cover
Contact Name
Teng Sutrisno
Contact Email
tengsutrisno@petra.ac.id
Phone
+6231-2983139
Journal Mail Official
tengsutrisno@petra.ac.id
Editorial Address
Gedung P lantai 5, Universitas Kristen Petra Jl. Siwalankerto 121-131, Surabaya, Jawa Timur 60236, Indonesia.
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik Mesin
ISSN : 14109867     EISSN : 26563290     DOI : https://doi.org/10.9744/jtm
Jurnal Teknik Mesin (JTM) merupakan Jurnal Keilmuan dan Terapan Teknik Mesin yang dikelola oleh Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Kristen Petra. JTM terbit pertama pada April 1999. JTM telah mendapatkan akreditasi Jurnal Nasional oleh Dirjen Dikti Depdiknas dengan SK-Nomor: 02/Dikti/Kep/2002, SK-Nomor :43/DIKTI/Kep/2008. JTM diterbitkan setiap bulan April dan Oktober. Tujuan penerbitan jurnal ini antara lain adalah untuk: Menyebarluaskan pengetahuan, pengalaman/terapan dan temuan baru para ilmuwan atau praktisi di bidang teknik mesin. Meningkatkan motivasi para ilmuwan dan praktisi untuk melakukan penelitian dan pengembangan ilmu di bidang teknik mesin
Articles 295 Documents
Cover, Hal Redaksi, Daftar Isi Jurnal Teknik Mesin
Jurnal Teknik Mesin (Sinta 3) Vol. 20 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Institute of Research and Community Outreach, Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

.
Perencanaan Transmisi Mekanik Roda Gigi dan Generator Turbin Vorteks PLTMH Hanni Maksum Ardi; Mokhamad Munir Fahmi; Dibyo Setiawan; Muhammad Yusup Efendi
Jurnal Teknik Mesin (Sinta 3) Vol. 20 No. 2 (2023): OCTOBER 2023
Publisher : Institute of Research and Community Outreach, Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jtm.20.2.55-63

Abstract

Isu transisi energi menarik perhatian masyarakat global dengan upaya untuk konservasi energi di masa depan dan menjaga keberlangsungan ekosistem makhluk hidup. Transisi energi adalah proses konversi sumber energi berbasis fosil menjadi penggunaan energi bersih dan ramah lingkungan seperti panel surya, air, panas bumi, dan angin. Upaya Indonesia dalam upaya menjalankan transisi energi bersih, Solusi pemanfaatan dengan penerapan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro pada Turbin vorteks menjadi energi listrik dengan unit generator. Turbin vorteks memiliki kebutuhan head rendah. Konstruksi fisik turbin vorteks sudah tersedia di laboratorium, selanjutnya di susun perencanaan transmisi, roda gigi dan generator. Tujuan kegiatan ini menyusun perencanaan transmisi mekanik pada turbin vortex berupa roda gigi dan generator. Metodologi menggunakan pendekatan rancangan teknis baik mengacu standard perencanaan komponen elemen mesin maupun literasi jurnal yang telah dilakukan beberapa peneliti, hal tersebut diterapkan pada rancangan desain transmisi roda gigi dan generator. Hasil rancangan diperoleh daya rencana pembangkit sebesar 1500watt dengan putaran 250rpm, dari daya dan putaran tersebut, direncanakan transmisi roda gigi dan generator dengan hasil sebagai berikut: transmisi yang digunakan antara lain poros dimensi ⌀52 mm x 100 mm, kopling cakar tipe SX095. Roda gigi payung BG 134 S R2 Scheme 30 dengan rasio putaran 1:2. Puli yang terhubung dengan roda gigi dengan kode A127 dan puli yang tehubung dengan generator dengan kode A63,5. Puli di sambung dengan sabuk tipe V kode A44.
Pemanfaatan Kulit Manggis (Garcinia mangostana L.) sebagai Bioetanol Generasi Dua (G2) dengan Variasi Konsentrasi Ragi Melalui Metode Simultaneous Saccharification and Fermentation (SSF) Dikdik Mulyadi; Lela Laitul Khumaisah; Sugiarti Rahayu
Jurnal Teknik Mesin (Sinta 3) Vol. 20 No. 2 (2023): OCTOBER 2023
Publisher : Institute of Research and Community Outreach, Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jtm.20.2.46-54

