cover
Contact Name
Dwi Nuriana
Contact Email
dwinuriana99@gmail.com
Phone
+6285736913999
Journal Mail Official
dwinuriana99@gmail.com
Editorial Address
Address: Jl. Youmakhe, Hinekombe, Kec. Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua 99352
Location
Kab. jayapura,
P a p u a
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ibu dan Anak JULKIA
ISSN : -     EISSN : 25992988     DOI : 10.52646
Core Subject : Health,
JULKIA adalah jurnal kesehatan ibu dan anak dengan cakupan ilmu kebidanan dengan scope kehamilan, persalinan, KB, Kesehatan Reproduksi,  Anak dan bidang ilmu lain yang serumpun yang di terbitkan oleh LPPM STIKES JAYAPURA 
Articles 58 Documents
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI DENGAN STATUS GIZI BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIWULUH KECAMATAN BULAKAMBA KABUPATEN BREBES TAHUN 2020 Rosmalia Kamil; Bunga Trisnia
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ibu dan Anak Vol. 3 No. 2, Agustus (2020): JULKIA
Publisher : LPPM STIKes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Status gizi balita merupakan hal penting yang harus diketahui oleh setiap orang tua. Perlunya perhatian lebih dalam tumbuh kembang usia balita didasarkan fakta bahwa kekurangan gizi akan berdampak menurunnya daya tubuh, sehingga rentan terkena penyakit. Bahkan gizi buruk bisa mengakibatkan terhambatnya kecerdasan dan perkembangan fisik anak. Untuk mengatasi kasus kurang gizi memerlukan peran dari keluarga, praktisi kesehatan dan pemerintah. Pemerintah harus meningkatkan kualitas posyandu, jangan hanya penimbangan dan vaksinasi saja, tetapi harus diberikan juga penyuluhan gizi dan kualitas makanan tambahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu tentang gizi dengan status gizi balita di Wilayah Kerja Puskesmas Siwuluh Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes Tahun 2020. Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriftif analitik dengan rancangan penelitian cross-sectional. Populasi penelitian adalah ibu yang mempunyai anak balita yang berdomisili di Wilayah Kerja Puskesmas Siwuluh Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes Tahun 2020 dengan sampel berjumlah 75 responden yang diambil secara random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data primer dan sekunder. Analisis data secara univariat dan secara bivariat menggunakan analisis rank spearman. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan ibu tentang gizi di Wilayah Kerja Puskesmas Siwuluh Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes Tahun 2020 yang mempunyai kategori tingkat pengetahuan baik dengan anak gizi lebih ada 10 responden (18%), dengan gizi anak baik ada 38 responden (69,1%) dan dengan status gizi anak kurang ada 7 responden (12,7%). Sedangkan pengetahuan ibu cukup dengan status gizi anak lebih ada 2 responden (10%), dengan status gizi anak baik ada 10 responden (50%) dan dengan status gizi anak kurang ada 8 responden (40%). Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang gizi dengan status gizi balita di Wilayah Kerja Puskesmas Siwuluh Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes Tahun 2020 (p = 0,022 < 0,05). Kesimpulan : penelitian ini adalah bahwa sebagian besar ibu di Wilayah Kerja Puskesmas Siwuluh berpengetahuan cukup dengan status gizi kurang dan dapat dijadikan sebagai bahan referensi khususnya bagi tenaga kesehatan sehingga akan meningkatkan mutu pelayanan pada masyarakat yang berkaitan dengan status gizi anak. Kata kunci : pengetahuan ibu tentang gizi, status gizi balita
PENGARUH KOMPENSASI, KOMPETENSI, LINGKUNGAN KERJA, STRES KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KEPATUHAN BIDAN DALAM PENERAPAN SOP PENANGANAN AWAL PREEKLAMSI BERAT DI PUSKESMAS PONED KABUPATEN BREBES Siti Fatimah; Dinti Linidah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ibu dan Anak Vol. 3 No. 2, Agustus (2020): JULKIA
