cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon, Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Parenting dan Anak
ISSN : -     EISSN : 30262232     DOI : https://doi.org/10.47134/jpa
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Parenting dan Anak ISSN 3026-2232 is a scientific journal published by Indonesian Journal Publisher. Jurnal Parenting dan Anak publishes four issues annually in the months of October, January, April, and July. This journal only accepts original scientific research works (not a review) that have not been published by other media. The focus and scope of Jurnal Parenting dan Anak include development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, parenting, management institution of early childhood education, early child development assessment, child development psychology, child empowerment, learning strategy, educational tool play, instructional media, innovation in early childhood education and various fields related to parenting and child development.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2025): January" : 5 Documents clear
Legal Protection for Victims of Domestic Violence: A Legal and Sociological Perspective Putri, Ira; Mulyana, Aji; Amalia, Mia
Jurnal Parenting dan Anak Vol. 2 No. 2 (2025): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpa.v2i2.1143

Abstract

A household is a social unit where there is a sense of protection and comfort. In the context of a household, it refers to a husband, wife, and children, as well as people who are related to them by blood, marriage, breastfeeding, nurturing, or guardianship who reside in the household. In addition, people who work to help the household are also seen as family members as long as they live there. An act of violence is a situation where a person commits an act that can cause physical harm, both to themselves and others accompanied by uncontrollable anger and distress. These acts of violence can occur within the household, which can be called Domestic Violence. Domestic violence is an act that harms a person, especially women, which causes suffering physically, sexually, psychologically and / or domestic quarrels both threats in acts, coercion, or unlawful deprivation of independence within the scope of the household. Through this analysis, it is hoped that readers can understand the complexity of the problem of domestic violence and the urgency of preventive measures and stricter law enforcement. The family is the smallest organization in society formed through marriage. A family usually consists of a father, mother and children. However, in many cases, relatives such as parents, husbands or wives, brothers or sisters are also involved.
Dinamika Resiliensi Orang Tua Dalam Menghadapi Kasus Kekerasan Terhadap Anak Oleh Asisten Rumah Tangga Alifah Nur Irfani; Rusman; Mulyana, Aji
Jurnal Parenting dan Anak Vol. 2 No. 2 (2025): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpa.v2i2.1145

Abstract

Penelitian ini menganalisis resiliensi orang tua dalam menghadapi kasus kekerasan terhadqp anak oleh seorang babysitter di Malang. Kasus ini menarik perhatian publik dan menjadi sorotan media, menyoroti pentingnya perlindungan terhadap anak serta resiliensi orang tua korban. Penelitian ini menggunakan pendekatan literatur review dengan proses membaca dan mengevaluasi literatur penelitian yang berkaitan dengan keterkaitan rencana penelitian yang dilakukan oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukan bahwa orang tua korban memiliki resiliensi yang baik.
Peran Lingkungan Keluarga dalam Perkembangan Emosional Anak Dwistia, Halen; Sindika, Silva; Iqtianti, Haniefah; Ningsih, Danur
Jurnal Parenting dan Anak Vol. 2 No. 2 (2025): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpa.v2i1.1164

Abstract

Lingkungan keluarga berperan penting dalam perkembangan emosional anak, karena keluarga tempat pertama anak belajar mengenali dan mengelola emosi. Interaksi dua arah antara anggota keluarga, serta pola asuh yang positif, dapat mendukung perkembangan emosional anak yang sehat. Artikel ini bertujuan menganalisis bagaimana faktor-faktor dalam lingkungan keluarga, seperti komunikasi antara orang tua dan anak, dukungan emosional, serta model pengasuhan, mempengaruhi kestabilan emosional anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada 6 anak di TK Insan Mulia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak yang tumbuh dalam lingkungan keluarga suportif dan harmonis cenderung memiliki kemampuan lebih baik dalam mengelola emosi mereka, menunjukkan empati, dan memiliki hubungan sosial yang positif. Sebaliknya, lingkungan keluarga yang penuh konflik dan kurang dukungan emosional berpotensi menghambat perkembangan emosional anak dan memicu masalah perilaku. Kesimpulan artikel ini menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan keluarga yang hangat, aman, dan membantu perkembangan emosional yang ideal pada anak.
The Impact of AI on Family Communication: A Narrative Review on Children’s Respect for Parents in Developing Southeast Asia Farisal, Umar
Jurnal Parenting dan Anak Vol. 2 No. 2 (2025): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpa.v2i2.1472

Abstract

This study examines the impact of Artificial Intelligence (AI) on family communication, parental roles, and children's respect for parents in Southeast Asia. Using a narrative review method, we systematically analyzed peer-reviewed articles published between 2019 and 2024 from databases such as Scopus, Web of Science, and Google Scholar. The findings indicate that AI enhances connectivity within families by facilitating real-time communication and personalized parenting support. However, it also poses challenges, particularly in undermining parental authority and reducing face-to-face interactions. Socioeconomic and cultural factors significantly influence AI adoption, with higher-income families benefiting more from AI-driven parenting tools. The study highlights the need for digital literacy programs and ethical AI policies to mitigate these challenges. Future research should explore long-term effects of AI on family dynamics and develop frameworks that integrate AI with traditional parenting approaches.
Parenting Dalam Membangun Komunikasi Yang Baik Antara Orang Tua Dan Anak (Studi Analisis Konten Youtube Nikita Willy) Anggraini, Anggun; Syarifudin, Achmad; Assoburu, Selvia
Jurnal Parenting dan Anak Vol. 2 No. 2 (2025): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpa.v2i2.1486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana komunikasi verbal dan nonverbal dalam konten YouTube Nikita Willy dapat berperan dalam membangun hubungan yang positif antara orang tua dan anak, serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat komunikasi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan analisis isi video YouTube. Pendekatan teori komunikasi keluarga dan interaksi sosial digunakan sebagai landasan dalam memahami pola komunikasi yang ditampilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi efektif dalam pengasuhan anak dapat dibangun melalui kombinasi komunikasi verbal, seperti pemberian pujian dan motivasi, serta komunikasi nonverbal, seperti ekspresi wajah dan gestur yang mendukung pemahaman anak. Konten yang ditampilkan dalam YouTube Nikita Willy memberikan contoh nyata tentang bagaimana orang tua dapat membangun kedekatan dengan anak melalui pola komunikasi yang baik. Faktor pendukung utama dalam komunikasi ini adalah keterbukaan orang tua dan penggunaan bahasa yang mudah dipahami, sementara faktor penghambatnya meliputi pengaruh digitalisasi yang dapat mengurangi interaksi langsung dalam keluarga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media sosial, khususnya YouTube, dapat menjadi sarana edukatif dalam mendukung parenting yang efektif. Namun, keterlibatan aktif dan pengawasan dari orang tua tetap diperlukan agar komunikasi dalam keluarga tetap berjalan optimal.

Page 1 of 1 | Total Record : 5