cover
Contact Name
Ni Kadek Rini Purwati
Contact Email
prodi_matematika@mahadewa.ac.id
Phone
+6285737212578
Journal Mail Official
prodi_matematika@mahadewa.ac.id
Editorial Address
Jalan Seroja, Tonja, Denpasar Utara, Denpasar, Provinsi Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Prosiding SENAMA PGRI
ISSN : -     EISSN : 27208931     DOI : -
Core Subject : Education,
SENAMA PGRI merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Mahadewa Indonesia. Jurnal ini dipublikasikan secara konsisten dan teratur sebanyak sekali setahun. Artikel yang dipublikasikan pada jurnal ini merupakan artikel yang sebelumnya telah diseminasikan pada seminar nasional pendidikan matematika Universitas PGRI Mahadewa Indonesia. Terdiri dari tulisan berbahasa Indonesia pada bidang Pendidikan Matematika, Matematika Terapan, Evaluasi Pendidikan Matematika serta Statistika.
Articles 23 Documents
Literasi meraih sukses dengan pembelajaran Statsitika di era industri 4.0 I Wayan Sudiarsa
Prosiding SENAMA PGRI Vol. 1 (2019): Volume 1 Tahun 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran merupakan suatu proses perubahan perilaku seseorang menjadi ke arah yang lebih baik. Belakangan ini sering mendengar kata revolusi industri 4.0 adalah sebuah kondisi dimana terjadi perubahan besar-besaran di bidang teknologi yang mengurangi sekat-sekat antara kondisi fisik, teknologi dan biologi. Perubahan di bidang industri akan mengalami literasi dalam prilaku ilmu pengetahuan salah satunya adalah ilmu statistika, merupakan suatu ilmu pengetahuan mempelajari bagaimana memperoleh, mengumpulkan serta mengambil suatu keputusan tentang data dengan unsur ketidakpastian dan variasi. Proses pengambilan keputusan dalam statistika digunakan metode estimasi, Least Square, Maximum Likelihood dan metode moment. Literasi meraih kesuksesan dalam statistika pada era industri 4.0 menggunakan konsep tetapkan suatu profesi, kenali dengan baik profesinya, cintai profesi, Jelaskan profesi secara optimal dan tetapkan konsep statistika.
PENGEMBANGAN E-MODUL BERMUATAN HIGHER ORDER THINKING SKILLS BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING Febriani Arum Kezia; Ni Ketut Erawati; Ni Kadek Rini Purwati
Prosiding SENAMA PGRI Vol. 2 (2023): Volume 2 Tahun 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan kompetensi siswa saat ini mengharuskan siswa dapat belajar berpikir kritis. Untuk itu diperlukan sebuah media pembelajaran yang dapat membantu siswa dalam memenuhi kompetensi tersebut, maka disusunlah penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan serta kualitas dari E-Modul bermuatan Higher Order Thinking Skills (HOTS) berbasis Problem Based Learning. Subjek Uji coba dari penelitian ini adalah para ahli, siswa, dan pendidik. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini adalah metode angket dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian pengembangan ini menyimpulkan bahwa hasil dari uji ahli materi e-modul terkualifikasi sangat valid. Hasil uji ahli media menyatakan bahwa e-modul berkualifikasi sangat valid. Untuk hasil respon siswa menunjukan bahwa e-modul berkualifikasi praktis. Untuk hasil respon pendidik menunjukan kualifikasi sangat praktis. Kemudian untuk hasil tes diperoleh kualifikasi efektif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa produk media E-Modul bermuatan Higher Order Thinking Skills (HOTS) berbasis Problem Based Learning telah teruji kualitasnya dan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
PENGEMBANGAN PENGEMBANGAN E-BOOK MATEMATIKA BERBASIS MODEL PEMECAHAN MASALAH KELAS VIII SMP PADA MATERI STATISTIKA Kevin Renata Muliadewi; I Wayan Widana; I Made Surat
Prosiding SENAMA PGRI Vol. 2 (2023): Volume 2 Tahun 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-Book matematika berbasis model pemecahan masalah pada materi statistika untuk kelas VIII SMP. Metode pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE yang terdiri dari analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek dalam penelitian ini bersumber dari 2 validator, kemudian terdapat guru mata pelajaran matematika, serta peserta didik kelas VIII A, VIII B dan VIII C. Teknik pengumpulan data yang digunakan, yakni menggunakan angket validitas untuk uji validitas, angket respon guru dan angket respon peserta didik untuk uji kepraktisan, serta tes untuk uji keefektifan. Hasil analisis data kevalidan 81% untuk validator ahli media dan untuk validator ahli materi 84% sehingga dapat dikategorikan valid. Hasil analisis data kepraktisan saat uji coba lapangan 2 sebesar 93% untuk angket respon guru serta 91% untuk angket respon peserta didik, sehingga dapat dikategorikan sangat praktis. Hasil analisis data keefektifan 91% diperoleh dari hasil tes peserta didik dengan nilai di atas KKM yaitu 70 sehingga dapat disimpulkan bahwa E-Book matematika “sangat efektif”. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa E-Book yang dihasilkan valid, praktis, dan efektif.
MENGEKSPOLARASI DAMPAK PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN GEOGEBRA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMA PGRI 4 DENPASAR TAHUN AJARAN 2023/2024 Yohanes Daputra Selamat
Prosiding SENAMA PGRI Vol. 3 (2024): Volume 3 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/senama.v3.3887