Publisher : LPPM STIKes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Kepatuhan bidan merupakan standar pelayanan kebidanan bagi kesehatan ibu dan anak berdampak dan mempunyai daya ungkit terhadap kualitas pelayanan antenatal yang diberikan, Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung serta besarannya antara kompensasi kompetensi, stress kerja,lingkungan kerja dan disiplin kerja terhadap kepatuhan bidan penerapan SOP penanganan awal Preeklamsi berat Di Puskesmas PONED Kab Brebes Tahun 2019. Metode : Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif yang menggunakan desain cross-sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 90 bidan sebagai responden. Metode analisis yang digunakan adalah (SEM) mengunakan SmartPLS 2.0 dan SPSS 20. Hasil : Hasil pengujian hipotesis dengan Structural Equation Model (SEM) dengan metode smartPLS dipengaruhi oleh variabel kompensasi (2,72%), kompetensi (36,74%), lingkungan kerja (8,54%), stres kerja (4,05%) dan disiplin kerja (27,73%) secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepatuhan Bidan. Kesimpulan :penelitian ini adalah kompetensi merupakan faktor yang dominan yang sangat mempengaruhi Kepatuhan Bidan di Puskesmas PONED Kab Brebes Tahun 2019. Adapun saran yang diberikan oleh penulis kepada Bidan Puskesmas yaitu diharapkan dapat terus meningkatkan pengetahuan, kompetensi yang lebih baik lagi guna untuk meningkatkan kepatuhan bidan dalam penanganan preeklamsi berat, hal ini untuk mencegah komplikasi pada persalinan sehingga membantu menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Kata Kunci: Kompetensi, Lingkungan kerja, Kepatuhan
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. “S” UMUR 37 TAHUN G4P3A0 USIA KEHAMILAN 37 MINGGU 4 HARI DENGAN FAKTOR RISIKO DI PUSKESMAS SENTANI KABUPATEN JAYAPURA Alesya Vebriani; Wiwit Vitania
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ibu dan Anak Vol. 4 No. 1, Januari (2021): JULKIA
Publisher : LPPM STIKes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Pelayanan yang berupa asuhan kebidanan komprehensif yang menyangkut kehamilan, persalinan, masa nifas, neonatus dan KB. Pada saat memberikan asuhan kebidanan komprehensif pada kehamilan, bidan akan menganjurkan ibu untuk melakukan kunjungan antenatal. Kunjugan antenatal dimana Terdapat cakupan K1, cakupan K1 adalah pelayanan kunjungan pertama ke fasilitas pelayanan kesehatan, dan K4 adalah ibu hamil yang telah mendapatkan pelayanan antenatal sesuai standar, agar bidan bisa berfokus pada pencegahan terjadinya komplikasi maupun penyulit lainnya. Tujuan : Memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif pada kehamilan, persalinan, masa nifas, bayi baru lahir (BBL), dan KB dengan melakukan asuhan kebidanan melalui pendekatan manajemen kebidanan menurut 7 langkah Varney. Metode : metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan studi penelaan kasus (Case study). Instrument yang digunakan yaitu pedoman observasi, wawancara,dan studi dokumentasi dalam bentuk format asuhan kebidanan 7 langkah Varney dan pendokumentasian SOAP. Hasil : Disimpulkan bahwa dalam setiap kunjungan yang dilakukan sejak masa kehamilan dan masa nifas terdapat kesesuaian antara teori dan kasus namun terdapat juga kesenjangan antara teori dan kasus yang terjadi. Kesimpulan : Bahwa setiap asuhan yang diberikan dari masa kehamilan sampai masa nifas sesuai dengan kebutuhan klien namun umur ibu memasuki faktor resiko karena usia reproduksi wanita mulai sejak usia 20-35 tahun sedang klien berusia 37 tahun. Kata kunci : kehamilan,persalinan,masa nifas,neonatus dan keluarga berencana
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG BAHAYA ANEMIA PADA MASA KEHAMILAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SENTANI Dela Rospita Kapasiang; Viertianingsih Patungo; Sudarman Sudarman; Endah P. Handayani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ibu dan Anak Vol. 4 No. 1, Januari (2021): JULKIA
