cover
Contact Name
Dwi Nuriana
Contact Email
dwinuriana99@gmail.com
Phone
+6285736913999
Journal Mail Official
dwinuriana99@gmail.com
Editorial Address
Address: Jl. Youmakhe, Hinekombe, Kec. Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua 99352
Location
Kab. jayapura,
P a p u a
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ibu dan Anak JULKIA
ISSN : -     EISSN : 25992988     DOI : 10.52646
Core Subject : Health,
JULKIA adalah jurnal kesehatan ibu dan anak dengan cakupan ilmu kebidanan dengan scope kehamilan, persalinan, KB, Kesehatan Reproduksi,  Anak dan bidang ilmu lain yang serumpun yang di terbitkan oleh LPPM STIKES JAYAPURA 
Articles 58 Documents
PERBEDAAN KUALITAS SPERMA SETELAH PEMBERIAN EKSTRAK AIR DAUN TIN (Ficus carica Linn) PADA MENCIT JANTAN (mus musculus) YANG DIINDUKSI TIMBAL ASETAT : STUDI IN VIVO Emi Kusuma Wardani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ibu dan Anak Vol. 6 No. 2, Juni (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan Ibu dan Anak JULKIA
Publisher : LPPM STIKes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan. Timbal menyebabkan beberapa pengaruh buruk bagi sistem reproduksi pria dan wanita, pada pria menyebabkan penurunan libido, ketidaknormalan spermatogenesis. Tujuan mengetahui apakah ekstrak air daun tin dapat berpengaruh terhadap motilitas, morfologi dan konsentrasi spermatozoa pada mencit jantan (mus musculus) yang diinduksi timbal asetat. Metode penelitian Jenis penelitian ini adalah true experimental dengan design post test only control group design dengan jumlah replikasi mencit jantan berjumlah 10, dibagikan secara proporsional pada 5 kelompok. Ekstrak air daun tin akan diberikan dengan dosis Pb+Daun Tin 1,664 mg (P1), Pb+Daun Tin 3,328 mg (P2), sedangkan untuk dosis timbal asetat 0,5 mg dan dosis quercetin 0,7 mg / 0,01KgBB. Variabel yang dianalisa meliputi motilitas spermatozoa, morfologi spermatozoa dan konsentrasi spermatozoa. Data dianalisa menggunakan Anova. Hasil dan pembahasan Hasil penelitian ekstrak air daun tin dengan dosis Pb+daun tin 1,664 mg (P1) berpengaruh meningkatkan morfologi spermatozoa, sedangkan dosis Pb+daun tin 3,328 mg (P2) meningkatkan motilitas spermatozoa, dan meningkatkan morfologi spermatozoa. Kesimpulan ekstrak air daun tin mampu mempengaruhi peningkatan motilitas spermatozoa dan morfologi spermatozoa
ASUHAN KEBIDANAN PADA Ny. “L.W” UMUR 26 TAHUN G2P1A0 USIA KEHAMILAN 18 MINGGU 5 HARI DI PUSKESMAS SENTANI KABUPATEN JAYAPURA Aliknoe, Dina; Handayani, Endah Purwanti; Pratami, Yustika Rahmawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ibu dan Anak Vol. 7 No. 1, Januari (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Ibu dan Anak JULKIA
Publisher : LPPM STIKes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52646/julkia.v7i1, Januari.244