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas X SMA PGRI 4 Denpasar melalui penerapam media pemebalajaran Geogebra. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA2 dan MIPA3 SMA PGRI 4 Denpasar tahun ajaran 2023/2024 sebanyak 70 siswa dengan karateristik dan kemampuan yang heterogen. pada pembelajaran berbantuan Geogebra dengan pembelajaran konvensional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu. Teknik pengambilan sampel adalah multistage randem sampling. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik tes dan tes hasil belajar siswa dengan pre-test dan post-test pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Materi yang digunakan adalah trigonometri. Hasil penelitian menujukkan bahwa: (1) nilai sebesar 10,22 dan sebesar 1,99 yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan saat penerapan media pembelajaran Geogebra terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X di SMA PGRI 4 Denpasar; dan (2) nilai rata-rata siswa pada kelompok eksperimen meningkat sebesar 45,87% sedangkan pada kelompok kontrol, hanya meningkat sebesar 16,86%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh peningkatan hasil belajar matematika dengan penerapan media pembelajran Geogebra pada siswa kelas X SMA PGRI 4 Denpasar tahun pelajaran 2023/2024.
EFEKTIVITAS PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DITINJAU DARI PEMECAHAN MASALAH Sukendra, I Komang; I Dewa Putu Juwana; I Made Surat
Prosiding SENAMA PGRI Vol. 3 (2024): Volume 3 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/senama.v3.4071

Abstract

Problem based learning merupakan model pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk lebih aktif dan memaksimalkan kemampuan berpikir kritis untuk mendapatkan solusi dari masalah pada dunia nyata. Namun masih banyak peserta didik yang mengalami permasalahan dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan keefektifan pendekatan realistic mathematics education dengan model problem based learning ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah dan hasil belajar matematika peserta didik di sekolah. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experiment. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X SMAN 7 Denpasar Tahun Pelajaran 2023/2024 dan diambil dua kelas secara acak yaitu kelas X.1 dan kelas X.2. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah soal tes pemecahan masalah dan soal hasil belajar matematika pada materi barisan dan deret. Hasil penelitian menunjukkan: (1) ada peningkatan keefektifan hasil belajar matematika dengan pendekatan realistic mathematics education dengan model problem based learning ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah, (2) ada peningkatan efektivitas hasil belajar matematika melalui pendekatan realistic mathematics education ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah, dan (3) terdapat perbedaan keefektifan antara pendekatan realistic mathematics education dengan model problem based learning ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah dan hasil belajar matematika peserta didik pada materi barisan dan deret secara bersamaan.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PESERTA DIDIK DALAM ASESMEN KEMAMPUAN MINIMUM (AKM) - NUMERASI DESAK AYU, DWIPA DIANARISKA
Prosiding SENAMA PGRI Vol. 3 (2024): Volume 3 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/senama.v3.4072

Abstract

Assesmen Kompetensi Minimum (AKM) mengevaluasi kompetensi dasar yang diperlukan bagi siswa untuk mencapai potensi penuh mereka dan berpartisipasi dalam kegiatan positif di masyarakat. AKM juga merupakan penilaian Asessmen Nasional, yang dirancang untuk mengevaluasi literasi membaca dan literasi matematika, juga dikenal sebagai numerasi. Penelitian ini mengukur keterampilan matematika siswa Kelas V dengan meminta siswa untuk menyelesaikan soal berbasis masalah dalam Asesmen Kemampuan Minimum (AKM) Numerasi. Penelitian dilaksanakan pada siswa kelas V di SD Negeri 5 Singakerta di kabupaten Gianyar, Bali dengan subjek penelitian 18 peserta didik. Observasi, tes, dan wawancara tidak terstruktur adalah metode pengumpulan data yang digunakan. Hasil tes menunjukkan bahwa siswa memiliki kemampuan yang rendah dalam menyelesaikan soal berbasis masalah pada Penilaian Kompetensi Minimum Numerasi (AKM), hal ini disebabkan oleh peserta didik belum menguasai indikator ketiga dari kemampuan numerasi matematika, yaitu kesulitan dalam memahami masalah matematika dan menyelesaikan masalah dalam berbagai konteks sehari-hari. Faktor-faktor internal, seperti tingkat intelektual, sikap, dan psikomotor siswa, dan faktor-faktor eksternal, seperti lingkungan belajar siswa, ketersediaan sarana dan prasarana yang tidak memadai, dan pengaruh teman sebaya, juga berkontribusi pada tingkat keterampilan perhitungan matematika siswa.
PENGEMBANGAN EXPLORATIVE E-BOOK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA Maythree Dewi Pradnyawati
Prosiding SENAMA PGRI Vol. 3 (2024): Volume 3 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/senama.v3.4080

