cover
Contact Name
Muhammad Isrul
Contact Email
isrulfar@gmail.com
Phone
+628114053811
Journal Mail Official
jurnalpharmaciamw@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jend. A.H. Nasution No. G-37, Kambu, Kendari, Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
ISSN : -     EISSN : 28296850     DOI : https://doi.org/10.54883/jpmw
Core Subject : Health,
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya (JPMW) Merupakan Jurnal dengan system Open Journal untuk informasi bidang ilmu farmasi yang memuat kajian tentang ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bentuk tulisan ilmiah, studi kepustakaan dan studi empirik. Bidang ruang lingkup naskah yang diterbitkan dalam Jurnal Pharmacia Mandala Waluya (JPMW) antara lain Farmakologi, Teknologi Sediaan Farmasi, Farmakognosi-Fitokimia, Mikrobiologi, Kimia Farmasi, dan Farmasi Klinik-Komunitas.
Articles 146 Documents
Uji Aktivitas Antijamur Ekstrak Terpurifikasi Rumput Laut Merah (Eucheuma cottoni) Dipesisir Desa Tampo Kabupaten Muna Dalam Menghambat Pertumbuhan Jamur Candida albicans dan Aspergillus flavus Hardianti, Puspa; Ridwan, Bai Athur; Firmansyah
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i5.279

Abstract

Antifungi merupakan zat berkhasiat yang digunakan untuk penanganan penyakit yang di sebabkan oleh jamur (kandidiasis). Suatu senyawa dikatakan zat antijamur apabila senyawa tersebut mampu menghambat pertumbuhan jamur. Salah satu tanaman yang dapat berpotensi sebagai antijamur yaitu rumput laut merah (Eucheuma Cottoni). Penelitian ini bertujuan untuk potensi ekstrak terpurifikasi rumput laut merah dalam menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans dan Aspergillus flavus dan mengetahui konsentrasi yang optimal dalam menghambat pertumbuhan jamur. Jenis penelitian eksperimental. Metode yang digunakan yaitu metode ekstraksi maserasi dan ekstraksi cair-cair. Selanjutnya skrining fitokimia untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder rumput laut merah dan dilakukan uji aktivitas antijamur menggunakan metode sumuran pada jamur Aspergillus flavus dan Candida albicans. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil ekstraksi terpurifikasi rumput laut merah (Eucheuma Cottoni) menghasilkan rendemen 8,5 gram dan skrining fitokimia ekstrak purifikasi rumput laut merah mengandung metabolit senyawa flavanoid, saponin, steroid, tanin, dan alkaloid. Data penelitian dianalisis secara statistik menggunakan uji ONE WAY ANOVA. Ekstrak terpurifikasi rumput laut merah dilakukan uji aktivitas antijamur dengan metode sumuran menggunakan media PDA dengan pada konsentrasi 15%, 20%, 25% dan kontrol positif dapat menghambat pertumbuhan jamur Aspergillus flavus dengan rata-rata zona hambat masing-masing yaitu 10,4 mm, 11,4 mm, 12,2 mm, dan 3,9 mm serta memiliki aktivitas antijamur pada jamur Candida albicans masing-masing yaitu 12,3 mm, 13,1 mm, 11,4 mm dan 9,1 mm. Diharapkan bagi peneliti selanjutnya dapat melanjutkan penelitian ini dengan melakukan uji aktivitas dengan menggunakan bakteri atau jamur yang berbeda, Seperti pada bakteri Staphylococcus aureus dan jamur Blastomycosis
Uji Toksisitas Akut Ekstrak Etanol Daun Suruhan (Peperomia pellucida L. Kunth) Terhadap Mencit (Mus muscullus) Irmayanti, Sukma; Dewi, Citra; Natsir, Nur Herlina
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i5.408