Abstract

Pendahuluan: Kehamilan yang umur kehamilanya 28-42 minggu (7-9 bulan). Pada kehamilan trimester III terdapat berbagai macam ketidaknyamanan. Salah satunya ketidaknyamanan yang paling sering dialami ibu hamil trimester III yaitu Nyeri punggung dan sering buang air kecil. Metode: metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan studi penelaan kasus (case study). Penelitian dilaksanakan di puskesmas sentani, sampel penelitian ini Ny.L.W umur 26 tahun G2P1A0 usia kehamilan 31 minggu 1 hari dengan kehamilan normal. Instrument yang digunakan yaitu pedoman observasi, wawancara dan study dokumentasi dalam bentuk format asuhan kebidanan 7 langkah varney dan pendokumentasian SOAP. Hasil: Asuhan kebidanan pada ibu hamil Ny.L.W umur 26 tahun G2P1A0 usia kehamilan 18 minggu 5 hari dengan kehamilan normal di puskesmas sentani telah sesuai dengan standar asuhan kebidanan. hasil pengkajian yang dilakukan dari tanggal 07 mei 2023, Ny. L.W mengatakan sering buang air kecil, pemeriksaan fisik umum maupun pemeriksaan fisik khusus ibu dalam keadaan baik, ketidaknyamanan yang dialami ibu merupakan hal yang normal pada ibu hamil. Pembahasan: Pada pembahasan ini akan dijelaskan tentang kesesuaian antara teori dan kenyataan yang terjadi pada kasus yang diambil pada Ny. “L.W” umur 26 tahun G2P1A0 usia kehamilan 18 minggu 5 hari dengan kehamilan normal di Puskesmas Sentani yang dilakukan selama 1 kunjungan, menggunakan standar asuhan kebidanan & Langkah varney dan SOAP sebagai data perkembangan. Kesimpulan: setelah dilakukan asuhan selama 1 kali kunjungan dan pengumpulan data yang didapat dari data subjekti dan objektif, serta dilakukan pendokumentasian menggunakan 7 langkah Varney dan SOAP sebagai data perkembangan asuhan yang diberikan berjalan dengan baik, dan ibu siap dalam proses persalinan.
FAKTOR IBU TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA ANAK BALITA Lestari, Tiyan
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ibu dan Anak Vol. 4 No. 2, Juni (2021): Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak JULKIA
Publisher : LPPM STIKes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Stunting merupakan gangguan pertumbuhan linier yang disebabkan adanya malnutrisi asupan zat gizi kronis dan atau penyakit infeksi kronis maupun berulang. Bayi dan balita yang mengalami stunting memiliki risiko terjadinya penurunan kemampuan intelektual, produktivitas, dan peningkatan risiko penyakit degeneratif di masa mendatang. Metodologi Penelitian : pencarian literatur yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Google Schoolar dan Scopus dengan rentang tahun 2015-2020, menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, artikel full text, sesuai dengan judul, artikel berupa studi kualitatif dan kuantitatif. Hasil Penelitian : Didapatkan 10 artikel yang sesuai dengan kriteria penulis dan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Faktor ibu yang bisa menyebabkan Stunting pada anak adalah Berat badan ibu sebelum hamil kurang dari normal, perawakan ibu pendek, pendidikan ibu, pemberian ASI eksklusif, pekerjaan ibu, ANC, dan tingkat pengetahuan ibu.
ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL Ny. “A” UMUR 21 TAHUN GIP0A0 USIA KEHAMILAN 34 MINGGU 3 HARI DENGAN KEHAMILAN NORMAL DI PUSKESMAS SENTANI Mendila, Hermin; Lestari, Tiyan Febriyani; Astutik, Eftyaningrum Dwi Wahyu; Toba, Riswati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ibu dan Anak Vol. 7 No. 2, Juni (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Ibu dan Anak JULKIA
Publisher : LPPM STIKes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52646/julkia.v7i2, Juni.234