Abstract

Penggunaan teknologi informasi yang belum optimal menyebabkan rendahnya minat siswa terhadap pelajaran matematika. Materi matematika yang penuh dengan rumus dan memiliki struktur pengerjaan yang ketat sering kali membuat siswa merasa bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit dan membosankan. Pemahaman konsep matematika siswa yang masih rendah berdampak pada kemampuan mereka dalam menganalisis soal dan menemukan solusi yang tepat. Oleh karena itu, siswa memerlukan bahan ajar tambahan yang menarik dan memotivasi untuk meningkatkan pemahaman konsep matematis mereka. Penelitian ini menerapkan model pengembangan ADDIE. Hasil uji validitas produk menunjukkan skor yang sangat baik. Uji kepraktisan produk, yang meliputi enam aspek yaitu daya tarik, kejelasan, ketepatan, stimulasi, efisiensi, dan kebaruan, menunjukkan hasil yang sangat praktis. Uji efektivitas produk juga memberikan hasil yang sangat baik dengan tingkat ketercapaian siswa mencapai 100%. Berdasarkan hasil penelitian dari uji coba lapangan, dapat disimpulkan bahwa e-book eksploratif yang dikembangkan dalam penelitian ini telah terbukti valid, praktis, dan efektif.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATERI TRIGONOMETRI DI SMK PGRI 1 DENPASAR TAHUN AJARAN 2024/2025 Ni Wayan Anggreni Prabawati Sutrisna; I Wayan Sudiarsa; I Made Surat
Prosiding SENAMA PGRI Vol. 4 (2026): Volume 4 Tahun 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/senama.v4.5142

Abstract

ABSTRAK Penelitian analisis kesalahan dalam menyelesaikan soal cerita materi trigonometri ini bertujuan untuk mengetahui jenis kesalahan yang dilakukan siswa serta penyebab terjadinya kesalahan tersebut. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif yang dilakukan di SMK PGRI 1 Denpasar dengan subjek penelitian yang terdiri dari 2 kelas yaitu kelas X Gabungan dan kelas X TKR. Pada penelitian ini, data didapatkan dari tes kemampuan siswa serta wawancara dimana, instrumen yang digunakan berupa tes uraian sebanyak 5 butir soal guna memeroleh data mengenai jenis kesalahan yang dilakukan dan dilanjutkan dengan wawancara guna mengetahui lebih dalam mengenai faktor penyebab dari kesalahan yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 5 soal yang diberikan, jenis-jenis kesalahan yang dilakukan oleh siswa kelas X SMK PGRI 1 Denpasar dalam menyelesaikan soal cerita materi trigonometri menurut kategori Kesalahan Newman, antara lain: Kesalahan membaca (Reading Error) dilakukan sebanyak 18 kali dengan persentase sebesar 5.17%, kesalahan memahami masalah (Comprehension Error) dilakukan sebanyak 88 kali dengan persentase 25.29%, kesalahan transformasi (Transformation Error) dilakukan sebanyak 85 kali dengan persentase 24.43%, kesalahan keterampilan proses (Process Skills Error) dilakukan sebanyak 44 kali dengan persentase 12.64%, dan kesalahan penulisan jawaban (Encoding Error) 113 kali dengan persentase 32.47%. Faktor-faktor penyebab terjadinya kesalahan yang dilakukan oleh siswa yaitu: 1) kesalahan membaca (Reading Error): subjek kurang teliti dalam membaca kalimat dalam soal, siswa salah membaca informasi berupa angka atau simbol pada soal sehingga keliru pada langkah penyelesaian selanjutnya, 2) kesalahan memahami masalah (Comprehension Error): subjek kurang teliti membaca dan mengartikan soal, subjek tidak memahami konsep pada soal yang diberikan, 3) kesalahan transformasi (Transformation Error): subjek tidak memahami konsep dasar yang berkaitan dengan konteks soal, 4) kesalahan keterampilan proses (Process Skills Error): subjek kehabisan waktu ketika menjawab soal, subjek tidak teliti melakukan proses perhitungan, subjek terburu-buru untuk menyelesaikan jawaban, 5) kesalahan penulisan jawaban (Encoding Error): subjek kehabisan waktu, subjek terburu-buru mengerjakan soal. Kata Kunci: Analisis Kesalahan, Soal Cerita, Trigonometri, Kategori Kesalahan Newman. ABSTRACT This study aims to identify the types of errors made by students and the causes of these errors in solving word problems related to trigonometry. This research is a qualitative study conducted at SMK PGRI 1 Denpasar, with research subjects consisting of two classes, namely class X Gabungan and class X TKR. In this study, data were obtained from student ability tests and interviews, using essay test instruments consisting of 5 questions to obtain data on the types of errors made, followed by interviews to explore the underlying factors of the errors committed. The results of the study showed that from the five questions given, the types of errors made by students of class X at SMK PGRI 1 Denpasar in solving trigonometry word problems according to the Newman Error Category, included: Reading Errors occurred 18 times (5.17%), Comprehension Errors occurred 88 times (25.29%), Transformation Errors occurred 85 times (24.43%), Process Skills Errors occurred 44 times (12.64%), and Encoding Errors occurred 113 times (32.47%). The factors causing these errors are as follows: 1) Reading Error: students were not careful in reading the sentences in the questions; they misread numerical information or symbols in the questions, leading to errors in the next steps. 2) Comprehension Error: students were not careful in reading and interpreting the questions; they did not understand the concepts presented in the problems. 3) Transformation Error: students did not understand the basic concepts related to the context of the problem. 4) Process Skills Error: students ran out of time when answering the questions, were not careful in performing calculations, or rushed to complete the answers. 5) Encoding Error: students ran out of time and hurried in answering the questions. Keywords: Error Analysis, Word Problems, Trigonometry. Newman’s Error Categories.
Eksplorasi Pengalaman Belajar Siswa Melalui Media Ular Tangga Dalam Pembelajaran Matematika Ayu Sri Dewi; I Wayan Sudiarsa
Prosiding SENAMA PGRI Vol. 4 (2026): Volume 4 Tahun 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/senama.v4.6116