Abstract

Saat ini ketergantungan Indonesia terhadap energi fosil dalam memenuhi kebutuhan energi di dalam negeri masih tinggi. Di sisi lain, penggunaan bahan bakar fosil sebagai sumber energi nasional merupakan salah satu faktor penyumbang dalam peningkatan emisi gas rumah kaca yang merusak lingkungan. Beranjak dari hal tersebut, maka perlu adanya alternatif lain seperti penggunaan bioetanol yang lebih ramah lingkungan. Biomassa yang dimanfaatkan sebagai bioetanol dalam penelitian ini ialah kulit manggis karena kandungan lignin, selulosa, serta hemiselulosa berturut-turut sebesar 38.2; 30.7; 29.8% yang dapat dikonversi menjadi bioetanol generasi dua. Penelitian terkait pemanfaatan kullit manggis sebagai bioetanol belum banyak dilakukan, sehingga tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui karakteristik dari bioetanol yang dihasilkan serta konsentrasi ragi yang paling optimum dalam menghasilkan volume bioetanol. Metode penelitian yang digunakan dalam produksi bioetanol adalah sakarifikasi menggunakan enzim selulase campuran Aspergillus niger dan Trichoderma reesei perbandingan 1:2 dan fermentasi dengan variasi konsentrasi ragi 2; 4; 6 g/100 mL. Proses karakterisasi menggunakan instrumen GC, AAS, pH meter, serta proses titrasi. Penelitian ini memberikan hasil bahwa variasi ragi 6% merupakan konsentrasi yang paling optimum dalam menghasilkan volume bioetanol sebanyak 160 mL.
Rancang Bangun dan Pengujian Mesin Pengering Rotari dengan Pemanas dan Penggerak Tenaga Surya pada Pengeringan Jamur Tiram Melvin Emil Simanjuntak; Nelson Manurung; Melvin B. H. Sitorus; Jeremi Gideon Turnip; Hendry H. Lumbantoruan; Teng Sutrisno; Ian Hardianto Siahaan; Janter P. Simanjuntak
Jurnal Teknik Mesin (Sinta 3) Vol. 20 No. 2 (2023): OCTOBER 2023
Publisher : Institute of Research and Community Outreach, Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jtm.20.2.31-38

Abstract

Jamur tiram sudah cukup banyak dikonsumsi masyarakat pada saat ini. Untuk dapat disimpan lebih lama kadar air jamur perlu diturunkan hingga kurang dari 10%. Pengeringan yang banyak digunakan untuk jamur adalah pengeringan surya. Penggunaan pengering rotary dapat mempersingkat waktu pengeringan. Penelitian ini meliputi rancang bangun dan pengujian pengeringan dari mesin pengering rotari yang menggunakan energi surya sebagai pemanas dan penggerak. Hasil rancang bangun memperoleh alat pengering yang dapat beroperasi dengan baik. Ukuran panjang, lebar dan tinggi ruang pengering masing masing 500 mm x 500 mm x 1250 mm dan memiliki 3 drum pemutar. Sel surya untuk menyerap energi matahari untuk memutar drum. Untuk menaikkan temperatur udara pengering digunakan dua buah kolektor surya Sampel jamur dicacah dengan ukuran sekitar 1 cm yang diletakkan dalam drum yang berputar 30 rpm. Setiap drum berisi 400 gr sampel. Kolektor surya yang diletakkan pada arah utara dan selatan. Pengukuran massa dilakukan setiap 30 menit. Hasil pengujian menunjukkan kadar air jamur pada drum 1, 2 dan 3 berkurang masing masing dari sebesar 96,8%, 92,2%, dan 96,7% menjadi masing masing sebesar 7,8%, 1,2% dan 4,7% pada pukul 16,25 di hari II. Kadar air mencapai 10% setelah pengeringan selama 5,5; 4,5 dan 6,5 jam.
Pengaruh Flowrate dan Diameter Exit Nozzle terhadap Kemampuan Vacuum Pada Ejector Pump Willyanto Anggono; Ronaldo Febrian; Ivan Christian Hernando; Teng Sutrisno
Jurnal Teknik Mesin (Sinta 3) Vol. 20 No. 2 (2023): OCTOBER 2023
Publisher : Institute of Research and Community Outreach, Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jtm.20.2.64-69