Abstract

Latar belakang: Masa kehamilan dimulai dari konsepsi sampai lahirnya janin. Lamanya hamil normal adalah 280 hari (40 minggu atau 9 bulan 7 hari) dihitung dari hari pertama haid terakhir.¹ Kehamilan merupakan suatu proses yang alamiah bagi seorang perempuan karena di dalam Rahimnya terdapat janin. Pada unumnya kehamilan berjalan dengan dengan normal, namun setiap kehamilan bisa berkembang membawa resiko tinggi yang mengakibatkan terjadinya komplikasi pada kehamilan hingga kematian ibu Metode: metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan studi penelaan kasus (case study). Penelitian dilaksanakan di puskesmas sentani, sampel penelitian ini Ny.A umur 21 tahun GIP0A0 usia kehamilan 34 minggu 3 hari dengan kehamilan normal.Instrument yang digunakan yaitu pedoman observasi, wawancara dan study dokumentasi dalam bentuk format asuhan kebidanan 7 langkah varney dan pendokumentasian SOAP Hasil: Asuhan kebidanan pada Ny. ”A" telah dilakukan selama kurang lebih 1 bulan yang dimulai dari masa kehamilan 34 minggu 3 hari. Asuhan kebidanan kehamilan pada Ny.A GIP0A0 dengan kehamilan normal sudah sesuai Manajemen Kebidanan 7 langkah Varney dan SOP sebagai data perkembanganya, berdasarkan kasus Ny.A tidak ada kesenjangan antara teori dan kasus pada kunjungan ANC dan Perawatan ANC Pembahasan: Pada studi kasus Asuhan Kebidanan pada ibu hamil membahas tentang kesesuaian antara teori dan kenyataan yang terjadi pada Ny. “A” umur 21 tahun GIP0A0 selama kehamilan trimester III (34 minggu 3 hari) dengan kehamilan normal menggunakan standar asuhan kebidanan yang terdiri dari pengkajian data, perumusan diagnosa, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dilanjutkan dengan SOAP sebagai data perkembangan kesimpulan dan saran: berdasarkan kasus Ny.A tidak ada kesenjangan antara teori dan kasus pada kunjungan ANC dan Perawatan ANC
ASUHAN KEBIDANAN IBU NIFAS PADA NY.E UMUR 19 TAHUN PIA0 NIFAS HARI KE-1 NORMAL DI PUSKESMAS SENTANI KABUPATEN JAYAPURA marwa, agustina; Pratami2, Yustika Rahmawati; Astutik, Eftyaningrum D.W.
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ibu dan Anak Vol. 7 No. 2, Juni (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Ibu dan Anak JULKIA
Publisher : LPPM STIKes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Masa nifas (puerperium) dimulai setelah kelahiran plasenta dan berakhir ketika alat-alat kandungan Kembali seperti keadaan sebelum hamil, masa nifas berlangsung selama kira-kira 6 minggu (42 hari). Masa nifas merupakan masa yang rawan bagi ibu, sekitar 60% kematian ibu terjadi setelah melahirkan dan hampir 50% dari kematian pada masa nifas terjadi 24 jam pertama setelah bbpersalinan, terutama 6 jam pertama setelah persalinan. Upaya yang dilakukan pemerintah adalah melakukan asuhan masa nifas secara komprehensif. Adapun kunjungan masa nifas dilakukan sebanyak 4 kali kunjungan. Kunjungan 1 (6-8 jam postpartum), kunjungan 2 (6 hari postpartum), kunjungan 3 (2 minggu postpartum) dan kunjungan 4 (6 minggu postpartum). Metode: metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan studi kasus (case study). Instrumen yang digunakan yaitu pedoman, observasi, wawancara dan pendokumentasi dalam bentuk format asuhan kebidanan 7 langkah varney dan SOAP sebagai data perkembanganya. Hasil: Asuhan Kebidanan pada ibu nifas Ny.E umur 19 tahun PIA0 dengan nifas normal 6 jam postpartum sampai dengan 6 minggu postpartum terdapat kesesuaian antara teori dan juga kenyataan yang didapat. Kesimpulan: setiap asuhan yang diberikan pada masa nifas sesuai dengan kebutuhan yang dibutuhkan dimana asuhan yang diberikan sesuai prosedur.
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. “P” UMUR 22 TAHUN G1P0A0 USIA KEHAMILAN 36 MINGGU 1 HARI DI PUSKESMAS SENTANI KABUPATEN JAYAPURA kalolik, dekiana; Dinge, Fenny; Purwanti, Endah; Suebu, Lili Jeni
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ibu dan Anak Vol. 7 No. 2, Juni (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Ibu dan Anak JULKIA
Publisher : LPPM STIKes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52646/julkia.v7i2, Juni.259

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah memberikan asuhan komprehensif dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan penggunaan KB pada Ny. “P” umur 22 tahun G1P0A0 usia kehamilan 36 minggu 1 hari di Puskesmas Sentani yang bertujuan untuk memberikan pelayanan berkualitas untuk mencegah terjadinya kematian ibu dan anak. Desain penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dan jenis penelitian studi kasus. Pedoman observasi, wawancara dan dokumentasi dalam bentuk format asuhan kebidanan 7 langkah varney dan pendokumentasian SOAP. Hasil asuhan yang diberikan pada Ny. “P" umur 22 tahun G1P0A0 mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan penggunaan KB berjalan dengan lancar serta ibu dan bayi dalam keadaan normal. Berdasarkan hasil asuhan kebidanan yang telah dilakukan pada Ny. “P” diharapkan klien dapat menerapkan konseling yang telah diberikan selama dilakukan asuhan kebidanan sehingga kondisi ibu dan bayi tetap baik dan dapat mencegah terjadinya komplikasi hingga kematian.
ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL Ny. “W.Y” UMUR 22 TAHUN GIP0A0 USIA KEHAMILAN 34 MINGGU 3 HARI DENGAN KEHAMILAN NORMAL DI PUSKESMAS SENTANI Aroi, Evelin; Putri, Harlinda Widia; Utami, Arum Surya; Simanjuntak, Dahlia R.E
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ibu dan Anak Vol. 7 No. 2, Juni (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Ibu dan Anak JULKIA
Publisher : LPPM STIKes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52646/julkia.v7i2, Juni.260

