cover
Contact Name
fitriani simangunsong
Contact Email
ericksianipar94@gmail.com
Phone
+6285359150140
Journal Mail Official
ericksianipar94@gmail.com
Editorial Address
Principal Contact Penerbit Cattleya Darmaya Fortuna Marindal 1, Pasar IV Jl. Karya Gg. Anugerah Kecamatan. Patumbak, Medan - Sumatera Utara
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Benih : Journal of Midwifery
ISSN : -     EISSN : 28294513     DOI : https://doi.org/10.54209/benih.v1i01
Core Subject : Health,
The scope of this journal includes, but is not limited to the research results of: Maternal Health, Pregnancy Labor, Post Partum, Child Health, Family Planning, Reproduction Health, Adolenscent Health, Pre-Conception Period, Pre Menopause - Elderly Health, Pathology, Emengency nursing, Maternity nursing, Mental health nursing, Nursing soul, Medical sugery nursing community nursing, Holistic Nursing, Geriatric Nursing, Pediatric Nursing, Public health, Child health, Midwifery.
Articles 102 Documents
PENGARUH SOSIODEMOGRAFI DAN POLA ASUH IBU TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA 6-23 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MOMPANG KECAMATAN PANYABUNGAN UTARA KABUPATEN MANDAILING NATAL Khoirunnisa’a Batubara
Benih : Journal of Midwifery Vol. 5 No. 02 (2026): Benih : Journal of Midwifery
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/benih.v5i02.632

Abstract

Organisasi kesehatan dunia (WHO) menempatkan Indonesia sebagai negara ketiga dengan angka prevalensi stunting tertinggi di Asia Tenggara pada 2017 angkanya mencapai 36,4 persen. prevalensi stunting di Indonesia masih lebih tinggi dibandingkan dengan negara-negara lain di Asia tenggara,seperti Banglades (36,1%),Neval (35,8%),Bhutan (31,6%) Myanmar (29,2%),Korea Utara (22,9%) Maldives (20,3%),Srilanka (17,3%) dan Tailand (10,5%). sekitar 150,8 juta balita di dunia mengalami stunting. Namun angka ini sudah mengalami penurunan jika dibandingkan dengan angka stunting pada tahun 2000 yaitu 32,6%. Pada tahun 2017, lebih dari setengah balita stunting di dunia berasal dari Asia (55%) sedangkan lebih dari sepertiganya (39%) tinggal di Afrika. Dari 83,6 juta balita stunting di Asia, proporsi terbanyak berasal dari Asia Selatan (58,7%) dan proporsi paling sedikit di Asia Tengah (0,9%), oleh karna itu prevalensi stunting nasional mencapai 37,2%, menurun ditahun 2018 menjadi 30,8%. Penurunan angka stunting di Indonesia adalah kabar baik, akan tetapi belum berarti sudah bias membuat tenang,karena bila merujuk pada standar WHO, batas maksimalnya adalah 20% atau seperlima dari jumlah total anak balita, prevlaensi balita pendek menjadi masalah kesehatan masyarakat jika prevalensinya 30% atau lebih.periode 0-24 bulan merupakan periode yang menetukan kualitas kehidupan sehingga disebut dengan golden periode. Dampak buruk dapat ditimbulkan oleh masalah gizi pada 1000 HPK atau satu diantaranya adalah stunting. Prevalensi stunting tertinggi terjadi pada anak saat berusia 24-59 bulan. Proses menjadi pendek atau stunting pada anak disuatu wilayah atau daerah miskin dimulai sejak usia sekitar 6 bulan awal kehidupan serta berlangsung terus sampai usia 18 tahun. Stunting terjadi dalam usia 36 bulan pertama biasaya disertai dengan efek jangka panjang.  
Implementation of Medical Record Security and Confidentiality Aspects Based on Accreditation Standards at Imelda Pekerja Indonesia General Hospital, Medan Abdul Malik Ritonga; Zulham Andi Ritonga; Geovani Arta sihite; Mei Sryendang Sitorus; Rasnita Suryanti Laia
Benih : Journal of Midwifery Vol. 5 No. 02 (2026): Benih : Journal of Midwifery
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/benih.v5i02.633

Abstract

The security and confidentiality of medical records are essential aspects of protecting patients’ health information. This study aimed to describe the implementation of medical record security and confidentiality aspects based on accreditation standards at Imelda Pekerja Indonesia General Hospital, Medan. This study employed a qualitative research method. The informants consisted of four individuals: one head of the medical records unit, one medical records officer, and two information technology (IT) officers. Data were collected using an interview guide to obtain relevant information from the informants. The results showed that the implementation of medical record security and confidentiality at Imelda Pekerja Indonesia General Hospital, Medan, was generally well implemented, supported by established procedures related to data security and confidentiality, including Standard Operating Procedures (SOPs) for data backup, Hospital Information Management System (SIMRS) data protection, user account management, and access rights to medical records. It is expected that all personnel directly involved in maintaining the security and confidentiality of medical records will consistently safeguard such records to ensure that patients’ data are protected from unauthorized third parties.

Page 11 of 11 | Total Record : 102