Abstract

Ejector pump merupakan salah satu jenis alat/mesin fluida yang banyak digunakan di penindustrian yang membutuhkan fluida bertekanan tinggi. Tujuan yang ingin dicapai dalam penggunaan ejector adalah kemampuan hisap yang tinggi pada secondary flow (inlet suction flow). Bagian bagian utama pada ejector adalah nozzle, secondary flow/inlet suction flow, ruang pencampuran dan diffuser. Adapun faktor lain yang berpengaruh dalam kemampuan hisap ejector dalam menvakum/menghisap yaitu, flowrate dan diameter exit nozzle pada primary flow (injection motive fluid). Penelitian ini dimaksudkan untuk memperoleh seberapa besar pengaruh yang diberikan dari perbedaan ukuran atau level pada primary flow, meliputi flowrate sebesar15 L/min, 20 L/min dan 25 L/min, dan diameter exit nozzle 5 mm, 6, mm dan 7mm terhadap pressure vacuum dan flowrate vacuum pada secondary flow. Penelitian ini dilakakukan secara langsung dengan menggunakan ejector pump. Hasil dari pengujian ini menujukan bahwa flowrate (25 L/min) menghasilkan flowrate vacuum dan pressure vacuum paling besar. Kemudian diameter exit nozzle 7 mm menghasilkan flowrate vacuum paling besar dan diameter exit nozzle 5 mm menghasilkan pressure vacuum paling besar.
Perancangan Sistem Pengendalian Kualitas Di Perusahaan Besi Beton Didik Wahjudi; Nelson Sutanto
Jurnal Teknik Mesin (Sinta 3) Vol. 20 No. 2 (2023): OCTOBER 2023
Publisher : Institute of Research and Community Outreach, Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jtm.20.2.39-45

Abstract

Sebuah perusahaan penghasil besi beton menghadapi masalah kecacatan pada produk akhir dan tidak memiliki sistem pengendalian kualitas yang baik dan terstruktur. Hal ini menyebabkan menurunnya kepuasan pelanggan akibat tingginya kecacatan pada besi beton. Penelitian ini inging mengurangi kecacatan dengan memakai seven quality tools dan failure mode and effects analysis (FMEA) serta merancang sistem pengendalian kualitas. Hasil penelitian menunjukkan setelah melakukan implementasi pengendalian kualitas, kecacatan besi beton di proses kritis dapat diminimalisir. Proses roughing mill mengalami penurunan kecacatan sebesar 37.98%, sedangkan pada proses intermediate mill mengalami penurunan kecacatan sebesar 38.20%. Faktor penyebab utama terjadinya produk cacat adalah Faktor mesin (tidak dilakukan perawatan secara berkala), kemudian diikuti faktor manusia, faktor metode dan faktor material sebagai penyebab lain yang dapat menimbulkan kecacatan pada besi beton.
Cover, Hal Redaksi, Daftar Isi Jurnal Teknik Mesin
Jurnal Teknik Mesin (Sinta 3) Vol. 20 No. 2 (2023): OCTOBER 2023
Publisher : Institute of Research and Community Outreach, Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

.
Pengaruh Jumlah Pelat dan Berat Katalis pada HHO Generator Tipe Dry Cell terhadap Emisi Gas Buang Akka Sunoko; Kris Witono
Jurnal Teknik Mesin (Sinta 3) Vol. 21 No. 1 (2024): APRIL 2024 (SINTA 3)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach, Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jtm.21.1.1-10

