cover
Contact Name
Wahyu Sri Wiyati
Contact Email
melodious@isi-dps.ac.id
Phone
+6283114355480
Journal Mail Official
melodious@isi-dps.ac.id
Editorial Address
PROGRAM STUDI MUSIK Fakultas Seni Pertunjukan - Institut Seni Indonesia Denpasar Jl. Nusa Indah, Sumerta, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80235
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Melodious : Journal of Music
ISSN : -     EISSN : 29644925     DOI : https://doi.org/10.59997/melodious.v2i1
Melodious : Journal of Music merupakan jurnal ilmiah elektronik yang menerbitkan artikel ilmiah dengan fokus pada bidang musik moderen kontemporer. Adapun topik bahasannya, mulai dari inovasi, teknologi, ilmu pengetahuan, industri, dengan ruang lingkup kajian maupun ciptaan karya musik. Hal ini sejalan dengan atensi penerbitan jurnal ini yang didedikasikan sebagai media diseminasi karya ilmiah tugas akhir Mahasiswa Program Studi Musik, pada tataran pengkajian maupun penciptaan, program Merdeka Belajar - Kampus Merdeka (MBKM).
Articles 78 Documents
Kuin Daren, Violiendra Calvin; Ardini, Ni Wayan; Putra, I Pt. Lukita Wiweka Nugraha
MELODIOUS : JOURNAL OF MUSIC Vol 4 No 1 (2025): Melodious : Journal of Music
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/melodious.v4i1.5107

Abstract

“Kuin” merupakan komposisi yang terinspirasi dari pengalaman empiris penggarap dalam fase perubahan diri, menjadi pribadi yang lebih baik dan positif. Karya musik Kuin akan diwujudkan dalam bagaimana proses penciptaan karya komposisi musik instrumental Kuin, bagaimana tema yang diwujudkan dalam komposisi Kuin, bagaimana relevansi makna antara musik instrumental Kuin dengan kisah yang diangkat. Tahapan penciptaan dilakukan melalui metode Alma Hawkins yakni, Eksplorasi, Improvisasi, Forming. Karya ini memiliki 6 poin (atau tema), setiap perpindahan dari poin satu ke poin lain akan menggambarkan fase-fase perubahan. 6 poin tersebut diklasifikasikan menjadi 3 tema, tema 1 yaitu kehadiran, tema 2 penolong, dan tema 3 perjalanan. Setiap perubahan yang terjadi akan diimplementasikan pada rhythm pattern, time signature, harmony, riff, teknik, dan solo dari setiap instrumen yang digunakan. Makna dari karya ini, diwakilkan oleh setiap tema. Karya  musik instrumental ini ditampilkan di gedung Candra Metu, Institut Seni Indonesia Denpasar pada tanggal 10 Januari 2024.
Proses Penciptaan Karya Komposisi Musik Labyrinth Tamalawe, Michael; Dinata, Komang Wahyu
MELODIOUS : JOURNAL OF MUSIC Vol 4 No 1 (2025): Melodious : Journal of Music
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/melodious.v4i1.5109

Abstract

Labyrinth diangkat untuk menggambarkan perjalanan mental dan emosional yang penuh dengan kebingungan, tantangan, dan pencarian makna. Suasana dalam karya ini menggambarkan intensitas kebingungan yang semakin memuncak. Melalui pemilihan tema ini, karya ini bertujuan untuk menggambarkan kompleksitas dan pencarian makna dalam kehidupan serta pencapaian tujuan yang lebih dalam, seiring dengan perkembangan teknologi dan inovasi dalam musik elektronik. Dengan mengangkat pengolahan elemen musik elektronik dan modern yang inovatif, karya ini semakin menarik karena mampu memadukan teknologi terkini dengan kreativitas tanpa batas, menghasilkan komposisi yang kompleks, dinamis, dan penuh ekspresi dengan Penggunaan teknik-teknik canggih seperti sintesis suara, manipulasi efek, dan sampling. penggarap mengarah pada metode tahap penciptaan yang dituliskan yaitu (1) tahap eksplorasi, (2) tahap improvisasi, (3) tahap pembentukan/komposisi, (4) realisasi konsep kedalam berbagai media seni dan (5) menyelesaikan ke dalam bentuk akhir karya seni.
Born & Die: Proses Penciptaan Komposisi Musik Dengan Konsep Minimalis Satyatma, Dionisius; Sumerjana, Ketut; Wiyati, Wahyu Sri
MELODIOUS : JOURNAL OF MUSIC Vol 4 No 1 (2025): Melodious : Journal of Music
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/melodious.v4i1.5111