Abstract

Latar belakang: Masa kehamilan dimulai dari konsepsi sampai lahirnya janin. Lamanya hamil normal adalah 280 hari (40 minggu atau 9 bulan 7 hari) dihitung dari hari pertama haid terakhir.¹ Kehamilan merupakan suatu proses yang alamiah bagi seorang perempuan karena di dalam Rahimnya terdapat janin. Pada unumnya kehamilan berjalan dengan dengan normal, namun setiap kehamilan bisa berkembang membawa resiko tinggi yang mengakibatkan terjadinya komplikasi pada kehamilan hingga kematian ibu Metode: metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan studi penelaan kasus (case study). Penelitian dilaksanakan di puskesmas sentani, sampel penelitian ini Ny.W.Y umur 22 tahun GIP0A0 usia kehamilan 34 minggu 3 hari dengan kehamilan normal.Instrument yang digunakan yaitu pedoman observasi, wawancara dan study dokumentasi dalam bentuk format asuhan kebidanan 7 langkah varney dan pendokumentasian SOAP Hasil: Asuhan kebidanan pada Ny. ”W.y" telah dilakukan selama kurang lebih 1 bulan yang dimulai dari masa kehamilan 34 minggu 3 hari. Asuhan kebidanan kehamilan pada Ny.W.y GIP0A0 dengan kehamilan normal sudah sesuai Manajemen Kebidanan 7 langkah Varney dan SOP sebagai data perkembanganya, berdasarkan kasus Ny.W.y tidak ada kesenjangan antara teori dan kasus pada kunjungan ANC dan Perawatan ANC Pembahasan:Pada studi kasus Asuhan Kebidanan pada ibu hamil membahas tentang kesesuaian antara teori dan kenyataan yang terjadi pada Ny. “W.y” umur 22 tahun GIP0A0 selama kehamilan trimester III (34 minggu 3 hari) dengan kehamilan normal menggunakan standar asuhan kebidanan yang terdiri dari pengkajian data, perumusan diagnosa, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dilanjutkan dengan SOAP sebagai data perkembangan kesimpulan dan saran: berdasarkan kasus Ny.W.y tidak ada kesenjangan antara teori dan kasus pada kunjungan ANC dan Perawatan ANC
ASUHAN KOMPREHENSIF KELUARGA BERENCANA SUNTIK 3 BULAN PADA NY.F.W UMUR 29 TAHUN DI PUSKESMAS SENTANI KABUPATEN JAYAPURA mansawan, frida; Lestari, Susi; Nurhijrahen, Pranita Kartika Candra; Vitania, Wiwit
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ibu dan Anak Vol. 7 No. 2, Juni (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Ibu dan Anak JULKIA
Publisher : LPPM STIKes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52646/julkia.v7i2, Juni.261

Abstract

Latar Belakang : Keluarga berencana adalah bagian terpadu dalam program pembangunan nasional yang bertujuan untuk menciptakan kesejahteraan ekonomi, spritual dan sosial budaya penduduk Indonesia agar dapat dicapai keseimbangan yang baik dengan kemampuan produksi nasiona. Dalam suatu program keluarga berencana terdapat suatu metode kontrasepsi. Dimana ada dua metode kontrasepsi yang digunakan yaitu kontrasepsi hormonal dan non hormonal. Penggunaan kontrasepsi suntik menurut Wold Health Organization diseluruh dunia sekitar 45%. Kontrasepsi di Indonesia paling banyak diminati yaitu kontrasepsi suntik sebesar 34,3%. Metode : Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penilitian deskriptif dengan studi penelaan kasus (case study). Instrumen yang digunakan yaitu pedoman pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi dalam bentuk format asuhan kebidanan 7 langkah Varney dan pendokumentasian SOAP. Hasil: Penatalaksanaan Asuhan Keluarga Berencana suntik 3 bulan pada Ny. F.W di Puskesmas Sentani sesuai dengan standar asuhan kebidanan. Hasil pengkajian yang dilakukan pada tanggal 11 Maret 2023 Ny. F.W mengatakan ingin menggunakan KB suntik 3 bulan dan menjarakkan kehamilan. Dilakukan pemeriksaan keadaan umum seperti tekanan darah dan pemeriksaan fisik. Kesimpulan : Asuhan kebidanan pada akseptor KB suntik 3 bulan Ny. F.W dilakukan dengan asuhan 7 langkah varney dan pendokumentasian dalam bentuk SOAP yang digunakan untuk proses penyelesaian masalah kebidanan, telah dilaksanakan pengkajian berupa pemantauan dan analisa data pada Ny. F.W di Pusksmas Sentani , tidak ditemukannya komplikasi pada ibu ditandai dengan tanda-tanda vital dalam batas normal.