cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 2,141 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3 (2025)" : 2,141 Documents clear
Konsep – Konsep yang Berkaitan dengan IPS di SD Sri Wana Tri Ayu; Elisabeth Nopianty; Padillah Annur; Najatamara Najatamara; Khairunnisa Khairunnisa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan konsep-konsep yang berkaitan dengan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di Sekolah Dasar serta implikasinya terhadap pembelajaran. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara guru, observasi proses pembelajaran, serta studi dokumentasi terhadap kurikulum dan buku ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep utama IPS di SD meliputi bidang geografi (ruang, lokasi, lingkungan), sejarah (waktu, peristiwa, tokoh), ekonomi (kebutuhan, produksi, distribusi), sosial budaya (norma, kerjasama, keberagaman), serta kewarganegaraan (hak dan kewajiban, simbol negara, persatuan). Konsep-konsep tersebut diajarkan secara sederhana, kontekstual, dan terintegrasi dalam pembelajaran tematik, sehingga lebih mudah dipahami oleh siswa dan mampu menanamkan nilai sosial serta karakter kebangsaan. Analisis data menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis pengalaman langsung efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa sekaligus membentuk sikap kritis, peduli, dan bertanggung jawab. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran IPS di SD tidak hanya berperan dalam penguasaan pengetahuan sosial dasar, tetapi juga dalam penguatan nilai dan pembentukan karakter. Oleh karena itu, guru disarankan untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang kreatif dan kontekstual, sedangkan penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas model pembelajaran tertentu dalam memperdalam pemahaman konsep IPS di tingkat dasar.
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning terhadap Hasil Belajar Siswa pada Pelajaran IPA di Kelas IV SD Muhammadiyah 01 Pematangsiantar Nudia Lis Shalawati; Sahril Gajah; Salim Efendi; Eduardo Sianturi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh dari Model Pembelajaran Discovery Learning terhadap hasil belajar pelajaran IPA pada siswa kelas IV SD Muhammadiyah 01 Pematangsiantar. Populasi penelitian ini adalah 26 orang siswa kelas IV. Sampel ini adalah sampel jenuh, yang di mana seluruh populasinya dijadikan sebuah sampel. Data pada penelitian ini diperoleh dari kegiatan penelitian yang dilakukan di SD Muhammadiyah 01 Pematangsiantar. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan Uji – T. Proses analisis data yang dilakukan terlebih dahulu adalah Uji Instrumen, Statistik Deskriptif dan Uji Hipotesis dengan taraf signifikansi P < 0,05. Adapun temuan penelitiannya adalah dari hasil Uji – T didapatkan nilai P sebesar 0,00, dimana dengan menggunakan taraf signifikansi sebesar 0,05 (5%), maka disimpulkan P < 0,05 yakni, P 0,00 < 0,05, yang artinya terdapat pengaruh yang positif. Maka Ha diterima dan Ho ditolak. Sementara untuk melihat seberapa besarnya peningkatan presentase pada nilai siswa setelah diterapkannya model pembelajaran Discovery Learning dapat dilihat dari nilai rata rata untuk Pretest sebesar 61,15 dan Posttest sebesar 85,38, dimana 85,38 – 61,15 = 24,23 artinya terjadi peningkatan nilai rata-rata yang signifikan, yaitu sebesar 24,23 (39,63%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model Discovery Learning memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap hasil belajar pelajaran IPA pada siswa kelas IV SD Muhammadiyah 01 Pematangsiantar.
Pengaruh Omni-Channel Marketing dan E-Servicescape Terhadap Customer Loyalty Gojek (Studi Pada Pengguna Gojek di Kota Medan) Septi Paulina Purba; Onan Marakali Siregar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4173

Abstract

Kemajuan teknologi informasi dan telekomunikasi di Indonesia telah merambah berbagai lapisan masyarakat sehingga menciptakan persaingan bisnis yang semakin kompetitif termasuk di sektor transportasi. Gojek sebagai salah satu platform transportasi online terbesar di Indonesia perlu memahami faktor-faktor yang berkontribusi terhadap loyalitas pelanggan guna mempertahankan pangsa pasar. Dalam konteks ini, omni-channel marketing dan e-servicescape diidentifikasi sebagai variabel penting untuk memengaruhi tingkat loyalitas pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi omni-channel marketing dan e-servicescape terhadap customer loyalty pengguna Gojek di Kota Medan. Pengaruh antara omni-channel marketing dan e-servicescape akan dianalisis secara parsial dan simultan terhadap customer loyalty. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden pengguna Gojek di Kota Medan. Kuesioner terdiri dari pertanyaan yang mengukur omni-channel marketing, e-servicescape dan customer loyalty. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa omni-channel marketing berpengaruh positif terhadap customer loyalty, dengan nilai thitung sebesar 3,407 yang lebih besar dari ttabel dan tingkat signifikansi 0,001 yang lebih kecil dari 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa pengalaman pelanggan dalam menggunakan berbagai saluran layanan Gojek yang terintegrasi dengan baik mendorong loyalitas mereka terhadap platform ini. Selain itu, e-servicescape juga menunjukkan pengaruh positif yang signifikan terhadap customer loyalty dengan nilai thitung sebesar 4,657 dan signifikansi 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Uji simultan (Uji F) menunjukkan bahwa omni-channel marketing maupun e-servicescape secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap customer loyalty, dengan nilai Fhitung yang jauh lebih besar dari Ftabel. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,602 menunjukkan bahwa 60,2% variasi dalam customer loyalty dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sementara 39,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.
Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Era Digital: Tantangan dan Strategi pada Universitas Islam Aceh Irma Rosita
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4177

