cover
Contact Name
Uman Sumantri
Contact Email
jurnal.jalanjembatan@pu.go.id
Phone
+6287726088848
Journal Mail Official
jurnal.jalanjembatan@pu.go.id
Editorial Address
Direktorat Bina Teknik Jalan dan JembatanDirektorat Jenderal Bina MargaKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatJl. A.H Nasution No.264 Bandung 40294 Telp. (022) 7802251
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Jalan Jembatan
ISSN : 19070284     EISSN : 25278681     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Jalan-Jembatan adalah wadah informasi bidang Jalan dan Jembatan berupa hasil penelitian, studi kepustakaan maupun tulisan ilmiah terkait yang meliputi Bidang Bahan dan Perkerasan Jalan, Geoteknik Jalan, Transportasi Dan Teknik Lalu-Lintas serta Lingkungan Jalan, Jembatan dan Bangunan Pelengkap Jalan.
Articles 602 Documents
Penanggulangan erosi lereng dengan metoda vegetatif, mekanis, dan kimia Nanny Kusminingrum
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 9 No 2 (1992)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Erosi air disebabkan oleh adanya kekuatan yang dapat memecahkan dan menghanyutkan tanah. Jika permukaan tanah gundul, biasanya dengan aliran yanng kecilpun dapat menimbulkan erosi. Derajat kemirngan lereng dan panjang lereng merupakan dua faktor penting dari topografi, yang dapat mempengaruhi besarnya aliran permukanan dan erosi.
Sand base dengan aspal emulsi furqon Affandi
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 9 No 2 (1992)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tulisan berikut ini, diuraikan prosedur dan hasil campuran aspal emulsi-pasir dilaboratorium. Prinsip dasar yang sama digunakan untuk menghasilkan campuran aspal emulsi-pasir seperti untuk gradasi menerus, campuran aspal emulsi-agregat kasar, kecuali untuk ukuran agregatnya sendiri. Campuran pasir bisa digunakan untuk lapisan pondasi atas atau lapisan permukaan. Beberapa macam agregat hasul, telas menghasilkan hasil yang memuaskan.
PENDEKATAN LINIER PROGRAMMING METODA FINITE DIFFERENCE DALAM MENGHITUNG BEBAN BATAS DARI PELAT PERSEGI wawan wiitarnawan
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 9 No 2 (1992)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerepan pemograman maternatis terhadap analisa batas digunakan untuk menghitung beban runtuh dari pelat-pelat bujur sangkat dan persegi yang menerima beban merata. Berbagai komboniasi kondisi perletakan pelat ditinjau dalam perhitungan ini. Hasil yang diperoleh dengan menggunakan metode pendekatan ini cukup dekat dengan hasil-hasil lain yang sudah diterbitkan.
penggunaan pengolahan kata WS - 5.5 untuk memadukan gambar/ grafik dengan naskah Tony Hedytono
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 9 No 2 (1992)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam ea komputerisasi dewasa, penanganan naskah tela alzim menggunakan perangkat lunak pengolah kata. Sebagian dari naskah yang ditangani diperlukan gambar/grafik sebagai pelengkap atau penunjang naskah tersebut, sehingga para pengguna/operator komputer harus menyelesaikan naskah tersebut dengan cara menggunting dan merekat gambar/grafik tersebut secara manual. Pengolah kata WS-5.5 telah dilengkapi dengan fasilitas untuk memadukan gambar/grafik dengan naskah.
KONDISI BAHU JALAN TERHADAP PERKERASAN DAN TINJAUAN SPESIFIKASI BAHAN A Tatang Daclan
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 10 No 1 (1993)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahu jalan yang merupakan bagian dari DAMAJA ( Daerah Manfaat Jalan ) berfungsi sangat penting antara lain: sebagai daerah penahan landas pada saat kendaraan perlu berhenti darurat. Sebagai syarat kebebasan samping, sebagai penghubung melintang drainase sebelum mencapai saluran tepi, serta dalam keadaan tertentu sering digunakan sebagai tempat pejalan kaki dan pelengkap pengatur lalu lintas.
