cover
Contact Name
Dewi Handayani
Contact Email
enviro@mail.uns.ac.id
Phone
+6281329236444
Journal Mail Official
enviro@mail.uns.ac.id
Editorial Address
Jalan Ir. Sutami 36 Kentingan, Jebres, Surakarta, Jawa Tengah. Indonesia 57126.
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
ENVIRO: Journal of Tropical Environmental Research
ENVIRO: Journal of Tropical Environmental Research is a multidisciplinary open access journal, publishing peer-reviewed research across the broad scope of environmental research, include: • Environmental Management • Environmental Engineering • Environmental Disaster • Environmental Health • Environmental Change and Pollution • Watershed Management • Renewable energy and climate mitigation • Energy, Resource and Water Use / Intensity • Ecology and Biodiversity • Waste management and output • Sustainability Management Aligned with the UN SDGs • Environmental and Social Impact Assessment
Articles 48 Documents
Analisis Blue Water Footprint pada Produksi Batik Mahkota dan Tekstil Afina di Kelurahan Laweyan, Surakarta Kinanthi, Asih; Sunarto, Sunarto; Setiawan, Fajar; Setyono, Prabang; Rachmawati, Siti
ENVIRO: Journal of Tropical Environmental Research Vol 25, No 2 (2023): September
Publisher : Center for Environmental Research, LPPM, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/enviro.v25i2.84865

Abstract

Water footprint assessment merupakan salah satu metode perhitungan kebutuhan penggunaan air yang dapat digunakan untuk mengevaluasi penggunaan air. Sektor industri batik dan tekstil menjadi kegiatan antropogenik yang membutuhkan banyak air dalam proses produksinya. Batik Mahkota dan Tekstil Afina merupakan contoh industri batik dan tekstil yang beroperasi di Kelurahan Laweyan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui rangkaian proses produksi yang ada pada kedua industri tersebut, dan menghitung total kebutuhan air dalam proses produksi (blue water footprint) dari kedua industri yakni Batik Mahkota dan Tekstil Afina. Metode perhitungan yang dipakai adalah manual water footprint assessment Hoekstra 2011. Blue water footprint dari Batik Mahkota adalah sebesar 2,71 L/ m². Sedangkan Tekstil Afina memiliki blue water footprint sebesar dan 1,70 L/ m².
Analisis Karakteristik Ruang Terbuka Hijau Publik di Kota Klaten Tahun 2025 Ningrum, Ardhia Kusuma
ENVIRO: Journal of Tropical Environmental Research Vol 27, No 2 (2025): September
Publisher : Center for Environmental Research, LPPM, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/enviro.v27i2.105277

Abstract

This study aims to analyze the characteristics of Public Green Open Space in Klaten City in 2025. This study is a quantitative descriptive study with a spatial approach. Data collection techniques are carried out by image interpretation, field observation, interviews, and documentation. The results of this study are (1) The availability of Public Green Open Space in Klaten City in 2025 is 101.62 Ha or 2.83% of its area. (2) The characteristics of Public Green Open Space in Klaten City vary from good, moderate, to bad categories. Parks with good characteristic categories (score ≥ 24) are Taman Lantern, Alun-Alun Klaten, and Klaten City Park, parks with moderate characteristic categories are Taman Gergunung (score 23), and parks with bad characteristic categories are Taman Gayamprit & Hutan Kota Sungkur (score ≤19). The main form of direction for developing Public Green Open Space in Klaten City is to maintain the existing Public Green Open Space, increase the area of Public Green Open Space, and improve its characteristics through monitoring such as monitoring the quality of vegetation and Public Green Open Space facilities.
Analisis Perubahan dan Pemanfaatan Lahan Perkebunan Menjadi Sektor Perindustrian di Boyolali terhadap Aspek Ekologi, Ekonomi, dan Sosial Budaya Putri, Anisa Eka; Riadi, Aisyah Aida; Herbowo, Ardia Candra Fajar; Aftsari, Ayu Intan; Waskito, Daffa' Nur; Hidayat, Agung; Sunarhadi, Muhammad Amin
ENVIRO: Journal of Tropical Environmental Research Vol 26, No 2 (2024): September
Publisher : Center for Environmental Research, LPPM, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/enviro.v26i2.99846

