cover
Contact Name
Muhammad Nasri Katman
Contact Email
attawazun@uin-alauddin.ac.id
Phone
+6281333324689
Journal Mail Official
Muh.nasri@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Jl. Sultan Alauddin No.63, Romangpolong, Kec. Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan 92113
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
At Tawazun Jurnal ekonomi Islam
ISSN : -     EISSN : 27757919     DOI : https://doi.org/10.24252/attawazun.v3i2
Core Subject : Religion, Economy,
At Tawazun adalah jurnal ekonomi Islam yang fokus kajian tentang pemikiran ekonomi Islam yang mencakup beberapa bidang kajian seperti jual beli, sewa, gadai, bagi hasil, serta perkembangan transaksi ekonomi seperti jual beli e-commers. Sehingga jurnal ini diharapkan mampu memberikan khasanah pemikiran ekonomi Islam yang uptudate atau kekinian.
Articles 118 Documents
Implementation of Ijarah Contract in Bailout Fund Products for Prospective Hajj Pilgrims at PT. Zam-Zam Utama irda husnul khotimah; Idris Parakassi; Muhammad Nasri Katman
AT TAWAZUN: Jurnal Ekonomi Islam Vol 5 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme implementasi akad Ijarah pada produk dana talangan bagi calon jama’ah haji di PT. Zam-Zam Utama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi, dengan menggunakan sumber data primer dari pihak PT. Zam-Zam Utama dan Bank Muamalat, serta data sekunder berupa dokumen pendukung. Fokus utama penelitian ini adalah memahami penerapan akad Ijarah dalam praktik dana talangan haji dan kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip syariah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi akad Ijarah pada produk dana talangan di PT. Zam-Zam Utama, yang bekerja sama dengan Bank Muamalat, telah sesuai dengan prinsip syariah dan merujuk pada Fatwa DSN-MUI. Mekanisme pelaksanaannya meliputi analisis kelayakan calon jama’ah, pembukaan rekening, penandatanganan akad, hingga pencairan dana. Pembayaran dilakukan secara angsuran tanpa denda keterlambatan. Keuntungan diperoleh dari ujrah (upah) atas jasa penyediaan dana talangan, bukan dari bunga. Produk ini memfasilitasi calon jama’ah haji yang memiliki keterbatasan finansial untuk dapat berangkat haji lebih cepat, tanpa melanggar ketentuan syariah.
Analysis of the Use of Flip Applications in the Perspective of Fiqh Muamalah rati tiar; Rahman Ambo Masse; Nurfiah Anwar
AT TAWAZUN: Jurnal Ekonomi Islam Vol 5 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan aplikasi Flip dalam perspektif fiqih muamalah, meninjau aspek ekonomi Islam, serta mengevaluasi peluang dan tantangan dalam penggunaannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, melalui data primer (wawancara) dan sekunder (dokumentasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Flip menggunakan akad wakalah, yaitu kuasa dari pengguna untuk mentransfer dana, yang secara prinsip fiqih muamalah sah dan bebas riba. Namun, ditemukan unsur gharar (ketidakpastian), terutama terkait ketidakjelasan proses dan waktu pengembalian dana, yang bertentangan dengan prinsip keadilan dalam Islam. Selain itu, Flip belum sepenuhnya memenuhi standar transparansi dan perlindungan konsumen menurut regulasi Bank Indonesia. Meski demikian, Flip menawarkan kemudahan, efisiensi biaya, dan aksesibilitas tinggi dalam transfer antar bank. Tantangan yang perlu diantisipasi mencakup keamanan data, gangguan teknis, dan kepatuhan regulasi agar layanan ini dapat berjalan optimal serta sesuai prinsip syariah.