PERENCANAAN PERKERASAN JALAN KERIKIL DENGAN MENGGUNAKAN GEOTEKTILE M Furqon Affandi
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 10 No 1 (1993)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan tidak beraspal dibuat dengan meletakan agregat ( unbound ) langsung diatas subgrade yang telah disiapkan. Bilamana subgrade mempunyai shear strenghht dan CBR yang tinggi, maka persoalan yang timbul sehubungan dengan kontruksi jalan akan sedikit. Akan tetapi bilamana material subgrade adalah tanah berbutir halus dan CBR serta shear strengthnya rendah, biasanya tidak bisa mendapatkan jalan yang stabil tanpa kehilangan agregat yang masuk kedalam subgrade. Alur akan terbentuk pada permukaan jalan dan ini harus diisi kembali untuk memelihara permukaan jalan agar tetap baik. Kehilangan agregat bisa dicegah dengan memasang geotextile antara subgrade dan agregat. Meskipun geotextile fungsi utamanya untuk seperator.
HASIL PENELITIAN KADAR ASPAHALTENE DALAM ASPAL Tjijik Wasiah suroso
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 10 No 1 (1993)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aspal ideal adalah aspal yang mempunyai kadar aspahaltene antara 15 - 25 % ( rata- rata 20 % ) karena telah diketahui bahwa suatu aspal sangat ditentukan oleh jumlah aspahaltene. Kadar asphaltene tinggi menghasilkan penetrasi rendah. Apabila pen terlalu rendah make life twne aspal dapat diperkirakan akan rendah karena aspal dikatakan dalam keadaan kritis apabila penetrasi aspal -20, duktilitas < 15. Oleh karna itu perlu diketahui kadar asphaltene dalam aspal yang beredar dipasaran sehingga dapat diketahui salah satu faktor penyebab kerusakan - kerusakan secara dini pada perkerasan jalan.
PENELITIAN PENGARUH BERBAGAI ZAT ELEKTROLIT TERLARUT TERHADAP LAJU KOROSI PLAT BAJA DALAM LINGKUNGAN AIR Madi Hermadii
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 10 No 1 (1993)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zat elektrolit terlarut merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya korosi plat baja dalam lingkungan air. Di dalam terdapat berbagai jenis zat elektronik terlarut diantaranya NaF, NaCI, NaBr, Nal, dan Na2 SO4 dengan jumlah yang bervariasi. Dalam penelitian ini diteliti mengenani pengaruh berbagai jenis zat elektrolit terlarut dengan berbagai konsentrasi dan berbagai daya hantar listrik terhadap laju korosi plat baja. Ternyata hasil penelitian menunjukan bahwa konsentrasi hanya memperhatikan pengaruh jumlah zat elektrolit yang bersangkutan saja sedangkan daya hantar listrik dapat lebih umum yaitu memperhatikan pengaruh jumlah beberapa zat elektrilot terlarut terhadap laju korosi plat baja.
LONJAKAN DEFORMASI PADA BALOK BETON BERTULANG APABILA MENGALAMI RETAK Ridwan Suhud
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 10 No 2 (1993)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampai saat ini penggunaan beton bertulang sebagai bahan struktur sangat dominan. Hal ini disebabkan karena cara pembuatan cukup sederhana dan mudah, dengan kekuatan yang cukup andal. Seperti diketahui, bahwa konsep perhitungan beton bertulang dalam keadaan elastis didasarkan pada stadium retak. Namun demikian perjalanan dari keadaan utuh sampai retak pada beton tersebut, terjadi secara getas dan pada beban yang relatif rendah. Hal ini disebabkan karena kekuatan tarik beton jauh lebih kecil dibandingkan dengan kekuatan tekannya. Untuk mengetahui dampak retak pada beton bertulang ini, telah dilakukan percobaan-percobaan pada balok beton yang mempunyai penampang segi 4 dan dibebani dengan lentur murni. Percobaan-percobaan ini dilakukan di laboratorium struktur. Departement de Genie Civil, INSA-Toufouse, Perancis
PERSIAPAN TANAH DASAR UNTUK KONSTRUKSI JALAN Hermin Tjahyati
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 10 No 3 (1993)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah dasar adalah bagian bawah lapisan perkerasan yang akan menerima beban sampai batas-batas yang masih mampu dipikulnya. Sifat-sifat fisik dan daya dukung serta modulus reaksi tanahh dasar adalah faktor penting dalam menentukan dan mempersiapkan pemadatan tanah dasar dilapangan. Parameter dan daya dukung tanah dasar dapat diperbaiki dengan cara stabilisasi atau penggantian material. Pemilihan alat dan cara pemadatan di lapangan akan ikut menentukan kestabilan tanah dasar.

