cover
Contact Name
Muhammad Isrul
Contact Email
isrulfar@gmail.com
Phone
+628114053811
Journal Mail Official
jurnalpharmaciamw@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jend. A.H. Nasution No. G-37, Kambu, Kendari, Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
ISSN : -     EISSN : 28296850     DOI : https://doi.org/10.54883/jpmw
Core Subject : Health,
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya (JPMW) Merupakan Jurnal dengan system Open Journal untuk informasi bidang ilmu farmasi yang memuat kajian tentang ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bentuk tulisan ilmiah, studi kepustakaan dan studi empirik. Bidang ruang lingkup naskah yang diterbitkan dalam Jurnal Pharmacia Mandala Waluya (JPMW) antara lain Farmakologi, Teknologi Sediaan Farmasi, Farmakognosi-Fitokimia, Mikrobiologi, Kimia Farmasi, dan Farmasi Klinik-Komunitas.
Articles 153 Documents
Uji Aktivitas Antimikroba Fraksi Etanol dan n-Heksan Daun Melinjo (Gnetum gnemon L.) Terhadap Bakteri Escherichia coli dan Jamur Candida albicans Isnawati, Nur; Isrul, Muhammad; Himaniarwati
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v5i2.350

Abstract

Gnetum gnemon L. dimanfaatkan sebagai pengobatan tradisional untuk menghambat pertumbuhan mikroorganisme, karena memiliki kandungan metabolit sekunder yaitu flavonoid, tanin, alkaloid, steroid, saponin yang dapat menghambat pertumbuhan mikroba. Ekstrak etanol daun melinjo memiliki aktivitas terhadap penghambatan pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan jamur Candida albicans. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas fraksi etanol dan n-Heksan daun melinjo (Gnetum gnemon L.) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan jamur Candida albicans. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian analitik. Sampel diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%, kemudian hasil ekstraksi difraksinasi dengan metode ekstraksi cair-cair menggunakan pelarut etanol dan n-Heksan. Pengujian antimikroba dilakukan menggunakan metode paper disk, Amoxicillin dan Ketokonazole sebagai kontrol positif antimikroba. Analisis data dilakukan menggunakan Uji One Way Anova dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi etanol daun melinjo terhadap bakteri Escherichia coli memiliki daya hambat pada konsentrasi 30% (10,2 mm), konsentrasi 40% (11,8 mm), konsentrasi 50% (13,1 mm), sedangkan pada fraksi n-Heksan tidak memiliki aktivitas antimikroba. Dan fraksi etanol daun melinjo terhadap jamur Candida albicans memiliki daya hambat pada konsentrasi 30% (8,5 mm), konsentrasi 40% (10 mm), konsentrasi 50% (11,3 mm), dan pada fraksi n-Heksan tidak memiliki aktivitas antimikroba. Pengujian menggunakan uji One Way Anova menunjukkan fraksi etanol daun melinjo (Gnetum gnemon L.) memiliki aktivitas antimikroba terhadap bakteri Eschrichia coli dan jamur Candida albicans dengan nilai signifikan p < 0,05. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan dari tiap konsentrasi dalam menghambat mikroba. Perlu dilakukan penelitian lanjutan penetapan kadar senyawa total dari fraksi daun melinjo (Gnetum gnemon L.).
Kajian Interaksi Obat Pada Pasien Dispepsia di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum (RSU) Aliyah I Kota Kendari Mutiara; Lolok, Nikeherpianti; Useng, Yusuf
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v5i2.352

