cover
Contact Name
Muhammad Isrul
Contact Email
isrulfar@gmail.com
Phone
+628114053811
Journal Mail Official
jurnalpharmaciamw@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jend. A.H. Nasution No. G-37, Kambu, Kendari, Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
ISSN : -     EISSN : 28296850     DOI : https://doi.org/10.54883/jpmw
Core Subject : Health,
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya (JPMW) Merupakan Jurnal dengan system Open Journal untuk informasi bidang ilmu farmasi yang memuat kajian tentang ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bentuk tulisan ilmiah, studi kepustakaan dan studi empirik. Bidang ruang lingkup naskah yang diterbitkan dalam Jurnal Pharmacia Mandala Waluya (JPMW) antara lain Farmakologi, Teknologi Sediaan Farmasi, Farmakognosi-Fitokimia, Mikrobiologi, Kimia Farmasi, dan Farmasi Klinik-Komunitas.
Articles 132 Documents
Hubungan Kualitas Pelayanan Kefarmasian Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Instalasi Farmasi RSUD Kota Kendari Lestari, Sindi; Hadju, Lodes; Ridwan, Bai Athur
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i4.217

Abstract

Kepuasan pasien dapat dikatakan sebagai tolak ukur untuk mengetahui kualitas pelayanan yang diberikan oleh Rumah Sakit. Berdasarkan laporan data di Instalasi Farmasi RSUD Kota Kendari, terjadi penurnan jumlah kunjungan pasien rawat jalan pada tiga tahun terakhir. Jumlah kunjungan pasien tahun 2020 sebanyak 47.432, tahun 2021 sebanyak 42.993 dan tahun 2022 sebanyak 37.657 pasien. Kemudian adanya keluhan pasien terkait ketersediaan obat dan waktu tunggu obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dimensi bukti fisik, kehandalan, ketanggapan, jaminan dan empati terhadap kepuasan pasien. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 19.185 pasien. Sampel yang digunakan sebanyak 100 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling. Metode analisis yang digunakan yaitu uji Chi square pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan sedang dimensi kehandalan (p value = 0,005 ≤ 0,05) dan hubungan kuat dimensi ketanggapan (p value = 0,000 ≤ 0,05) terhadap kepuasan pasien. Serta tidak terdapat hubungan antara dimensi bukti fisik (p value = 0,136 > 0,05), dimensi jaminan (p value = 0,051 > 0,05), dan dimensi empati (p value = 0,150 > 0,05) terhadap kepuasan pasien. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara dimensi kehandalan dan ketanggapan terhadap kepuasan pasien dan tidak terdapat hubungan antara dimensi bukti fisik, jaminan dan empati terhadap kepuasan pasien.
Uji Efektivitas Ekstrak Etanol Kulit Batang Pule (Alstonia scholaris R.Br) Sebagai Penurunan Kadar Gula Darah Terhadap Mencit Jantan (Mus Musculus) Yang Diinduksi Aloksan Nasikin, Khoirul; Noviyanti, Wa Ode Nova; Nasir, Nur Herlina
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i4.219

Abstract

Diabetes mellitus merupakan kelompok penyakit metabolisme yang ditandai dengan hiperglikemia akibat cacat pada sekresi insulin, aksi insulin atau keduanya serta terjadi perubahan progresif terhadap struktur sel beta pankreas. Berdasarkan kajian empiris salah satu tanaman yang memiliki aktifitas sebagai antidibetes yaitu ekstrak etanol kulit batang pule (alstoni scholaris R. Br). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder apakah yang terdapat pada kulit batang pule (Alstonia scholaris R.Br),Bagaimana efektifitas ekstrak etenol kulit batang pule (Alstonia scholaris R.Br) terhadap penurunan kadar glukosa darah, dan Berapakah dosis yang paling efektif  dalam menurunkan kadar glukosa darah. Pada penelitian ini sampel diekstraksi menggunkan metode maserasi dengan pelarut etenol 96% penelitian ini menggunkan mencit Jantan (Mus musculus) sebanyak 15 ekor, yang di bagi menjadi 5 kelompok sehingga tiap kelompoknya terdiri dari 3 ekor mencit selanjutnya dilakukan pengujian efektifitas anti diabetes dengan menggunakan metode induksi aloksan. Analisis data dilakukan dengan One-Way Anova. Hasil uji efektifas antidiabetes terhadap mencit (Mus musculus) yang diinduksi aloksan pada hari terakhir menunjukan persen penurunan kadar glukosa darah yang paling tinggi yaitu pada dosis 250 mg/20g BB dengan persen penurunan sebesar 71%  Diharapkan dilakukan uji aktivitas penurunan kadar gula darah frksi kulit batang pule (Alstonia scholaris R.Br).
Hubungan Rasionalitas Antihipertensi Dengan Outcome Terapi Penurun Tekanan Darah Pada Pasien di RSUD Kota Kendari Rosnila; Pusmarani, Jastria; Marsidin
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i4.220