Filter by Year

1984 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 42 No 2 (2025) Vol 42 No 1 (2025) Vol 41 No 2 (2024) Vol 41 No 1 (2024) Vol 40 No 2 (2023) Vol 40 No 1 (2023) Vol 39 No 2 (2022) Vol 39 No 1 (2022) Vol 38 No 2 (2021) Vol 38 No 1 (2021) Vol 37 No 2 (2020) Vol 37 No 1 (2020) Vol 36 No 2 (2019) Vol 36 No 1 (2019) Vol 35 No 2 (2018) Vol 35 No 1 (2018) Vol 34 No 2 (2017) Vol 34 No 1 (2017) Vol 33 No 2 (2016) Vol 33 No 1 (2016) Vol 32 No 3 (2015) Vol 32 No 2 (2015) Vol 32 No 1 (2015) Vol 31 No 3 (2014) Vol 31 No 2 (2014) Vol 31 No 1 (2014) Vol 30 No 3 (2013) Vol 30 No 2 (2013) Vol 30 No 1 (2013) Vol 29 No 3 (2012) Vol 29 No 2 (2012) Vol 29 No 1 (2012) Vol 28 No 3 (2011) Vol 28 No 2 (2011) Vol 28 No 1 (2011) Vol 27 No 3 (2010) Vol 27 No 2 (2010) Vol 27 No 1 (2010) Vol 26 No 3 (2009) Vol 26 No 2 (2009) Vol 26 No 1 (2009) Vol 25 No 3 (2008) Vol 25 No 2 (2008) Vol 25 No 1 (2008) Vol 24 No 3 (2007) Vol 24 No 2 (2007) Vol 24 No 1 (2007) Vol 23 No 3 (2006) Vol 23 No 2 (2006) Vol 23 No 1 (2006) Vol 22 No 4 (2005) Vol 22 No 3 (2005) Vol 22 No 2 (2005) Vol 22 No 1 (2005) Vol 21 No 4 (2004) Vol 21 No 3 (2004) Vol 21 No 2 (2004) Vol 21 No 1 (2004) Vol 20 No 4 (2003) Vol 19 No 3 (2002) Vol 19 No 2 (2002) Vol 19 No 1 (2002) Vol 18 No 2 (2001) Vol 18 No 1 (2001) Vol 17 No 2 (2000) Vol 17 No 1 (2000) Vol 16 No 3 (2000) Vol 16 No 2 (1999) Vol 15 No 4 (1999) Vol 15 No 1 (1998) Vol 15 No 3 (1997) Vol 15 No 1 (1997) No 4 (1997) No 2 (1997) Vol 13 No 2 (1996) Vol 13 No 1 (1996) No 4 (1996) No 3 (1996) Vol 12 No 3 (1995) Vol 12 No 2 (1995) Vol 12 No 1 (1995) Vol 11 No 1 (1994) Vol 10 No 3 (1993) Vol 10 No 2 (1993) Vol 10 No 1 (1993) Vol 9 No 4 (1993) Vol 9 No 3 (1992) Vol 9 No 2 (1992) Vol 9 No 1 (1992) Vol 8 No 3 (1992) Vol 7 No 3 (1991) No 2 (1991) No 1 (1991) No 1 (1990) No 2 (1989) No 1 (1989) No 4 (1987) No 2 (1987) No 1 (1987) No 1 (1986) No 3 (1985) No 3 (1984) No 2 (1984) No 1 (1984) More Issue