Abstract

Uji toksisitas adalah suatu uji untuk mendeteksi efek toksik suatu zat pada sistem biologi dan untuk memperoleh data dosis-respon yang khas dari sediaan uji. Penelitian merupakan penelitian secara eksperimental laboratorium. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Penelitian ini  merupakan (penelitian analitik secara eksperimental  laboratorium yang bertujuan untuk mengetahui toksisitas dari  ekstrak daun suruhan (Peperomia pellucida L. Kunth) terhadap mencit (Mus musculus). Metode yang digunakan sekelompok hewan uji dengan jenis kelamin yang sama diberikan dosis bertingkat menggunakan metode fixed dose antara lain: dosis 5 mg/kgBB, 50 mg/kgBB, 300 mg/kgBB, dan 2000 mg/kgBB dan 5000 mg/kgBB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ekstrak daun Suruhan (Piperomia pellucida L. Kunth) Hasil kandungan metabolit sekunder yang didapat didalam ekstrak adalah positif Alkaloid, Flavonoid, saponin, tanin, dan steroid. Ekstrak etanol daun suruhan (Piperomia pellucida L. Kunth) menyebabkan efek gejala toksisitas sesuai parameter (dimana) gejala efek toksik seperti groaming, salivasi dan tremor. (Nilai LD50  tidak adanya kematian yang terjadi pada semua kelompok sehingga nilai LD50  tidak dapat dihitung. jika pada dosis maksimal tidak terdapat kematian pada hewan coba, maka senyawa tersebut termasuk dalam kriteria “Praktis Tidak Toksik”). Diharapkan pada penelitian selanjutnya Perlu adanya penelitian lanjutan untuk melihat kerusakan atau perbaikan pada suatu fungsi organ dengan parameter lainnya seperti histopatologi organ biokimia darah
Penetapan Kadar Flavonoid Total dan Analisis Aktivitas Antioksidan Pada Jamur Merang (Volvariella volvacea Bull) dengan Metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil) Selvianti; Abdurrahman, Syawal; Kadarman, Achmad
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i6.145

Abstract

Jamur merang merupakan salah satu tanaman pangan yang berkhasiat obat. Kandungan utama jamur merang adalah air, dan mengandung zat gizi makro dan mikro yang cukup tinggi. Jamur merang juga mengandung senyawa flavonoid, senyawa polifenol, senyawa volvatoksin dan flamutoksin sebagai antioksidan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar total senyawa flavonoid serta mengetahui kadar antioksidan dari ekstrak metanol jamur merang (Volvariella volvacea Bull.)Penelitian ini merupakan eksperimental laboratoris, simplisia jamur merang (Volvariella volvacea Bull.)diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut metanol, untuk penentuan kadar flavonoidtotal dengan pembanding quersetin ditentukan secara spektrofotometri UV-Vis dengan panjang gelombang 436 nm, adapun uji aktivtas antioksidan digunakan metode DPPH spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 517 dengan pembanding vitamin C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil dari maserasi ekstrak jamur merang (Volvariella volvacea Bull.)diperoleh berat ekstrak 37 gram dengan persen rendemen 23,87%. Ekstrak jamur merang (Volvariella volvacea Bull.) dengan berat ekstrak 0,01 gram diperoleh kadar flavonoid total sebesar 20% b/v mg/mL. Sedangkan uji aktivitas antioksidan ekstrak jamur merang (Volvariella volvacea Bull.) diperoleh dengan nilai IC50 sebesar 128.6277416 µg/mL dan untuk kontrol positif vitamin C diperoleh nilai IC50 sebesar 11.66666667µg/mL. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kandungan flavonoid yang dimiliki oleh jamur merang dengan nilai sebesar 20% b/v mg/mL dan aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 128.6277416 µg/mL dinyatakan dalam kategori cukup baik. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan melakukan fraksinasi senyawa flavonoid dan juga membuat sediaan farmasi yang cocok dari ekstrak metanol jamur merang (Volvariella volvacea Bull) yang mempunyai aktivitas antioksidan.  
Identifikasi Senyawa Dan Uji Efek Antidiabetes Melitus Ekstrak Terpurifikasi Daun Cengkeh (Syzygium aromaticum) Pada Mencit (Mus musculus) Dengan Induksi TTGO dan Induksi Aloksan Susana, Sri Riska Wahyu; Lolok, Nikeherpianti; Bariun, La Ode
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i6.198