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat yang utama dan menjadi faktor resiko utama untuk penyakit kardiovaskular dan komplikasi penyakit lainnya. Data penyakit hipertensi di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari berada pada urutan pertama dari kelompok penyakit terbesar selama beberapa tahun. Pada tahun 2022 hipertensi masuk dalam kategori 10 penyakit terbesar di RSUD Kota Kendari. Hal ini berhubungan dengan rasionalitas penggunaan obat antihipertensi. Penggunaan obat yang tidak rasional dapat menimbulkan kerugian selain menambah biaya, juga dapat menimbulkan kerusakan organ tubuh, resistensi obat, dan bahkan kematian serta dapat menghambat mutu pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan rasionalitas penggunaan obat antihipertensi dengan outcome terapi pasien hipertensi rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari. Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik observasional dengan rancangan penelitian cross sectional yang dilakukan pada pasien hipertensi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari, sampel diambil dari data rekam medik pasien sesuai kriteria inklusi. Dari 412 rekam medik sampel, terdapat 80 sampel yang sesuai kriteria inklusi. Analisis data menggunakan uji statistik chi-square, dimana nilai p< 0,05 dianggap signifikan secara statistik. Hasil penelitian menunjukkan rasionalitas penggunaan obat antihipertensi sesuai kriteria: tepat pasien 98,75%, tepat obat 97,5%, tepat indikasi 100%,  dan tepat dosis 100%. Pasien yang menerima terapi antihipertensi yang rasional sebanyak 77 pasien (96,25%) , dan 79 pasien (98,75%) telah mencapai outcome terapi. Terdapat hubungan yang signifikan pada rasionalitas penggunaan obat antihipertensi dengan outcome terapi berupa tercapainya target tekanan darah pada pasien hipertensi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari yaitu p value (0,001) < 0,05.
Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Community – Acquired Pneumonia dengan Metode Gyssens di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit XX Cahyani, Uchy; Hanafi, La Ode Ali; Hasanuddin, Silviana
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i4.255

Abstract

berisi infeksius atau eksudat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi rasionalitas penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia di RSU XX berdasarkan metode Gyssens periode Januari-Desember 2022. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang dilakukan secara retrospektif yaitu mengumpulkan data sekunder berupa rekam medik pasien pneumonia, dengan total sampel 73 yang telah memenuhi kriteria inklusi. Kemudian data dibandingkan dengan menggunakan literatur Pharmaceutical Care dan Basic pharmacology Drug Note tahun 2023 kemudian dikategorikan dalam metode Gyysens. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis univariat dengan mengetahui karakteristik pasien. Hasil penelitian menunjukan evaluasi rasionalitas penggunaan antibiotik pada 73 data rekam medik dengan menggunakan metode Gyssens diperoleh beberapa kategori. Pada kategori 0 diperoleh hasil 6,8% atau sebanyak 5 penggunaan antibiotik rasional, pada kategori IIa diperoleh 4.1% atau sebanyak 3 penggunaan, Pada kategori IIIb diperoleh 79,5% atau sebanyak 58 penggunaan , pada kategori IVa didapatkan 9,6% atau sebanyak 7 penggunaan antibiotik. Dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa evaluasi rasionalitas pada pasien pneumonia rawat inap RSU XX Kota Kendari sudah menunjukkan kerasionalan berdasarkan kategori tepat indikasi dan tepat pasien tetapi belum menunjukkan kerasionalan pada kategori tepat dosis, lama pemberian dan tepat obat.
Hubungan Rasionalitas Penggunaan Obat Antidiabetes Dengan Kadar Glukosa Darah Sewaktu Pasien Rawat Jalan Diabetes Melitus Tipe II di UPTD Puskesmas Laosu Pasaeno, Nur Afriyaningsih; Ridwan, Bai Athur; Useng, Yusuf
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i4.351

