cover
Contact Name
Hendrikus Hironimus Botha
Contact Email
hendrabotha@gmail.com
Phone
+6285239042743
Journal Mail Official
hendrabotha@gmail.com
Editorial Address
Jln. Km. 09, Kelurahan Sasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, TTU-NTT-85613
Location
Kab. timor tengah utara,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
JianE (Jurnal Ilmu Administrasi Negara)
Published by Universitas Timor
ISSN : -     EISSN : 2528097X     DOI : https://doi.org/10.32938/jan.v4i2
JianE (Jurnal Administrasi Negara) diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Timor. JianE menyediakan media untuk mempublikasikan artikel ilmiah dengan fokus kajian pada isu-isu kebijakan dan manajemen publik, manajemen sumber daya manusia sektor publik, manajemen kinerja sektor publik, dan Birokrasi. JianE memberikan peluang sebesar-besarnya kepada para akademisi, mahasiswa, peneliti dan pihak terkait lainnya untuk mempublikasikan artikel ilmiahnya sebagai upaya pengembangan dibidang Ilmu Administrasi Negara. JianE diterbitan tiga kali setahun yaitu pada bulan April, Agustus dan Desember. Sejak tahun 2016 telah mendapatkan e-ISSN: 2528-097X untuk versi online.
Articles 58 Documents
PRINSIP KETERBUKAAN DAN TANGGUNG JAWAB DALAM PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA “LENTERA KABUNA” DI DESA KABUNA KABUPATEN BELU Rene, Mariayani Oktafiana; C.B Mbiri, Adeodata Laniria
JianE (Jurnal Ilmu Administrasi Negara) Vol. 4 No. 3 (2022): JianE: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jan.v4i3.5965

Abstract

Prinsip pengelolaan BUM Desa telah diatur dalam Peraturan Pemerintah No 11 Tahun 2021, khususnya pada Pasal 4 terkait dengan prinsip-prinsip pengeloaan BUM Desa. Dua prinsip utama diantaranya adalah prinsip terbuka dan bertanggung jawab. Prinsip terbuka berkaitan dengan akses yang tersedia bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi terkait dengan BUM Desa. Sementara Prinsip bertanggung jawab berkenaan kewajiban organisasi publik untuk melaporkan kepada masyarakat berkenaan dengan penggunaaan anggaran dan program kerja pada organisasi tersebut. Dalam penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip terbuka dan bertanggung jawab dalam pengelolaan BUM Desa Lentera Kabuna, yang berada di Desa Kabuna Kabupaten Belu Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif, dengan data primer dikumpul melalui wawancara dan observasi di lapangan. Data yang terkumpul kemudian direduksi, diolah dan disajikan hingga penarikan kesimpulannya. Hasil penelitian menunjukan BUM Desa Lentera Kabuna dalam pengelolaannya telah menerapkan prinsip terbuka dan bertanggung jawab, dimana manajemen BUM Desa kabuna telah memenuhi indikator keterbukaan informasi, namun masih terdapat kekurangan pada aksesibilitas dokumen informasi bagi masyarakat.
STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI DANA DESA SEBAGAI UPAYA PENGENTASAN KEMISKINAN DI DESA USAPINONOT KECAMATAN INSANA BARAT KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA Maumabe, Corri Imakulata; Pala, Aplonia; Tiza, Agustinus Longa
JianE (Jurnal Ilmu Administrasi Negara) Vol. 4 No. 3 (2022): JianE: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jan.v4i3.5966

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah Untuk menganalisis dan mendeskripsikan Strategi pemberdayaan Masyarakat melalui dana desa sebagai Upaya pengentasan di Desa Usapinonot Kecamatan Insana Barat Kabupaten Timor Tengah Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah Kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan upaya pengentasan kemiskinan di Desa Usapinonot telah dilaksanakan melalui beberapa tahapan dimana kelompok-kelompok yang ada di Desa Usapinonot medapatkan modal dari dana desa dan disesuaikan dengan kebutuhan dari setiap kelompok. Modal yang ada diharapkan mampu menumbuhkembangkan kemampuan dan kepercayaan diri setiap kelompok sehingga menghasilkan kelompok yang mampu mengembangkan usaha kelompok dengan mandiri dan maju. Proses pemberdayaan di desa Usapinonot melibatkan semua masyarakat sesuai dengan kebutuhan masyarakat artinya pemberdayaan bukan hanya untuk kelompok-kelompok yang dibentuk. Adapun bentuk lain dari kegiatan pemberdayaan yakni dengan memberikan motivasi dan pengetahuan yang baik untuk mengembangkan kemapuan setiap kelompok, melalui kegiatan sosialisasi pengembangan diri dan ketrampilan kepada setiap kelompok sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, kegiatan pendampingan dilaksanakan secara rutin untuk menjamin kesalarasan dan keseimbanagan yang memungkinkan setiap orang memiliki kesempatan berusaha tanpa adanya persaingan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA MELALUI PEMBENTUKAN KELOMPOK TANI DI DESA NANIN KECAMATAN RINHAT KABUPATEN MALAKA Bui, Maria Yulita; Atanus, Fidelis; Tiza, Agustinus Longa
JianE (Jurnal Ilmu Administrasi Negara) Vol. 4 No. 3 (2022): JianE: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jan.v4i3.5978