Publisher : LPPM STIKes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan:Menurut WHO (2018) prevalensi anemia pada ibu hamil di dunia sebesar 38,2% dan ini merupakan salah satu masalah kesehatan yang ekstrem di seluruh dunia dengan prevalensi tertinggi di Afrika sebesar 44,6% diikuti oleh Asia dengan prevalensi sebesar 39,3%. Data Dinkes Kesehatan Provinsi Papua angka kematian ibu hamil di Papua tercatat sebesar 573/100.000 disebabkan perdarahan (11,2%) sebagai akibat dari kejadian anemia sebesar 33% (Dinkes Provinsi Papua, 2018). Tujuan penelitian: Untuk mengetahuai gambaran pengetahuan ibu hamil tentang bahaya anemia pada masa kehamilan di wilayah Kerja Puskesmas Sentani. Metode penelitian: Jenis penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Sampel pada penelitian ini yaitu mengunakan minimal sampel 30 responden, teknik pengambilan sampel yaitu dengan metode accidental sampling. Data penelitian ini merupakan data primer dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner. Hasil penelitian: Responden dengan pengetahuan yang baik yaitu sebanyak 6 orang (20,0%), berkategori pengetahuan cukup sebanyak 11 orang (36,7%), serta kategori pengetahuan kurang sebanyak 13 orang (43,3%). Kesimpulan: Pengetahuan ibu hamil tentang bahaya anemia pada masa kehamilan di Puskesmas Sentani memiliki pengetahuan cukup sebanyak 11 orang (36,7%). Kata kunci : Pengetahuan, Ibu hamil, Anemia
GAMBARAN KEPATUHAN IBU HAMIL MENGKONSUMSI TABLET ZAT BESI DENGAN KADAR HEMOGLOBIN DI PUSKESMAS SENTANI KABUPATEN JAYAPURA Jeni Sohoniap; Magdalena Oyaitou; Hulman Simanjuntak; Susi Lestari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ibu dan Anak Vol. 4 No. 1, Januari (2021): JULKIA
Publisher : LPPM STIKes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Anemia rentan dengan ibu hamil karena perubahan fisiologis kehamilan dan juga disebabkan karena kurangnya asupan gizi yang beresiko terhadap kesehatan ibu hamil dan dan bayi yang dikandungnya, sehingga dalam mencegah hal tesebut diberikan tablet zat besi dan dibutuhkan kepatuhan ibu hamil mengkonsumsi tablet zat besi tersebut. Tujuan penelitian: untuk mengetahui gambaran kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet zat besi di Puskesmas Sentani Kabupaten Jayapura. Metode penelitian: Jenis penelitian desriptif kuantitatif yang berlokasi di Puskesmas Sentani pada 67 responden ibu hamil yang dilaksanakan pada bulan September 2020. Data diperoleh menggunakan kuesioner yang dianalisis secara univariat. Hasil penelitian: Berdasarkan hasil pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa tingkat kepatuhan konsumsi tablet zat besi dengan kadar hemoglobin di Puskesmas Sentani Kabupaten jayapura didapatkan data bahwa yang memiliki kepatuhan tinggi sebanyak 22 orang atau 32,8% dengan kriteria kepatuhan konsumsi tablet zat besi yang tinggi, 32 orang atau 47,8% dengan kriteria kepatuhan konsumsi tablet zat besi yang sedang dan 13 orang atau 19,4% dengan kriteria kepatuhan konsumsi tablet zat besi yang rendah. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil memiliki kepatuhan kategori sedang mengkonsumsi tablet zat besi dengan kadar hemoglobin. Kesimpulan: Kepatuhan ibu hamil mengkonsumsi tabel zat besi dalam kategori kepatuhan sedang sehingga berisiko dengan kadar hemoglobin yang menyebabkan anemia. Saran: Memberikan penyuluhan kepada ibu hamil tentang manfaat dan cara minum tablet zat besi, sehingga ibu patuh mengkonsumsi tablet zat besi. Kata kunci : Kepatuhan minum obat tablet zat besi, ibu hamil
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI PUSKESMAS HARAPAN KABUPATEN JAYAPURA Yemina Bagau; Viertianingsih Patungo; Sudarman Sudarman; Tiyan Febri Lestari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ibu dan Anak Vol. 4 No. 1, Januari (2021): JULKIA
Publisher : LPPM STIKes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Angka kematian akibat diare di Indonesia masih cukup tinggi. Lima prevalensi dengan insiden maupun periode prevalensi diare tertinggi adalah Papua sebesar 14,7% dan tertinggi pada kelompok umur balita (Kemenkes RI, 2018). Tujuan: Mengetahui Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Kejadian Diare pada Balita di Puskesmas Harapan Kabupaten Jayapura. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian non eksperimental yang bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan Cross sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai balita yang berobat di Puskesmas Harapan Kabupaten Jayapura yaitu sebanyak 104 orang. Sampel sebanyak 30 orang. Hasil: Analisis menggunakan uji Spearman’s rho menghasilkan p value yang lebih besar dari 0,05 yaitu 0,108. Yang berarti Ha di tolak dan Ho diterima artinya tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang penyakit diare dengan kejadian diare pada balita di Puskesmas Harapan. Kesimpulan: Ha ditolak, artinya tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang penyakit diare dengan kejadian diare pada balita di Puskesmas Harapan. Kata kunci : Pengetahuan, Diare, Balita