Abstract

The increase in industrial areas located in Butuh Village, Mojosongo District, Boyolali Regency has a significant impact on land use. This is because changes in industrial land have disrupted agricultural and plantation activities which are still actively producing. This change in land use was due to an increase in the mobilization of the population in the village of Need, the socio-economic conditions of agriculture, and government policies related to changes in land use. This study aims to determine the condition of changes in land use through remote sensing digital imagery. The method used in this study is an overlay technique using ArcGIS with Geographic Information System (GIS) analysis. The analysis method used is spatial analysis and statistical analysis with a qualitative method approach. After a comparison was made with the overlay technique on Google Earth between 2009 and 2020, there was a significant change in land use
Potensi Air Outlet IPAL Sebagai POC Untuk Pertumbuhan Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frustescens L.) Di PT. Jamu Air Mancur Karanganyar Putri, Anisa Eka; Sunarto, Sunarto; Rachmawati, Siti
ENVIRO: Journal of Tropical Environmental Research Vol 27, No 1 (2025): March
Publisher : Center for Environmental Research, LPPM, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/enviro.v27i1.101026

Abstract

Semakin pesatnya era industrialisasi saat ini, menyebabkan penurunan kualitas lingkungan, salah satunya yaitu kualitas air. Salah satu industri yang berkontribusi memberikan limbah cair paling banyak adalah industri makanan dan minuman. Limbah yang dihasilkan ini dapat berpotensi untuk diolah menjadi pupuk organik cair bagi pertumbuhan tanaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kandungan POC pada unsur N, P, K, dan pH dari air outlet IPAL PT. Jamu Air Mancur dan untuk mengetahui potensi POC dari air outlet IPAL PT. Jamu Air Mancur terhadap pertumbuhan tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.). Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 6 variansi konsentrasi perlakuan sebagai berikut: A (0% POC Air Outlet IPAL), B (20% POC), C (40% POC), D (60% POC), E (80% POC), dan F (100% POC). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali sehingga didapatkan 24 tanaman uji. Variabel pengamatan penelitian meliputi, tinggi batang tanaman, jumlah helai daun, dan panjang akar tanaman. Analisis data menggunakan SPSS dengan uji oneway ANOVA kemudian dilanjutkan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test). Uji kandungan POC meliputi unsur Nitrogen, Fosfat, Kalium dan pH. Hasil uji kandungan Nitrogen 0,196%, Fosfat 1,367%, Kalium 0,81% dan pH 5,42. Nilai total NPK ini sudah memenuhi standar POC berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian No. 261 Tahun 2019. Hasil pengamatan pengaplikasian POC terhadap tanaman menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan tanaman cabai rawit (Capsicum frustescens L.) dengan konsentrasi optimal yaitu pada konsentrasi 40% POC
Studi Kajian Dampak Perubahan Tutupan Lahan terhadap Kejadian Banjir di Daerah Aliran Sungai Ridwan, Muhammad; Sarjito, Joko
ENVIRO: Journal of Tropical Environmental Research Vol 26, No 1 (2024): March
Publisher : Center for Environmental Research, LPPM, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/enviro.v26i1.93145

Abstract

Laju perubahan tutupan lahan di berbagai wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) di Indonesia telah mempengaruhi pola hidrologi dan meningkatkan frekuensi serta intensitas kejadian banjir. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dampak perubahan tutupan lahan terhadap kejadian banjir di Indonesia. Data dari berbagai DAS di Indonesia, diikutsertakan untuk memahami hubungan antara perubahan penggunaan lahan dan risiko banjir melalui analisis sitematik review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih fungsi lahan dari hutan dan vegetasi alami ke lahan pertanian, perkebunan, dan urbanisasi meningkatkan aliran permukaan dan mengurangi kapasitas retensi air tanah, sehingga memperbesar risiko banjir. Temuan ini menekankan pentingnya pengelolaan lahan yang berkelanjutan dan strategi mitigasi banjir berbasis ekosistem untuk mengurangi dampak negatif perubahan tutupan lahan terhadap kejadian banjir. Rekomendasi kebijakan meliputi pengelolaan DAS dari bagian hulu hingga hilir melalui peningkatan perlindungan kawasan hutan, rehabilitasi lahan terdegradasi, dan implementasi praktik penggunaan lahan yang ramah lingkungan dan manajemen multisektor terpadu.
Analisis Potensi Titik Rawan Kemacetan di Kecamatan Jebres Berbasis Sistem Informasi Geografis Meilani, Farah; Arlysia, Vidda; De Wela, Syahita Martha; Mahendra, Abel Surya
ENVIRO: Journal of Tropical Environmental Research Vol 27, No 1 (2025): March
Publisher : Center for Environmental Research, LPPM, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/enviro.v27i1.101206