Abstract

Transformasi digital telah membawa perubahan signifikan dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM) di lembaga pendidikan tinggi, termasuk Universitas Islam Aceh. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan strategi manajemen Sumber Daya Manusia di era digital, khususnya pada konteks perguruan tinggi Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif deskriptif dengan pendekatan literatur dan wawancara terbatas terhadap pimpinan universitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi mendorong perlunya pengembangan kompetensi digital dosen dan tenaga kependidikan, restrukturisasi sistem rekrutmen berbasis teknologi, serta integrasi nilai-nilai Islam dalam penggunaan teknologi informasi. Strategi yang efektif meliputi digital training, sistem manajemen kinerja berbasis aplikasi, serta penguatan budaya kerja Islami di tengah perubahan digital. Kesimpulannya, keberhasilan manajemen Sumber Daya Manusia dalam era digital bergantung pada keseimbangan antara inovasi teknologi dan spiritualitas keislaman.
Peran Ninik Mamak Sebagai Komunikator Budaya Dalam Pembagian Hak Waris Pada Sistem Matrilineal Di Keluarga Minangkabau Nada Aprilly Permata; Priatna Priatna
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4178

Abstract

The Minangkabau matrilineal system places women as the heirs of lineage and managers of inheritance called Harta Pusako Tinggi. The Ninik Mamak serves as a cultural communicator who regulates and conveys inheritance rights to nieces and nephews according to customary law or Islamic law, while also preventing conflicts among heirs. This system distinguishes Harta Pusako Tinggi, inherited following customary inheritance law, from Harta Pusaka Rendah, which follows Islamic inheritance law. This study examines how the cultural communication role of Ninik Mamak contributes to preserving the matrilineal customs, strengthening family harmony, and maintaining Minangkabau values amid social changes. The research aims to understand the role of Ninik Mamak as a cultural communicator in resolving inheritance conflicts within the Minangkabau community. It also explores the challenges faced by Ninik Mamak in facilitating communication and deliberation among heirs. The methodology used is qualitative descriptive, involving discussions and interviews to explore experiences and meanings of the cultural communication process. The results show that the matrilineal system protects women through Harta Pusako Tinggi, and the role of Ninik Mamak is effective in upholding customs and family harmony. Although ownership of property is held by women, control remains with men or Ninik Mamak.
Music as a Linguistic Bridge: A Qualitative Study on Song-Mediated Grammar Acquisition in Maluku, Indonesia Wenssy Steva Nussy
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4180

Abstract

This study investigates the role of early and sustained exposure to English-language music in the natural acquisition of English grammar among Indonesian learners with mixed-age backgrounds. It explores music as a primary source of comprehensible input in a context with limited formal instructional resources. A qualitative case study approach was employed, involving eleven participants from Ambon and Dobo, Indonesia, including the author, with ages ranging from 12 to adulthood. Data collection included analysis of participants' original social media captions , focusing on specific grammatical structures such as verb tense and article usage, and semi-structured interviews exploring their histories of music exposure. This approach provided a source of authentic, unprompted language data to complement self-reported experiences. All participants demonstrated a strong, intuitive command of English grammar in unprompted writing. This competence was unanimously attributed to long-term, intergenerational engagement with English music, which provided extensive, repetitive input that allowed for the internalization of grammatical patterns. The findings suggest that music can serve as a powerful, motivating, and accessible bridge for English grammar acquisition for learners of various ages, offering a model for informal language learning. Supporting the principles of Krashen's Input Hypothesis, this study highlights the potential of leveraging music as a key pedagogical tool to supplement formal language instruction.
Penerapan Metode Ice Breaking untuk Meningkatkan Konsentrasi Peserta Didik dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV SDN 347 Lamasi Pantai Kabupaten Luwu Tarisa Asmita; Sukirman Sukirman; Hisbullah Hisbullah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4191