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis pemberdayaan masyarakat melalui pembentukan kelompok tani sebagai upaya untuk kemandirian dan kesejahteraan masyarakat di Desa Nanin Kecamatan Rinhat Kabupaten Malaka. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknis analisis data bersifat deskriptif dengan sumber informan Pj. Kepala Desa Nanin, Sekretaris Desa, Anggota Kelompok tani, Tokoh masyarakat, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui pembentukan kelompok tani di Desa Nanin sudah dilaksanakan dengan baik dengan adanya pembentukan kelompok tani mampu untuk bisa mengubah masyarakat kemandirian masyarakat menjadi sejahtera, mengadakan pelatihan yang berdampak pada masyarakat dapat mengembangkan pengetahuan dan kreativitasnya. Dengan subfokus yang pertama, tahap persiapan, yang kedua, tahap asesment, tahap perencanaan alternatif program, tahap formulasi rencana aksi, tahap pelaksanaan, tahap evaluasi, dan tahap terminasi. Dalam masyarakat, keragaman karakter akan mempengaruhi terhadap agen pemberdayaan dalam memilih cara atau teknis pelaksanaan pemberdayaan. Dibuktikan perubahan status desa Nanin dari sebelum adanya kelompok tani adalah desa tertinggal, kemudian setelah adanya kelompok tani menjadi desa berkembang dan optimis untuk yang menjadi desa yang mandiri
STRATEGI PEMERINTAH DESA DALAM MENANGGULANGI STUNTING DI DESA BONIBAIS KECAMATAN LAENMANEN KABUPATEN MALAKA Muti, Anisia; Atanus, Fidelis; Pala, Aplonia
JianE (Jurnal Ilmu Administrasi Negara) Vol. 5 No. 1 (2023): JianE: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jan.v5i1.6210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi Pemerintah Desa dalam menanggulangi Stunting di Desa Bonibais. Metode yang digunakan dalam penelitin ini adalah metode kualitatif dengan teknik analisis data bersifat deskriptif dengan sumber informan Pemerintah Desa, Bidan Desa, Kader Posyandu, dan Orang Tua (Anak Stunting). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Pertama, Pemerintah desa melakukan kolaborasi dan kemitraan dengan pihak Lembaga Swadaya Masyarakat Bethesda untuk memberikan bantuan berupa Pemberian Makanan Tambahan kepada anak-anak yang mengalami stunting. Kedua, Strategi komunikasi Perubahan Perilaku dilakukan degan memberikan arahan kepada masyarakat agar selalu menerapkan perilaku hidup Bersih dan Sehat. Ketiga, Kewirausahaan Sosial dilakukan untuk mendorong usaha masyarakat seperti membentuk Kelompok Usaha Tani dan Ternak agar mampu mencukupi kebutuhan hidup. Keempat, Kemitraan Publik Swasta dilakukan di Desa Bonibais yakni Pemerintah desa bekerjasama dengan pihak Lembaga Swadaya Masyarakat Bethesda dan pihak kesehatan untuk menyalurkan bantuan Pemberian Makanan Tambahan kepada Kader Posyandu agar dapat mengolahnya menjadi makannan sehingga bisa diberikan kepada anak-anak yang mengalami Stunting. Kelima, Kerja sama adalah kegiatan atau suatu usaha yang dilakukan bersama untuk mencapai tujuan bersama. Usaha yang dilakukan yaitu memberikan arahan kepada masyarakat agar menanam sayuran untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi anak agar dapat mengurangi masalah stunting di Desa Bonibais.
PARTISIPASI PEMUDA DALAM PEMBANGUNAN DI DESA NANSEAN KECAMATAN INSANA KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA Bone, Paulus Y. Mei; Patiung, Marthen; Pala, Aplonia
JianE (Jurnal Ilmu Administrasi Negara) Vol. 5 No. 1 (2023): JianE: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jan.v5i1.6211