Abstract

Born & Die adalah komposisi musik minimalis yang merepresentasikan siklus kehidupan manusia, mulai dari kelahiran hingga kematian. Terinspirasi oleh refleksi pribadi, karya ini menggunakan piano sebagai instrumen utama dan violin untuk memperkaya warna musik. Proses penciptaannya mengacu pada metode Alma Hawkins: eksplorasi ide, improvisasi pola ritme, melodi, dan harmoni, hingga pembentukan karya utuh. Struktur komposisi terbagi dalam tiga bagian. Bagian A menggambarkan kelahiran dengan perpaduan chord mayor dan minor. Bagian B mencerminkan dinamika kehidupan melalui teknik sinkopasi dan arpeggio. Bagian C melukiskan ketegangan menjelang kematian dengan pola repetitif dan dinamika intens. Karya ini mengajak pendengar untuk menghargai momen kehidupan, sekaligus menghadirkan inovasi dalam musik minimalis dengan pengalaman emosional yang mendalam.
Fobia: Penciptaan Komposisi Musik Dengan Konsep Musik Programatik Dan Eskperimen Dalam Musik Nugraha, Albertus Febri Obet; Ardini, Ni Wayan
MELODIOUS : JOURNAL OF MUSIC Vol 4 No 1 (2025): Melodious : Journal of Music
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/melodious.v4i1.5113

Abstract

Fobia adalah sebuah karya komposisi musik yang di latar belakangi oleh pengalaman pribadi penggarap Dari trauma tersebut, penggarap ingin menuangkannya ke dalam sebuah karya musik yang berjudul Fobia. Karya komposisi ini akan terbagi menjadi tiga bagian, bagian 1 (Kejar), bagian 2 (Dalam), dan bagian 3 (Bangkit). Berdurasi 10 menit, karya ini akan menyuguhkan hasil eksperimen suara dari instrumen gitar elektrik, noise effect, dan juga vokal. Menggunakan multi effect yang berisikan tremolo, phase, delay, reverb, dan dengan menggunakan Amplifier dari Fender Tweed Bassman. Kemudian noise effect yang terlebih dahulu masuk ke DAW untuk diolah dan diberi efek seperti tremolo, equalizer, dan reverb. Vokal pun juga begitu, masuk ke DAW Fruity Loop Studio, di pecah menjadi 4 channel, dan diberi efek yang dimana di tiap channel nya berbeda.
Pengembangan Bahan Ajar Trio Gitar Akustik Pada Siswa Gitar Debeat Music Course Melalui Aransemen Lagu Goak Maling Namaskara, Komang Bagus Bala Surya; Sumerjana, Ketut
MELODIOUS : JOURNAL OF MUSIC Vol 4 No 1 (2025): Melodious : Journal of Music
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/melodious.v4i1.5114

Abstract

Materi pembelajaran instrumen gitar secara berkelompok di DeBeat Music Course pada saat ini belum diterapkan dalam proses pembelajaran. Penerapan pembelajaran secara berkelompok tidak hanya meningkatkan musikalitas siswa tapi juga menumbuhkan kecerdasan sosial kepada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kecerdasan sosial anak melalui penerapan pembelajaran yang kooperatif melalui permainan trio gitar lagu Goak Maling. Metode yang digunakan dalam penelitian terapan ini adalah metode kualitatif. Objek penelitian meliputi, yaitu DeBeat Music Course, dan responden, yaitu tiga siswa gitar DeBeat Music Course. Karya aransemen lagu Goak Maling mengacu pada tiga tahap dalam metode penciptaan karya, yaitu eksplorasi, improvisasi, dan eksekusi. Aransemen Lagu Goak Maling menggunakan konsep musik hibrid dengan menggabungkan idiom musik tradisional Bali dan idiom musik Barat, yang terdiri dari tiga bagian utama dengan bagian-bagian yang terbagi-bagi, memberikan kerangka kerja yang terstruktur untuk proses pembelajaran.
Diaspora: Proses Penciptaan Komposisi Musik Dengan Konsep Penggabungan Musik Batak Dan Melayu Tamba, Rivaldo Adrianus; Darmayuda, I Komang; Ardini, Ni Wayan
MELODIOUS : JOURNAL OF MUSIC Vol 4 No 1 (2025): Melodious : Journal of Music
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/melodious.v4i1.5117