Abstract

Setiap tahunnya pertumbuhan penduduk mengalami kenaikan akibat adanya pergerakan. Sehingga, berpengaruh pada kebutuhan transportasi. Potensi ekonomi yang semakin tinggi juga berdampak pada pertambahan angka kendaraan yang signifikan. Dampaknya adalah kemacetan yang dapat memunculkan dampak negatif secara luas terhadap masyarakat dan lingkungan, sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji potensi titik rawan kemacetan di Kecamatan Jebres dan tingkat kerawanannya berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) serta dampak yang ditimbulkan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian studi pustaka dan didukung data-data primer serta sekunder untuk memperkuat analisis penelitian, kemudian dianalisis secara deskriptif. Dari penelitian yang dilakukan, didapatkan 7 titik rawan kemacetan pada 5 ruas jalan di Kecamatan Jebres yang dibagi menjadi dua kategori kemacetan yaitu kuning yang artinya rawan terjadi kemacetan dan merah yang artinya sangat rawan terjadi kemacetan. Dampak dari kemacetan adalah pemborosan BBM dan biaya transportasi, polusi udara, pemborosan waktu, dan menyebabkan stres.
Pengaruh Penambahan Limbah Serbuk Kaca dan Limbah Serbuk Keramik Terhadap Kuat Tekan dan Daya Serap Air Paving Block Adani, Tsaqifudien; Handayani, Dewi; Ilonka, Willy Anastasya
ENVIRO: Journal of Tropical Environmental Research Vol 25, No 2 (2023): September
Publisher : Center for Environmental Research, LPPM, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/enviro.v25i2.85074

Abstract

Berkembangnya populasi di Indonesia juga berpengaruh pada perkembangan sarana transportasi. Perkembangan sarana transportasi memerlukan infrastruktur yang memadai. Paving block merupakan salah satu tipe infrastruktur jalan yang sering digunakan. Hal tersebut berpengaruh terhadap jumlah produksi paving block yang ikut meningkat. Bahan alam merupakan bahan pembuatan paving block yang di eksplorasi secara terus menerus. Saat bersamaan penggunaan material yang dieksplorasi menghasilkan limbah yang di buang dalam jumlah besar. Limbah serbuk kaca dan limbah serbuk keramik berpotensi sebagai subtitusi agregat halus pembuatan paving block. Penelitian ini bertujuan mengetahui kuat tekan dan daya serap optimum yang didapatkan paving block variasi limbah serbuk kaca sebesar 2,5%, 5%, 7,5%, 10%, 12,5% dan limbah serbuk keramik sebesar 30%. Menggunakan metode eksperimen di dapatkan hasil kuat tekan tertinggi 12,5% limbah kaca dan 30% limbah keramik yaitu sebesar 11,17 MPa dan daya serap terendah 12,5% limbah kaca dan 30% limbah keramik yaitu sebesar 6,67%.
Estimasi Stok Karbon Hutan Mangrove Di Wilayah Pesisir Kabupaten Langkat Provinsi Sumatra Utara Restanta, Reisha Azzahra Putri
ENVIRO: Journal of Tropical Environmental Research Vol 27, No 2 (2025): September
Publisher : Center for Environmental Research, LPPM, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/enviro.v27i2.106890