Public Understanding and Government Role in Promoting Halal Certification in Muslim Minority Areas Ferianti Ririn; Mukhtar Lutfi; Sirajuddin
AT TAWAZUN: Jurnal Ekonomi Islam Vol 5 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman masyarakat serta peran pemerintah dalam upaya meningkatkan sertifikasi halal di daerah dengan populasi minoritas Muslim. Sertifikasi halal menjadi instrumen penting dalam menjamin keamanan, kebersihan, serta kehalalan produk, baik bagi konsumen Muslim maupun non-Muslim. Namun, implementasinya di wilayah minoritas Muslim sering menghadapi kendala berupa rendahnya pemahaman masyarakat, keterbatasan akses informasi, serta kurangnya dukungan kelembagaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat tentang urgensi sertifikasi halal masih terbatas pada aspek religius, belum sepenuhnya menyentuh dimensi ekonomi, kesehatan, dan daya saing produk. Di sisi lain, peran pemerintah daerah sangat krusial dalam melakukan sosialisasi, memberikan fasilitasi administratif, serta mendorong kolaborasi dengan lembaga terkait. Upaya sinergis antara pemerintah, pelaku usaha, dan tokoh masyarakat terbukti dapat mempercepat proses sertifikasi halal serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya produk halal. Dengan demikian, peningkatan pemahaman masyarakat dan penguatan peran pemerintah menjadi faktor kunci dalam mengoptimalkan implementasi sertifikasi halal di daerah minoritas Muslim.
Analysis of Determining Factors Affecting Customer Decisions in Choosing Pawnshop Services (A Comparative Study of UPS Tamallayang and UPC Rappokaleleng) Harfianingsih; Idris Parakkasi; Muslihati
AT TAWAZUN: Jurnal Ekonomi Islam Vol 5 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan secara ilmiah faktor-faktor yang memengaruhi keputusan nasabah dalam memilih kedua jenis layanan tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam preferensi nasabah. Nasabah pegadaian syariah lebih mempertimbangkan aspek religius, seperti kepatuhan terhadap prinsip syariah, akad bebas riba, transparansi, dan keadilan. Mereka merasa nilai taksiran barang lebih adil karena dinilai berdasarkan prinsip musyawarah dan mendekati harga pasar. Sebaliknya, nasabah pegadaian konvensional lebih fokus pada kecepatan pelayanan, kemudahan prosedur, dan kenyamanan proses, meskipun nilai taksiran barang sering kali lebih rendah. Kedua jenis pegadaian memiliki kesamaan dalam hal aksesibilitas dan kemudahan proses awal. Namun, pegadaian syariah menekankan nilai-nilai etika dan kejujuran dalam transaksi, sedangkan pegadaian konvensional lebih bersifat praktis. Komparasi ini menunjukkan bahwa perbedaan prinsip dan nilai menjadi pembeda utama dalam keputusan nasabah. Secara ilmiah, hal ini dapat dijelaskan melalui pendekatan sosiologis dan ekonomi perilaku, di mana latar belakang budaya, religiusitas, dan tujuan finansial memengaruhi pilihan layanan. Oleh karena itu, setiap penyelenggara pegadaian perlu menyesuaikan strategi pelayanan mereka agar sesuai dengan preferensi dan kebutuhan masing-masing segmen nasabah.