Abstract

Interaksi obat merupakan kejadian interaksi yang dapat terjadi bila penggunaan bersamaan dua macam obat atau lebih.Interaksi obat dapat menghasilkan efek yang menguntungkan dan merugikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi serta presentase kejadian interaksi obat dispepsia pada pasien rawat inap di RSU Aliyah I kota kendari. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang dilakukan secara retrospektif yaiu mengumpulkan data sekunder berupa rekam medik pasien dispepsia. Populasi pasien sebanyak 145 dan yang memenuhi kriteria inklusi yaitu sebanyak 106 pasien. Analisis terajadinya interaksi obat dilakukan dengan menggunkan www.drugs.com, Lexicomp Drug Information Handbook edisi 21, dan www.medscape.com. Analisis interaksi obat dikategorikan ke dalam tingkat keparahan minor, moderat, dan major. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan Teknik purposive sampling. Hasil penelitian ditemukan bahwa potensi kejadian interaksi obat pada pasien dispepsia di RSU Aliyah I Kota Kendari, didapatkan 3 pasien interaksi obat berdasarkan tingkat keparahan minor 3 kasus (2, 8%), kemudian tidak ditemukannya kejadian interaksi tingkat keparahan moderate dan interaksi tingkat keparahan major pada pasien dispepsia rawat inap di RSU Aliyah 1 kota kendari. Potensi interaksi obat yang terjadi pada pasien dispepsia dengan penyakit penyertanya dapat diliat dari interaksi yang terjadi penggunaan ranitidine dan paracetamol, kemudian penggunaan ranitidine dan ketorolac, serta kombinasi lansoprazole dan mecobalamin. Disarankan untuk penelitian selanjutnya agar melakukan pengembangan identifikasi potensi interaksi obat lebih spesifik dan perlu adanya monitoring dan evaluasi penggunaan obat pada pasien dispepsia untuk mencegah interaksi obat.
Uji Aktivitas Gastroprotektif Ekstrak Etanol Rumput Laut Merah (Eucheuma cottoni) Pada Mencit (Mus musculus) Yang Diinduksi Aspirin H. Muh Sale, Yusri Indah; Yuliastri, Wa Ode; Pusmarani, Jastria
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v5i2.426

Abstract

Gastroprotektif merupakan kemampuan faktor endogen tertentu untuk melindungi mukosa lambung. gastroprotektiftergantung pada keseimbangan antara mekanisme agresif dan defensif dan dalam keberhasilan pengobatan (tukak lambung, komplikasi gastrointestinal atas). Salah satu tanaman yang banyak dimanfaatkan sebagai obat adalah rumput laut merah (Eucheuma cottoni). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas gastroprotektif ekstrak etanol rumput laut merah (Eucheuma cottoni) pada mencit (Mus musculus). Jenis penelitian ini adalah analitik eksperimental. Sampel diekstraksimenggunakan metode maserasi. Skrining metabolit sekunder terhadap alkaloid, flavonoid, tanin, saponin dan triterpenoid. Uji pendahuluan dosis penginduksi untuk menentukan dosis optimal. Pengujian aktivitas gastroprotektif dengan menggunakan kontrol positif (sukralfat dosis 500 mg/5 ml), kontrol negatif (Na.CMC 0,5%), kontrol induksi (aspirin dosis 1000 mg/kgBB), serta 3 kontrol perlakuan suspensi rumput laut merah dosis 200 mg/kgBB, 400 mg/kgBB dan 600 mg/kgBB. Jenis analisis data menggunakan uji Krusal Wallis dilanjutkan dengan uji Mann Whitney. Hasil penelitian ekstrak etanol rumput laut merah (Eucheuma cottoni). memiliki aktivitas gastroprotektif pada mencit (Mus musculus) yang diinduksi aspirin menunjukkan bahwa pemberian ekstrak rumput laut merah dapat melindungi mukosa lambung dari kerusakan akibat penginduksi aspirin menunjukkan nilai signifikan p = 0,001<0,05. Ekstrak rumput laut (Euchuma cottoni) dengan dosis 400 mg/kgBB dan 600 mg/kgBB efektif memberikan aktivitas gastroprotektif yang sebanding dengan sukralfat yang dilihat dari skor ulkus yakni 100%. Sebaikanya perlu dilakukan uji toksisitas yang mungkin timbul akibat ekstrak rumput laut merah (Euchuma cottoni)