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui interaksi penambahan jumlah pelat dan berat katalis NaOH pada tiap hho generator tipe dry cell terhadap kadar emisi gas buang yang dihasilkan kendaraan bermotor. Variabel yang diuji adalah jumlah pelat yaitu 11, 15 dan 19 menggunakan jenis pelat stainless steel pada HHO generator dan berat katalis yaitu 10, 20, dan 30 gram dengan jenis katalis yang digunakan yaitu NaOH. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan alat gas analyzer yang dilakukan sebanyak 3 kali setiap putaran 1000 rpm, 2000 rpm, 3000 rpm, 4000 rpm, dan 5000 rpm. Hasil yang didapatkan interaksi antara jumlah pelat dan berat katalis NaOH berpengaruh dalam mengurangi kadar emisi gas buang CO dan HC. HHO Generator dengan jumlah pelat 19 dan berat katalis 30 gram paling efektif dalam mengurangi kadar emisi gas buang CO sebesar 2,84 % pada putaran mesin 5000 RPM dan menurunkan kadar HC yakni 173,33 ppm pada putaran mesin 1000 RPM, disebabkan karena laju produksi gas brown yang dihasilkan lebih banyak sehingga mampu untuk mengoptimalkan proses pembakaran sehingga mengurangi kadar emisi CO dan HC yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor.
Analisa Kecacatan pada Produk Hasil Pengelasan dengan Metode FMEA dan Diagram Pareto Studi Kasus di Perusahaan PT. Aneka Jasa Teknik Gresik Wahyu Aditya Setya Putra; Elang Mulya Saputra; Mochammad Miftakhurrohman; Wahyu Dwi lestari
Jurnal Teknik Mesin (Sinta 3) Vol. 21 No. 1 (2024): APRIL 2024 (SINTA 3)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach, Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jtm.21.1.21-28

Abstract

PT. Aneka Jasa Teknik merupakan sebuah perusahaan industri yang beralokasi di jalan raya dungus km 3 cerme kabupaten Gresik dan aktif dalam bidang fabricator, general contractor, dan supplier. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis jenis serta tingkat kecacatan yang sering terjadi pada berbagai produk yang telah melewati hasil pengelasan dengan menggunakan metode FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) dan Diagram Pareto. Metode FMEA digunakan untuk mengidentifikasi serta mengevaluasi potensi terjadinya cacat produk selama proses pengelasan, sedangkan Diagram Pareto sendiri digunakan untuk memprioritaskan jumlah cacat yang paling umum. Studi penelitian ini diawali dengan mengumpulkan data kegagalan selama periode waktu tertentu. Kemudian hasil analisa digunakan sebagai pengembangan atas tindakan perbaikan yang dimana dapat membantu sebuah perusahaan dalam mengurangi resiko atas kegagalan serta meningkatkan kualitas produk, selanjutnya mengidentifikasi kembali tingkat kecacatan yang paling utama sehingga memiliki kontribusi secara signifikan terhadap hasil kecacatan secara keseluruhan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ditemukan tiga jenis serta presentase tertinggi pada kecacatan produk dimulai dari jenis kecacatan meleset sebesar 26,34%, jenis kecacatan spatter sebesar 25,19%, dan jenis cacat proses pengelasan kurang sebesar 22,90%. Adapun dari hasil RPN (Residual Risk Priority Number) tertinggi yaitu terdapat pada lubang nozzle dengan perolehan point sebesar 245. Dari berbagai penyebab kecacatan produk hasil pengelasan dapat disebabkan oleh beberapa faktor yaitu kurangnya perawatan pada alat yang digunakan sehingga berdampak pada aliran gas yang terlalu rendah saat proses pengelasan terjadi. Pada penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar perbaikan berkelanjutan dan penerapan praktik terbaik dalam pengendalian kualitas di industri terutama proses pengelasan.
Effect of Layers on Delamination and Tensile Strength of Woven Fiber Composites with Polyester Matrix Fajar Paundra; Danang Istanto; Eko Pujiyulianto; Muhamad Fatikul Arif; Sri Hastuti
Jurnal Teknik Mesin (Sinta 3) Vol. 21 No. 1 (2024): APRIL 2024 (SINTA 3)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach, Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jtm.21.1.11-20

Abstract

A composite is a combination of 2 or more different materials. The composite joining process can use adhesives or mechanically by making holes. During the process of making holes in the composite, it can cause delamination in the composite. Delamination and layer thickness greatly influence the strength of hollow composite joints. This research aims to determine the effect of delamination factors and the number of layers on the tensile strength value of the composite. The materials used in this research are polyester resin and woven glass fiber. The method used is vacuum bagging with variations in the number of layers, namely 3 layers, 4 layers, 5 layers, and 6 layers. Tensile testing refers to ASTM D638 standards. Specimens that have been cut according to standards will then be perforated in the center with a hole diameter of 4 mm using a milling machine. The highest tensile strength value was obtained in the 6-layer variation of 237.448 MPa and the lowest value was obtained in the 3-layer variation of 186.221 MPa. The delamination value greatly influences the tensile strength of the composite, where the more layers, the delamination value will decrease and increase the tensile strength of the composite.