Abstract

Masalah dalam penelitian ini yaitu rendahnya partisipasi pemuda dalam pembangunan di Desa Nansean. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan partisipasi pemuda dalam pembangunan di Desa Nansean. Metode penelitian ini yaitu metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber informasi diperoleh dari Pemerintah Desa Nansean, masyarakat dan pemuda. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Partisipasi pemuda dalam pembangunan diukur menggunakan empat jenis partisipasi menurut Cohen dan Uphoff dalam Siti Irene A.D., yaitu partisipasi dalam pengambilan keputusan, partisipasi dalam pelaksanaan, partisipasi dalam pengambilan manfaat dan partisipasi dalam evaluasi. Hasil penelitian yaitu a). partisipasi dalam pengambilan keputusan melalui keterlibatan pemuda di desa belum optimal, b). Partisipasi pemuda dalam pelaksanaan belum optimal, dimana pemuda di Desa Nansean hanya berpartisipasi melalui kegiatan olahraga pertandingan bola dan kerja bhakti; c). Partisipasi dalam pengambilan manfaat melalui pemanfaatan fasilitas desa seperti penggunaan aula desa dan lapangan bola voli; d). Partisipasi pemuda dalam evaluasi belum dilibatkan maupun melibatkan diri disebabkan karena merasa minder.
KEPEMIMPINAN KEPALA DESA PEREMPUAN DALAM PEMBANGUNAN DI DESA NOEBAUN KECAMATAN NOEMUTI KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA Usfinit, Anjel Ade; Pala, Aplonia; Bekun, Stefanus
JianE (Jurnal Ilmu Administrasi Negara) Vol. 5 No. 1 (2023): JianE: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jan.v5i1.6212

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran Perempuan dalam pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat di Desa Noebaun. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian deskriptif merupakan metode yang bertujuan untuk mengambarkan dan mendeskripsikan peristiwa maupun fenomena yang terjadi dilapangan, pengumpulan data dilakukan dengan cara teknik observasi, wawancara dan dokumentasi dengan sumber informan Aparat desa dan masyarakat Desa Noebaun. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kepemimpinan kepala desa perempuan dalam pembangunan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi mengarahkan masyarakat sehingga pembangunan dapat terealisasi sesuai dengan tujuan bersama. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kepemimpinan Kepala Desa Perempuan di desa Noebaun telah berjalan baik berdasarkan variabel penelitian yakni pengarahan, mempengaruhi, kepatuhan, kepercayaan, hormat dan kerja sama.
KINERJA APARAT DESA DALAM PELAYANAN ADMINISTRASI KEPADA MASYARAKAT DI DESA BIUDUKFOHO KECAMATAN RINHAT KABUPATEN MALAKA Bau, Fitri Yovita; Bekun, Stefanus; Patiung, Marthen
JianE (Jurnal Ilmu Administrasi Negara) Vol. 5 No. 1 (2023): JianE: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jan.v5i1.6215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja Aparat Desa dalam memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat di Desa Biudukfoho, Kecamatan Rin Hat, Kabupaten Malaka. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Fokus penelitiannya adalah kinerja aparat desa dalam pelayanan administrasi kepada masyarakat di Desa Biudukfoho, Kecamatan Rin Hat, Kabupaten Malaka. Informan dalam penelitian ini adalah Kepala Desa, Aparat Desa dan Masyarakat. Adapun analisis data dalam penelitian terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Untuk melihat kinerja aparat Desa Biudukfoho dalam memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat maka adapun indikator kinerja yang harus dilihat yaitu kualitas kerja, ketepatan, inisiatif, kemampuan dan komunikasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilihat peneliti memberikan kesimpulan bahwa kualitas kerja aparat Desa Biudukfoho kurang baik karena dari indikator kinerja di atas, belum berjalan semaksimal mungkin sehingga hal ini menyebabkan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat belum begitu baik, meskipun tugas yang diberikan sudah diselesaikan namun belum tepat pada waktu penyelesaiannya. Untuk meningkatkan kinerja yang baik maka Pemerintah Desa Biudukfoho dapat menerapkan indikator-indikator kinerja yang ada sehingg pelayanan yang diberikan dapat mensejahterakan masyarakat di Desa Biudukfoho Kecamatan Rin Hat Kabupaten Malaka.
KOLABORASI PEMERINTAH DESA DAN MASYARAKAT DALAM MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE DI DESA TOHE LETEN KECAMATAN RAIHAT KABUPATEN BELU Mauk, Aldegunde Buar; Lassa, Anita; Pala, Aplonia
JianE (Jurnal Ilmu Administrasi Negara) Vol. 5 No. 1 (2023): JianE: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jan.v5i1.6218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Mengenai Kolaborasi Pemerintah Desa dan Masyarakat Dalam Mewujudkan Good Governance di Desa Tohe Leten Kecamatan Raihat Kabupaten Belu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yaitu menjelaskan serta menguraikan data yang diperoleh dari lokasi penelitian. Hasil penelitian ini dikategorikan dalam tiga model komponen kolaborasi menurut Ansell dan Gash yakni; (1) Dialog Tatap Muka ( Face to Face Dialogue) di Desa Tohe Leten untuk menunjang terciptanya Good Governance tidak berjalan secara efektif. Masyarakat tidak berpartisipasi aktif dalam proses rapat perencanaan pembangunan Desa. (2) Membangun Kepercayaan (Trust Building) usaha membangun kepercayaan yang terjadi di Desa Tohe Leten dilakukan dengan cara Pemerintah Desa memberikan laporan setiap akhir tahun. Namun meskipun demikian masyarakat tidak memberikan kepercayaan penuh kepada aparat Pemerintah lainnya. (3) Komitmen pada proses kolaborasi (commitment to the process) Komitmen tentunya memiliki relasi yang kuat dalam proses kolaborasi. Pemerintah melaksanakan tugasnya untuk tetap mengontrol jalannya kePemerintahan dengan tindakan-tindakan yang dilakukan. Pemerintah tetap mempercayai masyarakat meskipun menggantikan salah satu pihak namun proses penggantian tetap diambil dari kalangan masyarakat. Hal ini menunjukan bahwa komitmen pada kolaborasi benar-benar dijunjung tinggi.
EVALUASI PROGRAM KEAKSARAAN FUNGSIONAL TAHAP PEMBERANTASAN BUTA HURUF DI DESA LETMAFO KECAMATAN INSANA TENGAH KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA Timo, Laurensius; Atanus, Fidelis; Nur, Muhammad
JianE (Jurnal Ilmu Administrasi Negara) Vol. 5 No. 2 (2023): JianE: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jan.v5i2.6341