GAMBARAN PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI SMK YPKP SENTANI KABUPATEN JAYAPURA Ariyanto D Saputra; Nurhidayah Amir; Arvia Arvia; Wiwit Vitania
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ibu dan Anak Vol. 4 No. 1, Januari (2021): JULKIA
Publisher : LPPM STIKes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Kesehatan reproduksi adalah kesehatan secara fisik, mental dan kesejahteraan sosial secara utuh pada semua hal yang berhubungan dengan sistem dan fungsi, serta proses reproduksi dan bukan hanya kondisi yang bebas dari penyakit dan kecatatan. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui gambaran pengetahuan kesehatan reproduksi remaja di SMK YPKP Sentani Kabupaten Jayapura. Metode Penelitian: Penelitian ini mengunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan pendekatan cross sectonal. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah remaja kelas XI di semua jurusan dengan mengunakan minimal sample sebanyak 30 orang dengan tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner sebanyak 24 pertanyaan dan kuesioner menggunakan skala Guttman. Hasil penelitian: Dari 30 responden yang diteliti didapatkan umur responden terbanyak adalah usia 16 tahun, dengan jumlah 24 orang (80%) dan usia 15 tahun dengan jumlah 6 orang (20%). Jenis kelamin responden terbanyak adalah wanita, dengan jumlah 24 orang (80%) dan pria dengan jumlah 6 orang (20%). Pengetahuan kesehatan reproduksi menunjukan hasil kategori baik berjumlahh 21 remaja (70%), sedangkan pengetahuan cukup berjumlahh 8 remaja (26,7%) dan yang memiliki pengetahuan kurang hanya 1 orang (3,3%). Kesimpulan: Dari hasil penelitian diketahui pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi di SMK YPKP Sentani dalam kategori baik. Kata kunci : Pengetahuan, Kesehatan Reproduksi remaja
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.”SW” UMUR 26 TAHUN G2P1A0 USIA KEHAMILAN 36 MINGGU 3 HARI DI PUSKESMAS SENTANI KABUPATEN JAYAPURA Susi Lestari; Wiwit Vitania; Endah Purwanti; Inggrid Priskilia
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ibu dan Anak Vol. 5 No. 1, Januari (2022): JULKIA
Publisher : LPPM STIKes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Kehamilan, Persalinan, masa nifas dan bayi baru lahir merupakan suatu keadaan fisiologis namun tetap saja dalam setiap prosesnya bisa saja terdapat kemungkinan terjadi patologi dimana adanya kelainan atau sesuatu yang dapat mengancam keadaan ibu dan bayi sehingga dapat menyebabkan kematian. Oleh karena itu, untuk mencegah terjadinya kelainan pada ibu selama kehamilan, persalinan, masa nifas dan bayi baru lahir diperlukan adanya pemantauan serta pemeriksaan secara dini yang dilakukan oleh tenaga kesehatan yang diberikan melalui asuhan kebidanan untuk dapat menunjang akan setiap pelayanan kesehatan yang diberikan. Tujuan : Memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif pada kehamilan, persalinan, masa nifas, bayi baru lahir (BBL) dan KB dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan 7 langkah varney dan pendokumentasian SOAP pada Ny.”SW” umur 26 tahun G2P1A0 usia kehamilan 36 minggu 3 hari di Puskesmas Sentani Kabupaten Jayapura. Asuhan diberikan sejak tanggal 26 Januari 2021 sampai 08 Maret 2021. Metode : Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan studi penelaan kasus (case study). Instrumen yang digunakan yaitu pedoman observasi, wawancara dan dokumentasi dalam bentuk format asuhan kebidanan 7 langkah varney dan pendokumentasian SOAP. Hasil : disimpulkan bahwa dalam setiap kunjungan yang dilakukan sejak masa kehamilan hingga masa nifas terdapat kesesuaian antara teori dan kenyataan yang terjadi namun adapula terjadi kesenjangan pada kasus yang diambil. Kesimpulan : bahwa setiap asuhan yang diberikan sejak masa kehamilan hingga masa nifas sesuai dengan kebutuhan klien namun saat diberikan KIE mengenai KB, klien menolak untuk penggunaan KB hal ini disebabkan karena adanya faktor pengetahuan yang kurang pada klien dan suami.
