cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
joongkijournal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
Joong-Ki
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285700     DOI : 10.56799
Core Subject : Humanities, Social,
Ruang lingkup Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat yakni dari berbagai hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya ekonomi, pendidikan, teknik, pertanian, sosial dan kesehatan dan bidang lainnya (Multidisiplin).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2: Februari 2024" : 25 Documents clear
Kesadaran Hukum: Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga di Desa Pandanmulyo Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang Shohib Muslim; Rokiyah Rokiyah; Farida Akbarina; Rizqi Khoirunnisa
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2: Februari 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v3i2.3073

Abstract

Sejarah bangsa ini penuh dengan kisah kekerasan dalam masyarakat, terutama dalam keluarga. Konsep budaya patriakhi, yang sekarang menjadi masalah global, telah menyebabkan kekerasan dalam rumah tangga menjadi masalah yang lama. Untuk mencegah dan menghentikan KDRT, ada UU No. 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga. Namun, banyak anggota masyarakat yang belum memahami ketentuan-ketentuan dalam undang-undang tersebut. Salah satu cara untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kekerasan dalam rumah tangga adalah dengan memberikan pelatihan, sosialisasi, atau penyadaran hukum tentang cara menghentikan kekerasan dalam rumah tangga agar rumah tangga tetap harmonis dan sejahtera. Melihat banyaknya kasus KDRT yang terjadi di masyarakat tidak dapat dibiarkan begitu saja; perlu ada tindakan. Meskipun demikian, mencegah dan melindungi korban KDRT tidaklah sesederhana yang diucapkan. Karena berbicara tentang KDRT tidak selalu menjadi topik yang sensitif, mensosialisasikan dan menangani KDRT akhirnya menjadi masalah yang unik yang rumit dan kompleks. Para pengurus PPK pedusunan Seturan dan para peserta PPM menanggapi kegiatan sosialisasi pencegahan KDRT ini dengan positif dan antusias. Ini terbukti dengan banyaknya pertanyaan dan diskusi yang muncul setelah tim PPM menyampaikan ceramah. Selain itu, para peserta sangat tertarik dalam berlatih memecahkan kasus nyata, yang membuat mereka tidak beranjak dan tetap mengikuti kegiatan sampai selesa
Pelatihan Pengelasan SMAW untuk Pembuatan Konstruksi Sederhana di Desa Tegalsawah Karawang Timur Dodi Mulyadi; Khoirudin Khoirudin; Salman Fahrizal Gymanstiar; Luay Raihan Dhawy
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2: Februari 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v3i2.3078

Abstract

Pesatnya perkembangan industri di daerah Kabupaten Karawang menuntut adanya pengingkatan keterampilan penduduk sekitar agar mereka dapat bekerja pada sektor industri yang berada di sekitar mereka atau mereka dapat berkarya sebagai wirausahawan sesuai dengan keterampilan yang dimilikinya. Keterampilan pada proses pengelasan menggunakan Shielded Metal Arc Welding (SMAW) merupakan salah satu pilihan agar masyarakat mempunyai keterampilan khusus yang dapat digunakan untuk dapat bekerja pada sektor industri bidang otomotif, konstruksi, dan yang sejenis. Selain itu, pengetahuan akan mesin-mesin las dan jenis-jenis elektroda akan mampu meningkatkan keterampilan masyarakat yang akan terjun membuka usaha jasa pengelasan mandiri. Proses pengabdian pelatihan telah dilaksanakan di Desa Tegalsawah Kecamatan Karawang Timur dengan cara pengenalan secara teori dan praktek pengelasan langsung. Hasil pengabdian telah mampu meningkatkan pengetahuan para peserta mengenai jenis-jenis mesin las dan elektrodanya, dan para peserta telah mulai mampu untuk melakukan proses pengelasan sendiri.
Strategi Pemasaran Digital Marketing dan Laporan Keuangan Berbasis Aplikasi Pada UMKM Pencok Ubi Desa Kadirejo Adi Prasetyo; Aprilia Triyanti; Aulia Fatharani; Ika Amanda Fitriyani; Bagas Riski Lintang Putra P; Dewi Rara Amiati; Laela Ayu Fajariana; Adi Setyawan Nugroho; Ananda Evilia Santi; Mei Lina; Pandi Afandi
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2: Februari 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v3i2.3163