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengevaluasi Program Keaksaraan Fungsional Tahap Pemberantasan di Desa Letmafo Kecamatan Insana Tengah Kabupaten Timor Tengah Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yaitu menjelaskan serta menguraikan data yang diperoleh dari lokasi penelitian. Hasil penelitian ini dikategorikan dalam empat model evaluasi CIPP: (1). Context berupa tujuan perencanaan program tidak mencapai sasaran sehingga dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan Program Keaksaraan Fungsional Tahap Pemberantasan di Desa Letmafo gagal. (2). Input berupa komponen pendukung dalam jalannya program seperti sumber daya manusia tidak memahami tujuan dari program tersebut. (3). Process pelaksanaan sudah didampingi secara baik namun menemui kendala seperti sarana yang kurang mendukung sehingga masyarakat tidak mampu menyerap pembelajaran yang diberikan. 4). Product berupa tindak lanjut yang kurang efektif melihat jejak program yang gagal sehingga tidak dapat memaksakan program yang setara di Desa Letmafo.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENATAAN PASAR TRADISIONAL BETUN KABUPATEN MALAKA Fahik, Bonifasia Da Silva; Tiza, Agustinus Longa; Lassa, Anita
JianE (Jurnal Ilmu Administrasi Negara) Vol. 5 No. 2 (2023): JianE: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jan.v5i2.6342

Abstract

Masalah pokok penelitian ini adalah kurang baiknya pengelolaan sampah, tidak tersedianya lokasi parkiran, dan praktek penyimpanan sayur-sayuran langsung bersampingan dengan ikan, daging, baju, dan bumbu dapur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan implementasi kebijakan penataan pasar tradisional Betun Kabupaten Malaka. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa; pertama, bidang perdagangan sudah melaksanakan sosialisasi peraturan yang baik dengan para pedagang namun pedagang yang sudah mendengarkan sosialisasi tersebut belum mau melaksanakan peraturan tersebut. Kedua, aspek sumber daya dalam implementasi kebijakan penataan pasar masih mengalami kekurangan yakni belum tersedia lokasi parkiran dan untuk sumber daya kewenangan sudah cukup memadai sesuai dengan peraturan yang berlaku. Ketiga, aspek disposisi dalam implementasi kebijakan dapat dikatakan baik karena adanya pembagian tempat jualan sesuai dengan barang jualan. Keempat, aspek struktur birokrasi juga dikatakan baik karena susunan organisasi tidak terlalu panjang sehingga memudahkan koordinasi dan pengawasan.