Abstract

Diabetes melitus atau penyakit kencing manis merupakan penyakit menahun yang dapat diderita seumur hidup. Diabetes melitus disebabkan oleh gangguan metabolisme yang terjadi pada organ pankreas yang ditandai dengan peningkatan gula darah atau sering disebut dengan kondisi hiperglikemia yang disebabkan karena menurunnya jumlah insulin dari pankreas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa yang terkandung dalam ekstrak terpurifikasi daun cengkeh (Syzygium aromaticum) dan aktivitas antidiabetes melitus pada mencit yang diberikan ekstrak terpurifikasi daun cengkeh dengan induksi glukosa dan induksi aloksan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium. Sampel diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%, kemudian dilakukan purifikasi menggunakan metode ekstraksi cair-cair dengan pelarut etil asetat:aquadest (1:1). Selanjutnya dilakukan skrining fitokimia untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder apa saja yang terkandung dalam ekstrak terpurifkasi daun cengkeh (Syzygium aromaticum). Ekstrak terpurifikasi daun cengkeh (Syzygium aromaticum) dengan dosis 300 mg/KgBB diujikan sebagai antidiabetes dengan 2 metode induksi TTGO (glukosa) dan Aloksan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan One-Way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji LSD. Hasil skrining fitokimiasenyawa kimia yang terkandung dalam ekstrak terpurifikasi daun cengkeh (Syzygium aromaticum) yaitu senyawa alkaloid, fenol, tannin, saponin, flavonoid, dan steroid. Hasil induksi TTGO (glukosa) dan induksi aloksan pada uji efek antidiabetes melitus dengan ekstrak terpurifikasi daun cengkeh (Syzygium aromaticum) 300 mg/KgBB terhadap mencit secara signifikan dapat menurunkan kadar gula darah dibandingkan kontrol negatif (p<0,05) dan hasilnya tidak berbeda nyata dengan kelompok kontrol positif (p>0,05).
Uji Aktivitas Antibakteri Fraksi n-Heksan, Etil Asetat Dan Air Daun Lamtoro (Leucaena leucocephala (Lam.) de Wit) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli dan Stapylococcus aureus Irmayana; Rasyid, Sri Anggarini; Hamiru, La Ode
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i6.218

Abstract

Penyakit infeksi adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri atau mikroorganisme yang patogen, yang masuk dan berkembang biak di dalam jaringan tubuh. Diantaranya bakteri yang dapat menyebabkan infeksi adalah bakteri Escherichia coli dan Stapylococcus aureus. Daun lamtoro (Leucaena leucocephala (Lam.) de Wit) mengandung senyawa yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa kimia dan untuk mengetahui aktivitas antibakteri fraksi n-heksan, etil asetat dan air daun lamtoro (Leucaena leucocephala (Lam.) de Wit) terhadap bakteri Escherichia coli dan Stapylococcus aureus. Jenis penelitian ini penelitian analitik dengan populasi berupa tanaman lamtoro (Leucaena leucocephala (Lam.) de Wit) dengan sampel daun lamtoro (Leucaena leucocephala (Lam.) de Wit). Penelitian ini menggunakan metode difusi cakram kertas, kontrol positif ciprofloxacin, kontrol negatif DMSO serta sampel fraksi n-heksan, etil asetat dan air dengan konsentrasi 12,5%, 25% dan 50%. Metode analisis data dilakukan dengan uji kruskal wallis dilanjutkan uji mann whitney dan uji One Way Anova di lanjutkan uji LSD. Hasil penelitian menunjukan bahwa fraksi n-heksan, etil asetat, dan air dari daun lamtoro memiliki aktivitas terbaik pada konsentrasi 50% dengan zona hambat berturut-turut 17,33 mm, 18,99 mm, dan 17,99 mm dalam menghambat bakteri Escherichia coli dan termasuk dalam kategori kuat. Sedangkan dalam menghambat bakteri Stapylococcus aureus memiliki aktivitas terbaik pada konsentrasi 25-50% dengan zona hambat fraksi n-heksan 7,67 mm, etil asetat 10,11 mm dan air 7,67 mm yang termasuk dalam kategori sedang. Sebaiknya peneliti berikutnya melanjutkan penelitian menggunakan bakteri lain dan dapat dikembangkan formulasi sediaan dari fraksi daun lamtoro (Leucaena leucocephala (Lam.) de Wit).
Analisis Drug Related Problems (DRPs) Obat Antidepresan Pada Pasien Depresi di Rumah Sakit Jiwa Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara Hadawiyah, Silviatul; Lolok, Nikeherpianti; Hanafi, Laode Ali
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i6.246