Abstract

Carbon emissions into the atmosphere are one of the factors contributing to climate change. This condition is exacerbated by the increasing number of damaged ecosystems, including mangrove ecosystems. Mangrove forests are one of the coastal ecosystems that play an important role in mitigating climate change through blue carbon storage. This study aims to estimate the carbon stock of mangrove forests in the coastal area of Langkat Regency in 2018 and 2023 using Sentinel-2A satellite imagery and to calculate the spatial and temporal changes that have occurred. The methods used include image processing to obtain the Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) value, which is linked to biomass stocks using a second-order polynomial regression model. The results show that in 2018, the area of high-density mangroves reached 13,567.54 ha with a total carbon stock of around 148.92 million tons of C. In 2023, the area of mangrove vegetation with high NDVI decreased slightly to 13,176.93 ha with a carbon stock of 133.85 million tons of C. The southern region of Langkat Regency, such as Tanjung Pura and Secanggang Districts, had the highest carbon concentration. Conversely, a decrease in carbon stock values was found in several parts of the northern coast. This study confirms that the use of satellite imagery and NDVI is effective for estimating mangrove carbon stocks spatially and temporally.
Kandungan Kadmium (Cd) pada Jenis Beras C4 Super, C4 Raja, Mentik, dan Rojolele Agustin, Yonanda Surya; Syahrani, Lathifa Putri Wiedhya; Taqwim, Muhammad Hanif Ahsani; Arlysia, Vidda; Herbowo, Ardia Candra Fajar
ENVIRO: Journal of Tropical Environmental Research Vol 26, No 2 (2024): September
Publisher : Center for Environmental Research, LPPM, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/enviro.v26i2.98161

Abstract

Beras merupakan sumber pangan pokok bagi masyarakat Indonesia sehingga kualitasnya perlu diperhatikan. Salah satu zat yang menjadi kontaminan dalam beras adalah logam berat kadmium. logam ini memiliki sifat toksik bagi tubuh manusia apabila terkonsumsi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar logam kadmium (Cd) dalam 4 jenis beras yang beredar di masyarakat meliputi beras jenis C4 Super, C4 Raja, mentik, dan rajalele menggunakan metode spektrofotometri serapan atom (SSA). Hasil analisis kandungan kadmium (Cd) dari keempat sampel menunjukkan indikasi kandungan logam berat kadmium dari mulai terendah sampai tertinggi yaitu jenis Menthik dengan kandungan logam berat 1,0913 mg/Kg. Kadar logam berat terendah berikutnya yaitu Rojolele dengan kandungan logam berat 1,1415 mg/Kg. Kadar logam berat C4 Super sebesar 1,147 mg/Kg dan kadar logam berat tertinggi yaitu C4 Raja 1,1568 mg/Kg. Dari hasil tersebut menunjukkan semua hasilnya diatas 0,4 mg/Kg artinya semua sampel tersebut melebihi baku mutu kandungan Cd pada beras sesuai dengan SNI 7287 : 2009. Logam berat Kadmium (Cd) memberikan dampak negatif pada aspek abiotik, biotik, dan kultural. Dampak yang timbul pada aspek abiotik dapat berupa penurunan kualitas tanah. Dampak pada aspek biotik berupa akumulasi logam berat kadmium (Cd) pada tanaman dan produk tanaman yang dihasilkan yang nantinya akan mengalami biomagnifikasi. Dampak pada aspek kultural berupa terganggunya keseimbangan biologis dan kesehatan manusia yang dapat menyebabkan kerusakan organ. Upaya rekomendasi yang dapat ditawarkan untuk meminimalkan potensi terjadinya cemaran logam berat kadmium (Cd) terutama di sektor pertanian adalah dengan mengganti pupuk kimia menjadi pupuk organik, menggunakan adsorben berupa arang aktif, dan memanfaatkan teknik fitoremediasi menggunakan Impatiens balsamina L. dan bunga Mirabilis jalapa L. untuk mengurangi kadar kadmium di dalam tanah.
Pendekatan Life Cycle Assessment dalam Menurunkan Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) pada Struktur Beton Gedung (Studi Kasus Proyek Pembangunan Toll Corridor Development Fase 2 dan 3 Taman Mini) Kaylani, Malika; Handayani, Dewi
ENVIRO: Journal of Tropical Environmental Research Vol 27, No 2 (2025): September
Publisher : Center for Environmental Research, LPPM, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/enviro.v27i2.101227

Abstract

The construction sector contributes significantly to greenhouse gas (GHG) emissions, mainly through concrete use. This study applies Life Cycle Assessment (LCA) to evaluate and reduce GHG emissions in concrete structures, using a case study of the Toll Corridor Development (TCD) Phase 2 and 3 at TMII. Emissions were calculated based on material volume and emission factors, including cement, aggregates, steel, water, and admixtures. The study explores four supplementary cementitious materials (SCMs)—fly ash, metakaolin, silica fume, and zeolite—as partial cement substitutes. Results show that SCMs effectively reduce GHG emissions, with metakaolin achieving the highest reduction at 76.14%. This study recommends broader use of LCA in material selection to support Sustainable Development Goals (SDGs) in construction.