Abstract

Penggunaan obat yang rasional merupakan salah satu langkah dalam upaya pembangunan Kesehatan yang mendapatkan pelayanan Kesehatan yang aman dan bermutu disetiap fasilitas Kesehatan, sehingga tercapai keselamatan pasien. Berdasarkan survei awal yang dilakukan dengan pengambilan data diabetes melitus, pasien diabetes melitus di Puskesmas Laosu meningkat selama tiga tahun terakhir. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan rasionalitas penggunaan obat antidiabetes dengan kadar glukosa darah sewaktu pasien rawat jalan diabetes melitus tipe II di UPTD Puskesmas Laosu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif non eksperimental dengan pengambilan data secara retrospekstif, yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan dan menganalisis data berupa rekam medik pasien diabetes melitus tipe II rawat jalan di UPTD Puskesmas Laosu Kabupaten Konawe. Pengolahan data dilakukan menggunakan laptop disajikan dalam tabel untuk dianalisis dengan statistik menggunakan software SPSS. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di UPTD Puskesmas Laosu, yaitu pada tepat obat 100%, tepat indikasi 100%, tepat dosis 100% dan tepat cara pemerian 100%. Berdasarkan hubungan antara rasionalitas penggunaan obat antidabetes dengan kadar glukosa darah sewaktu tidak terdapat hubungan yang signifikan antara rasionalitas dengan kadar glukosa darah sewaktu dikarenakan pengobatan yang dilakukan di Puskesmas laosu 100% telah rasional.
Aktivitas Ekstrak Etanol Batang Kayu Jawa (Lannea coromandelica) Terhadap Penyembuhan Luka Sayat Pada Kelinci (Orytolagus cuniculus) Febrianti, Inun; Fatmawati siharis; Syamsiah Pawennei
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i5.159

Abstract

Luka sayat merupakan bentuk kerusakan atau kehilangan jaringan tubuh yang disebabkan oleh benda tajam dan dapat menimbulkan pendarahan dan peradangan. Salah satu tanaman yang digunakan masyarakat secara turun- temurun untuk mengobati luka luar yaitu tanaman kayu jawa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas dari ekstrak batang kayu jawa (Lannea coromandelica) terhadap penyembuhan luka sayat pada kelinci (Orytolagus cuniculu) dan konsentrasi yang efektif memberikan aktivitas dari ekstrak etanol batang kayu jawa (Lannea coromandelica). Jenis metode penelitian ini adalah eksperimen. Metode yang digunakan ekstraksi sampel adalah soxhletasi dengan pelarut etanol 96%. Analisis data dilakukan dengan menggunakan one-way ANOVA. Varian konsentrasi yang digunakan adalah 2,5%, 5%, dan10%. Disamping itu juga digunakan povidone iodine sebagai kontrol positif, dan Na.cmc sebagai kontrol negatif. Berdasarkan perlakuan pada hewan uji panjang luka sayat yaitu 2 cm.  Masing-masing perlakuan diolesi ekstrak batang kayu jawa 2,5%, ekstrak batang kayu jawa 5%, dan ekstrak batang kayu jawa 10%. Dilakukan pengamatan selama 7 hari. Hasil penelitian menujukkan bahwa ekstrak etanol batang kayu jawa 2,5%, rata-rata penurunan panjang luka 1,42 cm, ekstrak batang kayu jawa 5% rata-rata penurunan panjang luka 1,32 cm. dan ekstrak batang kayu jawa 10% rata-rata penurunan panjang 1,42 cm. pada kontrol positif ( povidone iodine) rata-rata penurunan panjang luka 1,28 cm, dan kontrol negatif (Na.cmc) rata-rata penurunan panjang luka 1,64 cm. Hal ini ditandai dengan luka mengering pada hari ke 4, untuk ekstrak etanol batang kayu jawa (Lannea coromandelica) 10% mengering pada hari ke-5. Hal ini menujukkan bahwa ekstrak batang kayu jawa yang efektif memiliki aktivitas penyembuhan luka sayat yaitu 5%.
Uji Aktivitas Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Mengkudu (Morinda citrifolia) dan Daun Cocor Bebek (Kalanchoe pinnata) Terhadap Penyembuhan Luka Bakar Pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Nadiva, Junidar Arifatin; Yusuf, Muhammad Ilyas; Baco, Juliana
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i5.165