Abstract

Drug Related Problems (DRPs) merupakan masalah yang akan terjadi yang berkaitan dengan terapi obat yang sedang digunakan oleh penderita. Kejadian DRP merupakan penyebab kematian 4 dari 6 orang pasien dan biaya untuk kejadian DRP dua kali lebih besar dibandingkan terapi yang sebenarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengedintifikasi kejadian dan angka kejadian DRP kategori interaksi obat overdose, underdose, ada obat tidak ada indikasi, ada indikasi tidak ada obat, reaksi obat yang tidak diharapkan pada pasien depresi di Rumah Sakit Jiwa Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara. Jenis penelitian ini bersifat deskriktif dilaksanakan secara retrospektif. Populasi dalam penelitian ini semua data rekam medis pasien depresi rawat jalan sebanyak 45 pasien. Teknik penentuan sampel menggunakan teknik sampling jenuh atau sampling sensus, yaitu semua anggota populasi dijadikan sampel. Berdasarkan analisis pada 45 data rekam medis dengan diagnosis akhir mengalami depresi yang menjalani rawat jalan sejak periode Januari – Desember 2022 di Rumah Sakit Jiwa Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya DRP pada kategori interaksi obat sebanyak 15 pasien dengan presentase (100%) sedangkan pada overdose, underdose, ada obat tidak ada indikasi, ada indikasi tidak ada obat dan reaksi obat yang tidak diharapkan tidak didapatkan kasus DRP. Perlu adanya peran yang maksimal dari dari dokter dan farmasi di Rumah Sakit Jiwa untuk memonitoring dan mengevaluasi penggunaan obat pada pasien agar tidak terjadi DRPs. Untuk pada peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian secara prospektif agar dapat mengamati pengobatan yang diberikan kepada pasien yang tidak dapat diamati secara retrospektif.
Analisis Hubungan Manajemen Sistem Satu Pintu dengan Kepuasan Pasien Pada Instalasi Farmasi di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari Putri, Desi Septiana; Lolok, Nikeherpianti; Useng, Yusuf
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i6.265

Abstract

Instalasi farmasi rumah sakit adalah departemen atau unit bagian di suatu rumah sakit di bawah pimpinan apoteker yang memenuhi persyaratan peraturan perundang undangan yang berlaku dan kompeten secara proposional farmasi rumah sakit dengan fasilitas penyelenggaraan yang bertanggung jawab atas seluruh pekerjaan dan pelayanan Kefarmasian yang terdiri atas pelayanan paripurna mengcakup Perencanaan, produksi penyimpanan sediaan farmasi,dispensing obat berdasarkan resep penderita rawat inap dan rawat jalan. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan desain cross sectional. Sampel pada penelitian sebanyak 54 sampel. di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari. Metode analisis menggunakan uji Chi square. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan antara dimensi pendaftaran resep, penggkajian dan pelayanan resep, pelayanan informasi obat, pelayanan konseling, evaluasi penggunaan obat, monitoring efek samping obat dengan tingkat kepuasan pasien (hubungan sedang) dan tidak ada hubungan antara pemantauan terapi obat, pembayaran resep dengan tinggkat kepuasan pasien (hubungan lemah). Kesimpulan penelitian ini harapkan dapat menjadi informasi yang berharga dalam mengkaji sekaligus sebagai bahan dalam memberikan kualitas pelayanan sehingga meningkatkan kepuasan pasien.
Penetapan Kadar Flavonoid Total Dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Herba Rambusa (Passiflora feotida L) Dengan Metode DPPH (2,2- diphenyl-1-picrylhydrazyl) Khairunnisa, Ines Zahara; Ida Fitriah, Wa Ode; Saafi, La Ode; Wijayanti, Putri Mega; Syafrie, Firhani Anggriani; W. Alani, Fitriani
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i6.300

Abstract

Tubuh manusia memiliki sistem pertahanan endogen terhadap serangan radikal bebas. Jumlah radikal bebas dapat mengalami peningkatan yang diakibatkan faktor stres, dan polusi lingkungan menyebabkan sistem pertahanan tubuh yang ada tidak memadai, sehingga tubuh membutuhkan tambahan antioksidan dari luar yang dapat melindungi dari serangan radikal bebas, salah satu tanaman yang bermanfaat sebagai antioksidan yaitu tanaman rambusa (Passiflora feotida L). Antioksidan yang terkandung dalam ekstrak herba rambusa dapat berupa golongan flavonoid, Flavonoid merupakan senyawa yang berperan sebagai antioksidan .Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar flavonoid total dan aktivitas antioksidan dari herba rambusa. Jenis penelitian adalah eksperimental. Penetapan kadar flavonoid total diukur menggunakan spektrofotometri UV-Vis 436 nm dan pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol herba rambusa ini memiliki nilai Kadar flavonoid total yaitu 97,2 mgQE/g atau 9,72%. Herba rambusa memiliki memiliki aktivitas antioksidan dengan kategori kuat dengan nilai <100 µg/ml. Hal tersebut dapat dilihat dari nilai IC50 sampel ektrak herba rambusa yang memiliki nilai 64,77 µg/ml
Uji Aktivitas Antimikroba Ekstrak Etanol Daun Sambang Darah (Excoecaria cochinchinensis. Lour) TerhadaP Propionibacterium acnes dan Malassezia Furfur Sa'adia, Nur Ainun; Fauziah, Rismayanti; Trisnaputri, Dian Rahmaniar
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i6.411

