oleh karena itu, penting bagi pendidik dan orang tua untuk menciptakan pengalaman belajar yang positif agar anak dapat tumbuh dengan optimal secara emosional dan sosial.
PENGARUH MATA KULIAH KEWIRAUSAHAAN TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA INSTITUT AGAMA ISLAM TASIKMALAYA Ajang Ramdani
Al-Marifah | Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 6 No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/almarifah.v6i1.473

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melhat efektivitas matakuliah kewirausahaan terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pendekatan quasi eksperimen. Lokasi penelitian ini dilakukan di dua rombel kelas di Institut Agama Islam Tasikmalaya. 1 kelas dijadikan sebagai kelas eksperimen penerapan matakuliah kewirausahaan dan 1 kelas dijadikan sebagan kelas kontrol menggunakan cara konvensional atau cara yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan minat kewirausahan mahasiswa setelah menggunakan treatment matakuliah kewirausahaan. Sehingga disimpulkan bahwa matakuliah kewirausahaan efektif untuk meningkatkan minat kewirausahaan pada mahasiswa
PENGGUNAAN FLASHCARD BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KOSAKATA ALFABET ANAK USIA DINI DI RA AL HUDA KECAMATAN CIPEDES KOTA TASIKMALAYA Rahma Mardia; Elis Rohmayani
Al-Marifah | Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 7 No 2 (2025): September, 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kosakata alfabet merupakan fondasi awal dalam penguasaan literasi anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anak usia 5–6 tahun dalam mengenal dan menggunakan kosakata alfabet melalui media pembelajaran flashcard bergambar. Penelitian dilakukan di RA Al Huda, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya dengan menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart yang terdiri atas tiga siklus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan flashcard bergambar dapat meningkatkan kemampuan anak dalam mengenal, menyebutkan, menulis, dan membaca kosakata alfabet. Peningkatan dapat terlihat dari perbandingan capaian pada tahap pra tindakan, siklus I, siklus II, dan siklus III. Pada siklus akhir, sebanyak 60% anak mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan 22,5% Berkembang Sangat Baik (BSB). Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media flashcard bergambar merupakan strategi yang efektif dalam pembelajaran bahasa untuk anak usia dini.
UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK MENGGUNAKAN MEDIA POLYMER CLAY PADA SISWA KELOMPOK B DI SPS TAAM AL-MAARIJ Ira Anggraeni; Delis Larasati
Al-Marifah | Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 7 No 2 (2025): September, 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to improve the creativity skills of early childhood group B using polymer clay media. The type of research used is Classroom Action Research. The research model adopted follows the Classroom Action Research model by Kemmis and McTaggart, which begins with planning, action, observation, and reflection, so this reflection is used to redesign the framework for problem-solving. The subjects of this study consist of 18 individuals, specifically children in group B at SPS TAAM Al-Maarij, Kawalu District, Tasikmalaya City, totaling 17 children, comprising 6 boys and 11 girls, alongside 1 group B teacher. The object of this research is to enhance students' creativity skills through the use of polymer clay media. Data collection was conducted through observation, interviews, and documentation. At the time of the preliminary action, the percentage of children's creativity ability was 40%, which then increased in cycle I action 1 to 56.46%, in the implementation of cycle I action 2 it increased again to 68.23%, and in the implementation of cycle 2 action 1 it increased again to 74.114%, ending in cycle 2 action 2, which experienced a significant increase to 85.86%. Thus, it can be concluded that polymer clay media can enhance the creativity ability of children in group B at SPS TAAM Al-Maarij Kawalu District, Tasikmalaya City.
PENERAPAN KEGIATAN MARKET DAY UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER KEWIRAUSAHAAN ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK PUSPAGIRI KABUPATEN TASIKMALAYA Ajang Ramdani; Alika Mutiara
Al-Marifah | Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 7 No 2 (2025): September, 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was motivated by the low entrepreneurial character of children aged 5–6 years at TK Puspagiri, as reflected in their limited creativity, independence, responsibility, cooperation, and self-confidence. These conditions were caused by less optimal learning methods and the lack of active roles from teachers and parents in instilling entrepreneurial values. The study aimed to examine the planning, implementation, and outcomes of the Market Day activity in fostering entrepreneurial character in early childhood. The research employed Classroom Action Research (CAR) using the Kemmis and McTaggart model conducted in three cycles, with 10 children from group B1 as subjects. Data were collected through observation and documentation. The findings indicated that Market Day significantly improved entrepreneurial indicators: children became more creative in decorating products, independent in managing roles, responsible for their merchandise, cooperative, and confident in social interactions. In conclusion, Market Day proved to be an effective contextual method, and further studies may integrate it with environmental-based entrepreneurship or simple digitalization to enrich children’s learning experiences
PENGGUNAAN MEDIA CERITA BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PENDIDIKAN SEKSUAL AWAL PADA ANAK USIA DINI DI KELOMPOK BERMAIN (KOBER) AR RAHMAH TASIKMALAYA Rifa Nurulfatia; Ela Amalia
Al-Marifah | Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 7 No 2 (2025): September, 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to improve early childhood understanding of sexual education through the use of illustrated story media at KOBER Ar Rahmah. The method used is Classroom Action Research (CAR) based on the Kemmis and McTaggart model, carried out in two cycles. Each cycle consists of planning, action, observation, and reflection stages. The research subjects totaled 28 individuals, including 1 head administrator, 1 assistant teacher, 13 parents, and 13 children aged 2–4 years. Data collection techniques included observation, interviews, documentation, and assessment of children’s learning outcomes. The research findings indicate that illustrated story media effectively enhances children’s understanding of early sexual education aspects, such as recognizing gender differences, identifying private body parts and boundaries (aurat), understanding the concept of safe and unsafe touch, maintaining personal hygiene, and selecting appropriate viewing content. In the pre-observation phase, most children were categorized as Not Yet Emerged. After two implementation cycles, all children showed progress, reaching the Emerged category with an average score of 2.0 or a 100% rate. This media has proven to be effective and enjoyable in increasing young children's understanding of early sexual education. It also enables teachers and parents to introduce sensitive topics in a natural, engaging, and developmentally appropriate manner.