Budaya Konsumen Masyarakat Muslim Studi Gaya Hidup Sosialita di Kota Makassar Widya Annisa Anwar; Sirajuddin; Muslihati
AT TAWAZUN: Jurnal Ekonomi Islam Vol 5 No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan budaya gaya hidup pada kalangan sosialita di Kota Makassar serta dampaknya terhadap budaya konsumen masyarakat Muslim. Fokus penelitian ini adal ah pada perilaku konsumtif dalam hal pakaian dan makanan yang dilakukan oleh kalangan sosialita Muslim, yang dipengaruhi oleh gaya hidup modern, globalisasi, dan perkembangan teknologi digital. Dalam konteks ini, budaya konsumsi tidak lagi sekadar untuk memenuhi kebutuhan, melainkan juga demi gengsi, tren, dan eksistensi sosial, terutama di kalangan urban dan kelas menengah atas. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung di lokasi, wawancara mendalam dengan kalangan sosialita Muslim di Kota Makassar, serta dokumentasi dari media sosial dan sumber literatur terkait. Sumber data utama dalam penelitian ini meliputi individu dari kalangan sosialita, lingkungan tempat mereka beraktivitas (seperti café, pusat perbelanjaan, dan kampus), serta konten digital yang menggambarkan gaya hidup mereka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Kota Makassar mengalami peningkatan gaya hidup yang meningkat, mulai dari kelas menengah ke atas dan kelas menengah kebawah yang bergaya hidup glamor. Kebiasaan dari hidup sesuai trend membuat hal itu menjadi budaya di tengah-tengah lapisan masyarakat Kota Makassar
Analisis Penggunaan E-Payment QRIS Terhadap Peningkatan Penjualan Umkm Dalam Perspektif Keuangan Syariah Pada Umkm Kabupaten Gowa Mila; Idris Parakkasi; Nurfiah Anwar
AT TAWAZUN: Jurnal Ekonomi Islam Vol 5 No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan e-payment terhadap peningkatan penjualan UMKM di Kelurahan Samata, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa dalam perspektif keuangan syariah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuanlitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan e-payment secara signifikan meningkatkan penjualan UMKM. Temuan ini juga menunjukkan bahwa implementasi e-payment memberikan dampak positif terhadap efisiensi transaksi dan kepuasan pelanggan, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan UMKM. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan kebijakan dalam mendukung transformasi digital di sektor UMKM dengan tetap memperhatikan prinsip-prinsip keuangan syariah.
ANALISIS PENGELOLAAN ZAKAT COMMUNITY DEVELOPMENT (ZCD) DALAM PEMBERDAYAAN UMAT PADA BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL KABUPATEN BULUKUMBA Reski nugraha maulana; Idris Parakkasi; Mukhtar Luthfi
AT TAWAZUN: Jurnal Ekonomi Islam Vol 5 No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan dan kesenjangan sosial ekonomi masih menjadi tantangan serius bagi masyarakat, termasuk di negara dengan sumber daya alam yang melimpah dan mayoritas penduduk beragama Islam. Salah satu instrumen penting dalam Islam untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah zakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan zakat melalui program Zakat Community Development (ZCD) oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bulukumba sebagai upaya pemberdayaan masyarakat. Permasalahan utama yang dikaji adalah sejauh mana ZCD mampu menciptakan kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan umat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Analisis dilakukan secara induktif untuk memahami tahapan pengelolaan zakat, mulai dari seleksi lokasi, pendekatan kepada masyarakat, hingga perintisan wilayah program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ZCD berperan penting dalam memberdayakan masyarakat melalui pelatihan keterampilan, akses sumber daya, serta penguatan kelembagaan lokal. Faktor pendukung program mencakup adanya dukungan dari pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat, sedangkan hambatan utama meliputi keterbatasan fasilitas, sumber daya manusia, dan pengetahuan masyarakat terkait pengelolaan zakat produktif. Kesimpulannya, program ZCD yang dijalankan BAZNAS Bulukumba telah memberikan kontribusi signifikan dalam mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. Namun, untuk mencapai hasil yang lebih optimal, diperlukan peningkatan dalam aspek manajemen, promosi program, serta pendampingan berkelanjutan bagi penerima manfaat.