Abstract

Tanaman sambang darah (Excoecaria cochinchinensis. Lour) dipercayai oleh masyarakat mempunyai khasiat sebagai salah satu tanaman alam yang dapat dijadikan pengobatan berbagai penyakit. Tanaman ini dari keluarga Euphorbiaceae mempunyai aktivitas antimikroba, juga mengandung alkaloid, flavonoid, saponin dan tanin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak etanol daun sambang darah (Excoecaria cochinchinensis. Lour) terhadap Propionibacterium acnes dan Malassezia furfur dan berapa konsentrasi optimum ekstrak etanol daun sambang darah (Excoecaria cochinchinensis. Lour) yang dapat menghambat Propionibacterium acnes dan Malassezia furfur. Penelitian ini eksperimental berskala laboratorium, simplisia daun sambang darah sebanyak 1000 g diekstraksi dengan metode maserasi digunakan pelarut etanol 96%, ekstrak etanol daun sambang darah (Excoecaria cochinchinensis. Lour) dilakukan skrining fitokimia. Kemudian dilakukan uji aktivitas antimikroba pada konsentrasi 10%, 15% dan 20% menggunakan metode difusi sumuran untuk melihat diameter zona hambat. Analisis data dilakukan dengan metode one way Anova dan dilanjutkan dengan uji LSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun sambang darah (Excoecaria cochinchinensis. Lour) mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin dan saponin, memiliki aktivitas antimikroba terhadap Propionibacterium acnes dan Malassezia furfur. Dan konsentrasi 20% merupakan konsentrasi yang paling efektif sebagai antimikroba terhadap Propionibacterium acnes dengan diameter zona hambat 10,8±0,51 dan Malassezia furfur dengan diameter zona hambat 5,2±0,72.
Hubungan Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Terhadap Capaian Suhu Tubuh Pada Pasien Demam Tifoid di Puskesmas Konda Kabupaten Konawe Selatan Agustina, Dinda Tri; Ridwan, Bai Athur; Tasman; Prasetyo, Mulyadi
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v5i1.210

Abstract

Demam Tifoid merupakan suatu penyakit infeksi sistemik bersifat akut yang disebabkan oleh Salmonella typhi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan rasionalitas penggunaan antibiotik yang tepat indikasi, tepat dosis, tepat obat dan tepat pasien terhadap capaian suhu tubuh pada pasien demam tifoid rawat inap di Puskesmas Konda Kabupaten Konawe Selatan tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Populasi yang digunakan dalam penelitian adalah seluruh data rekam medis pasien demam tifoid rawat inap di Puskesmas Konda Kabupaten Konawe Selatan tahun 2022 dan sampel yang digunakan yaitu sebanyak 61 data rekam medis yang memenuhi kriteria inklusi. Data yang diperoleh di tabulasi dalam bentuk jumlah persentasi. Hubungan rasionalitas dengan capaian suhu tubuh dianalisis dengan metode Chi Square 95% signifikasi jika P < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Puskesmas Konda Kabupaten Konawe Selatan rasionalitas penggunaan antibiotik pada pasien demam tifoid yaitu diperoleh hasil 100% pasien tepat indikasi, 78,7% tapat dosis, 100% tepat obat dan 95,1% tepat pasien. Terdapat hubungan antara rasionalitas dengan capaian suhu tubuh dilihat dari nilai signifikasi P < 0,05 (P = 0,01). Berdasarkan hasil tersebut, diharapkan bagi peneliti selanjutnya dapat melanjutkan penelitian ini dengan melakukan penelitian yang menggunakan metode yang berbeda.