Abstract

Pembelajaran matematika sering menghadapi tantangan terkait keterlibatan dan pemahaman siswa, terutama ketika metode tradisional dominan digunakan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengalaman belajar siswa dalam menggunakan media permainan ular tangga pada materi operasi bilangan bulat di SMP Negeri 8 Denpasar. Penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan fokus pada pengalaman pengguna (user experience) yang mencakup dimensi daya tarik, kejelasan, efisiensi, ketepatan, stimulasi, dan kebaruan. Data dikumpulkan melalui User Experience Questionnaire (UEQ) dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media ular tangga dipersepsikan positif oleh siswa pada sebagian besar dimensi, dengan daya tarik, efisiensi, dan kebaruan berada pada kategori above average, serta kejelasan dan stimulasi pada kategori good, sementara ketepatan berada pada kategori below average. Temuan ini mengindikasikan bahwa media permainan ular tangga dapat meningkatkan keterlibatan, motivasi, dan pemahaman konsep matematika secara lebih interaktif dan menyenangkan, meskipun aspek teknis seperti konsistensi dan ketepatan respon masih perlu penyempurnaan. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi guru dalam merancang media pembelajaran yang berorientasi pada pengalaman siswa dan memperkaya kajian teoretis mengenai integrasi perspektif user experience dalam pendidikan matematika.
Keterkaitan Model Discovery Learning Dan Konflik Kognitif Dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika: Sebuah Kajian Literature Ni Nengah Priti Susadi; I Putu Pasek Suryawan; Ni Nyoman Parwati
Prosiding SENAMA PGRI Vol. 4 (2026): Volume 4 Tahun 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/senama.v4.6117

Abstract

Kajian literatur ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis hasil-hasil penelitian keterkaitan penerapan model Discovery Learning dan konflik kognitif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah kajian literatur dengan sumber data berupa artikel jurnal nasional dan internasional yang dipublikasikan pada rentang tahun 2018–2025. Artikel dikumpulkan melalui Google Scholar menggunakan kata kunci Discovery Learning, konflik kognitif, dan kemampuan pemecahan masalah matematika. Dari 68 artikel yang ditemukan, setelah dilakukan proses seleksi diperoleh 13 artikel yang relevan untuk dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa model Discovery Learning dan strategi konflik kognitif secara konsisten memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Discovery Learning mendorong siswa aktif menemukan konsep dan menyusun strategi penyelesaian masalah, sedangkan konflik kognitif efektif dalam mengurangi miskonsepsi dan mendorong terjadinya perubahan konseptual. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi Discovery Learning berorientasi konflik kognitif memiliki potensi besar sebagai inovasi pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lanjutan yang mengembangkan dan menguji secara empiris sintaks pembelajaran Discovery Learning berorientasi konflik kognitif pada berbagai materi dan jenjang Pendidikan. Kata Kunci: Discovery Learning, Konflik Kognitif, Kemampuan Pemecahan Masalah

Page 2 of 3 | Total Record : 23