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY‘R’ UMUR 23 TAHUN G1P0A0 USIA KEHAMILAN 36 MINGGU DI PUSKESMAS SENTANI KABUPATEN JAYAPURA Leviana; Eftyaningrum
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ibu dan Anak Vol. 6 No. 2, Juni (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan Ibu dan Anak JULKIA
Publisher : LPPM STIKes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan, persalinan, nifas maupun bayi baru lahir merupakan suatu proses fisiologis dimana terjadinya angka kematian ibu dan bayi sebagai indikator keberhasilan pelayanan kesehatan. Sehingga dilakukan asuhan kebidanan dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan secara komprehensif untuk menghasilkan pelayanan yang berkualitas. Tujuan:Memberikan pelayanan kebidanan secara komperehensif pada ibu hamil, bersalin, nifas, dan bayi baru lahir dengan pendekatan manajemen asuhan kebidanan melalui 7 langkah varney dan pendokumentasian melalui SOAP pada Ny R. Metode:Pada penelitian deskriptif dengan studipenelaan kasus (case study). Intrumen yang digunakan yaitu pedoman observasi , wawancara dan studi dokumentasi dalam bentuk format asuhan kebidanan. Mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, alat dan bahan yang digunakan dalam pemeriksaan adalah sesuai prosedur asuhan kebidanan. Hasil:Disimpilkan bahwa dalam setiap kunjungan yang dilakukan sejak kehamilan dan masa nifas terdapat kesesuaian antara teori dan kenyataan yang terjadi namun adapulan terjadi kesenjangan pada kasus yang diambil. Kesimpulan: Bahwa setiap asuhan yang diberikan sejak masa kehamilan hingga masa nifas sesuai dengan kebutuhan klien namun saat di berikan
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. “I” UMUR 29 TAHUN G4P3A0 USIA KEHAMILAN 42 MINGGU DI BPM BIDAN DEBI KABUPATEN JAYAPURA Helen Bertharia
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ibu dan Anak Vol. 5 No. 1, Januari (2022): JULKIA
Publisher : LPPM STIKes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah memberikan asuhan komprehensif dari masa kehamilan hingga nifas pada Ny. I.W umur 29 tahun G4P3A0 di BPM Bidan Debi. Desain penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dan jenis penelitian studi kasus. Pedoman observasi, wawancara dan studi dokumentasi dalam bentuk format Asuhan Kebidanan mulai dari masa kehamilan, persalinan, bayi baru lahir dan nifas. Hasil asuhan yang diberikan pada Ny. I.W umur 29 tahun G4P3A0 mulai dari kehamilan, bersalin, nifas, dan bayi baru lahir berjalan dengan lancar serta ibu dan bayi dalam keadaan normal. Berdasarkan hasil asuhan kebidanan continuity of care yang telah dilakukan pada Ny. I.W diharapkan klien dapat menerapkan konseling yang telah diberikan selama dilakukan asuhan kebidanan sehingga kondisi ibu dan bayi tetap baik dan dapat mencegah terjadinya komplikasi hingga kematian.