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas ekstrak etanol daun mengkudu (Morinda citrifolia) kombinasi daun cocor bebek (Kalanchoe pinnata) dalam menyembuhkan luka bakar pada tikus putih (Rattus norvegicus) dan mengetahui efektivitas ekstrak etanol daun mengkudu (Morinda citrifolia) kombinasi daun cocor bebek (Kalanchoe pinnata) dalam menyembuhkan luka bakar pada tikus putih (Rattus norvegicus) dibandingkan dengan Bioplacenton. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, sampel yang digunakan yaitu ekstrak etanol kombinasi daun mengkudu (Morinda citrifolia) dan daun cocor bebek (Kalanchoe pinnata) diuji aktivitasnya sebagai penyembuh luka bakar derajat II dangkal dengan menggunakan tiga konsentrasi  yaitu 20% : 5%, 15% : 10% dan 10% : 2,5% dan dengan kontrol positif (Bioplacenton) dan kontrol negatif (vaselin flavum). Hewan uji yang digunakan yaitu  tikus putih sebanyak 15 ekor. Kulit punggung tikus yang sudah dicukur bulunya dianastesi menggunakan etyl clorida spray dan ditempel alat penginduksi yang telah dipanaskan sema 1 menit. Data yang diperole dianalisis secara statistik dengan uji one way ANOVA (Analysis of Varian). Hasil penelitian ini menunjukkan kombinasi ekstrak etanol daun mengkudu dan daun cocor bebek memiliki aktivitas penyembuhan luka bakar pada konsentrasi 20% : 5% dengan presentase penyembuhan 87%, konsentrasi 15% : 10% presentase penyembuhan 78,5% dan konsentrasi 10% & 2,5% presentase penyembuhan 70%.Dari ketiga konsentrasi kombinasi ekstrak etanol daun mengkudu dan daun cocor bebek dapat disimpulkan bahwa konsentrasi ekstrak yang paling efektif sebagai penyembuh luka bakar yaitu konsentrasi 20% : 5% dengan nilai presentase 87%.
Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Pada Pasien ISPA Rawat Jalan di UPTD Puskesmas Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi Angelea, Ria; Surianto , Toto; Lolok, Nikeherpianti
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i5.211

Abstract

ISPA adalah penyakit saluran pernapasan atas atau bawah, biasanya menular yang dapat menimbulkan berbagai spektrum penyakit yang berkisar dari penyakit tanpa gejala sampai penyakit yang parah dan mematikan, tergantung pada patogen penyebabnya, faktor lingkungan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi rasionalitas penggunaan antibiotic yang tepat indikasi, tepat dosis, tepat obat, tepat pasien dan lama pemberian pada pasien ISPA Rawat jalan di Puskesmas Wangi – Wangi kabupaten Wakatobi 2023. Jenis Penelitian ini jenis penelitian ini adalah menggunakan observasi dengan metode deskriptif dengan pengambilan data secara restrosfektif  yaitu penelitian berdasarkan rekam medik pasien pada pasien terdiagnosa infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di puskesmas wangi – wangi kabupaten wakatobi pada periode bulan Januari – April tahun 2023 dan sampel di gunakan yaitu sebanyak 58  data rekam medik. Data yang di peroleh di tabulasi dalam bentuk jumlah presentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa di Puskesmas Wangi – Wangi kabupaten Wakatobi Rasionalitas penggunaan antibiotik pada Pasien ISPA yaitu di peroleh Hasil pada Tepat indikasi 100%, Tepat dosis 93,1%, Tepat Obat 100%, Tepat Pasien 100%, dan lama pemberian 100%. Dari hasil yang di peroleh dapat di simpulkan bahwa evaluasi penggunaan antibiotik pada Pasien ISPA di puskesmas Wangi – Wangi kabupaten Wakatobi  sudah menunjukan ketepatan berdasarkan Kategori Tepat indikasi, Tepat obat, Tepat pasien, dan lama pemberian Tetapi belum Menunjukan ketepatan Dosis
Uji Aktivitas Antimikroba Fraksi N-Heksan, Etil Asetat Dan Air Dari Daun Majapahit (Crescentia Cujete L.) Terhadap Bakteri Staphylococcus epidermidis dan Jamur Candida albicans Nur, Muhammad Afdal; Ridwan, Bai Athur; Hasanuddin, Silviana
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i5.229