Abstract

Permasalahan skripsi ini adalah, Bagaimanakah penerapan metode ice breaking Indonesia siswa kelas IV SDN 347 Lamasi Pantai. Penelitian ini bertujuan Guna mengetahui penerapan metode ice breaking untuk meningkatkan konsentrasi peserta didik dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas IV SDN 347 Lamasi Pantai. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan selama dua siklus. Desain penelitian ini menggunakan desain Kurt Lewin yang terdiri atas perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 347 Lamasi Pantai yang berjumlah 18 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, kuesioner, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan permainan Ice Breaking dapat meningkatkan konsentrasi siswa kelas IV SDN 347 Lamasi Pantai. Pada Pra Tindakan rata-rata skor angket konsentrasi siswa 49,55 siklus I 66,05 dan siklus II 83,61. Hasil observasi aktivitas sebelum adanya tindakan memperoleh hasil 48,42 dalam kategori (Kurang), siklus I hasil observasi aktivitas siswa memperoleh nilai 65,37 dalam kategori (Cukup) sedangkan siklus II aktivitas belajar siswa mencapai 84,95 dengan kategori (Baik). Penelitian berhenti pada siklus II karena hasil yang diperoleh pada siklus II sudah memenuhi kriteria keberhasilan dalam meningkatkan konsentrasi peserta didik dalam menerapkan permainan metode Ice Breaking di SDN 347 Lamasi Pantai.
Evaluasi Realisasi Anggaran Daerah terhadap PSAP NO.02 dalam Menilai Efektivitas Laporan Keuangan Sekretariat DPRD Kota Surakarta Divandra Putri Etaprisastia; Dewi Ika Octavia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pengelolaan dan pelaporan realisasi anggaran pada Sekretariat DPRD Kota Surakarta tahun 2023–2024. Fokus utama kajian ini mencakup penerapan standar akuntansi pemerintahan dalam pencatatan laporan keuangan, kesesuaian antara anggaran yang direncanakan dan yang terealisasi, serta identifikasi bentuk dan faktor penyimpangan anggaran yang terjadi. Selain itu, penelitian ini juga menelaah sejauh mana anggaran digunakan secara efektif dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui teknik triangulasi berupa wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, serta studi dokumentasi terhadap Laporan Realisasi Anggaran (LRA) dan Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK). Informasi diperoleh dari informan kunci yang memiliki tanggung jawab langsung dalam proses penyusunan dan evaluasi laporan keuangan. Analisis data dilakukan secara interaktif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman dan implementasi PSAP No. 02 masih menghadapi tantangan, terutama terkait kapasitas sumber daya manusia. Meski demikian, proses penyusunan dan pelaksanaan anggaran telah dilakukan secara sistematis sesuai regulasi. Realisasi anggaran belum sepenuhnya optimal akibat berbagai kendala struktural dan eksternal, namun penyimpangan yang terjadi relatif kecil dan dapat dikendalikan melalui mekanisme pengawasan internal dan eksternal. Evaluasi secara berkala melalui audit serta penggunaan sistem informasi pengelolaan daerah (SIPD) menjadi instrumen penting dalam mendukung transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas pelaporan keuangan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap penguatan tata kelola anggaran publik yang lebih efisien dan bertanggung jawab.
Kedudukan Akad Digital Dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah Mardia Pulungan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4198

Abstract

The rapid development of digital technology has significantly transformed transactional practices, including within the framework of Islamic economic law. This study aims to analyze the legal standing of digital contracts from an Islamic perspective, the challenges in their implementation, and their prospects for advancing the Islamic economy. This research employs a qualitative approach through library research with a descriptive-analytical method. The findings indicate that digital contracts are principally valid under Islamic jurisprudence as long as they fulfill the pillars and conditions of contracts while ensuring fairness, transparency, and protection of rights for all parties. Nevertheless, their implementation faces challenges such as identity authentication, data security, information transparency, and technological infrastructure readiness. The integration of Islamic law with national regulations, including the Electronic Information and Transaction Law (ITE Law), as well as regulations issued by the Financial Services Authority (OJK) and Bank Indonesia, is crucial for strengthening the legal basis of digital contracts. The prospects of digital contracts are highly promising in expanding Islamic financial inclusion and enhancing the competitiveness of the global Islamic economy. Thus, this study highlights the flexibility of Islamic law in responding to contemporary developments while contributing significantly to strengthening the Islamic economic system in the digital era.
Analisis Technology Acceptance Model (TAM) Dalam Adopsi Digital Payment Syariah Arian Denopan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4199

Abstract

The rapid development of digital technology has transformed global payment systems, including within Islamic finance. Sharia-based digital payments emerge as a solution to support efficient, secure, and Sharia-compliant transactions. This study aims to analyze the adoption of Sharia digital payment systems using the Technology Acceptance Model (TAM) framework through a qualitative approach with a library research method. The findings indicate that perceived usefulness and perceived ease of use remain relevant in shaping user attitudes and behavioral intention, but they are insufficient to fully explain Muslim behavior without considering religiosity, trust, and Sharia compliance. This study highlights that the success of Sharia digital payment adoption is determined by the integration of technological aspects, religious values, and supportive regulations. The implications extend beyond enriching academic literature, providing strategic recommendations for regulators, service providers, and society to strengthen an inclusive and sustainable Islamic digital finance ecosystem.

Page 32 of 215 | Total Record : 2141