Abstract

Dalam Kuliah Praktik Pemberdayaan Masyarakat (KPPM) kelompok 6 melakukan penelitian terhadap Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) Pencok Ubi terdapat di Dusun Demangan, Desa Kadirejo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang bertujuan untuk menyusun strategi peningkatan penjualan menggunakan digital marketing agar usaha semakin meningkat ke depannya. Kegiatan KPPM ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif disertai informasi faktor internal dan eksternal pada keunggulan kompetitif berupa bahan baku, buku kas, mesin dan alat, metode kerja / teknologi, kemasan, promosi dan pemasaran. Kegiatan produksi dilakukan tergolong sederhana dari segi pemasarannya. Produk dikemas menggunakan kemasan plastik dan belum menggunakan logo penjualan. Selama kegiatan KPPM berlangsung, kami sebagai mahasiswa KPPM kelompok 6 memberikan penyuluhan dan pendampingan usaha tersebut. Kegiatan ini semoga dapat memberikan manfaat bagi mitra dalam mengembangkan usahanya.
Membangun Kemandirian Masyarakat Melalui Kolaborasi Manajemen Sosial dan Kegiatan Pendidikan di Desa Sumber Sari Kecamatan Siotapina Kabupaten Buton Farid Yusuf Nur Achmad
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2: Februari 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v3i2.3182

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan aspek penting dalam memperkuat kemandirian dan perkembangan suatu wilayah. Di Desa Sumber Sari, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, kolaborasi antara manajemen sosial dan kegiatan pendidikan telah menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan kemandirian masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kolaborasi tersebut dalam membangun kemandirian masyarakat Desa Sumber Sari. Melalui pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi antara manajemen sosial dan kegiatan pendidikan telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam memperkuat kemandirian masyarakat Desa Sumber Sari. Program-program pendidikan yang diselenggarakan telah memberikan pemahaman yang lebih baik tentang hak dan kewajiban warga serta meningkatkan keterampilan mereka dalam berbagai bidang. Selain itu, upaya manajemen sosial seperti pembentukan kelompok-kelompok masyarakat, pengembangan kerjasama antarwarga, dan pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan telah memberikan dampak positif dalam memperkuat jaringan sosial dan ekonomi masyarakat. Adanya kolaborasi yang erat antara pemerintah desa, lembaga pendidikan, dan komunitas lokal telah menciptakan lingkungan yang mendukung bagi pembangunan kemandirian masyarakat.
Upaya Pencegahan Kekerasan dalam Rumah Tangga dalam Keluarga Muda Hasudungan Sinaga
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2: Februari 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v3i2.3579

Abstract

Kekerasan dalam rumah tangga di kalangan keluarga muda di Indonesia menjadi masalah yang kompleks dan mendesak untuk diselesaikan. Meskipun langkah-langkah legislatif telah diambil, seperti UU Perkawinan 1974 dan UU Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga No. 23 tahun 2004, masih banyak kekurangan yang perlu diperbaiki dalam pencegahan dan penanganan kasus kekerasan. Budaya patriarki yang masih kuat, kurangnya keterampilan dalam mengelola konflik dan masalah keuangan, serta norma dan adat yang mendukung pernikahan usia dini, semuanya menjadi faktor penyebab terjadinya kekerasan. Pentingnya peran negara dalam memperkuat mekanisme pengawasan, meningkatkan akses korban ke bantuan, memperluas definisi kekerasan, dan mencatat histori kekerasan dari pelaku juga menjadi sorotan utama. Diperlukan pendekatan holistik dan multi-dimensi yang melibatkan perubahan budaya, peningkatan pendidikan, serta penguatan regulasi dan perlindungan hukum. Hanya dengan upaya bersama dari semua pihak, masalah kekerasan dalam rumah tangga di kalangan keluarga muda dapat diatasi dengan efektif dan berkelanjutan.

Page 3 of 3 | Total Record : 25