Abstract

Penyakit infeksi adalah penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme yang bersifat patogen, diantaranya ialah bakteri, virus, fungi atau parasit. Penyakit infeksi dapat ditularkan baik secara langsung maupun tidak langsung. Terdapat beberapa jenis bakteri dan jamur patogen yang mampu bereproduksi untuk menginfeksi pada kulit manusia diantaranya ialah Staphylococcus aureus, Staphylococcus epidermidis, Pseudomonas aeruginosa, microsporum dan Candida albican.  Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik yang bertujuan Mengetahui aktivitas antimikroba fraksi n-heksan, etil asetat, dan air daun majapahit (Crescentia cujete L.) terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis dan jamur Candida albicans. Metode pengujian yang dipakai adalah metode difusi agar dengan menggunakan papper disk. Metode ekstraksi yang digunakan adalah metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96% dan dilanjukan dengan fraksinasi dengan metode partisi cair - cair. Dalam penelitian uji perbandingan fraksi n-heksan, etil asetat, dan air daun majapahit (Crescentia cujete L.) sebagai antimikroba dalam menghambat bakteri Staphylococcus epidermidis dan jamur Candida albicans. Populasi tanaman daun majapahit diperoleh dari Kelurahan Poea Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode analisis uji statistik non parametrik yaitu uji Kruskal Wallis kemudian dilanjutkan dengan uji Mann Whitney dengan taraf signifikasi yaitu P < 0,05. Berdasarkan hasil pengujian dari ketiga replikasi aktifitas antimikroba daun majapahit (Crescentia cujete L.) dengan konsentrasi 25% terbukti bahwa pada fraksi etil asetat dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis dengan diameter  rata – rata zona bening sebesar 9,8 mm kategori aktivitas sedang. Sedangkan pada jamur tidak efektif dalam menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans yang di tandai dengan tidak terlihat adanya zona bening pada media.
Analisis Pengelolaan Obat Sistem Satu Pintu Pada UPTD Puskesmas Polinggona Kabupaten Kolaka Tahun 2022 sufiati, Sufiati; Azizi Jayadipraja, Erwin; Yuliastri, Wa Ode
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i5.262

Abstract

Manajemen pengelolaan obat untuk kebutuhan obat publik didasarkan pada Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor No.74 Tahun 2016. Salah satu tujuan manajemen pengelolaan obat adalah menjamin ketersediaan obat. Manajemen pengelolaan obat yang tidak efisien dapat menyebabkan tingkat ketersediaan obat menjadi berkurang, terjadi kekosongan obat, serta banyaknya obat yang menumpuk akibat dari perencanaan yang tidak baik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan obat di Puskesmas Polinggona Kabupaten Kolaka Tahun 2022. Desain penelitian ini adalah kualitatif menggunakan metode deskriptif observasi dengan melakukan pengamatan  menggunakan wawancara langsung kepada informan yang ada dipuskesmas  Polinggona Kabupaten Kolaka, sampel pada penelitian ini yaitu menggunakan informan staf puskesmas dan pasien. Hasil penelitian yang didapatkan Manajemen pengelolaan obat yang meliputi perencanaan, permintaan, penyimpanan, pendistribusian dan pengendalian di Puskesmas Polinggona Kabupaten Kolaka sering terjadi pada penyimpanan yang tidak sesuai dengan syarat penyimpanan obat karena tidak dapat menampung semua obat dan bahan medis habis pakai . Hal itu sangat berpengaruh pada kualitas obat dan pelayanan Kesehatan. Disarankan kepada pihak Puskesmas Polinggona Kabupaten Kolaka untuk melakukan evaluasi tentang manajemen pengelolaan obat terkhusus pada kegiatan penyimpan obat agar kegiatan pengelolaan obat di Puskesmas dapat diselenggarakan dengan semaksimal mungkin dan juga diharapkan kepada Dinas kesehatan kabupaten Kolaka agar membenahi sarana dan prasarasa khususnya gudang obat.