Strategi Digital Marketing dan Etika Bisnis Islam Terhadap Penjualan Kain Tenun Pada Pengrajin Tembe Nggoli Di Desa Rasa Bou Kec. Lambu Bima Khuratul Ayu; Muslimin Kara; Nurfiah Anwar
AT TAWAZUN: Jurnal Ekonomi Islam Vol 5 No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak strategi digital marketing dan penerapan etika bisnis islam terhadap penjualan kain tenun pada pengrajin Tembe Nggoli. Lokasi penelitian ini adalah Desa Rasa Bou, Kecamatan Lambu Bima. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk memahami bagaimana digital marketing dan etika bisnis Islam diterapkan dalam kegiatan bisnis pengrajin Tembe Nggoli. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan para pengrajin dan analisis literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan digital marketing secara signifikan meningkatkan visibilitas dan penjualan produk Tembe Nggoli. Selain itu, pengrajin yang menerapkan etika bisnis Islam berhasil membangun hubungan yang lebih kuat dan berkelanjutan dengan pelanggan. Dengan demikian, kombinasi antara digital marketing dan etika bisnis Islam terbukti efektif dalam mendukung keberhasilan penjualan dan keberlanjutan bisnis pengrajin kain tenun di Desa Rasa Bou.
Tinjauan Keuangan Syariah Terhadap Praktik Gadai Dengan Sistem Ringgi’ di Kelurahan Bawasalo Kecamatan Segeri Rian Haeruddin; Rahmawati Muin; Hamza Khaeriyah
AT TAWAZUN: Jurnal Ekonomi Islam Vol 5 No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK- Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik gadai dengan sistem Ringgi’ di Kelurahan Bawasalo, Kecamatan Segeri, dalam perspektif keuangan syariah. Fokus penelitian diarahkan pada pemahaman mengenai mekanisme pelaksanaan sistem Ringgi’, kesesuaiannya dengan prinsip akad rahn dalam Islam, serta potensi terjadinya praktik riba dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Data dikumpulkan melalui telaah literatur utama tentang ekonomi Islam, konsep gadai (rahn), serta kajian fiqh muamalah, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) untuk menemukan pola dan relevansi dengan konteks masyarakat lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik gadai sistem Ringgi’ pada dasarnya memiliki fungsi sosial-ekonomi yang membantu masyarakat memenuhi kebutuhan mendesak tanpa harus menjual aset yang dimiliki. Namun, dalam implementasinya terdapat beberapa potensi penyimpangan dari prinsip rahn syariah, khususnya terkait pemanfaatan barang gadai dan kemungkinan munculnya tambahan pembayaran yang menyerupai riba. Oleh karena itu, praktik Ringgi’ perlu dikontekstualisasikan agar sesuai dengan prinsip keadilan, kerelaan, dan tolong-menolong sebagaimana ditekankan dalam fiqh muamalah. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan sistem gadai yang sesuai syariah untuk memberikan solusi keuangan yang adil sekaligus menjaga nilai kemanusiaan dalam masyarakat.
Optimalisasi Aset Wakaf Tidak Bergerak dalam Pengembangan Pondok Pesantren: Studi Kasus di Pondok Pesantren Babul Khaer Kabupaten Bulukumba Atikah Fauziyyah Amri; Putra, Trisno Wardy; Sirajuddin
AT TAWAZUN: Jurnal Ekonomi Islam Vol 5 No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyzes the optimization of immovable waqf assets in the development of the Babul Khaer Islamic Boarding School in Bulukumba Regency. The purpose of the study is to identify efforts made by the Islamic boarding school in managing immovable waqf assets and analyze their impact on the development of the Islamic boarding school. This study uses a qualitative approach with a case study design. Data collection techniques were carried out through in-depth interviews, observations, and documentation studies. The results of the study indicate that optimization efforts were carried out through: (1) increasing the capacity of nazhir through waqf management training, (2) implementing digital platforms and periodic audits for transparency, (3) collaboration with Islamic Financial Institutions, and (4) intensive socialization to increase community participation. The impact of optimization is seen in three aspects of Islamic boarding school development: improving the quality of education through facility construction, improving the institution's reputation through accountable governance, and increasing community participation in supporting the waqf program. It is concluded that professional and collaborative waqf asset management is key to encouraging sustainable Islamic boarding school development.

Page 11 of 12 | Total Record : 118