Abstract

Diaspora berasal dari kisah penulis Batak yang lahir di tengah-tengah orang Melayu di Riau selama 15 tahun. Setelah tinggal cukup lama di daerah kelahiran, keputusan untuk merantau demi melanjutkan pendidikan menjadi langkah penting dalam perjalanan hidup penulis, membuka peluang baru dan memperluas wawasan. Dalam penulisan karya ini, penulis menggunakan metode tahapan Panca Sthiti Ngawi Sani yang terdiri dari lima metode tahapan, yaitu: Ngawirasa (Inspirasi), Ngawacak (Eksplorasi), Ngarencana (Konsepsi), Ngewangun (Eksekusi), Ngebah (Produksi). Pada karya ini memiliki 3 bagian yaitu bagian 1 “rumaq” (rumah), bagian 2 “Borhat” (pergi), dan bagian ke 3 “Balek” (Kembali). Karya DIASPORA dimainkan dengan jangka waktu 10 menit, Karya DIASPORA menggunakan kolaborasi instrument Tradisional dan instrument modern yaitu Taganing, Hasapi, Violin, Gitar, Bass elektrik, Piano, Keyboard, Flute. Karya ini bukan hanya mengkombinasikan pada instrument nya saja tetapi menggabungkan nada nada yang dipakai pada musik Melayu dan Batak. Tujuan penulis membuat karya ini adalah agar Masyarakat semakin tertarik belajar musik tradisional dan bukan hanya mempelajari tetapi mempertahankan budaya agar tidak hilang. Karya DIASPORA menggunakan beberapa teknik yaitu violin yang menggunakan teknik Trill, marcato, staccato.
Proses Pembelajaran Musikalitas Vokal Anak-Anak Di Sanggar Musik Amabile Tambunan, Herlina Kristina Yohana; Sumerjana, Ketut; Laksmi, Desak Made Suarti
MELODIOUS : JOURNAL OF MUSIC Vol 4 No 1 (2025): Melodious : Journal of Music
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/melodious.v4i1.5119

Abstract

Bernyanyi dapat meningkatkan kepercayaan diri, meningkatkan penghafalan kosakata (artikulasi), dan meningkatkan kemampuan berpikir mereka. Musikalitas vokal berunjuk pada kemampuan vokal seseorang untuk menggunakan suara mereka dalam bernyanyi. Karakteristik musikal sangat penting dalam mengembangkan bakat vokal anak, hal ini dapat membantu anak untuk lebih cepat mengembangkan bakat vokal yang telah dimiliki sebelumnya. musikalitas vokal anak dapat membangun fondasi yang kokoh bagi pengembangan kognitif yang melatih aktivitas berpikir anak dengan mampu meningkatkan pemahaman pola pikir anak, dan perkembangan     psikomotorik yang melatih pergerakan tubuh bisa membuat anak berekspresi saat bernyanyi. Tahapan pembelajaran yang dapat digunakan termasuk mempersiapkan vokal warm-up dan memilih lagu yang sesuai dengan gaya musikalitas bernyanyi anak.
Proses Penciptaan Dan Bentuk Karya Musik Ilu Ni Tao Simarmata, Natalius; Irawan, Ricky
MELODIOUS : JOURNAL OF MUSIC Vol 4 No 1 (2025): Melodious : Journal of Music
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/melodious.v4i1.5120

Abstract

ILU NI TAO merupakan sebuah karya komposisi musik hybrid yang terinspirasi dari keresahan penulis atas fenomena kerusakan alam di danau Toba yang diakibatkan oleh ulah manusia. Proses penciptaan karya ILU NI TAO menggunakan metode Panca Sthiti Ngawi Sani yang terdiri dari 5 tahapan yaitu: Ngawirasa (Inspirasi), Ngawacak (Eksplorasi), Ngarencana (Konsepsi), Ngewangun (Eksekusi), Ngebah (Produksi). Karya ini terbagi menjadi 3 bagian yaitu: bagian I Pamungka, bagian II Hasegaon, dan bagian III Arsak. Pola permainan karya ini terinspirasi dari permainan ansambel gondang hasapi dan andung-andung. Alat musik yang digunakan adalah alat musik modern yaitu: bass elektrik, piano, drum, violin, cello, contrabass, dan grandcassa, dan dipadukan dengan alat musik tradisional Batak Toba yaitu: taganing, sulim, dan hasapi. Pada karya ini terdapat teknik permainan yang dikembangkan dalam permainan bass elektrik dengan cara dipukul.